NovelToon NovelToon
Pesona Adik Angkat

Pesona Adik Angkat

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: bundaAma

Aaron Alexander Demian Dirgantara, seorang pria sukses yang memiliki perusahaan di Amerika yang bergerak di bidang infrastruktur dengan kekayaan yang tidak terhitung, memiliki paras tampan dengan tinggi badan ideal dan bentuk tubuh yang cukup bagus.

Ia merupakan seorang pria yang sangat di puja puja dan menjadi impian para wanita, namun ia hanya menganggap wanita sebagai tisu basah dan mainannya.

Setelah 10 tahun ia tak pulang ke negaranya, ia malah terpincut pada seorang wanita muda yang sering ia temui di sebuah club, wanita yang membuatnya penasaran dan ingin memiliki nya seutuhnya.

Namun takdir berkata lain, selain saingannya yang lumayan banyak ia tertampar dengan kenyataan jika wanita kecil incarannya adalah adik angkatnya sendiri yang sering ia temui di rumah dengan pakaian syar'i nya.

Bagaimanapun kelanjutannya, yuk ikuti kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundaAma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps-35

"Jadi stop menyalahkan diri kamu karena sifat Indri, Indri begitu bukan karena adanya kamu jer! melainkan karena salah dirinya sendiri, kamu terlahir bukan karena kesalahan jer, jadi berhenti bilang kalo loh hadir di dunia ini karena sebuah kesalahan! Please!!!" ucap Steve memohon pada sahabatnya.

"Ckkkk..." Hajeera berdecak menoyor kepala Steve seolah membantah semua tuduhan Steve padanya.

"Kau pikir, aku Mimi peri?"

"Jiwa dan ragaku terlalu berharga untuk merasa bersalah pada orang gila! Suruh siapa terlahir miskin! Otaknya jadi dongo karena tercipta setengahnya..." ucapnya asal lalu pergi meninggalkan Steve di kamar hotel seorang diri.

Yah mereka bertemu di sebuah kamar hotel agar tidak ada yang curiga padanya, namun baru saja kakinya melangkah keluar sebuah tubuh tegap ikut keluar dari pintu kamar tepat di seberang kamarnya.

"Hei Dem?! Abis check in?" tanya Hajeera pada Demian yang setengah kikuk dihadapkan dengan pertanyaan darinya.

"Emwhh, aku mabuk Na..." Demian menggaruk tengkuknya untuk mengalihkan rasa malunya yang ia tahan setengah mati.

Langkah kakinya ikut melangkah mengikuti langkah Hadriana, bak anak kecil yang mengikuti langkah kaki ibunya.

Plakkkk

"Sekarang masih mabuk gak Dem?!"

Demian melongo terkejut dan tak percaya dengan apa yang dilakukan Hadriana kepadanya. Kepalanya yang indah di tempeleng oleh Hadriana tanpa tahu kesalahan nya di mana.

"Ternyata, kamu memang masih mabuk, pelanga pelongo gituh..." ucap Hadriana tertawa menertawakan ekspresi Demian yang nampak lucu di matanya.

"Sialan!!!" umpat Demian yang nyaris terdengar oleh telinga Hadriana, ia mengumpat karena baru kali ini komuknya sangat jelek di mata seorang wanita.

Ia yang nyaris sempurna bisa bisanya tampil memalukan di depan mata wanita pujaannya.

"Demian! Tunggu...." seorang wanita yang terlihat seperti seumuran dengan Demian berlari kecil menuju ke arah mereka.

"Sorry, aku gak bermaksud cari kesempatan dem, dan aku juga gak ngejual diri aku, jadi maafin aku dan ini check yang kamu kasih ke aku..." ucapnya meminta maaf pada Demian.

Rahang Demian mengeras, wajah nya memerah dengan nafas yang memburu menahan amarah, tangannya terkepal menahan nafsunya yang ingin menampar habis habisan wanita di depannya saat ini.

"Lalu? Apa alasan mu naik ke ranjang ku?" tanya Demian dingin, Hadriana hanya diam mematung menatap wajah Demian yang jauh lebih tampan saat tengah marah marah.

"A-aku cuman mau bantuin kamu ajah dem!"

"Cihhh..." Demian berdecih mengejek sebuah alasan yang keluar dari mulut wanita tersebut.

"Kita sudah sama sama dewasa, dan loh juga pasti tahu caranya ngilangin obat perangsang saat mabuk! Gak perlu loh naik ke ranjang gue, cukup mandiin gue pake air dingin kalo enggak es batu..."

"Alasan loh classic botch!!!" ucapnya, garis wajahnya menampilkan mimik meremehkan pada wanita tersebut.

"Senakal nakalnya gue, pilihan gue yang murni, wanita baik baik dari keluarga baik baik juga, yah meskipun gue bukan pria baik,..."

"Tapi satu hal yang perlu loh tahu, gue gak bakal milih loh buat jadi pendamping hidup gue, mimpi loh jadi masa depan gue... Cihhh..." lanjut Demian lagi.

"Ayo An..." ucapnya menarik pergelangan tangan Hadriana agar pergi dari sana, meskipun Hadriana menolak sentuhan tangan Demian namun langkah nya tetap mengikuti dibelakang langkah kaki Demian.

Hadriana tertawa kecil merasa lucu dengan apa yang baru saja di dengarnya tentang Demian, sedangkan Demian ia pergi dengan wajah memerah dada bergemuruh menahan amarah. Namun amarahnya padam seketika saat mendengar tawa kecil dari wanita dibelakang nya.

"Apa yang kamu ketawain An?" tanyanya pada Hadriana yang langsung berhenti menertawakan nya.

"Tidak ada..." jawab Hadriana mengangkat kedua tangan nya seraya mengedikkan bahunya

"Aku tahu, kamu sedang menertawakan ku..." ucap Demian yang Langsa membuat tawa Hadriana pecah dan keluar begitu saja.

"Hahahahahahha..."

"Loh tau ajah kalo gue lagi ngetawain loh..." ujar Hadriana ringan.

"Emang ada yang lucu?" tanya Demian yang merasa tak ada kelucuannya sama sekali.

"Satu kata yang lucu dari diri loh..."

Seorang Demian bisa mabuk dan terkena jebakan murahan hanya menggunakan perangsang..."

1
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor
Kanza: terimakasih bunda sudah mau meninggalkan jejak untuk menyemangati saya, dukung terus yah Bun❤️
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!