NovelToon NovelToon
Story Of 1095 Days

Story Of 1095 Days

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Cinta Seiring Waktu / Obsesi / Cinta pada Pandangan Pertama / Enemy to Lovers
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rahmawati18

Sebuah kisah cinta yang berakhir sia-sia, dimana ketulusan cinta Reina yang awalnya begitu penuh kebahagiaan bersama dengan Kevin yang diawali dari kisah LDR hingga pada tahun ketiga, tiba-tiba Kevin lost contact yang membuat Reina begitu kecewa dan sakit hati sehingga tak lagi bisa membuka hati untuk siapapun. Cinta Reina serasa habis dikisah cinta yang dia anggap akan berakhir bahagia. Apakah Reina bisa melupakan Kevin? Apakah Reina bisa membuka hati lagi? atau cintanya benar-benar habis dikisah 3 tahun yang sia-sia itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghabiskan Waktu Berdua

Reina dan Kevin Berpamitan pada Bara. kebetulan Mama dan Papa Reina tidak dirumah ia kembali menjenguk neneknya dan mereka akan pulang besok.

Kevin menggandeng tangan kekasihnya itu menuju ke arah mobil. Kevin membuka pintu mobil dan mempersilahkan kekasihnya itu untuk duduk.

Bara masih memantau mereka dibalik tirai jendela. Reina menyadari bahwa dirinya masih di pantau ketat sama Abangnya itupun tidak menghiraukannya.

Mobil mereka pun melaju. Kevin mengajak Reina untuk Jajan kuliner hari ini. Reina terus bersandar di bahu Kevin dan tidak ingin lepas dari kekasihnya itu.

"Sayang, Reina bakalan rindu banget, Lusa Reina bakalan berangkat" Ucap Reina lirih sambil menatap kekasihnya itu.

Kevin menoleh kearah Reina, jarak muka mereka berdua begitu sangat dekat. Kevin tiba-tiba menepihkan mobilnya dipinggir jalan.

Reina langsung bertanya.

"Kenapa sayang?, Kok...." ucapan Reina terhenti karena Kevin tiba-tiba menarik tubuh Reina mendekat kearahnya dan mencium bibir kekasihnya itu. Ciuman mereka cukup lama. Tangan Kevin mulai bergerak ke arah punggung wanita cantik itu. Dan menarik Reina untuk berpindah ke pangkuannya tanpa melepas ciuman mereka.

Reina yang merasakan itu pun hanya menurut begitu saja. Karena rasa rindu yang selama ini ia pendam membuatnya begitu sangat menikmati setiap perlakuan Kevin kepada dirinya. Kevin melepas ciumannya dan memegang pipih kekasihnya itu yang sudah memerah karena perlakuannya itu.

"Disana Reina hati-hati ya, Reina harus jaga diri" Ucap Kevin sambil mencium kedua pipih kekasihnya itu.

"Kevin nggak usah khawatir, disana aku tinggal bersama Abang aku, jadi aman sayang" ucap Reina meyakinkan.

Reina yang masih duduk dipangkuan Kevin pun menyadari kalau dressnya sedikit terangkat yang memperlihatkan pahanya yang begitu putih. Reina ingin merapikan dressnya itu pun dihentikan Kevin. Kevin kembali mencium kekasihnya itu. Tangan Kevin tepat berada di paha Reina.

Reina yang merasakan itupun semakin membuat jantungnya berdegup kencang ia berusaha mengatur nafasnya diselah ciuman mereka. Tangan Kevin begitu erat memegang Reina hingga meninggal kan bekas merah di pahanya. Reina yang merasakan sakit pun menjerit.

"AAaaa Kevin,,,Sakit" Reina melepas ciuman mereka.

Kevin pun tersadar.

"Maaf sayang,,,,maaf" ucap Kevin merapikan dress Reina.

Reina sudah berada diposisinya semula. Mukanya masih memerah. Ia terdiam, jantungnya masih berdegup tak beraturan.

Kevin kembali melajukan mobilnya.

Mereka sampai disebuah tempat jajanan kuliner yang sangat terkenal. Mereka berdua turun dari mobil. Reina sangat kegirangan melihat banyak makanan.

"Reina pilih apa yang Reina mau" ucap Kevin sambil menggandeng tangan kekasihnya itu.

Reina tiba-tiba berlari menuju satu penjual. Reina membeli bakso bakar, Sosis, Dimsum dan beberapa makanan lainnya. Setelah merasa cukup. Reina merasa begitu lelah.

"Sayang Reina capek" Keluh Reina sambil bersandar dipundak kekasihnya itu.

"Yaudah, gimana kalau kita ke apartemenku aja, disana Reina bisa istirahat dan menikmati makanan yang Reina beli tadi" ajak Kevin.

Reina mengangguk setuju.

-

-

-

Mereka tiba disebuah apartemen mewah milik Kekasihnya itu. Kevin lagi-lagi menggandeng tangan kekasihnya itu menuju kamar apartemennya untuk beristirahat dan menikmati jajanan yang ia beli tadi.

"Ini apartemen kamu sayang?" tanya Reina.

"Ini apartemen milik ayahku sayang, aku sering tinggal disini kalau lagi cuti kerja" jawab Kevin.

Di dalam apartemen, Reina mengeluarkan semua jajanannya sementara itu Kevin menuju dapur untuk mengambil minuman untuk dirinya dan kekasihnya itu.

Dari arah dapur Kevin melihat kekasihnya begitu menikmati jajanan pilihannya. Kevin meletakkan dua gelas jus lemon di atas meja. Mereka berdua menikmati makanan dan minumannya. Reina terus menempel seperti prangko. Kevin mengelus kepala kekasihnya itu sambil tersenyum.

"Tetap seperti ini ya sayang" Bisik Kevin

Reina membenarkan posisi duduknya dan menghadap kearah Kevin.

"Kevin janji ya, Kevin hanya untuk Reina Seorang, Begitupun Reina. Reina hanya milik Kevin" Titah Reina sambil menatap mata kekasihnya itu.

Kevin memegang pipih kekasihnya itu.

"Kevin janji sayang, Kalau nggak sama Reina, Kevin Nggak sama yang lain" Ucap Kevin meyakinkan sambil menyandarkan kembali kepala Reina ke pundaknya.

Mereka sedang asik menonton, tiba-tiba ponsel Reina berbunyi.

"Iya Bang, Kenapa?" tanya Reina.

"Tolong kasi ponselnya ke Kevin, Abang mau cerita sama dia, cepetan ini Urgent" perintah Bara.

Reina memberikan ponselnya kepada Kevin.

"Iya Bang, ini aku"

"Kevin aku titip adik aku malam ini ya, soalnya aku ada urusan mendadak diluar, sementara itu orang tuaku masih di rumah nenek aku, aku khawatir kalau Reina tinggal di rumah sendirian" Jelas Bara.

"Baik Bang, Reina aman sama aku" ucap Kevin

Bara mengakhiri telepon mereka.

"Abang bicara apa sayang? Dia nggak macem-macem kan?" Tanya Reina dengan raut wajah penasaran.

Kevin menarik kekasihnya untuk mendekat, Reina bersandar kembali di bahu Kevin.

"Abang kamu bilang kalau malam ini dia mau keluar ada urusan penting, jadi kamu dititip sama aku" Jelas Kevin

Dalam hati Reina berkata "Asik akhirnya bisa menghabiskan waktu sama Kevin".

Reina begitu sudah sangat cinta mati kepada Kevin. Ia berharap cintanya ini tidak bertepuk sebelah tangan. Reina begitu nyaman ketika berada di samping kekasihnya itu. Dengan perlakuan manja Kevin ke Reina itulah yang semakin membuat Reina merasakan kenyamanan.

"Sayang, Reina mau Mandi tapi Reina cuman punya 1 baju doang" Ucap Reina yang dari tadi badannya sudah terasa lengket.

"Yaudah Reina ke kamar aja, Kevin keluar beliin Reina baju, Pintunya di kunci ya sayang" Kevin berdiri dan mengambil kunci mobilnya.

"Hati-hati sayang" teriak Reina yang dibalas anggukan oleh Kevin.

Reina memasuki kamar apartemen Kevin. Suasana kamar dengan nuansa berwarna hitam sangat elegan, semuanya tertata begitu sangat rapih. Reina mengambil handuk dari dalam lemari pakaian Kevin dan bergegas menuju kamar mandi yang cukup luas dilengkapi dengan Bathtub.

Reina mengisi Bathtub itu dengan air hangat dan berendam di dalamnya. Ia merasakan sensasi hangat dan merilekskan tubuhnya. Ia memejamkan matanya. Reina merasa sudah selesai dan keluar dari kamar mandi menggunakan handuk, rambutnya basah abis keramas.

Reina duduk di tepi ranjang dengan handuk yang masih melilit tubuhnya sambil mengeringkan rambutnya menggunakan hairdryer milik Kekasihnya itu.

CEKLEKK,,,,

Pintu kamar tiba-tiba terbuka, sontak saja Reina kaget karena ia masih mengenakan handuk. Reina mematung melihat kekasihnya muncul dari balik pintu kamar apartemen itu. Ia lupa kalau Kevin punya kunci cadangan, jadi ia bebas keluar masuk apartemen kapan saja.

Kevin meneguk ludahnya memandangi pemandangan indah di depannya itu, tubuh mungil dengan kulit yang putih dan sangat bersih terpampang di depan matanya.

Kevin melangkah mendekati Reina sambil meletakkan pakaian yang ia beli untuk Reina di atas meja. Reina semakin mundur sampai ia tiba-tiba terbentur ditepi ranjang yang membuat ia langsung terduduk. Kevin terus mendekat dan membungkuk kedua tangannya di letakkan di samping kiri dan kanan Reina. Kevin mendekatkan wajahnya ke wajah Reina.

"Kev,,,,," lagi-lagi ucapan Reina terhenti akibat perlakuan Kevin kepadanya.

-

-

-

Lanjut lagi nggak nih gaesss🤗🤭

1
Risa dan Yayang
Reina pasti senang karena bakal bertemu Kevin besok
Risa dan Yayang
Kevin buruan pulang kasihan Reina merindukan kamu
Risa dan Yayang
Kevin selalu mengingatkan Reina supaya ngga dekat dengan cowok
Risa dan Yayang
Reina walau kamu LDR dengan pacarmu suatu saat akan berbuah manis
Risa dan Yayang
Reina mungkin pria yang suka sama kamu yang minta nomor WhatsApp kamu
Risa dan Yayang
Kasihan Reina ngga kemana mana saat liburan
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Reina Kevin mau bikin surprise ke kamu bukan karena Kevin ngga mencintai kamu
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Ternyata Reina bakal LDR lagi dengan Kevin ya kasihan
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Kevin jangan terlalu posesif ke Reina dong
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Reina ternyata menikmati hubungan LDR ya
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Reina penasaran siapa yang meminta kontak WhatsApp dia
Risa Yayang Selamanya Bahagia
Wah Reina ternyata liburan ngga kemana mana
hidagede1
kok kk nya percaya gitu aja sih sama laki" yg blm di kenal nya
hidagede1
itu belum jd suami banyak banget larangan nya, gmna udh jd suami🤔
Mil Mil
Sangat recommended untuk dibaca, keren banget ceritanya🤗
Mil Mil
Keren Banget, Lanjut lgi dong
Mil Mil
tidak sabar menunggu kelanjutnya😍
Mil Mil
nice👍
Mil Mil
keren banget ceritanya💪
Virgo♍
Cerita ini recommended banget buat dibaca apalagi untuk mereka yang sedang menjalani hubungan jarak jauh, dari cerita ini banyak mengajarkan kita tentang bagaimana itu hubungan Virtual.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!