Ini adalah kelanjutan cerita si wanita miskin dan sistem,didalam cerita masih banyak kerandoman Dinda yang selalu menjalankan misi dari sistemnya,meski percintaan nya penuh dengan tantangan dan masalah,dia akhirnya menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menemui Kunti merah
Malam harinya didalam kamar Sagita,dia sedang bermain handphone sesekali tersenyum sendiri.
" dia sangat tampan,aku ingin sekali menjadikannya kekasihku " ucapnya sembari memeluk handphone nya dan berguling-guling diatas ranjang nya.
sedangkan sihantu keriting yang sudah duduk dari tadi diatas lemarinya, menatapnya dengan heran.
" apakah manusia jika menyukai laki-laki akan bertingkah seperti itu ?? " gumamnya melihat kelakuan sagita.
sagita duduk dengan tegak dan menatap foto pemuda yang sangat tampan,dia menatapnya dengan cinta.
" kenapa dia sangat susah didapatkan?? apa aku harus menggunakan cara licik untuk mendapatkan nya " gumamnya dengan tersenyum menyeringai.
hantu keriting yang mendengar itu hanya geleng-geleng.
" pantas saja si marwah menyuruh ku untuk mengerjai adik angkat nya ini, ternyata dia sangat jahat " ucapnya dan dia turun dari atas lemari.
sagita yang sedang sibuk menatap foto pemuda itu terkejut ,saat dia melihat handphone nya melayang di udara.
" ke..napa.. handphone ku bisa terbang ? " gagapnya dengan merinding, dia mundur karna merasa ketakutan.
hantu keriting itu mendekatkan handphone itu kearah wajah sagita.
" aaaakkkkhhhhhh....hantu..pergi..sana...tolong " teriak nya dalam kamar, badannya bergetar keringatnya bercucuran.
hantu keriting tertawa dengan keras dia merasa asik dengan mengerjainya.
" ternyata mengerjai manusia sangat menyenangkan,,aku harus menyelesaikan pekerjaanku agar aku mendapatkan gaun dari marwah" ucapnya dengan semangat.
semua hantu yang ada dirumah marwah memang sudah mengenal keluarganya.
karna sebagian hantu tinggal didalam rumah keluarga george.
" aakkkkhhhhh kakak....tolong... hikkksss menjauhlah..tolonggg.. " teriaknya dalam kamar wajahnya terlihat pucat.
hantu keriting yang mendengar suara langkah kaki langsung melempar handphone itu ke arah jidat sagita dengan keras.
takkkkkkk
" aaahhhhkkkkkkk " sagita menjerit kesakitan dan memegang jidatnya , dia merasakan pusing dan akhirnya jatuh pingsan.
brakkkkkkkkk
pintu kamarnya didobrak dengan keras,disana Kanza datang dengan tergesa-gesa dan langsung memasuki kamar adiknya.
dia terkejut melihat jidat sagita yang benjol,kanza menghampiri nya dan menepuk-nepuk pipinya untuk membangunnya.
" heyy adik bangunlah,, apa yang terjadi padamu ?? adik jangan buat kakak khawatir" ucapnya dengan panik melihat sagita belum juga membuka mata.
kanza mengacak-acak rambutnya karna bingung harus bagaimana.
" apa yang harus aku lakukan?? jika aku memberitahu pada mama dan ayah pasti mereka tidak perduli !!! dan juga kak xavier belum juga pulang" ucapnya berjalan dengan mondar-mandir.
" lebih baik aku kompres saja jidatnya dengan air dingin" gumamnya dan langsung berlari keluar dari kamar, untuk mengambil air dingin dari dapur.
**********
didalam kamar .marwah dia tertawa terbahak mendengar cerita di hantu keriting.
" kamu memang hebat,,aku sangat senang kamu menyelesaikan pekerjaan mu dengan baik " ucapnya menepuk pundak hantu keriting.
hantu keriting merasa bahagia dia melompat-lompat kegirangan.
" apakah kamu akan memberikan ku gaun kesukaan ku ?? " tanya dengan antusias.
" tentu saja !!! tapi masih ada tugas satu lagi untuk mu," ucapnya dengan serius.
hantu keriting sontak berhenti melompat dia melihat marwah dan merasa penasaran tugas yang akan dia dapatkan.
" apalagi tugas nya ?? dan siapa lagi yang harus aku jahili ?? " tanyanya dengan serius.
marwah tersenyum dan melihat kearah jam dinding yang menunjukkan pukul 12 malam.
" antar aku ke tempat si kunti merah " ucapnya dengan menaikkan alisnya.
mata hantu keriting melotot ,dia berjalan kearah marwah dengan wajah serius.
" nanti dia mengamuk jika seseorang datang kerumahnya, apalagi sekarang dia sedang merana karna gaunnya yang robek " ucapnya dengan serius.
" tenang saja !! dia tidak akan berani padaku !! percayalah " ucapnya dengan yakin.
hantu keriting mengangguk tapi dia menyerhit alisnya lagi dengan heran.
" aku bisa saja terbang ketempat sikunti merah,dan kamu bagaimana?? kalau berjalan akan memakan waktu lama " seriusnya.
marwah tersenyum tiba-tiba dia mengeluarkan tikar ajaib nya dari bawah tempat tidur nya.
" kamu tenang saja kita akan menggunakan ini " ucapnya dan membentangkan tikar nya,setelah itu dia duduk diatasnya.
hantu keriting merasa konyol dengan pemikiran marwah ,dia mengira marwah hanya ingin bermain dengan nya.
marwah memang sudah mengeluarkan tikar itu dari ruangnya dan meletakkan tikar dibawah tempat tidurnya,agar tidak ada yang mencurigai nya.
" cepatlah naik !!! jangan hanya bengong disana !! aku harus tidur cepat dan besok aku harus sekolah " ucapnya dengan geram.
hantu keriting langsung berjalan cepat dan duduk di dekat marwah,setelah melihat hantu itu sudah naik,tikar itu langsung terbang dan keluar dari jendela dengan mengecil dan setelah keluar tikar itu jadi lebar.
hantu keriting terjengkang kakinya langsung melayang keatas,marwah yang melihatnya menutup mulutnya,matanya melotot melihat kolor ijo sihantu keriting.
pletakkkkkkk
dia menggeplak kepala si hantu keriting dengan keras dan dia juga tertawa ngakak.
" ahahahahaha... perhatikan cara duduk mu itu tolol lihatlah sampai kolor ijo mu terlihat,,ya ampun kenapa perutku sakit sekali karna ulahmu " ucapnya dengan terbahak diatas tikar yang terbang.
hantu keriting meringis kesakitan mendengar ucapan marwah, dia duduk dengan tegak dan merasa malu dengan manusia yang melihat bagian dalamnya.
hantu keriting melihat kearah bawah dia masih terkejut melihat tikar yang bisa terbang.
" seperti dongeng saja,,dan jika para perhantuan melihat ini mereka pasti akan menganggap si marwah ini diatas para hantu " gummanya dalam hatinya.
*******
didalam gubuk yang terlihat menyeramkan, suasana disana terasa mencekam,apalagi mereka mendengar suara tangisan si kunti merah.
penduduk hantu disana tidak ada yang berani menegurnya karna sikunti merah adalah orang yang paling berkuasa didesa mereka.
" siapa manusia yang berani merobek gaun si kunti merah ??? " tanya hantu yang bisulan tepat di kepalanya,ternyata dia meninggal karna penyakit bisul yang sering makan telor tiap hari.
" yang aku dengar sih manusia yang tinggal rumah besar yang ada di belakang kota sana " jawab si hantu si banyak kutu,jika dia ingin berbicara dia harus menggaruk kepalanya agar bisa berfikir.
" manusia itu sangat berani,,aku merasa takut jika bertemu dengannya " ucap kawannya si tuyul besar,
mereka berbisik-bisik dengan pelan agar sikunti merah tidak mendengar ucapan mereka semua.
didalam gubuk yang terdengar suara tangisan, disana terlihat sikunti merah menangis dengan mata bengkak sembari memeluk gaun kesayangan nya.
" hiiiiiiiiiii kenapa kamu harus robek gaun ku ?? hihihihihi dimana lagi aku mencari tukang jahit ini "isaknya dengan airmata mengalir deras.
" jika aku tau manusia itu sangat jahat,,aku tidak akan mau menemuinya hihihihihi..." ucapnya lagi menghapus airmatanya.
disisi marwah mereka baru sampai di halaman rumah si kunti dengan mendarat sempurna,mata semua para hantu melotot dan mereka langsung bersembunyi didalam rumah mereka masing-masing.
" dia bisa terbang menggunakan tikar?? ini sangat luar biasa,,apakah dia benar' manusia atau yang menyamar saja " bisik hantu botak.
" aku juga tidak aku,,lihatlah matanya menatap rumah kita dengan tajam,,aku takut dia menghancurkan rumah kita " ucap gundoruo dengan serius.
mereka yang mendengar itu ketakutan dan saling memandang, marwah berjalan sendiri memasuki rumah Kunti merah, sedangkan sihantu keriting tidak ikut masuk.
karna sihantu keriting tidak berani ikut,,apalagi jika si kuntilanak merah tau jika dia yang sudah memberitahukan rumahnya pada marwah.
kretttttttt
sikunti merah yang sedang menangis langsung terdiam mendengar suara pintu rumahnya terbuka,dia merasa marah karna ada yang menganggu nya.
" siapa yang berani masuk kedalam rumah ku haaa..??? " marahnya, mendengar tidak ada jawaban dia langsung berdiri dan berbalik badan.
matanya melotot melihat kehadiran marwah, dia memeluk gaunnya dengan erat.
" kamu.. bagaiamana kamu bisa tau rumah ku disini ?? " tanyanya dengan takut dan mundur.
marwah berjalan dengan santai,dan duduk melihat rumah Kunti merah yang dihiasi dengan bunga mawar merah.
" ternyata kamu pecinta warna merah,pantas saja namamu kunti merah " ucapnya tanpa menjawab pertanyaan Kunti merah.
Kunti merah menatapnya dengan tajam dia juga melihat sesuatu yang ada ditangan marwah.
" pergilah dari sini,,!! aku tidak mau melihat mu disini,,dan aku juga tidak akan menganggu mu lagi " ucapnya dengan serius.
marwah tentu saja tidak mau,,dia ingin si kunti merah ikut dengannya karna itu atas kemauan sistemnya.
dia harus membuat pemilik tubuh ini melawan rasa takutnya pada hantu, dan untuk itu dia ingin si kuntilanak merah bersahabat dengannya.
agar nanti jika jiwa nya pergi, si kuntilanak merah yang akan menjaga marwah asli.
" baiklah aku akan pergi,tapi kamu harus ikut dengan ku !! karna mulai sekarang kamu harus tinggal bersama dengan ku !!! " ucapnya dengan dingin.
si kuntilanak merah terkejut dia menatap wajah marwah dengan was-was.
" apa mau mu manusia?? dan aku tidak mau ikut denganmu !!! disini adalah rumahku !! " ucapnya dengan marah suaranya terdengar dingin.
para hantu yang mendengar kemarahan kuntilanak merah merasa ketakutan dan badan mereka bergetar.
marwah tersenyum dia mengeluarkan sesuatu dari dalam kantong plastik nya,setelah mengeluarkan nya dia meletakkan yang berwarna merah di atas ranjang si kunti merah.
" jika kamu mau ikut denganku,,maka aku akan memberikanmu gaun yang berwarna merah yang banyak,, dan aku juga akan menanam bunga mawar di rumahku,,atau aku bisa saja membuat rumahmu didalam kamar ku " ucapnya dengan serius.
kuntilanak merah yang melihat gaun merah matanya berbinar,dia ingin meraihnya tapi marwah mengambilnya dengan cepat.
kuntilanak terdiam dan melihat gaun itu dengan meneguk salivnya,dia sangat menginginkan gaun yang indah itu.
bahkan gaun itu lebih indah daripada gaun yang dia kenakan. " jika kamu mau ,,datanglah ke kamar ku ,,!! dan besok pagi kamu harus menemani ku ke sekolah!! ingat jika kamu terlambat kamu tidak akan mendapatkan gaun ini " ucapnya. marwah dia memasukkan gaun itu kedalam plastik dan pergi meninggalkan si Kunti.
melihat gaunnya dibawa pergi Kunti menangis lagi.
" hihihihih..kenapa dia membawa nya lagi,, bukankah dia ingin aku tinggal bersama nya kenapa dia meninggalkanku " tangisnya dan mencari marwah.
tapi dia sudah tidak menemukannya lagi,dia menyerhit heran.
" aneh kenapa dia langsung menghilang begitu cepat...hihihihihi aku harus pergi kerumahnya hihihihihi aku akan punya gaun baru " ucapnya dengan bahagia dan langsung terbang meninggalkan rumahnya.
* kalian merasa gak sih suara si Kunti merah terdengar di dekat kalian???. ****