NovelToon NovelToon
Sistem Perdagangan Dunia Paralel

Sistem Perdagangan Dunia Paralel

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Alina Grace tumbuh sebagai putri keluarga Kalingga. Hidup dalam kemewahan, pendidikan terbaik, dan masa depan yang tampak sempurna.

Namun semua itu runtuh seketika begitu kebenaran terungkap.

Ia bukanlah anak kandung keluarga Kalingga

Tanpa belas kasihan, Alina dikembalikan ke desa asalnya, sebuah tempat yang seharusnya menjadi rumah, tetapi justru menyisakan kehampaan karena kedua orang tua kandungnya telah lama meninggal dunia.

Dari istana menuju ladang, dari kemewahan menuju kesunyian, Alina dipaksa memulai hidup dari nol.

Di tengah keterpurukan, sebuah Sistem Perdagangan Dunia Pararel terbangun dalam dirinya.

Sistem misterius yang menghubungkan berbagai dunia, membuka peluang dagang yang tak pernah dibayangkan manusia biasa.

Dengan kecerdasan, kerja keras, dan tekad yang ditempa penderitaan, Alina perlahan bangkit, mengubah hasil bumi desa menjadi komoditas bernilai luar biasa.

Dari gadis yang dibuang, ia menjelma menjadi pemain kunci dalam perdagangan lintas dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasar Dunia Paralel

Angin pagi berhembus lembut di tengah ladang yang luas namun tak terurus.

Rumput liar bergoyang pelan, seakan menyambut matahari yang semakin naik.

Alina berdiri di tengah ladang itu, menatap telapak tangannya sendiri dengan perasaan yang sulit dijelaskan.

Mendapatkan 10 Pon Sistem hanya dari segenggam tanah?

Jika saja ini mimpi, maka ini adalah mimpi paling nyata yang pernah ia rasakan.

“Poin Sistem, Koin Sistem, atau apa pun namanya,” gumam Alina pelan, “Aku harus tahu apa kegunaannya!”

Seolah menanggapi pikirannya, layar transparan itu kembali muncul di hadapannya, melayang stabil di udara.

[Ding!]

[Layar Hologram Sistem Perdagangan Dunia Pararel Dibuka.]

Di hadapan Alina, layar itu kini menampilkan menu yang lebih lengkap dibanding sebelumnya.

[Menu Utama]

• Status Pengguna

• Aset

• Pasar Dunia

• Inventaris

• Misi

• Toko Sistem (Terkunci)

Alina menelan ludah.

“Ini benar-benar seperti yang ada di novel, juga game dulu yang pernah aku mainkan,” ucapnya lirih.

Namun perbedaannya hanya satu, semua ini adalah hidupnya sendiri, bukan game ataupun novel.

Perlahan ia mengulurkan tangan dan menyentuh menu Status Pengguna.

[Status Pengguna]

Nama: Alina Grace

Usia: 18 tahun

Dunia Asal: Bumi

Level Sistem: 1

Poin Sistem: 10 + 10

Perlindungan Sistem: Tidak Aktif

Hak Istimewa: Tidak Ada

Alina mengernyit.

“Perlindungan Sistem? Apa itu dan kenapa tidak aktif?”

Belum sempat ia mencerna lebih jauh, layar otomatis berpindah.

[Ding!]

[Penjelasan: Perlindungan Sistem akan aktif setelah pengguna mencapai Level 3 atau menyelesaikan misi utama pertama. Dengan Aktifnya perlindungan Sistem, semua bahaya yang mendekati pemilik dan aset pemilik akan langsung dimusnahkan oleh Sistem!]

“Berarti untuk sekarang ini aku masih belum bisa mendapatkan perlindungan Sistem?!”

Ia menghela napas pelan. Tidak kecewa, hanya merasa semua ini terasa sangat realistis.

Jika sistem ini terlalu murah hati sejak awal, justru keadaan itu akan terasa tidak masuk akal.

Pandangan Alina kemudian berpindah ke menu Aset.

[Aset Terdaftar]

• Ladang kosong – 2,3 hektar (Kualitas rendah)

• Rumah kayu tua (Kondisi rusak)

“Setidaknya aku masih miliki rumah dan ladang ini,” ucap Alina sambil tersenyum pahit.

Ia tahu ladang ini mungkin satu-satunya harta yang tersisa dari orang tua kandungnya.

Meski mereka telah lama meninggal, ladang ini masih ada, menunggu seseorang untuk menghidupkannya kembali.

Jari Alina kemudian menyentuh menu Inventaris.

[Inventaris Sistem]

• Koin Sistem: 10 + 10

• Barang: Tidak ada

“Selain Koin atau Poin Sistem itu, aku memang tidak punya yang lain.”

Ia lalu beralih ke menu yang paling menarik perhatiannya sejak awal.

Pasar Dunia.

Begitu disentuh, layar hologram transparan itu berubah secara drastis.

Cahaya biru pucat menyebar, simbol-simbol asing berputar, dan seolah-olah ruang di hadapannya membuka sebuah jendela menuju tempat yang tak terlihat.

[Pasar Dunia Pararel – Zona Pemula]

~ Akses Terbuka: Dunia Tingkat Rendah Dan Menengah

~ Bahaya: Minimal

~ Biaya Akses: Gratis (Bonus Sistem Level 1)

Di layar yang sama, Alina melihat deretan daftar yang membuat napasnya sejenak tertahan.

• Dunia Arid-7 – Kekurangan Air & Tanah

• Dunia Frost-L – Kelebihan Es, Kekurangan Panas

• Dunia Ironfall – Logam Melimpah, Sumber Organik Langka

• Dunia Sylva-03 – Flora Melimpah, Kekurangan Mineral

• Dunia Ash-Core – Dunia Pasca Kehancuran

“Banyak sekali Dunia Pararel di luar sana!” gumamnya terkejut.

Tetapi ia mengerti satu hal dengan, sangat cepat, yaitu setiap dunia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan di situlah perdagangan lintas dunia menjadi masuk akal.

Apa yang dianggap sampah di satu dunia, bisa jadi harta karun di dunia lain.

Alina kembali menatap ladang di depannya.

“Tanah, air, tumbuhan liar, dan semuanya terlihat biasa-biasa saja di sini. Namun di dunia tandus, semua itu adalah barang langka.”

[Ding!]

[Tip Sistem: Perdagangan efektif bisa dicapai dengan memahami apa yang dibutuhkan oleh dunia lain.]

Alina tersenyum kecil. “Aku mengerti, dan semua ini termasuk cara bagaimana aku bisa bertahan hidup dan bangkit!”

Setelahnya, ia mengarahkan jari tangan menuju ke menu Misi.

[Daftar Misi]

~ Misi Awal: Perdagangan Pertama (Selesai)

Hadiah:

• Akses Pasar Dasar

• 10 Poin Sistem

~ Misi Utama 1: Bangun Pondasi Kehidupan

Deskripsi: Perbaikan Tempat Tinggal dan kualitas tanah juga air

Target:

• Hasilkan 100 Poin Sistem

• Tanah Subur Kualitas Menengah

• Air Kualitas Menengah

• Rumah Kayu Layak Ditempati

Hadiah:

• Aktivasi Perlindungan Sistem

• Akses Toko Sistem (Tingkat Dasar)

Alina membaca misi itu dengan saksama.

“Seratus poin?” ucapnya pelan.

Ia saat ini baru memiliki sepuluh, masih jauh dari 100 poin untuk bisa menyelesaikan misi utama.

Tetapi ia segera teringat jika segenggam tanah saja bernilai sepuluh poin, maka cukup sepuluh genggam tanah sudah bisa menghasilkan seratus poin.

Namun Alina bukan gadis naif. “Kalau aku menjual terlalu banyak tanah subur, ladang ini perlahan bisa rusak,” gumamnya sambil mengerutkan dahi.

“Aku tidak boleh berpikir jangka pendek!”

Meski sejak kecil hidup dalam kemewahan, ia selalu diajari tentang sistem manajemen dan sistem perencanaan oleh guru-guru terbaik keluarga Kalingga.

Dan sekarang, semua pelajaran itu menemukan tempatnya untuk dipraktikkan.

Alina kembali ke menu Pasar Dunia, lalu ia memilih Dunia Arid-7.

[Dunia Arid-7]

Kondisi: Kekeringan ekstrem

Permintaan Tinggi:

• Air alami

• Tanah subur

• Benih tanaman

Seketika itu juga Alina menoleh, menatap sumur tua di samping rumah kayu miliknya.

Air Alami?

Ia melangkah mendekat, membuka penutup sumur dan menatap air di dalamnya.

Airnya jernih, dan karena tempat tinggalnya di Desa yang asri, air di sumur pastinya cukup dingin, dan yang jelas air itu masih cukup dalam.

“Air sumur ini sangat alami.”

[Ding!]

[Barang dapat diperdagangkan.]

Sistem cepat menampilkan rincian kualitas dan harga air sumur.

[Air Sumur Alami]

Kualitas: Dasar

1 Liter Air \= 3 Poin Sistem

“Harganya lebih rendah dari tanah subur, tapi air bisa diambil terus-terusan.” Alina mengangguk perlahan begitu memutuskan apa yang akan dilakukannya pada air sumur.

Dia memutuskan menjual air sumur, tetapi belum juga ia menjualnya, tiba-tiba ia terpikirkan sesuatu.

“Tidak! Aku tidak boleh gegabah!~” ucapnya, dan cepat ia kembali menutup sumur.

“Kalau aku menjual air tanpa perhitungan, lama-kelamaan aku sendiri bisa kehabisan persediaan air.”

Seketika itu juga muncul senyuman kecil muncul di wajahnya, dimana ia telah memikirkan cara terbaik menjual air sumur.

Untuk pertama kalinya sejak dikeluarkan dari keluarga Kalingga tanpa adanya barang berharga yang diizinkan dibawanya pergi, baru kali ini ia kembali bisa tersenyum, disaat ia merasa tak lagi memerlukan belas kasih keluarga Kalingga.

Sekarang ia telah memiliki Sistem, ladang, dan juga waktu, waktu untuk bangkit dan menunjukkan pada mereka jika ia bisa bertahan hidup.

Tiba-tiba Alina berlari masuk ke rumah kayu, mengambil sebuah buku catatan tua yang ia temukan di sudut meja.

Buku itu kosong, namun kertas dan pena yang tergeletak di tengah-tengah lembaran buku masih bisa digunakan.

Ia duduk, lalu mulai menulis sebuah catatan.

Rencana memulai hidup yang lebih baik:

~ Tidak menjual aset berlebihan

~ Fokus pada regenerasi (tanah, air, tanaman)

~ Cari barang bernilai tinggi

~ Secepatnya mendapatkan 100 poin

***

Angin di siang hari berembus melalui celah dinding kayu yang tidak tertutup rapat.

Di luar, ladang milik Alina tetap terlihat sama, liar, sunyi, dan memprihatinkan.

Namun di mata seorang Alina Grace, ladang itu kini terlihat seperti sebuah tambang emas yang belum tergali.

“Dunia ini telah membuangku,” ucapnya pelan, “Tetapi dunia lain mungkin justru membutuhkanku.”

Di langit, awan bergerak perlahan.

Dan tanpa disadari siapa pun, roda takdir seorang gadis desa baru saja mulai berputar.

Perlahan, tenang, tapi berputar dengan pasti.

1
Tatang
keren
Andira Rahmawati
aaahhhh..lanjut thorrr..💪💪💪💪
Lala Kusumah
wow bang Raka mulai posesif ya nih 🤭🤭😂😂
Lala Kusumah
ciut juga tuh nyali pas ketemu Raka ya 😂😂😂🤭🤭
Lala Kusumah
hajar mereka Alina 💪💪💪
Murni Dewita
💪💪💪💪
Lala Kusumah
wow Raka selalu ada buat Alina ya, kereeeeeennn 👍👍👍
SiPemula: harus itu Hahahaha😄
total 1 replies
Rayyanah Rayya
alur x bagus, penulisan x juga bgus, ga bosen baca x
SiPemula: terimakasih! jangan bosan membacanya!
total 1 replies
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut, semangat sehat ya 💪💪😍
SiPemula: siap, lanjut dan terimakasih🙏
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: siap kak...
total 1 replies
Lala Kusumah
wah siapa Raka sebenarnya ya, penasaran 🤔🤔🤔
Lala Kusumah: ish....
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
siapa Raka sebenarnya hingga Hendrawan takut ketika melihatnya,jadi penasaran
SiPemula: nanti akan terungkap semua
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: ok siap.... 👍
total 1 replies
Rizki Rahmawan
selamat sore menjelang malam semua sehat selalu semangat semuanya 😄😄🙏🙏
SiPemula: sehat selalu juga gan.... 👍
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor dan tetap semangat
SiPemula: siap, double mulai hari ini
total 1 replies
Lala Kusumah
wow....
SiPemula: hehehe
total 1 replies
Lala Kusumah
kereeeeeennn Alina 👍👍👍😍😍😍
SiPemula: makasih kak👍
total 1 replies
Murni Dewita
double up thor
SiPemula: siap kak
total 1 replies
Moh Rifti
lanjut 👍👍😍👍👍👍
SiPemula: siap....
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
SiPemula: ok kak...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!