Seorang CEO tampan bernama Kevin,berusia 30 tahun dan menyandang status duda,memiliki satu anak laki-laki yang menggemaskan berusia 3 tahun bernama Raka.
Karena tuntutan dari sang putra untuk cepat memberikan mami ia bingung berbuat apa,sebenarnya ia juga lelah melakukannya semua sendiri.
Akankah Raka mendapatkan mami baru??
Kuy readers langsung gas,jan lupa vote and like.mksh^^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saluna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 35
"Kamu nggak papa kan yang" tanya kevin sembari memeluk tubuh nisa didalam mobil.
"Nggak" jawabnya.
"Tadi keluarga kamu?" tanya kevin diangguki nisa sambil menangis.
"Sudahlah aku disini aku akan selalu bersamamu" ucap kevin menenangkan nisa sambil mengecup kepala nisa.
Nisa yang tadi menangis tersedu sedu kini sudah tenang dengan nafas yang teratur.Rupanya ia terlelap dalam dekapan kevin,mungkin karena rasa nyaman yang ia dapat dari kevin .Kevin melihat itu pun tersenyum sebenarnya ia ingin marah karena laki-laki yang ada disamping nisa tapi melihat kondisi nisa yang ketakutan ia menahan emosinya dan lebih memilih menenangkan nisa.
Mereka pun sampai dikediaman kevin.Karena nisa sedang tertidur kevin tak tega membangunaknnya akhirnya ia menggendong nisa.Dan dibantu dimas membuka pintu mobil.
Pintu dibukakan oleh pelayan rumah dan kevin segera membawa nisa masuk kekamarnya dan merebahkna tubuhnya.Sebelum ikut tidur bersama nisa kevin membersihkan tubuhnya terlebih dahulu baru ikut merebahkan tubuhnya disamping nisa.Kevin menarik nisa kedalam dekapannya dan sebelum ia benar-benar memejamkan matanya tak lupa ia mengecup kening nisa .
"Selamat malam" ucap kevin.
.
.
.
.
.
Pagi hari nisa terbangun ia menggeliat dan mengerjapkan matanyengumpulkan cahaya yang masuk pada penglihatannya.
"Kau sudah bangun?" ucap nisa pertama kali melihat wajah tampan suaminya itu yang ternyata sudah bangun terlebih dahulu.
"Hmm apa aku mengganggu tidurmu?" tanya kevin
"Tidak" jawabnya sambil menggeleng.
Cup
"Morning kiss sayang" ucap kevin setelah memberikan kecupan pada bibir nisa.
"Baiklah aku akan bangun,kau bisa melepas pelukanmu itu" pinta nisa.
"Ini masih pagi,mau apa memang?" tanya nisa.
"Mau mandi,sholat,masak,bangunin raka,nyiapin baju kamu,siap-siap ke kampus" jawabnya panjang lebar.
"Udahlah tidur lagi" ucap kevin mendengar semua ocehan nisa dan memperat pelukan.
"Nggak aku mau bangun!" ucap nisa.Dan pada akhirnya kevin memilih melepaskan nisa.Nisa pun segera bangkit dan melakukan semua aktivitas paginya.Sebelum meninggalkan kevin ia menyiapkan pakaian kerja kevin terlebih dahulu sebelum turun kebawah.
"Mas kamu belom bangun daritadi" ucap nisa melihat suaminya masih terpejam diatas ranjangnya.Tak ada jawaban dari kevin.
"Mas nanti telat lho,udah ditunggu sama raka buat sarapan dibawah lho nanti nganter raka juga" ucap nisa sembari menggoyangkan lengan kevin.
"Iya iya sayangku" ucap kevin bangkit memeluk nisa dan memberikan kecupan bertubi pada wajah nisa.
"Udah mandi sana" kesal nisa mendorong tubuh kevin.
Kevin yang melihat nisa kesal malah menahan tawanya sambil beranjak menuju kamar mandi.
Sedangkan nisa turun menghampiri raka dimeja makan.
"Mami papi mana?" tanya raka.
"Papi mandi sayang bentar lagi juga turun kamu makan dulu ya biar nggak terlambat nanti" ucap nisa diangguki raka.
"Pagi sayangnya papi" ucap kevin turun dan mencium kening nisa dilanjutkan mencium pipi chubby raka.
"Ishh papi jangan cium-cium laka ya,laka nggak suka!" teriak raka pada kevin dan malah membuat kevin tertawa.
Cup
Cup
Cup
Cup
"Papi!!!!!" teriak raka semakin keras karena kevin malah memberi ciuman bertubi-tubi pada wajah raka dan membuat raka semakin kesal.
"Mami papi mi" Adu raka pada nisa dengan wajah cemberut.
"Udah sih mas seneng banget godain anak sendiri" ucap nisa pada kevin.
"Iya iya maafin papi ya jagoan papi" ucap kevin mengelus kepala raka membuat raka luluh dibuatnya.
Mereka pun sarapan bersam dengan canda tawa yang dibuat kevin untuk menjahili raka.
"Nanti aku ke mall mau beli buku boleh ngga?" tanya nisa pada kevin.
"Boleh sama siapa?" tanya kevin.
"Sendiri paling" jawab nisa.
"Mami laka ikut boleh ngga?" tanya raka.
"Boleh nanti raka ikut mami abis pulang sekolah oke" jawaban nisa diangguki raka dengan senyum antusias.
Bersambung......