Aurora Felicia atau biasa dipanggil dengan Cia. Gadis manis dan polos berusia 16 tahun yang hidupnya tiba-tiba berubah setelah bertemu dengan keluarga kandungnya.
Cia yang biasanya hidup susah tiba-tiba menjadi anak dan cucu kesayangan keluarga kaya raya. Bahkan Cia juga memiliki tiga orang kakak yang sangat posesif padanya.
Bagaimana Cia menghadapi keluarga yang ternyata sangat posesif padanya?.
Dan bagaimana bisa Cia terpisah dari keluarga kandungnya?.
ikuti terus kelanjutan ceritanya ya 🤗 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bungabunga2929, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
"Ceklek".
"Mas, kamu lagi ngapain?" tanya mommy Aletta.
Iya, yang mengetuk pintu ruang kerja Daddy James adalan mommy Aletta.
"Ya ampun sayang, mas kira siapa" ucap Daddy James.
"Emang kamu berharap siapa yang datang. Wanita lain" ucap mommy Aletta dengan ketus.
"Bukan seperti itu sayang. Maksud mas itu....".
"Ah udahlah, aku kesal sama kamu mas. Malam ini aku akan tidur dengan princess. Kamu jangan coba-coba untuk ikut tidur bersamaku dengan princess ya" ucap mommy Aletta.
"Tapi sayang....".
Belum sempat Daddy James melanjutkan ucapannya, mommy Aletta sudah lebih dulu keluar dari ruang kerjanya.
"Huft.... Ada apa dengan mommy kamu si. Kenapa tiba-tiba marah sama Daddy" ucap James.
"Aku gak tahu dad, jangan tanya aku. Kan Daddy tahu aku belum berkeluarga, jadi mana mungkin aku paham hal-hal seperti ini" ucap Arsen.
"Makanya kamu cepat-cepat menikah. Umur kamu udah gak muda lagi" ucap Daddy James.
"Tunggu, kenapa Daddy jadi membahas mengenai pernikahanku. Kan yang mau kita bahas tentang princess" ucap Arsen.
"Oh iya Daddy sampai lupa. Jadi gimana, apa yang mau kamu bicarakan dengan Daddy" ucap James.
"Daddy gak mau ngejar mommy dulu" ucap Arsen.
"Daddy akan membujuknya nanti. Sekarang cepat katakan apa yang ingin kamu bicarakan dengan Daddy" ucap James.
"Em... Begini dad, sekarang princess kan sudah kembali bersama kita. Aku berfikir apa kita tidak akan mengadakan acara penyambutan untuk princess".
"Sekalian juga kita memperkenalkan princess pada publik. Agar tidak ada lagi orang yang berani menghina atau merendahkan princess nantinya" ucap Arsen.
"Em... kamu benar juga. Kenapa Daddy tidak memikirkan ini ya. Yaudah gini aja, nanti kita bicarakan dengan yang lainnya. Kita beri kejutan untuk princess" ucap Daddy James.
"Wah ide yang bagus. Tapi dad, ada satu hal yang masih menggangguku" ucap Arsen.
"Apa?" tanya Daddy James.
"Sampai sekarang kita kan masih belum menemukan siapa musuh yang sudah menculik princess dulu".
"Jika kita memperkenalkan princess pada publik apa itu tidak akan membahayakan keselamatan princess. Tapi disisi lain aku juga ingin memperkenalkan princess".
"Jadi bagaimana menurut Daddy" ucap Arsen.
"Iya bagaimana ya, Daddy juga gak mau membahayakan keselamatan princess. Atau begini saja, nanti kita bahas hal ini dengan yang lain. Kita minta pendapat mereka" ucap Daddy James.
"Kenapa gak sekarang aja dad. Kan lebih cepat lebih baik. Lagipula sekarang princess sedang tidur, jadi kita bisa membahas ini lebih leluasa" ucap Arsen.
"Yaudah Daddy ikut kamu aja. Sekarang kamu panggil kedua adik kamu. Daddy akan bicara dengan mommy sebentar" ucap James.
"Baiklah, 30 menit lagi kita berkumpul disini" ucap Arsen.
"Oke, kalau gitu Daddy mau menyusul mommy kamu dulu" ucap Daddy James.
"Iya dad, semangat buat bujuk mommy. Awas kalau mommy marah Daddy tidur di luar loh" ledek Arsen.
"Berani kamu meledek Daddy ya. Awas aja nanti kalau kamu udah punya istri. Pasti kamu akan merasakan apa yang Daddy rasakan" ucap James yang bergegas keluar.
"Tenang aja, itu hal yang entah kapan terjadi. Karena aku belum memikirkan tentang itu" ucap Arsen sedikit berteriak karena sang Daddy yang sudah berjalan pergi.
Daddy James sendiri bergegas menuju kamarnya.
"Tok...tok...tok...".
"Sayang, kamu didalam. Aku masuk ya" ucap Daddy James perlahan membuka pintu.
Didalam kamar, mommy Aletta sedang duduk di atas ranjang dengan wajah kesalnya. Melihat itu, Daddy James langsung menghampiri sang istri.
"Sayang, kamu marah ya" ucap Daddy James sambil memegang tangan istrinya.
"Lepas, gak usah pegang-pegang ya" ucap mommy Aletta yang langsung melepaskan genggaman tangan suaminya.
"Sayang, kamu kenapa. Aku salah apa?". "Bilang sayang jangan diam aja" ucap Daddy James.
"Kamu tuh ya mas, selalu gak ingat waktu. Ini tuh waktunya istirahat, tapi kamu malah masih sibuk mengurus pekerjaan".
"Ingat usia kamu udah gak muda lagi. Kamu itu harus banyak istirahat. Kalau kamu jatuh sakit gimana".
"Kamu kan kalau udah berkutat dengan pekerjaan suka lupa waktu" ucap mommy Aletta.
"Ya ampun sayang kamu salah paham, tadi itu aku gak lagi bekerja" ucap Daddy James.
"Bohong!".
"Kalau gak kerja terus ngapain kamu sama Arsen" ucap mommy Aletta.
"Tadi Arsen mau bahas soal princess. Karena itu aku memintanya berbicara di ruang kerja" jelas Daddy James.
"Princess?".
"Ada apa dengan princess?".
"Apa yang kamu bicarakan dengan Arsen?" tanya mommy Aletta dengan wajah penuh khawatir karena ini menyangkut putri kesayangannya.
"Tenang sayang. Tadi itu Arsen membahas mengenai rencana untuk memperkenalkan princess pada publik" ucap Daddy James.
"Wah iya ide bagus itu, mommy kenapa gak kepikiran hal itu ya. Arsen benar mas, sekarang princess kan sudah di temukan. Jadi kita harus memperkenalkannya pada publik".
"Agar tidak ada yang berani mengganggu princess kedepannya. Karena kita keluarga Smith tidak akan membiarkan hal itu terjadi" ucap mommy Aletta.
"Iya, tadi Arsen juga mengatakan hal yang sama. Tapi ada satu hal yang sedang membuat kita ragu untuk melakukan hal itu" ucap Daddy James.
"Ragu kenapa?" tanya mommy Aletta.
"Jadi begini sayang, orang yang dulu pernah menculik princess kan sampai sekarang belum di temukan. Tadi mas dan Arsen khawatir kalau nanti kita memperkenalkan princess pada publik orang yang dulu menculik princess akan muncul lagi dan membahayakan keselamatan princess".
"Itu yang sedang kita bingungkan sekarang" ucap Daddy James.
"Oh iya mas benar, aku gak mau membuat princess dalam bahaya lagi. Aku gak mau kehilangan princess lagi".
"Udah cukup aku kehilangan princess selama ini. Jangan sampai hal tersebut terulang lagi" ucap mommy Aletta.
"Nah itu sayang, mas juga gak mau hal itu terjadi lagi. Jadi menurut kamu gimana, apa kita tetap membuat acara penyambutan untuk princess atau gimana" ucap Daddy James.
"Gak tahu mas, aku bingung" ucap mommy Aletta.
"Yaudah, sekarang lebih baik kita ke ruang kerja mas. Tadi mas dan Arsen udah janjian untuk berkumpul lagi di sana untuk mendiskusikan masalah ini".
"Arsen sedang memanggil Gara dan juga Reynand untuk meminta pendapat mereka" ucap Daddy James.
"Kalau gitu yaudah ayo kita ke ruang kerja kamu mas. Kita bahas hal ini disana" ucap mommy Aletta.
"Yaudah, ayo sayang" ajak Daddy James.
gak mau tau up lagi, Thor yang baik hati jangan pelit up ya😁😁😁