NovelToon NovelToon
You Are My Husband

You Are My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Nikahmuda / Duda / Pengganti / Beda Usia
Popularitas:77.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: daundia

Semuanya berawal dari Wasiat yang di berikan Rima. Perempuan yang sudah ia anggap sebagai penolong hidupnya, meminta hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Bagaimana bisa Rima meminta Asyna untuk menikah dengan suaminya? Asyna memang sangat mencintai pria itu, tapi semenjak hatinya patah ia takut melangkah dalam aliran sakit itu lagi. Tapi demi apapun, Asyna akan melakukan semua permintaan perempuan itu, meskipun risikonya adalah di benci oleh laki-laki yang dicintainya, Raihan.

Akankah Asyna mampu membuat Raihan jatuh cinta dan melupakan masa lalunya bersama Rima?

Ikuti terus kisah mereka di novel ini yah. Happy Reading ☺️☺️☺️.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon daundia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB II JANJI YANG TERLUPAKAN

Reno melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Senyuman lebar menghiasi wajahnya yang berseri-seri. Tidak berapa lama Reno memberhentikan mobilnya di depan sebuah rumah yang terlihat elegan dan mewah. Reno segera merogoh sakunya dan mengambil gadgetnya. Dengan tak sabar Reno mengetik deretan kalimat kemudian menyentuh tulisan send di layarnya.

Reno menanti di dalam mobil dengan jantung berdegup kencang seperti saat pertama kali dia jatuh cinta. Rasanya sungguh sangat menyenangkan, dan Reno tak ingin kehilangan perasaan menyenangkan itu.

"Maaf Mas tadi aku ngasih makan moci dulu jadi agak lama."

Seorang perempuan berambut pendek muncul dan membuka pintu mobilnya. Reno memandangnya tanpa berkedip.

"Mas Ren, kenapa ngeliatin kayak gitu? Aku jadi geli hehe." Perempuan itu tersenyum canggung.

Reno tanpa mengalihkan pandangannya berdeham, "Emh, kamu cantik sekali. Rasanya mas gak rela kalau kamu harus dilihat laki-laki lain."

Perempuan yang duduk di samping Reno tersenyum manis, pipinya merona merah, jantungnya juga berdegup kencang.

"Ish, gombal...."

"Kok gombal sih, serius sayang." Reno menyentuh tangan perempuan di sampingnya.

"Mas, mending kita berangkat sekarang."

Reno yang sadar suasana pun tersenyum penuh makna dan melepaskan genggamannya. Di dalam mobil berdua saja dengan perempuan cantik bisa-bisa membuatnya terbawa suasana dan bertindak di luar batas.

"Ehem, baik ayo kita berangkat sekarang. Pasang sabuk pengamannya."

"Iya mas."

Dua manusia itu terdiam sepanjang perjalanan menuju kantor. Reno fokus menyetir sementara perempuan di sampingnya sibuk memainkan ponsel dengan jari-jari lentiknya. Reno hanya sesekali melirik ke arah sampingnya.

****

Airin menggendong Sean yang berceloteh riang tentang nama-nama binatang yang ada di kebun binatang.

"Mama, papa nanti janji main cama Cean kan? Papa pulang Cole kan ma?" Sean bertanya pada Airin saat teringat akan janji papanya untuk pulang lebih awal.

"Iya sayang, papa nanti pulang sore biar bisa main sama Sean." Airin mengecup pipi gembil Sean.

Sean terkikik geli sambil memeluk Airin. "Cean kangen cama papa, papa gak pelnah main lagi cama Cean dan mama." Sean memeluk leher Airin dengan erat.

Airin tertohok mendengar pengakuan singkat dari bibir anaknya itu. Airin kira Sean tidak akan merasakan perubahan Reno. Airin menggelengkan kepalanya, mencoba membantah pemikiran anak semata wayangnya. Airin tidak ingin Sean merasakan apa yang beberapa bulan ini ia rasakan.

"Tidak sayang, jangan katakan itu. Papa kan bekerja buat mama dan Sean, supaya kita bisa makan dan hidup nyaman. Papa pastinya juga sedih tidak bisa bermain seperti dulu lagi bersama Sean." Airin menatap wajah anaknya yang sudah memerah hendak menangis.

"Hiks...maafin Cean Mama. Cean cuma cedih gak bica main cama papa lagi." Sean menangis air matanya mengalir deras menuruni kelopak matanya.

Airin segera mengusapnya dan mencium kedua mata Sean berharap rasa sakit Sean menghilang. "Iya sayang, mama selalu memaafkan Sean. Makanya Sean jadi anak baik ya? Papa nanti pasti pulang sore terus main sama Sean." Airin mencoba meyakinkan Sean.

"Iyah mama." Sean kembali membenamkan wajahnya di dada Airin, tangannya memeluk semakin erat pada leher Airin.

"Sean belum makan, ayo makan dulu. Mama udah buat bubur ayam kesukaan Sean tadi."

"Iya ma, Cean lapar. Ayo kita makan."

Airin mengajak Sean masuk ke dalam rumah setelah puas bermain di taman kompleks rumahnya.

Sean duduk dengan nyaman di kursi makannya sementara Airin sibuk meracik bubur untuk anaknya.

Sean mengangkat-ngangkat sendok di tangannya saat Airin muncul membawa mangkuk berisi bubur.

"Yeay, makan bubur Cean lapal."

"Iya sayang sebentar ya buburnya masih panas ditunggu dulu."

"Iya ma...." Sean dengan sabar menunggu buburnya mendingin.

Sesaat Airin terlupa akan beban yang ia rasakan di pundaknya. Beban berat yang sungguh menghimpit hati dan pikirannya.

"Ayo Mama juga makan baleng cean.."

"Iya sayang, mama mau ambil bubur mama dulu. Sean makan dulu ya."

"Iya mama." Sean mulai memasukkan sesuap bubur ke dalam mulutnya." Emh, bubul mama enak sekali, Cean cuka cemua macakan mama." Sean dengan lahap memakan buburnya.

Airin muncul dan duduk di samping Sean makan. Mereka makan bersama di sana dengan penuh tawa dan canda. Hanya satu kekurangannya yaitu mereka tidak bersama dengan Reno.

***

Reno menandatangani beberapa berkas di mejanya. Kepalanya sudah mulai pusing setelah membaca setumpuk berkas bermasalah itu. Reno menguap, rasa kantuk menyergapnya. Karena tak bisa menahan rasa kantuknya lagi, Reno pun tertidur di sana. Kepalanya ia rebahkan di atas meja di samping tumpukan kertas.

Seorang perempuan membuka pintu ruangan Reno dan masuk perlahan ke dalamnya. Perempuan itu terkekeh kecil ketika melihat kekasihnya tertidur di atas meja. Perempuan itu meletakkan kotak makan yang ia pesan khusus di atas meja sang kekasih.

Reno masih tak terganggu sama sekali dengan suara-suara yang terdengar di ruangannya.

"Mas Reno, bangun..." Perempuan itu menggoyangkan lengan Reno perlahan.

Mendengar suara yang tak asing di telinganya, Reno berusaha membuka matanya. Pandangannya langsung tertuju pada perempuan yang duduk dihadapannya.

"Erlin..." Reno berucap pelan.

"Ish, cepat cuci muka sana. Aku sudah bawain makan siang, kita makan bareng mas." Erlin tersenyum bangga sambil mengangsurkan kotak makan ke arah Reno.

Reno dengan senang hati menerima kotak pemberian Erlin, "Makasi sayang, kamu tau aja kalau aku sedang lapar."

"Iya mas taulah, Erlin gitu loh."

Reno mendecakkan lidahnya, kemudian dengan tubuh yang masih lemas ia menuju kamar mandi yang tersedia di ruangannya. Reno membasuh wajahnya agar terlihat segar, pantulan wajahnya di cermin membuat Reno melamun sejenak. Reno teringat akan wajah Sean yang sangat mirip dengannya. Tiba-tiba hatinya bergetar takut, mengingat Sean hanya membuatnya mengingat akan dosa-dosa yang dijalaninya selama ini. Reno beringsut dari kamar rias mandi, ia tidak mau menghancurkan momen indahnya bersama perempuan spesial yang sekarang ini menemaninya.

"Aku sudah selesai, ayo kita makan." Reno duduk kembali dan mulai membuka kotak makan yang berada di hadapannya. Bau lezat khas makanan langsung tercium di indra penciumannya.

"Makasih sayang, sepertinya enak sekali makanan ini."

"Tentu saja enak mas, mas gimana sih. Ayo dihabiskan, jangan khawatir menu kotak bekal ini sangat bernutrisi dan juga menyehatkan." Erlin tersenyum manis menampilkan gigi gingsulnya.

Reno membuka mulutnya dan makan perlahan-lahan. Rasa bersalahnya perlahan-lahan meluap dan berganti dengan jantung berdebar setiap kali menatap wajah cantik Erlin di hadapannya.

Reno melupakan bahwa waktu semakin berlalu dan janji kecil yang ia ucapkan seakan terlupakan begitu saja. Berjam-jam ia habiskan waktunya bersenang-senang bersama Erlin, perempuan cantik dan penuh pesona yang mampu memikat setiap lelaki yang mengenalnya.

Bersambung......

1
kang teamoon🥒
,
Ketut Aritya
kasian .. 😭😭😭😭😭 kok bs gini ???????????????????????
Bayangan Ilusi
Lima like mendarat
kang teamoon🥒
next 👀
kang teamoon🥒
🏃
kang teamoon🥒
🐊
❄️Rona Aristizuma🌸: dasar kau buaya buntung tung. pacaran kok itung itung tung . dasar kau buaya buntung mencari untung 🤓😚
total 1 replies
السلام عليكم
kapan up
السلام عليكم: semoga lekas sembuh kak
total 3 replies
Nia jeje
like semangat
السلام عليكم
semangat
السلام عليكم
lanjutkan
السلام عليكم
komentar az 🤭🤭
السلام عليكم
keren,kak
السلام عليكم
bagus
السلام عليكم
lanjutkan kak
Nia jeje
like semangat
🍒 شيري 🍒
up donk otor cantik 🥰
𝓔𝓴𝓪𝓛𝓾𝓷𝓪♀🍆𝕸y💞👏
aku favorit dulu nih kak,,, cari waktu senggang buat baca
Susi Ana
aku datang
☠ᵏᵋᶜᶟ印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ 𝐙⃝🦜
bersambung lagi, az 🤭🤭🤭 semangat ya 💪💪💪💪💪
❄️Rona Aristizuma🌸: iya lanjut kok, sabar 😂😂🤣🤣🤣
total 3 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ 𝐙⃝🦜
seharusnya ada lanjutannya ini,az 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!