Maharani Qirani putri yang di buang kedua orang tuanya karena terlahir sebagai wanita, kedua orang tuanya berharap memiliki anak laki laki.
Bagaimana dengan kehidupan Maharani setelah ini yuk ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 26
Apa bagaimana bisa orang miskin seperti kalian bisa masuk kemari, dan kalian mencuri di mana gaun gaun itu, aku pastikan kalian akan di penjara karena penipuan.
"Oh benarkah, berapa lama kami akan di hukum karena masuk kemari" tanya Rani tanpa takut
"Tentu saja selamanya, aku akan buat kalian mendekam di penjara" jawab Rahayu
"Oh begitu... Seperti nyonya tau hukum" jawab Rani
"Tentu saja aku ini orang terpandang dan pintar tidak seperti kalian orang miskin, pasti orang tua kalian malu punya anak seperti kalian, jika aku sudah aku usir anak seperti kalian ini" ujar Rahayu
"Hehehe... Ia aku percaya itu, lalu berapa hukuman bagi seorang pembunuh dan berapa hukuman untuk orang tua yang membuang anaknya" tanya Rani dengan serius
Mendengar pertanyaan Rani Rahayu terdiam kaku, Rani yang melihat itu tersenyum sinis lalu mendekati Rahayu lalu berbisik.
"Bagaimana ya jika keluarga Wirawan tau jika anak kandung mereka mati di karenakan oleh anak pungut mereka, sepertinya kau lupa di mana asalmu nyonya Rahayu Wirawan atau Rahayu Seno hehehe.
Oh iya bagaimana ya nasib putri yang kau buang, aku ingin tau bagaimana reaksi masyarakat jika mengetahui semua itu" ujar Rani lalu memundurkan tubuhnya menjauh dari Rahayu.
Sedangkan Rahayu terdiam kaku, wajahnya pucat pasih keringat membasahi, setelah itu Rahayu pergi dari sana dengan cepat.
Melihat itu Rani tertawa kecil lalu memandang Ayunda, lalu kau apa yang ingin kau lakukan, atau kau mau melihat bagaimana kelakuan mu di putar di layar itu agar teman teman kita tau bagaimana dirimu yang sebenarnya, dan kau harus tau jika wanita tadi itu adalah ibu tiri kekasihmu satria dan ia melihat mu dari tadi saat kau datang bersama suami sirihmu" ujar Rani lalu menggandeng tangan Manda pergi dari hadapan Ayunda yang kaku disana.
Dari kejauhan Rasyad memandang Rani dengan lekat, Rani yang merasa di pandangi pun menoleh kearah Rasyad lalu tersenyum kecil.

Rasyad yang mendapatkan senyuman dari Rani pun terdiam dengan jantung yang semakin bergetar.

Sedangkan Rani saat ini menuju kumpul sang kakak dan sahabat nya karena semua orang tua sudah ketempat mereka, karena itu tidak ada yang tau kejadian itu. Jauh dari pandangan mereka.
Hanya kakak Rani dan Mila serta Lisa yang tau tapi mereka hanya diam dan menjaga dari jauh.
Rani melarang mereka mendekat, jadi karena itulah mereka diam dan menyaksikan semua dari tadi.
"Dek kamu bisikin apa ke nenek sihir itu. Sampai dia lari ketakutan?" tanya Dean penasaran.
"Hehehe..... dia bilang akan memenjarakan Rani karena mencuri gaun ini dan masuk tanpa undangan, dia bilang dia tau hukum jadi Rani tanya padanya, bagaimana hukuman untuk seorang pembunuh dan hukum bagi orang tua yang membuang anaknya, Rani juga tanya bagaimana jika keluarga wirawan tau jika putri sah mereka mati karena di bunuh anak angkat mereka, lalu dia lari
"Hahaha.... Kamu memang adik kakak yang pintar" ujar Dean senang
"Tentu adikku adalah yang terbaik" ujar Denis tersenyum kecil lalu mengusap kepala Rani dengan sayang.
Hal itu di saksikan oleh Rasyad dan itu membuatnya sangat marah.
"Kurang ajar anak itu berani sekali menyentuh kepala calon tantenya, lagian bagaimana bisa mereka kenal dan terlihat akrab" marah Rasyad
"Tuan tapi mereka terlihat serasi ya" ujar Jack tanpa rah ucapannya adalah petaka
"Kau... Sepertinya aku membatalkan kenaikan bonus dan gajimu Jack" ujar Rasyad
" Tuan maaf aku hanya asal bicara, tentu saja nona bos hanya pantas dan serasi dengan tuan seorang" ujar Jack ketakutan, tapi tidak di gubris Rasyad karena dia sedang cemburu.
Sedangkan Rahayu wirawan memandang Rani dengan lekat dari jauh ia sangat penasaran dan takut.
Begitu juga Ayunda yang marah melihat bagaimana Rani di kelilingi pria tampan dan kaya raya.
Tidak lama acara pun di mulai, pembawa acara pun menyebutkan tatanan acaranya dan semua berjalan ndengan lancar, Daddy juga sudah menyampaikan semuanya, hingga tiba saatnya Daddy Ingin memperkenalkan seseorang.
"Baiklah sebelum saya mengakhiri pembicaraan saya, saya ingin memperkenalkan putri saya satu satunya, putri yang selama ini ingin di rahasiakan indetitasnya, ia melakukan itu karena ingin mendapatkan sahabat yang menerima ia apa adanya, dan akhirnya ia mendapatkannya, karena itulah saya hari ini baru bisa menunjukkan pada kalian semua siapa putri kebanggaan kami. anak anak kemarilah" ujar Daddy dengan bangga.
Rani dan saudaranya pun berdiri dan berjalan menuju podium, mommy yang dari tadi berdiri di samping Daddy pun menyambut mereka..
Semua orang yang mengenal Rani sangat kaget, Rahayu dan Ayunda sampai tersendat dan hampir pingsan.
Begitu juga Rasyad yang kaget dan baru tau jika gadis yang ia sukai adalah putri dari kakak angkat nya...
"Semuanya ini adalah putra kembar kami, kalian pasti sudah sering melihat mekar di perusahaan atau di manapun aku berada.
dan ini adalah putra keempat dan kelima ku bernama Lino dan Lilo. Dan ini adalah putri kami satu satunya dan juga kesayangan kami semua Maharani Qirani Abimanyu" jelas Daddy.
Semua pun sangat kagum dengan kecantikan Rani yang begitu cantik.
Daddy banyak bicara disana begitu juga mommy.
Satria dan ayuna mulai ketakutan, saat tau indetitas Rani yang sebenarnya, mereka rasanya ingin bersembunyi di dalam tanah saat ini.
Sedangkan Rasyad memandang Rani dengan lekat,
"Tuan bagaimana sekarang?" tanya Jack
"Apa maksudmu bagaimana?" tanya Rasyad
"Bagaimana dengan perasaan tuan, mau lanjut atau sampai disini saja?" tanya Jack
"Tentu lanjut, kenapa harus berhenti?" Jawab Rasyad
"Lalu apa tuan akan di restui oleh tuan Daris, bagaimana pun nona masih sangat muda dan sepertinya masih SMA, sedangakan tuan sudah tua. Eh.... Ma... ma... Maaf tuan, saya tidak bermaksud" ujar Jack
"Kau sepertinya sudah bosan berada di kota, aku akan buat perjalan mu ke hutan bertemu sahabatmu si kingkong" ujar Rasyad dengan lirikan tajam.
"Tuan... maaf jangan salah faham aku tidak bermaksud..."
"Sudah diam" kesal Rasyad
Jack pun langsung terdiam takut di pindahkan ke hutan karena ucapan Rasyad tidak pernah main main.
Setelah itu mereka semua di mulai menikmati hidangan disana,
bersambung
'
ggal dpt bonus,mlah bkln ktmu tmenmu d htan....🤣🤣🤣....
Nah looohhhh.....
yg smbong lngsng kicep,bru tau kn spa rani sbnrnya.....
scra frsatnya bnr,jdinya ga msti hdp brng sm kingkong....🤣🤣🤣....
Laaahh.....
mling triak mling....siap2 malu lh klian....
😭😭💪