Dendam, cinta, dan kebohongan. Sebuah permainan yang berbahaya dan tak terduga. Amanda, seorang wanita yang memiliki tujuan yang jelas, mendekati suami Selena, Reagan, seorang pria tampan dan sukses.
Namun, Amanda tidak tahu bahwa Reagan memiliki rahasia yang tersembunyi di balik pernikahannya dengan Selena. Amanda terus beraksi tanpa menyadari bahwa dirinya sudah terlibat dalam permainan dan konflik yang besar.
Apa yang sebenarnya tersembunyi di balik pernikahan Reagan dan Selena yang terlihat sempurna itu? Dan apa yang akan terjadi ketika dendam dan cinta berbenturan?
Pleas yang baca dan gak suka skip aja🙏
Jangan tinggalkan jejak buruknya🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Putri Aritonang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MCS 35. Reagan Slade Rykhad.
Reagan Slade Rykhad.
Nama itu terukir jelas dengan keterangan sebagai pemilik saham terbesar di Carson Holdings, sebanyak lima puluh persen saham yang ia miliki. Disusul nama Carson dengan jumlah saham mayoritas tiga puluh dua persen, dan delapan belas persenya dimiliki oleh dua pengusaha lain dengan persentase masing-masing delapan dan sepuluh persen.
"Reagan Slade... Rykhad..."
Netra tua itu semakin tajam menatap pada isi berkas kondisi laporan perusahaannya terkini yang sudah ia terima. Tunggu, bukan kepemilikan sepenuhnya lagi. Namanya sudah berada di urutan kedua, dengan perbedaan saham yang begitu besar dengan nama baru yang terdaftar di sana.
Saat pria itu menerima berkas laporan tentang perusahaan, dirinya tidak langsung memeriksa semua isinya. Carson baru menelaah laporan tersebut di ruang kerjanya, menemukan nama baru dan terasa begitu janggal, ayah Selena itu dengan cepat meminta orang kepercayaannya di perusahaan untuk datang.
Sebelumnya ada lebih dari tujuh pengusaha yang mencatatkan namanya sebagai pemilik saham, dan Carson adalah yang paling besar. Tapi sekarang, hanya ada empat nama yang tersisa. Dan salah satu nama baru itu sudah memiliki saham dengan jumlah setengah dari total keseluruhan.
"Para Eksekutif akan melakukan rapat terbuka besok, Tuan," ungkap asisten Carson. Ia langsung meninggalkan perusahaan demi datang ke kediaman keluarga Carson setelah Tuannya itu menghubunginya.
Carson bergeming. Matanya masih mengunci nama yang baru masuk ke dalam daftar kepemilikan saham di perusahaan Carson Holdings.
"Apa dia suami Selena?" tanya Carson dingin.
Asisten pribadi Carson yang berdiri itu sesaat terlihat ragu, namun setelahnya ia memberikan anggukan pada Tuannya. Meski Carson tak mengalihkan pandangan dari berkas yang ada di atas meja, pria paruh baya itu tetap bisa melihat asistennya yang mengangguk.
Tangan Carson semakin kuat memutar bola kristal yang sedari tadi sudah ia mainkan. Ia menyeringai sinis.
"Jadi selama ini kau menyusup dan mencoba bermain-main denganku?" Senyuman di wajah Carson semakin tersungging dan wajahnya seketika berubah keras juga tegang. "Kau sama bodohnya dengan ayahmu!"
Carson menutup kasar berkas itu. Terlihat sekali amarah dari sorot mata tuanya. Jadi pria yang selama ini menikah dengan putrinya adalah putra dari Rykhad, pemilik dari Rykhad Holdings sebelum Carson merubahnya menggunakan nama dirinya.
Anak itu luput dari perkiraan Carson. Ia ternyata masih menyisakan keturunan Rykhad hidup. Sial sekali. Jika ia tahu lebih cepat, Carson sudah pasti juga akan sekalian melenyapkan Reagan.
"Papa...!"
Ketika tengah bergelut dengan amarah serta rasa keterkejutan karena sudah tertipu akan permainan menantunya sendiri, Carson kembali dikejutkan dengan kedatangan Selena yang menerobos masuk ke dalam ruang kerjanya.
Carson langsung menatap tajam atas sikap Selena. Ia juga bisa melihat ekspresi putrinya yang seperti tengah menahan rasa marah. Wajah Selena merah, netra wanita itu juga sudah berkaca dengan napas yang memburu.
"Papa harus membantuku! Reagan mengajukkan gugatan perceraian, Pa! Aku tidak ingin berpisah dengannya! Aku tidak ingin pernikahan kami berakhir!"
Selena terlihat begitu emosional. Air matanya sudah menetes saat mengadukan semuanya pada ayahnya, Carson. Wanita itu memang marah, kesal, serta geram atas sikap Reagan yang ia terima. Tapi di dalam hatinya juga merasakan sakit sekaligus takut jika harus kehilangan Reagan. Ia mencintai pria itu. Tidak ada lagi pria yang sesempurna Reagan untuk bisa mendampinginya.
Reagan adalah pria berkuasa, gugatan ini akan mudah untuknya. Karena itulah Selena hanya memiliki pilihan terakhir dengan datang dan meminta bantuan pada ayahnya. Selena yakin, ayahnya bisa menahan Reagan dan mematahkan gugatan yang suaminya itu sudah ajukan.
"Apa yang baru saja kau katakan? Reagan ingin menceraikanmu?"
Selena maju dan meletakkan berkas perceraian di atas meja, bentuknya sudah terlihat kusut akibat ia yang merematnya dengan kuat.
Carson memeriksa, sebuah berkas berisi gugatan perceraian yang ditujukan untuk Selena Carson, putrinya.
Tangan Carson mengepal. Apa karena pria itu sudah berhasil memiliki separuh Carson Holdings, jadi kini ingin mencampakkan putrinya?
"Berani sekali penyusup ini ingin bertingkah!!" Amarah Carson semakin menjadi. Dan Selena melihat hal itu. "Dia pikir dia tengah berurusan dengan siapa?!! Kurang ajar!!"
Prang!!
Selena terkesiap ketika ayahnya melempar sebuah bola kristal ke dinding. Pecahannya bahkan kini berserakan di atas lantai.
"Pa..." Selena coba memanggil ayahnya dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari pria paruh baya itu.
"Kau tahu, pria yang menikahi mu selama ini adalah putra Rykhad! Ia mencoba menyusup dalam keluarga ini! Dan berusaha mengambil alih perusahaan induk Carson!!"
Air mata Selena seketika tertahan. Wanita itu kini terpaku dengan mencoba memahami perkataan ayahnya. Putra Rykhad? Selena tahu siapa Rykhad. Pria yang merupakan rekan bisnis sang ayah dan Selena juga tahu jika pria itu sudah berakhir di tangan...ayahnya sendiri.
"Reagan putra uncle Rykhad?" tanya Selena dengan tak percaya. "Itu tidak mungkin, Pa. Bukankah keluarga mereka sudah tiada semua?"
Carson mendesah kasar. Hal yang sama dengan anggapan Selena itu juga lah yang selama ini ia pikirkan. Dan kenyataannya Carson salah. Putra rekan bisnisnya itu bahkan kini tumbuh menjadi seorang pebisnis hebat.
Pria paruh baya itu berbalik menghadap kaca dan melemparkan pandangannya keluar. Pikirannya mulai menelaah apa yang harus ia lakukan.
"Dia pikir dia bisa menggeser posisiku?" Carson tersenyum sinis, ia juga terkekeh samar. "Kau tidak akan bercerai dengannya, Selena! Sebelum perusahaannya menjadi milikmu dan namanya kembali terhapus dari daftar eksekutif."
Seringai mengerikan muncul dari wajah tuanya. Tidak sulit bagi Carson untuk menyingkirkan pria muda seperti Reagan. Menantunya itu bisa dikatakan hanyalah anak bawang dalam dunia bisnis. Bukankah dulu ia sudah pernah menyingkirkan ayahnya yang terkenal hebat itu. Sungguh sangat mudah dan sepertinya juga menyenangkan jika Carson harus kembali menyingkirkan putra Rykhad.
Sadarlah Selen...
Dan setelah apa yang mau kamu lakuin ke Manda, ya, kali Rey semudah itu memaafkan kamu dan membiarkan kamu tetap berkeliaran begitu aja.
Semoga kamu akan mengalami hal yang sama seperti ayah mu dan Juliant😔😔😁