Halllooowww.....para readers yang asyik-asyik mampir yuk dinovelku. Maaf ya kalo banyak typo-typonya.
Haiii....namaku Hanum Anastasya wijaya, saat ini aku sudah menyelesaikan S2 ku diharvard university dan dengan kecerdasan diatas rata-rata yang kumiliki sehingga aku bisa bekerja diperusahaan GMT Coporation perusahaan terbesar diamerika.
Namun saat ini aku harus pulang ketanah air karena desakan mamaku tersayang.
Menjadi anak tunggal merupakan beban yang sangat berat kurasakan.
Ketika tiba ditanah air dan bertemu dengan masa lalu, disinilah ceritaku dimulai...
"Terus maju dengan masa lalu atau meninggalkan masa lalu adalah sebuah pilihan yang menjadikanku tak bisa menghindarinya"
(Hanum Anastasya Wijaya)
"Sekian lama kumencarimu, kini kau datang dihadapanku membuatku tak akan melepaskan dirimu lagi"
(Saputra Mandala)
Penasaran????? dengan cerita mereka dan yang akan terjadi dengan mereka selanjutnya???
Baca yuk novel karya pertamaku berjudul "Dia yang Tak Dapat Kuhindari" yang diterbitkan oleh Mangatoon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32.
Setibanya mereka diballroom, kemudian kedua mempelai berjalan kearah pelaminan yang terlihat sangat mewah. Didampingi oleh kedua orang tua mereka. Kebahagiaan nampak terpancar di wajah kedua mempelai demikian pula dengan kedua orang tua mereka.
Pelaminan yang berbentuk bundar dengan dengan empat tiang yang dilapisi dan dihiasi dengan bunga mawar berbagai warna senada dengan bagian atasnya yang juga dikelilingi bunga mawar yang berwarna warni
seperti ini ya readers pelaminan Hanum dan Putra menurut author aja, sih😀😀😀
Satu per satu tamu undangan bergantian mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Tak ketinggalan sahabat-sahabat Hanum.
Dari arah pintu masuk tempat pesta berlangsung, nampak seorang laki-laki dewasa dengan postur badan yang atletis, wajah yang bersih, mata belo', alis yang tebal dan hidung yang mancung, dari penampilannya yang keren terlihat kalo dia bukanlah pria dari kalangan biasa. Pria tampan dan tajir membuat tamu undangan wanita yang berstatus masih single berdecak kagum. Yaa dia adalah Anand Singh sahabat Hanum skaligus rekan bisnis Putra.
Hanum pun ikut berdecak kagum dibuatnya dengan gembira dan senyum manis yang tak pernah lepas dari bibirnya dan tanpa sadar ikut bedecak kagum melihat Anand, hal ini tak lepas dari pengamatan Putra yang mulai menahan amarahnya.
"Hi, anand,,, I thought you were not coming" sapa Hanum masih dengan senyum manisnya seraya memeluk Anand.
Sebelum tangan Hanum menyentuh Anand, Putra terlebih dahulu menarik pinggang Hanum sehingga badan hanum menempel pada badan Putra, membuat Hanum menatap Putra dengan dingin.
Anand yang melihat kecemburuan Putra seketika tersenyum miring dan bermaksud mengerjai Putra "for my girl I will do anything" sambil mengedipkan sebelah matanya kearah Hanum
Hanum yang paham dengan kejahilan Anand mengikuti alur permainannya. Setelah Anand turun dari pelaminan kemudian Hanum mengikuti Anand.
"Mas,,,,aku ingin perkenalkan anand dengan Risa, siapatau mereka jodoh". pamitnya dan tanpa menunggu jawaban Putra, Hanum berjalan menyamakan langkahnya dengan Anand. Sehingga membuat Putra lagi-lagi menahan emosinya.
Silahkan sayang,,,,saat ini kubiarkan kau menemani Anand Singh, tapi setelah acara ini akan ada hukumannya. bathin Putra dengan pandangan dan senyum yang tak dapat diartikan.
Risa dan kykan yang melihat Hanum dan pria yang dikagumi oleh gadis-gadis dipesta berjalan kearah mereka, kemudian mereka segera menghampiri Hanum "waahhh,,,,bu boss terlalu serakah, semua pria tampan dan tajir, diborong aja, nih,,,". kata Risa sambil tertawa.
"Enak aja,,,ini mah buat lo, kali Ris,,,"balas Hanum sambil menaik turunkan alisnya, sementara Anand yang tidak mengerti bahasa mereka tetap asyik memilih-milih makanannya.
"Ini mah nggak adil bu boss, masa gue hanya jadi penonton." timpal Kykan sewot.
Tanpa mereka sadari dua pasang mata dan dua pasang telinga menyaksikan dan mendengarkan pembicaraan mereka. Mereka adalah Putra dan Adit.
Adit yang mendengar kata-kata Kykan seketika membuat wajahnya memerah, karena selama ini memang Adit menyukai Kykan, hanya saja dia tidak pernah mengungkapkan perasaannya.
Seketika Adit mendekati Kykan dan menarik Kykan kesudut ruangan "kamu jangan coba-coba berkata seperti itu lagi, aku mencintaimu".
Kykan terkejut dan tiba-tiba kaku, mendengar pengakuan Adit.Belum hilang rasa terkejutnya kemudian Adit merangkul pinggangnya kemudian berjalan kearah Hanum dan Risa. Putra yang menyaksikan aksi asistennya pun terperangah karena baru kali ini Adit menggandeng seorang wanita.
"Wahhh....pak Adit gercep juga, nih." kata Risa sambil menaik turunkan alisnya kearah kykan membuat wajah kykan bersemu merah.
Para tamu undangan satu persatu meninggalkan pesta, hanya tinggal keluarga dekat saja termasuk para sahabat sang mempelai.
Kemudian pasangan Kykan dan Adit pun meninggalkan pesta, disusul Putra yang seketika menarik Hanum tanpa memperdulikan keluarga yang lain. Hanum yang tak dapat menahan Putra kemudian berpesan pada Risa untuk menemani Anand "Ris,,,,tolong temani Anand , ya". kemudian menoleh pada Anand "see you tomorrow and wait for me at your hotel."
Anand hanya mengangguk karena mulutnya penuh dengan makanan.
Dikamar pengantin, Putra langsung masuk kekamar mandi membersihkan dirinya tanpa berkata apa-apa pada Hanum. Hanum hanya mengedikkan bahunya acuh dengan sikap Putra yang tiba-tiba berubah.
Sambil menunggu Putra menyelesaikan ritual mandinya, Hanum sibuk berselancar didunia maya dengan benda pipih ditangannya.
Setelah Putra keluar dari kamar mandi kemudian Hanum bergegas masuk kekamar mandi tak lupa sebelum meletakkan handponenya dia menguncinya.
Tak membutuhkan waktu lama kemudian Hanum keluar dari kamar mandi dengan wangi sabun yang menyeruak indra penciuman Putra, hal ini tiba-tiba membuat darah Putra bergejolak aneh yang tidak dapat dia bendung lagi.
Sebelum Hanum sampai diranjang untuk beristirahat, tiba-tiba Putra berdiri dan ******* bibirnya dengan lembut. Hanum yang terlena dengan sentuhan yang diberikan Putra tanpa sadar membalasnya. Tangan Putra mulai meraba dan meremas bukit kbar dibalik bathrob yang dikenakan Hanum. Maka terjadilah apa yang seharusnya terjadi dimalam pertama.
THE END
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
akhirnya tamatlah kisah mereka. jangan lupa vote, like dan commentnya, ya. buat penyemangat author dicerita yang lain.
males aku...lbh baik dgn anand yg mencintai hanum apa adanya
bagus tindakan mu hanum..
mampuslah lu putra...
hanum...jngn mau beehubungan dgn putra...merwka kluarga toxic