NovelToon NovelToon
Rafania Amora

Rafania Amora

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: faray_glad

Rafania Amora.
Tinggal dan hidup bersama dengan ibunya dalam kesederhanaan. Hingga 2 tahun berlalu wanita yang akrab dipanggil Nia itu kembali merasakan kehilangan. Ibunya meninggal dunia, hingga mau tak mau dia harus ikut tinggal bersama dengan sang ayah.

Setelah terjadi petemuan kecil Keluarga sang ayah dengan teman lamanya, keduanya memutuskan untuk menjodohkan anak mereka yang masih single diusianya yang sudah cukup matang.

Lika-liku kehidupan rumah tangga telah dijalani oleh mereka, hingga suatu ketika terjadi masalah yang menjadi pukulan berat baginya.

Rafania Amora pun akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan Adrian Martadinata.

Setelah mengalami penderitaan yang mendalam akibat ulah mantan suaminya, takdir pun menggantikannya dengan kebahagiaan yang tiada tara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon faray_glad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 35

" Sayang, tolong maafkan mas !! " ucap Adri sembari bangkit dari duduknya. Kini dia beralih duduk ditepi ranjang disamping istrinya.

Tangannya terulur untuk mengusap wajah istrinya yang tampak basah berlinang air mata.

Keduanya saling memandang satu sama lain. Saling menyalurkan perasaan yang mendalam. Merasakan kerinduan yang telah lama terpendam kini seakan telah terkikis.

Tanpa ragu Adri segera meraih tubuh istrinya itu dan segera membawanya masuk kedalam dekapannya. Saling melepaskan kerinduan yang mendalam.

Merasakan hatinya yang kini berdesir aneh. Terasa begitu menenangkan hati. Keduanya saling memeluk erat seakan tidak ingin melepaskan. Nia semakin terisak di dalam dekapan hangat suaminya yang selama ini selalu dirindukan olehnya.

Adri begitu tersentuh mendengar Isak tangis istrinya. Lelaki itu merutuki kebodohannya sendiri yang membuat wanitanya menangis pilu seperti itu. Hatinya begitu terluka melihatnya.

" Sudah, jangan menangis lagi !! Mas akan melakukan apapun yang kamu mau untuk menebus kesalahanku, sayang " bisiknya lirih

Nia hanya menggeleng pelan. Kini hatinya menjadi kuat kembali setelah sekian menit menangis, meluapkan segala perasaannya. Kesadarannya telah kembali.

Perlahan dia mulai melonggarkan pelukannya. Meleraikan pelukannya dari sang suami. Hingga membuat lelaki itu kini tertegun melihatnya.

" Aku tidak menginginkan apapun darimu, mas. Hatiku sungguh sangat sakit dengan hanya mengingatnya saja. Aku tidak bisa membayangkan, bagaimana kelakuanmu ketika dibelakang ku. Ketika kamu berselingkuh dengan wanita itu. " ucapnya dengan masih terisak

Wajah Adri menegang ketika mendengar penuturan dari istrinya itu. Suaranya masih tercekat di tenggorokan. Seakan begitu sulit hanya untuk menjelaskan.

" Aku tidak sanggup mas. Lebih baik kita tetap berpisah. Aku tidak menuntut apapun darimu, mas. Mulai buka lembaran barumu bersama dengan mereka. Walaupun nanti akan membuatku semakin terjatuh. Tapi itu lebih baik, daripada selalu dihantui oleh perasaan kecewa. " Ucapnya lagi.

Nia mengusap wajahnya kasar. Mengusap air matanya yang teru mengalir seakan tidak mau berhenti. Hal itu membuat Adri ikut merasakan kepedihan yang telah dialami oleh istrinya.

Adri meraih kedua tangannya sembari Menggenggamnya erat. Memberikan ciuman kecil pada punggung tangannya.

" Sayang, maafkan mas. Mas sungguh menyesal. Mas hanya ingin membuka lembaran baru jika itu bersamamu, sayang. Mas sadar jika mas hanya menginginkan kamu. Mas begitu sangat terobsesi untuk memiliki anak. Mas sungguh menyesal telah mengkhianatimu dan menikahinya. Tolong berikan sekali saja kesempatan untuk mas membuktikan semuanya. !! Mas hanya mencintaimu, sayang. " ucapnya dengan penuh keyakinan. Bahkan kini lelaki itu pun juga ikut menangis bersama dengan istrinya.

Lalgi dan lagi Nia hanya menggelengkan kepalanya. Sungguh hancur hatinya saat ini. Menangis adalah alternatif yang ampuh untuk menyalurkan segala beban kesedihannya.

" Tolong berikan mas kesempatan, Nia. Sekali saja !! " pintanya lagi

" Aku juga sangat mencintaimu, mas. Sangat sangat mencintaimu. Bahkan keinginan untuk memiliki anak pun juga sama. Aku juga sangat menginginkan kehadiran seorang anak. Tapi apa... "

Nia menangis sesenggukan. Dia sungguh tidak sanggup lagi melanjutkan perkataannya.

" Sayang maafkan, mas " ucap Adri

" Mungkin aku bisa memaafkan mas, tapi aku tidak bisa melupakan kelakuan mas. Hingga saat ini aku begitu merasa sangat sakit mas. Bagaimana bisa kamu menikahi Lisa ?? Bagaimana kamu tega menikahi wanita lain di belakangku hanya karena obsesimu untuk memiliki anak. Itu sungguh bukan alasan yang tepat. Itu hanya alasanmu saja, Iyah kan mas ?? " ucap Nia dengan terisak

" Kamu telah menduakan cintaku, mas. " ucapnya lagi dengan begitu sulit.

Bahkan tangisannya semakin menjadi kala bayangan kenakalan suaminya terhadap wanita lain kini telah memenuhi isi kepalanya. Sungguh, istri mana yang sanggup membiarkan suaminya melakukan hubungan dengan wanita lain. Dia bukan malaikat, dia hanya manusia biasa yang memiliki batas kesabaran. Memiliki rasa kecewa dan juga amarah.

Adri begitu terpukul melihat sosok istrinya yang sangat terluka akibat kelakuannya. Istri yang selama ini selalu ada untuknya. Selalu mendampinginya setiap saat walau dalam keadaan apapun. Adri begitu menyesali perbuatannya.

" Dengarkan mas, sayang. !! Mas sungguh tidak bermaksud untuk membuatmu kecewa. Waktu itu, mas tidak bisa berpikir jernih, Nia. Kini mas sadar jika apa yang telah mas lakukan adalah sebuah kesalahan. Mas akan benar-benar menceraikannya. Mas berjanji, Nia. " ucap Adri dengan mempererat genggamannya pada tangan istrinya.

Drrrrrtt drttttt drrrrrtt

Suara ponsel milik Adri kini telah mengambil alih perhatian mereka. Tanpa menunggu lagi Adri segera merogoh ponselnya. Tidak ragu menekan icon berwarna merah ketika maniknya menangkap sebuah nama seseorang yang ada dilayar ponselnya tersebut. Kemudian kembali memasukkan ponselnya kedalam saku celananya.

" Nia, maafkan mas sayang. Mas akan melakukan apapun.... "

Adri menghentikan perkataannya kala dering ponsel miliknya kembali menggema. Hingga kini terdengar kembali setelah sesaat dimatikan.

" Angkat saja, mas !! Tidak perlu takut jika itu panggilan dari istri mas " ucap Nia lirih. Hatinya kini telah bergemuruh hebat. Menahan rasa sakitnya dengan begitu berat.

Adri mengangguk kecil dengan wajah yang tampak ragu. Namun, tidak ada pilihan lain lagi selain mengangkat panggilan telepon tersebut.

" Hallo.. "

"....... "

" Apa ?? Kamu jangan bercanda " ucap Adri dengan sedikit panik, sembari kedua matanya masih menatap kearah istri pertamanya

"........ "

" Yah, baiklah. Aku akan segera kesana. Tunggu sebentar !! " Ucapnya dengan sedikit kesal.

Bagaimana ini ?? Nia pasti akan semakin membenciku jika aku berkata jujur.

" Pergilah !! Aku tahu kamu pasti akan memilihnya. " titah Nia dengan tiba-tiba. Dia sudah tahu apa yang sedang dibicarakan oleh suami dan orang yang ada diseberang telepon.

" Nia, apa yang kamu katakan ?? Mayra sedang sakit dan Lisa.... "

" Pergilah, mas " tukas nia dengan nada tinggi

" Pergilah dari kehidupanku dan Khai. !! Hiduplah dengan pilihanmu sendiri, mas dan aku pun juga akan hidup dengan pilihanku sendiri " ucapnya dengan penuh amarah.

Nia membuang wajahnya kearah samping. Dia begitu muak melihat sosok suaminya yang begitu tega menghancurkan seluruh hidupnya.

" Nia, jangan berbicara seperti itu !! Mas akan kembali setelah mengantarkan Mayra ke klinik. Tolong, jangan seperti ini !! " Ucapnya lembut sembari meraih wajah istrinya agar kembali menatap kearahnya.

Namun Nia lebih dulu menepisnya. Dia sungguh tidak bisa lagi menahan gejolak amarah yang kini telah memuncak.

" Pergilah !! Aku tidak ingin lagi menjalin hubungan denganmu, mas. Hubungan kita akan segera berakhir. Itu adalah keputusanku yang terakhir. " Ucap Nia dengan penuh penekanan.

Adri mematung ditempatnya. Dia sungguh tidak menyangka jika istrinya yang lembut kini telah berubah. Istri yang biasanya sangat sabar menghadapinya kini telah berani menentang keinginannya.

Adri sungguh merasa terpukul. Merasakan sakit di hatinya yang semakin menyiksa. Dia sungguh menyesal telah membuat istrinya menjadi seperti itu. Dia sungguh tidak menginginkan hal ini akan terjadi padanya.

Lelaki itu mengusap pipinya yang telah digenangi air matanya. Menghembuskan nafasnya sedikit panjang sebelum dia beranjak dari duduknya.

" Mas akan pergi, sayang. Tapi mas tetap akan kembali. Mas sungguh tidak ingin berpisah darimu. " ucapnya lirih.

Kini dengan hati yang terluka Adri mengajak kedua kakinya untuk segera pergi dari sana. Keluar dari kamar rawat inap istrinya. Meninggalkan wanita itu yang saat ini sedang menangis pilu.

Siapa yang menyangka jika rintik hujan yang tadi sempat membuat angin kencang menusuk tulang. Kini rintik hujan telah menusuk hatinya. Telah meleburkan seluruh pertahanannya.

" Aku tetap tidak ingin rujuk denganmu, mas. Begitu sakit melihat kepergianmu untuk bertemu dengan mereka " gumam Nia lirih sembari menangis sesenggukan. Menatap kosong kearah pintu yang baru saja tertutup bersamaan dengan bayangan sang suami yang menghilang dibalik pintu.

Tbc.

Tetap stay here..

Tunggu terus kelanjutannya..

Kali ini Nia akan benar-benar berpisah..

Semoga saja ketemu sama jodohnya, yah...

Jika suka, Jangan lupa like dan votenya..

Terimakasih..

😘😘😘😘

1
Muji Lestari
ingin rujuk setelah di hianati istri keduanya...kasian/Grin/
Nadia
skrng minta maaf setelah tau anaknya si Lisa bukan anak adrian, coba klo itu anaknya Adrian, masih bilang begitulah sama nia??!! tiada maaf untuk laki" yg berselingkuh.
Nadia
🤣🤣🤣🤭 rezikinya si rayhan
Nadia
jgn balikan apa pun alasannya, sama seperti Adrian waktu dia selingkuh
Nadia
kenapa aku benci modelan laki" seperti Adrian, soalnya aku mengalami, cerai jalan satu" nya, aku ikut meradang 🤭😭
Nadia
apa pun alasannya aku paling benci laki" macam Adrian ini
Nita Harsuf
laki modelan adri ini menyimpan dendam. dri cara emosi nya.
Maurid Tambunan
pelakor
Maurid Tambunan
nikmati karmamu
Maurid Tambunan
tinggalkan saja suamimu nia
Maurid Tambunan
semoga nia hamil
ika
kyk gmn pun, koq msh setuju klo nia ma adri ya, soale ada khai diantara mereka
ika
rasakno koen...
salahmu dewe...
ika
nia terlalu parno
udah lah jd istri yg baek ajah
Ermi Suhasti
Semoga Nia bs melewati ujian ini ..
itin
udah ada beberapa contoh nyata...
JANGAN PERNAH PERTAHANKAN HUBUNGAN DENGAN PRIA YANG TAKUT AKAN MAMANYA YANG GA BISA MEMBERI SIKAP KARENA KEPATUHAN KEPADA MAMANYA.
mempertahankan hanya memperburuk kewarasanmu.

kecuali mama mertuanya segera dicabut nyawanya. akan beda ceritanya.

sekalipun saya seorg ibu 😁😅
Rosa Rosiana
hadir
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
HaleJhope94
Ya Ampun gw jdi senyum sndri😅
Syafa Aldera
masak si kak nasibnya nia akan sm dgn ibunya cerai dgn suaminya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!