NovelToon NovelToon
Aku Bukan Perebut

Aku Bukan Perebut

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Pernikahan Kilat / Keluarga / Angst / Tamat
Popularitas:64.9k
Nilai: 5
Nama Author: Asma Khan

Pemberontakan atas perjodohan orang tua, membuat Shena Az Zahra nekat mengajak pria asing untuk menikah. Pernikahan itu terjadi tepat di hari pertemuan pertama karena insiden kecelakaan.

Danish Anderson yang menjadi harapan kilat, justru mengempaskan impian gadis itu. Niat hati melarikan diri, tetapi berakhir terjebak dalam pernikahan aliansi.

Duka itu bukan saat kehilangan orang terkasih, tetapi ketika kepercayaan yang mengetuk hati hancur sebelum dimulai. Kenyataan dalam selimut kepalsuan di setiap hubungan dengan tarik ulur kesalahpahaman.

Apakah pernikahan kilat Shena dan Danish bisa bertahan? Simak kisah cinta keduanya hanya di Aku Bukan Perebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asma Khan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35: MARKAS

"Mas, minum." Shena mengulurkan sebotol soda dingin yang tersedia di dalam ruangan markas. "Tanyakan saja padaku langsung. Kenapa harus memendam dalam pikiran."

"Bagaimana kamu mendapatkan semua ini?" tanya Danish menerima minuman yang terlihat begitu menyegarkan, sedangkan yang ditanya berbalik, lalu berjalan ke arah lain.

Gadis itu mengambil sesuatu dari laci lemari mini. Sebuah binder berwarna merah maroon. Binder itulah yang menjadi catatan awal mula perjuangan tiga sekawan, hingga memiliki hak special yang tidak semua mahasiswa tahu. Khususnya para mahasiswa angkatan baru.

Kali ini, bukan bibir yang akan bercerita tentang kisah mereka. Binder beralih dalam genggaman Danish. Pria itu menurut, tatapan mata terpatri mengikuti lekuk ukiran judul yang menggunakan tinta hitam pekat. Three Freedom yang berarti tiga kebebasan.

Dibukanya halaman pertama. Awal kisah dari tiga gadis yang kini menjadi sahabat karib. Danish membaca setiap kata demi kata tanpa jeda. Pria itu tenggelam menikmati filosofi dari tiga sekawan yang saling melengkapi. Sementara Shena sendiri, memilih untuk menyandarkan tubuhnya.

Sejenak ingin melepaskan seluruh beban pikiran yang membelenggu. Emosi yang menggebu, perlahan hembusan nafasnya mulai teratur menjemput alam mimpi. Keheningan, kesunyian, ketenangan semakin membawanya terbang menjelajahi dunia mimpi.

Satu jam kemudian.

Suara kehebohan menyentak alam mimpinya, tetapi matanya enggan untuk terbuka. Suara khas dengan celotehan sepanjang kereta api. Ditambah suara acuh yang terus melakukan penolakan. Benar-benar, kedua suara itu mengusik kedamaian yang baru saja ia rasakan.

"Kalian mau diam atau kubuat bungkam?" ancam Shena seketika menghentikan perdebatan dingin antara Naina dan Siti.

Naina berjalan memutari meja. Gadis berkacamata itu, duduk dengan lesu menangkupkan kedua tangan menutupi wajahnya. Siti seperti biasa mencari cemilan untuk mengembalikan mood buruknya, tetapi ada yang aneh. Kenapa Danish tidak memberikan reaksi apapun.

Keanehan itu, memaksa kelopak matanya terbuka. Lega rasanya. Ketika masih bisa menemukan Danish duduk di depannya, pantas saja tidak mengatakan apapun. Pria itu memakai earphone yang ntah dapat dari mana karena seingatnya. Saat masuk ke dalam markas. Tidak membawa earphones.

Tatapan beralih pada binder yang ternyata masih menjadi kesibukan suaminya. Sementara Siti duduk di sebelah kirinya dengan kedua tangan memegang snack jenis keripik. Sekilas pendengaran, kedua sahabatnya itu berdebat tentang tugas dari dosen.

"Nai, are you okay?" tanya Shena mengusap bahu si gadis berkacamata.

Apakah karena masalah proyek yang masih menjadi beban pikiran, atau sekedar tentang tugas dari dosen? Padahal jika hanya soal tugas. Tentu bukan masalah besar untuk gadis sepintar sahabatnya itu, tetapi di saat pikiran tidak bisa diajak bekerjasama. Soal semudah apapun, pasti menjadi sulit tidak bisa dikerjakan.

"Aku beneran bingung. Bagaimana caraku menyelesaikan proyek dalam waktu sebulan? Shena, otakku rasanya tersumbat sesuatu. Serius, Aku tidak bisa berpikir dengan tenang." Naina melepaskan kedua tangan, menoleh menatap Shena dengan tatapan memelas.

"Hanya itu? Apa ada yang lain, lagi." cecar Shena yang hafal bagaimana perangai kedua sahabatnya, ketika memiliki masalah lebih dari satu tetapi komplek alias runyam.

Rasanya mood menikmati makanan lenyap. Ia tak tahan atas ketidakjujuran Naina pada Shena. Diletakkannya kedua cemilan ke atas meja, lalu menggeser posisi hingga menghadap ke arah sang pemimpin. Siti menggenggam tangan kiri Shena. Tindakan itu mengalihkan perhatian sahabatnya.

"Tell!" Titah Shena tegas, lirikan matanya menangkap gelengan kepala Naina yang memberikan kode agar Siti tetap diam.

Sesaat menarik nafas begitu dalam, "Fatih meminta pertunangan berubah menjadi pernikahan. Perjanjian awal yang menjadi kesepakatan dibatalkan secara sepihak. Itu alasan Naina tidak bisa fokus."

"Huft, kamu ini, beneran gak bisa nyimpen rahasia." celetuk Naina mengusap kasar wajahnya, gadis itu masih tidak tahu tentang masa lalu dari Shena dan calon suaminya.

Shena terdiam. Rasa geram menyelimuti hati, mendidihkan ketenangannya. Bagaimana bisa, dua sahabatnya membuat perjanjian tanpa sepengetahuan dia. Apalagi, Fatih sudah membatalkan. Apa yang terlewat? Kapan semua itu terjadi?

Melihat Shena yang membeku. Naina merengkuh tubuh gadis yang duduk di tengah selayaknya seorang kakak. Ia tahu, wajah tegas, tatapan mata menyipit dengan bibir terkunci sang pemimpin karena kecewa terhadapnya.

Sebanyak apapun rasa yang tergores. Naina tetaplah sahabat sekaligus saudaranya. Kelopak mata yang meredup bersambut helaan nafas panjang. "Apa isi perjanjian di antara kalian?"

Satu pertanyaan yang menghentikan degup jantung sahabatnya. Bagaimana caranya mengatakan isi perjanjian itu? Apakah Shena bisa mengampuninya? Perlahan tangannya terlepas, tatapan mata menunduk hanyut dalam rasa bersalah. Ini hanya keegoisan, bukan pengorbanan.

Ketidakberdayaan yang Naina perlihatkan, membuat Shena memahami situasi yang tengah menjebak persahabatan mereka. Walau dia sadar akan sesuatu yang buruk tengah menantinya. Tetap saja, ia ingin memberikan kesempatan untuk Naina berterus terang.

"Naina!" panggil Shena, suaranya parau karena menahan agar tidak berkata lebih dari sekedar panggilan semata.

1
Supriatun Khoirunnisa
Luar biasa
Citra Wati
kapan sih danis bersatu sama shena kangen ama kecerdasan shena n keceriaan shena
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: sebentar lagi, Ka.
🥰
total 1 replies
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴
Shen, please kasih tau langsung aja jangan pake kalimat puitis gitu🙄
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: 🤣kebiasaan 🏃‍♀️🏃‍♀️
total 1 replies
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴
Tiara siapa lagi astaga? jangan bilang dia tunangan Danish🙄
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴
lah ternyata dia cowok yg mau dijodohin sama Shena, entah nasib lu sial atau beruntung Shen🤣
𝐈𝐅𝐈𝐅𝐀𝐘 📴
istighfar Shena😳 ngadi² main ngajak orang gk dikenal nikah gitu aja, mana tuh cowok mau lagi😭
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: coba aja, Fay. 🤭🏃‍♀️🏃‍♀️
total 1 replies
Ela Jutek
untung She gak jadi ma tu orang ihh
Ela Jutek: hooh kak
total 16 replies
Ela Jutek
rumit dan berat masalah nya tan gimana dong
Ela Jutek: males ah😋
total 26 replies
Ela Jutek
wah ulet keket dateng tuh
Ela Jutek: siapp kak
total 36 replies
Ela Jutek
setuju Dan tolak aja lah pa lagi ada musuh dalam selimut🙄
Ela Jutek: nie pas setengah
total 10 replies
🕊سوزي
aku mampir kak azma
Dina⏤͟͟͞R
aku mampir kak asma
Ela Jutek
anak angkat gak tau diri, minta di tampol tu🙄
Ela Jutek: iya iya manis kakkkk
total 30 replies
Ela Jutek
kenapa, cemburu ya🙄
Ela Jutek: haaa ya
total 10 replies
Ela Jutek
yg terakhir tu cocok nya😏
Ela Jutek: entah😂
total 18 replies
🎯™Neli SyifaE𝆯⃟🚀 ⍣⃝కꫝ🎸
pantesan Shena sedikit bar bar, dia juara taekwondo se provinsi
🎯™Neli SyifaE𝆯⃟🚀 ⍣⃝కꫝ🎸
visualnya Danish Anderson ganteng pantas jika kaum hawa banyak yang menjerit minta dibawa ke pelaminan 😂😂😂
🎯™Neli SyifaE𝆯⃟🚀 ⍣⃝కꫝ🎸
kasian bener sich Dan kamu punya istri tapi masih belum bisa disentuh, buat menenangkan si ular piton kamu harus bermain karaoke sendiri dikamar mandi 😂😂😂
🎯™Neli SyifaE𝆯⃟🚀 ⍣⃝కꫝ🎸
Shena, kamu jangan melihat ke masalalu dan hapuslah nama itu dihatimu karena kamu sekarang udah sah menjadi istri seorang Danish, seorang istri yang harus patuh sama suaminya
🎯™Neli SyifaE𝆯⃟🚀 ⍣⃝కꫝ🎸
nah..lho Shena ngangkat telpon jangan sambil emosi ternyata bukan temanmu kan yang telpon, jadi malu ya🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!