NovelToon NovelToon
MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)

MY CRAZY LOVE (CEO AMNESIA)

Status: tamat
Genre:CEO / CEO Amnesia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:43k
Nilai: 4.8
Nama Author: Haryani

Perjalanan kisah cinta seorang CEO yang hilang ingatan dan jatuh cinta pada kurir yang telah menabraknya yang ternyata cinta masa kecilnya.

Keduanya sama-sama tidak pernah jatuh cinta. Namun, ketika rasa cinta itu hadir, mereka harus memperjuangkan kisah cinta mereka agar tetap bisa bersama.

"Cinta itu datang karena terbiasa bersama," ucap Sean Alinskie dengan wajah datarnya.

"Bukan!" bentak Laluna yang tidak mau kalah.

"Cinta itu bisa tumbuh karena kita bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing pasangan," ucap Laluna dengan senyuman manisnya.

Bagaimanakah kisah cinta CEO dingin dengan gadis kecilnya itu? Apakah rahasia di antara mereka bisa terbuka satu demi satu dan memperkuat ikatan cinta mereka?

Simak kisah serunya dalam cinta romantis ala Laluna yang dilengkapi dengan kebucinan ala Sean, ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 35. MY NAME IS ALE

Seorang pemuda dengan tubuh atletis dan wajah mirip artis Korea sedang memasuki sebuah hutan prodeo. Kedatangannya saja sudah membuat beberapa petugas penjaga di sana terpukau akan ketampanan yang dimiliki lelaki tersebut.

Namun, banyak yang bertanya kenapa seorang pemuda tampan bisa datang ke tempat yang seperti itu. Padahal masih banyak tempat bagus yang bisa ia datangi selain hutan prodeo.

"Sepertinya aku salah datang deh ke tempat ini. Kalau bukan karena Bibi aku nggak mungkin datang ke tempat seperti ini. Bisa-bisa Mama memarahiku habis-habisan!" gerutu Ale.

Meskipun Ale sudah menutupi wajahnya dengan memakai topi dan juga jaket yang panjang tidak mengurangi kadar ketampanan yang dimiliki pemuda tersebut. Justru karena pempilannya yang luar biasa membuat banyak pasang mata tertarik untuk menatapnya.

Beberapa saat kemudian kini giliran Ale untuk bisa menemui Nyonya Hana.

"Huft, akhirnya aku bisa bertemu dengannya."

Ale beberapa kali menghela nafasnya karena merasa lega bisa terlepas dari banyak pasang mata yang seolah ingin mengulitinya.

"Ale, apa kau sudah datang?" ucap Nyonya Hana dengan mata berbinar.

Ale tampak gagah saat berjalan ke arah Nyonya Hana. Sehingga Bibinya itu bisa dengan mudah mengenali sosoknya.

Ale mengulas senyum ramah ke arah Bibinya itu. Meskipun saat ini ia adalah narapidana, tidak membuat Ale berniat merendahkannya.

Beruntung beberapa waktu yang lalu, ia boleh meminjam ponsel salah satu petugas penjaga sel, hingga bisa menghubungi Ale. Nyonya Hana tidak berharap banyak, yang ia inginkan hanyalah bisa makan enak.

Sejak dinyatakan masuk ke dalam penjara, pikiran Nyonya Hana terlihat terganggu. Maka dari itu Angel lebih memilih pergi dan melupakan kenangan bersama ibunya.

Pikiran Nyonya Hana terlalu banyak sehingga saat semua impiannya tidak tercapai maka ia justru mengalami kelaian jiwa. Tidak sepenuhnya hanya saja sering kambuh.

Ale mengangguk lalu dengan spontan Nyonya Hana menciumi keponakannya yang baru tiba dari luar negeri. Kali ini Ale sengaja datang menjenguk Bibinya terlebih dahulu di hutan prodeo daripada pulang ke rumah.

"Jelaskan dulu padaku, kenapa Bibi bisa masuk ke tempat seperti ini? Bukankah ini tempat para narapidana?"

Nyonya Hana tidak menjawab pertanyaan dari keponakannya itu. Pikirannya terasa pusing ketika ada orang yang menanyakan kenapa ia bisa berada di sana. Hal terpenting yang selalu memenuhi pikirannya dalam beberapa hari ini adalah ketika ia bisa makan enak.

Matanya beberapa kali menyelidik, dan seolah mencari dimana makanan itu disimpan.

"Kok diam, Bik?" tanya Ale semakin penasaran.

"Nggak usah banyak bicara, mana pesanan Bibi!"

"Nih!" ucap Ale sambil menyodorkan sebuah plastik makanan pesanan Nyonya Hana.

Sebelum datang ke sana, Ale sudah mampir terlebih dahulu ke sebuah rumah makan untuk membelikan makanan pesanan Nyonya Hana. Dari cara makannya, terlihat jika sang bibi begitu kelaparan.

"Kalau kamu mau tau kenapa Bibi sampai bisa berada di sini, seharusnya kamu tanyakan pada Angel dan juga Laluna. Kedua anak tidak tahu terima kasih itu yang telah menjebloskan Bibi sampai ke sini."

"Laluna? Hm, gadis manis berambut ikal itu rupanya? Cukup menarik."

Bagaimana bisa Ale melupakan Laluna. Sejak kecil Laluna sudah mengusik perhatian darinya. Hanya saja karena ia begitu menyayangi Bibinya ini, Ale terpaksa berpura-pura untuk membenci dan memendam rasa cinta untuk Laluna.

"Kenapa kamu diam? Apakah kamu lupa bagaimana wajahnya?" tanya Nyonya Hana menyelidik.

"Astaga ...." Nyonya Hana menepuk jidatnya.

"Andai kamu bertemu dengan Bibi sebelum tinggal di sini, sudah pasti akan Bibi kenalkan padamu."

Ale menggeleng lalu mengalihkan pembicaraan barusan.

"Bibi, enak nggak makanannya?"

Nyonya Hana mengangguk lalu kembali menyantap makanannya dengan cepat.

"Enak banget, malah!"

"Syukurlah kalau begitu."

Selepas mengobrol sebentar, Nyonya Hana kembali melanjutkan acara makannya. Ia takut jika jam besuknya habis. Maka kesempatan untuk makan makanan enak akan habis.

Ale membiarkan Bibinya makan enak kali ini. Lalu setelahnya ia akan mencari Laluna.

"Semoga saja Bibi tidak akan tahu apa yang akan lakukan setelah ini," gumam Ale.

Bayangan indah tubuh Laluna sudah berputar putar di dalam pikiran Ale. Namun, bukan itu yang menjadi tujuan utamanya. Karena bagaimana pun, Ale hanyalah sepupu dan tidak akan mendapatkan Laluna.

"Sebaiknya aku menemukannya lebih dulu baru memikirkan langkah selanjutnya."

Belum sempat berbicara banyak, ternyata jam besuk napi sudah selesai.

"Dua hari lagi kamu bisa ke sini lagi, ok."

"Oke, Bi. Kalau kamu butuh tempat tinggal silakan datang ke rumah pamanmu. Meskipun dia membenciku bukan berarti dia juga membecimu!"

Ale mengangguk lalu segera pergi meninggalkan tempat itu. Tujuan utamanya bukan lagi ke rumah Tuan Han, melainkan apartemen yang sudah ia sewa.

Meskipun Ale pulang sendiri, ia tidak mau tinggal di rumah Bibinya. Ale lebih memilih untuk tinggal sendiri agar lebih nyaman berbuat sesuka hati.

"Akan lebih baik jika aku segera ke apartemen. Soal Laluna dan Angel aku bisa mencari mereka besok. Badanku terlalu lelah."

Kini Sean dan juga Laluna sudah berada di dalam apartemen miliknya. Kini Laluna sedang bersiap untuk memasak. Akan tetapi telepon Sean berdering.

"Sean, ponsel kamu bunyi!" teriak Laluna dari dapur.

Sementara itu Sean sedang mandi, sehingga tidak mungkin juga ia membawa ponsel miliknya ke dalam kamar mandi. Sayangnya ponsel Sean berdering terus sehingga mau tidak mau Laluna segera mengangkatnya.

"Tidak mungkin Sean marah, kan kalau aku mengangkat ponselnya?"

Laluna mencuci tangannya lalu segera mengangkat ponsel Sean.

"Hallo, Sean kenapa kamu lama sekali mengangkat ponsel? Aku sudah lama menunggu kamu di bandara!"

Laluna tampak tidak mengucapkan sepatah kata pun, dia lebih memilih mendengarkan ocehan dari seorang wanita dari seberang sana daripada menanggapi ucapannya.

"Sebenarnya ini suara siapa? Kenapa aku merasa asing dengan suaranya."

Sedangkan wanita yang baru saja turun dari pesawat itu terus mengomel tanpa memberi jeda padanya. Sehingga Laluna sama sekali tidak bisa mengatakan apapun.

"Biarlah dia mengomel sesuka hati. Daripada nanti Sean lebih kena omelan darinya?" pikir Laluna di dalam hati.

Tidak berapa lama kemudian, Sean sudah selesai mandi, dengan handuk sebatas pinggang dia keluar dan berjalan ke arah Laluna. Melihat Laluna sedang mendengarkan dengan seksama sambungan telepon dari sebelah membuat Sean berniat untuk mengagetkannya.

Kedua tangan Sean langsung memeluk pinggang ramping milik Laluna hingga membuatnya berteriak.

"Arghhhh, Sean kamu nakal!" pekik Laluna kesal.

Rencananya untuk menyembunyikan suaranya gagal sudah, apalagi sambungan telepon itu belum terputus. Secara otomatis suara Laluna terdengar sampai seberang sana.

"Sean, siapa dia?" ucapnya lirih.

Raut wajah wanita cantik itu seketika cemberut. Ia merasa jika kedudukannya sudah pasti tergantikan olehnya. Kini dengan segera wanita itu menutup sepihak sambungan teleponnya.

"Dasar Sean jahat! Begitu cepatnya kau melupakan aku, hu hu hu ...."

1
GUSTRIANI, S.Pd.I
bagus cuma agak bingung kadang ceritanya kurang nyambung bab 60 suda menikah bab 61 calon istri
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Wkwkwkwk dah jujur aja kalau dia mantan km saen.... seblom perang dunia pindah🤭🤭🤭
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Kau kawan lama atau mantan pacar nihhh🤭🤭🤭
Kar Genjreng
guling nya hangat ya Lun Lun 😁😁...pentesan pules ga taunya di peluk Sean hahahaha lucu 🤭🤭♥️♥️🌹🌹
Kar Genjreng
ahhh dengan tidak sengaja nyonya hana mengaku telah membunuh ibu Laluna...semoga ayah nya sadar bahwa yang membunuh istrinya ada lah istri mudanya.....terkadang hal perbuatan jahat...di simpan rapat2 lama kelamaan juga akan ketauan juga..... beruntung Sean ketemu Laluna...jadi gagal di jodohkan dengan angel..sudahlh chiisty saja jodohnya gel
Kar Genjreng
semoga berjodoh ya Bos Sean sama Laluna...untuk leo Kamu akan menyesal sudah dua kali ingin mbunuh Sean ...tetapi Tuhan masih mau menyelamatkan Sean yang baik 🤫🤫🤭🤭😮😮
Kar Genjreng
beruntung Sean cepat tanggap dan Laluna juga cepat membamtu cari Jo... ohh berti Leo yang mencelakai..
Sean kedua kali nya...tunggu pembalasan darie Jo Leo ♌♌.
Kar Genjreng
ha ha 🤭😮😮 Laluna Gadis Bar Bar yang membuat berdebar-debar...kaum Pria...😁😁🤩🤩💪💪
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: terima kasih kak, semoga suka 🙏
total 1 replies
Kar Genjreng
duaaarrr hati Laluna hampir mau meledak ketemu si Arogan pujaan hati kangen...di peluk sama Sean..😄😄💪💪💪♥️♥️
Kar Genjreng
berarti Lun Lun kerja di kantor Mr Arogan Sean.


dunia sempit ya Lun 😁😁 diusir dari kost merantau ke kota ketemu orang mencari orang bisa gambar...eh memang jodoh Lun ketemu deh sama Arogan Sean aasiap semangat 🤗🤗💪💪😄😄
Kar Genjreng
bu kost duit mataan ...besok di lunasin sama CEO 🤣🤣🤭😮 Ganteng..
Kar Genjreng
mulai saat ini nasib mu di tangan Sean...aman 🤗🤗🤣🤣...belum tau kan siapa Sean...utang Mu akan segera lunas...tunjukan Bar Bar Mu Laluna.😁😁😁🤩🤩🤩
Kar Genjreng
ohhh ada yang jahatin Sean...
pengitian CEO...tereng muncul CEO lama Sean....oh semua melongo mirip kerbo....ooooo...kocak CEO Arogan kekasih Aluna...Luna kasian di tinggal...😭😭😭🤫🤫🤫
Kar Genjreng
nyoba mampir semoga bagus 💪💪...
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
sabar saen... jgn guna i. ke aroganan dri mu saat ini... kau akan segera jd bapak... ok...
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Betulllllll🤣🤣🤣🤣
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Wahhhh btul tuhhhh... nyoya ku LG ngidam... wahhh saen top cer jg.. langsung jd wkwkwkwk
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Cinta emang datang karena terbiasa bersama
Cinta emang datang jika kita saling mengisi d dalam perbedaan.
cinta emang datang ngk terduga.
cinta sejati hadir kalau sesama pasangan saling mengerti dan menghargai pasangany...dan sadar akan hak dan kewajiban masing"🥰🥰
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Mantapp.. bergerilya... kemana-mana... dan akhir y tempur jg
☘𝓡𝓳✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Astagahhhh ..😳😳😳 ini mah sarapan yg bikin dedekserrr bukan bikin kenyang ... tp bikin melayang🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!