NovelToon NovelToon
Chef Do

Chef Do

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Kontras Takdir / Romantis / Balas Dendam / Konflik etika / Gadis Amnesia
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: originalbychani

Seorang wanita bernama Eun Chae hampir memutuskan untuk mengakhiri hidupnya yang membosankan setelah mendapatkan diagnosa mengidap penyakit linglung atau amnesia di usianya yang baru 30 tahun. Terlebih parahnya, Eun Chae tidak ingat bagaimana dirinya telah kehilangan kedua orang tuanya setahun yang lalu, dalam sebuah kecelakaan saat berlibur ke luar negeri. Siapa sangka pria yang menolongnya ternyata seorang chef terkenal di media sosial?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon originalbychani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 10 : Menggapai Mimpi

Setelah genap 10 hari, tanggal dan informasi seputar kompetisi memasak tahap kedua yang dinantikan oleh Chef Do mulai diumumkan.

"Apa Chef yakin aku boleh membantu saat kompetisi?" tanya Eun Chae, yang merasa baru saja mendapatkan tanggung jawab besar.

"Tentu saja. Menurut peraturan, setiap peserta memerlukan seorang asisten untuk berpartisipasi dalam tantangan mendatang," ulas Chef Do.

Walau diberi penjelasan seperti apapun, Eun Chae masih saja bimbang dan takut mengecewakan gurunya.

"Kenapa wajahmu lesu? Bukankah itu berita menarik?" tanya Chef Do penasaran.

"Uhm.. Aku hanya belum pernah menampilkan diri di harapan banyak orang. Apalagi, aku adalah asisten Chef Do. Pasti wartawan dan pengguna media sosial akan menyorotku," kata Eun Chae jujur, sambil melipat tangan dan menatap ke bawah seperti berdoa.

Melihat Eun Chae yang sedikit gemetar, Chef Do membungkukan tubuhnya yang tinggi dan menepuk pelan punggung tangan wanita itu.

Mendadak, jantung Eun Chae berdegup kencang dan pipinya merona lagi.

"Kenapa sekarang wajahmu semerah selai stroberi? Jangan khawatir, kamu pasti bisa. Lagipula, aku takkan memarahimu di hadapan publik," ucap Chef Do, seraya tersenyum lembut.

Kini, Eun Chae hanya gugup karena ditatap oleh pria tampan yang sedikit menggodanya itu.

"Iya, Chef," jawabnya polos.

Keduanya beralih pada televisi yang telah menyala saat mendengar berita penting.

Pemirsa, untuk memeriahkan kompetisi memasak nasional yang sedang panas di internet, Bapak Calon Pejabat Lee akan mensponsori dan memberi dukungan sepenuhnya bagi para chef muda berbakat. Beliau juga menambahkan, bahwa salah seorang peserta adalah chef idolanya. Siapa lagi, jika bukan Chef Do yang terkenal itu? Ataukah Chef Na Rae yang menduduki posisi teratas untuk saat ini?

Sebelum berkata-kata, Chef Do memperhatikan reaksi Eun Chae yang masih menonton televisi. Namun, kali ini pria itu tidak dapat menebak pikiran Eun Chae.

"Kamu tidak apa-apa? Bagaimana perasaanmu sekarang?" tanyanya memastikan.

"Gugup. Tapi, aku senang karena bisa membantu Chef meraih mimpi," jawab Eun Chae akhirnya, setelah terdiam selama beberapa detik.

Mendengar kalimat wanita itu, entah mengapa Chef Do sedikit terpana.

"Sungguh?" tanya pria itu lagi.

"Tentu saja," respon Eun Chae, lalu tersenyum.

Pria itu nampak berpikir sejenak, kemudian mulai menceritakan sesuatu.

"Biasanya, saat aku memperkerjakan seseorang, aku akan dicurigai sebagai bos yang arogan. Rumornya, aku sering bertindak semena-mena dan merendahkan orang lain," katanya secara terbuka.

Mendengar pengakuan semacam itu, Eun Chae tiba-tiba merasa bersalah.

"Begitu ya.. Pasti Chef Do punya alasan pribadi yang tak mudah dijelaskan," ujar Eun Chae sedih.

"Baru kali ini, ada seorang teman yang sepertimu. Aku jadi merasa tenang," tambah Chef Do, lagi-lagi tersenyum hangat.

Kalimat itu tidak terduga dan amat menyentuh bagi Eun Chae. Wanita itu membalas senyuman Chef Do dengan tulus, mungkin dirinya belum pernah merasa sebahagia ini.

"Tenang saja. Waktu kita untuk bersiap masih cukup banyak. Aku akan terus mengajarimu, agar kamu lebih yakin dengan kemampuanmu sendiri," terang Chef Do.

"Ok, Chef. Aku berjanji tidak akan kabur dari sisimu di saat peranku dibutuhkan," balas Eun Chae ramah.

Bagaikan persahabatan yang sah, keduanya bersepakat untuk saling mendukung.

Sementara itu, di kantor pribadi sebuah perusahaan besar, suasana tegang tengah memuncak.

"Bisa-bisanya, kau membiarkan perempuan itu pergi! Bagaimana jika dia berbohong dan akhirnya menuntutmu? Apa kau ingin membuat malu ayahmu sendiri dengan kesalahanmu itu, hah?" bentak seorang pria paruh baya, yang tak lain adalah Bapak Lee.

Putranya yang bernama Lee Seong Jun itu kini bersujud di hadapan sang ayah, hanya untuk dicerca dan dipukuli. Dia tidak melawan, karena paham akan risikonya.

Entah semenjak kapan Seong Jun harus menerima perlakuan keras dari ayahnya, pada akhirnya semua itu akan berlalu seperti tidak terjadi apapun.

Demikianlah, Bapak Lee meninggalkan putranya seorang diri setelah meluapkan emosinya.

"Sialan," umpat Seong Jun, seraya bangkit berdiri dan meludahkan sedikit darah di mulutnya.

"Tuan Muda, Anda baik-baik saja?" seru pria berinisial M, yang dapat dianggap sebagai pengurus Seong Jun.

"Antar aku ke rumah Kim Eun Chae. Hari ini aku akan menyelesaikan urusanku dengan wanita bodoh itu," kata Seong Jun kasar.

"Baik, Tuan," jawab M, lalu berjalan mendahului majikannya menuju tempat parkir.

Seketika mobil Seong Jun tiba di depan pagar rumah Eun Chae, pria itu turun dan mencari cara untuk masuk. Itu karena sebelumnya dia menggunakan sidik jari Eun Chae, saat wanita itu tidak sadarkan diri.

"Wanita sialan ini pasti takkan mau membukakan pintu. Apa dia sedang bersembunyi di dalam rumah?" geram Seong Jun, sambil mendobrak dan mengguncang pagar.

"Anda siapa?" tanya seorang wanita yang kebetulan lewat.

Walau gusar, Seong Jun menjawab pertanyaan wanita asing itu.

"Saya tunangan putri tunggal pemilik rumah ini. Belakangan ini dia sendirian di rumah sebesar ini, namun bersikap kekanakan dan tidak mau membukakan pintu," jelasnya.

"Tunangan? Berarti Anda sudah mendengar kabar bahwa pemilik rumah ini telah meninggal dunia setahun yang lalu, bukan? Wajar saja jika rumah ini tiba-tiba kosong."

Pernyataan wanita tak dikenal itu mengejutkan Seong Jun.

"Meninggal dunia? Bukannya pemilik rumah ini sedang kabur?" desaknya ingin tahu.

"Sepertinya, Anda sudah lama tidak menonton berita. Mohon jangan membuat keributan disini," ujar wanita itu, lalu meninggalkan Seong Jun.

Walau terdengar formal, sudah jelas Seong Jun akan diusir oleh penghuni setempat jika membuat onar lagi.

"Kurang ajar! Dia pikir aku penagih hutang?" amuk Seong Jun, seketika menyadari maksud wanita tadi.

"Tuan Muda. Menurut saya, lebih baik kita pergi dulu dan kembali lagi dalam waktu dekat," bujuk M, lalu menuntun Seong Jun kembali ke mobilnya.

"Sebenarnya, apa yang telah terjadi setahun yang lalu? Mengapa tidak ada yang memberitahuku? Saat itu, aku sedang berada di Amerika karena ayah menyuruhku--," celoteh Seong Jun marah di dalam mobil, namun tidak mampu melanjutkan kalimatnya.

M hanya mengangguk setuju melalui kaca spion depan dan tidak berani berkomentar, hingga melajukan mobil menuju bar langganan Seong Jun.

Di sisi lain, Eun Chae sedang asyik membayangkan dinamika kompetisi, momen para chef hebat beraksi, hingga kemenangan Chef Do. Oleh karena itu, dirinya semakin giat berlatih.

"Jika kita melakukan semuanya dengan baik, kelak kemungkinan diundang tampil dalam beragam acara televisi akan cukup besar. Aku sangat memerlukan dukungan dan promosi untuk membuka restoranku sendiri," jelas Chef Do.

"Ok, Chef. Aku akan berusaha sebaik mungkin agar tidak mengecewakanmu," balas Eun Chae mantap.

Mampukah Eun Chae mempertahankan keyakinan kuatnya hingga akhir, bila seorang lawan yang kejam berusaha mengembalikan ingatan pilunya secara paksa?

- Bersambung -

1
Luca
garagarany udah ktmu yun seok wkwkk
Luca
hmmn ada sesuatuu tu
Penulis Soi
sipp👍
Penulis Soi
omgg🤭🤣
Penulis Soi
wahhh 😍
Penulis Soi
ngakakk loe chae 🤣🤭
Little Cat
Hiiikk sereeemm
Little Cat
eun chae ketemu cwe yg sifatny kebalikan ama dia 🤔 penasaran gue baklan gmn
Tuan Gong
menggugah selera makan + selera baca💯👍🏻happy CNY in advance utk authornyaa.
Tuan Gong
hmmm antagonis muncul.💪
Tuan Gong
kerennn bro💪
Tuan Gong
karakter cwekny jg mantapp👍
Tuan Gong
pria sejatii tuh👍 kalau jatuh cinta n menghargai pasangan.
Tuan Gong
wakkk mantaps broo👍
Tuan Gong
astagaaa kasian bgt lu eun chae
Tuan Gong
mauuu
Tuan Gong
Wih kerenn💪
Tuan Gong
wahhh
Tuan Gong
Hhhh yaa ituu👍
Tuan Gong
Jantan💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!