NovelToon NovelToon
Cinta Yang Menyakitkan

Cinta Yang Menyakitkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:21.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: rosshie

Vera Amalia umur 21 tahun, dia adalah seorang mahasiswi yang sangat cantik. Dia adalah idola kampus. Banyak cowok-cowok yang mengejar-ngejar dia, tapi hati vera sudah terpaut kepada seorang cowok yang rupawan, sebut saja namanya Dion. Mereka sudah pacaran cukup lama. Vera sangat mencintai Dion, tapi tidak disangka-sangka ternyata Dion berselingkuh dengan sahabat Vera..

Kira-kira apa ya yang akan dilakukan Vera saat dirinya mengetahui perselingkuhan sang pujaan hati dengan sahabat terbaiknya. Ikuti terus ceritanya ya..

Cerita aku ini hanya Fiktif belaka, jika ada kata-kata yang tidak menggenakan hati aku minta maaf. Kita ambil sisi baiknya dan kita buang sisi buruknya.

Terimakasih,

🙏🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosshie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terabaikan

Tantri membuka matanya dengan perlahan, dia menatap kearah sofa tempat Dion tidur, tapi dia tidak melihat sosok Dion di sofa.

"Dion kemana ya? ini jam berapa kok dia sudah bangun?" Ucap Tantri sambil melihat jam dinding.

Ternyata sudah pukul 06.30 pagi, dia turun dari ranjang dan melipat selimut, setelah itu Tantri mengambil handuk dalam lemari dan berjalan menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi Tantri keluar dari kamar mandi, dia berjalan menuju lemari dan mengambil pakaiannya, setelah selesai berpakaian Tantri keluar dari kamar dan menuruni tangga. Dia berjalan menuju dapur menghampiri Mama mertua nya.

"Pagi Ma." Sapa Tantri.

"Pagi sayang, ayo duduk sini."

"Dion mana Ma?" Tanya Tantri lalu duduk disamping Mama mertua nya.

"Katanya tadi dia mau kerumah temannya."

"Pagi-pagi begini Ma!" Ucap Tantri kesal.

"Mungkin Dion ada urusan penting sayang."

"Nyonya, makanan sudah siap." Ucap Bik Surti setelah selesai menyiapkan makanan diatas meja makan.

"Makasih bik, sayang ayo sarapan dulu." Ajak Serly.

"Iya Ma, Papa mana Ma?" Tanya Tantri sambil mengambil nasi dan sayur lalu dia letakan didalam piring.

"Papa, ada meeting penting jadi dia berangkat pagi pagi." Sahut Serly lalu memasukan satu suapan ke mulutnya.

"Makan yang banyak ya sayang, biar cucu Mama sehat." Sambungnya.

"Iya Ma." Ucap Tantri sambil menganggukan kepalanya.

"Sayang, maafin Mama ya, Mama sekarang harus pergi, karena Mama sudah ada janji dengan teman Mama. Kamu nggak apa-apa kan dirumah sendirian?" Tanya Serly sambil mengenggam tangan Tantri.

"Iya, nggak apa-apa kok Ma." Sahut Tantri sambil menepiskan senyumannya.

"Kalau begitu Mama pergi dulu" Ucap Serly lalu berdiri.

"Hati-hati ya Ma." Ucap Tantri sambil mencium tangan Serly.

Serly berjalan meninggalkan Tantri dan keluar dari rumah.

"Dirumah sendirian lagi, kemana sih Dion pergi? apa dia sengaja menghindariku? kenapa Dion memperlakukanku seperti ini?

...Keinginanku untuk mendapatkan Dion sudah terwujud, tapi bukan seperti ini yang aku harapkan, aku merasa terabaikan, tidak dianggap sama sekali bahkan Dion tidak memperdulikan aku sama sekali..

...padahal disaat-saat kehamilanku ini aku sangat membutuhkan dukungan dan perhatian dari Dion, tapi apa yang aku dapat, aku diacuhkan, diabaikan, bahkan Dion tidak menyentuhku sedikitpun..

...Dion tidak perhatian sama aku, walau hanya untuk menanyakan apa aku sudah makan? apa aku sudah minum obat? tak pernah aku mendengar Dion menanyakan itu. Bukan kehidupan rumah tangga seperti ini yang aku inginkan." Keluh Tantri

"Coba aku telfon Dion, aku mau tanya dimana dia sekarang."

Tantri mengambil ponselnya dan menelfon Dion.

Tutt..tutt..tutt..

Dion mengambil ponselnya dari saku celananya dan melihat siapa yang menelfon.

"Tantri! mau apa dia menelfonku, aku kesini untuk menghindarinya tapi sekarang dia malah menelfonku." Gerutu Dion lalu menjawab telfon.

"Ada apa Tan?" Sahut Dion ketus.

"Kamu dimana sekarang?"

"Aku dirumah teman,,ada apa?"

"Kamu sekarang lagi menghindariku!" Seru Tantri.

"Mungkin."

"Kenapa kau perlakukan aku seperti ini?" Tanya Tantri kesal.

"Memangnya aku berbuat apa?"

"Kau mengabaikanku, kau tidak perduli sama aku." Sahut Tantri sedih.

"Mungkin itu cuma perasaan kamu aja." Ucap Dion dengan santainya.

"Kamu jahat Dion, aku tulus mencintai kamu, tapi kamu perlakukan aku seperti ini." Ucap Tantri sambil meneteskan air mata.

"Maaf Tan, aku masih ada urusan, aku tutup dulu." Ucap Dion lalu mematikan telfon.

"Ahhhhhh sial, brengsek kamu Dion." Teriak Tantri marah.

»»»»

Dion meletakan ponselnya diatas meja, dia lalu menyandarkan tubunya ke punggung sofa.

"Siapa yang menelfon?" Tanya Rio penasaran.

"Tantri."

"Kamu masih mendiamkan Tantri."

"Heemmm."

Dion sebenarnya enggan membahas soal Tantri.

"Kamu nggak kasian sama Tantri, dia itu sekarang adalah istri kamu dan dia lagi mengandung anak kamu, kenapa kamu sama sekali nggak perduli?"

"Aku bukannya nggak perduli, tapi aku nggak bisa lama-lama bersama Tantri, kamu tau sendirikan Tantri itu orangnya seperti apa. Semalam aja dia merayuku untuk tidur dengannya." Ucap Dion sambil mengingat kejadian kemarin malam.

"Hahahaha." Rio tertawa.

"Kenapa kamu malah tertawa?" Tanya Dion kesal.

"Kamu ini aneh ya Dion, semalamkan malam pertama kalian, jadi ya wajar dong Tantri minta itu sama kamu." Sahut Rio sambil menahan tawanya.

"Iya aku tau, tapi aku nggak mau melakukan itu sama Tantri."

"Memangnya kenapa? bukannya dulu kamu begitu bernafsu kalau melihat tubuh Tantri." Ledek Rio.

"Itu dulu, sekarang aku sudah tidak tertarik."

"Memangnya kenapa? apa karena dia sedang hamil? tapikan perutnya masih kecil, jadi masih sexsikan." Goda Rio.

"Bukan karena itu, ya aku nggak ingin aja, aku masih mengharapkan Vera kembali lagi sama aku, aku akan tetap menunggunya." Ucap Dion sambil menatap langit-langit ruangan.

"Dion, jangan lah kamu menunggu orang yang nggak mungkin akan kembali lagi sama kamu, lebih baik kamu mencoba membuka hati kamu untuk Tantri, dia itu ibu dari anak kamu, dan juga istri kamu." Ucap Rio mencoba menasehati Dion.

"Aku sudah berusaha melupakan Vera, tapi aku nggak bisa, cintaku begitu besar ke Vera. Walaupun aku nggak mendapatkan Vera, aku akan tetap menunggunya walau sampai tua pun."

"Kamu ini keras kepala ya Dion, kalau kamu seperti ini terus, apa kamu nggak kasian sama orangtuamu? kalau kamu nggak akan menikah lagi setelah cerai dari Tantri?" Tanya Rio sambil menggelengkan kepalanya.

"Mereka nggak akan marah, karena aku sudah memberikan mereka cucu sebagai penerus keluarga ini."

"Ya kalau anak kamu cowok, kalau cewek?" Tanya Rio dengan nada serius.

"Ya nggak apa-apa." Sahut Dion dengan santainya.

"Oya Rio, sebentar lagikan kita lulus kuliah, kamu mau kerja dimana?" Tanya Dion sambil menegakkan duduknya.

"Aku mau meneruskan usaha orangtua aku, karena aku anak satu-satunya, jadi mau tidak mau aku harus melakukannya. Kalau kamu?" Tanya Rio balik.

"Mungkin sama kayak kamu."

"Oya Dion, gimana dengan kuliah Tantri?" Tanya Rio penasaran.

"Aku nggak tau, kalau dia mau tetap kuliah aku nggak akan melarang, tapi kalau dia mau keluar aku juga nggak akan menghalangi."

"Memangnya Tantri nggak bilang apa-apa sama kamu?" Dion menggelengkan kepalanya.

"Gimana mau bilang, kita nggak pernah mengobrol berdua."

"Gila kamu! masa sudah tinggal serumah kalian nggak pernah ngobrol?" Seru Rio terkejut.

"Ya kan resepsinya selesainya malam, terus habis itu aku langsung tidur." Dion menghela nafas panjang.

"Udah nggak usah membahas Tantri, mendingan kamu ceritain gimana hubungan kamu sama Serly?" Tanya Dion mencoba mengalihkan pembicaraan.

⭐⭐⭐⭐

1
Firgi Septia
udah tau licik kenapa bisa di jebak berarti kamu yg jadi laki2 pura2 oon dibalik nafsu /Drowsy/
Firgi Septia
mustinya mamanya dari awal nasehatin anaknya klo perbuatannya TDK baik ini baru sekarang nyadar ya/Drowsy//Drowsy/
Firgi Septia
buat apa maafin sahabat yg seperti itu/Puke/
Firgi Septia
lucu perempuan murahan ya begitu padahal dia yg rebut tunangan orang TDK sadar diri /Puke/
Firgi Septia
ya yang nggak rela mustinya Vera dulu karna kamu udah nyakitin dia menusuk sahabat sendiri /Puke/
Firgi Septia
tuh mamanya aja sadar kelakuan anaknya yg TDK benar emang perempuan jalang murahan mau nyakitin sahabat sendiri kayak TDK ada laki2 lain saja
Firgi Septia
buat apa jg kasihan sama sahabat kamu yg udah menusuk kmu dari belakang emang sukurin si perempuan jalang maunya hidup kaya jadi jebak pacar sahabat sendiri/Shame//Shame/
Firgi Septia
makanya jadi laki jangan murahan mau aja di jebak sama perempuan jalang padahal sdh punya tunangan heran karna nafsu aja khilafny berkali2 giliran udah nikahin si jalang TDK mau nyentuh padahal sdh halal berarti di laki2 ini lebih suka hubungan zinah dibanding halal berarti dia cuman jadihin di jalang pelampiasan nafsu padahal udah mau nikah emang dasar laki2 murahan /Facepalm//Facepalm/
Firgi Septia
dasar perempuan sinting dia yg salah dia yg mau balas dendam gila perempuan jalang murahan/Shame//Shame/
Firgi Septia
memang kalau perempuan jalang seperti itu TDK tau malu /Puke/
Firgi Septia
makanya jangan jadi wanita murahan dan menyakiti sahabat sendiri /Puke//Puke/
kadek15
bagus
kadek15
laki² kek gini harusnya udah kena azab
S
Klo kamu gak selidiki kamu gak akan tahu .jangan terlalu percaya hanya dg ucapan cobalah utk selidiki.bukankah itu lebih baik
sifra medline
wah
Sartika Bertha
Kecewa
Elly Watty
season 1 ja cerita nya mngecewakan g bkal deh baca season 2 nya
Rosshie: Season 2 beda kak sama season 1, lebih seru kak ☺️☺️☺️
total 1 replies
Elly Watty
tak doakan Tantri datang n rebut Dion lg biar Vera g da jodoh
Elly Watty
klw hrs balik ma Dion knp g dr dulu ja memaafkan Dion, pke acara pindah kampus n pulang kmpung segala..... cerita ini bnyak bkin kecewa
Elly Watty
percuma meskipun singkatan dr VeOn adalah Vera n Dion coz itu bukn ank Vera tp ank Tantri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!