NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Uncle Noah

Terjerat Cinta Uncle Noah

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Murni / Si Mujur / Tamat
Popularitas:587
Nilai: 5
Nama Author: Rita Sri Rosita

Ninda adalah Mahasiswi asal Indonesia yang berkuliah di Tu Delft Belanda. Pada hari itu untuk pertama kalinya Ninda harus pergi keluar negri naik pesawat seorang diri, saat akan melakukukan check in Ninda mengalami kecelakkan yang di akibatkan oleh kelalayannya sendiri, saat itu lah dia bertemu dengan seorang pria bernama Noah, pertemuan itu meninggalkan kesan, namun Ninda tak berfikir akan beretemu lagi dengan pria itu, sampai akhirnya di pertemuan keluarga yang di adakan di kediaman Tonny Ayah Tiri Ninda dia bertemu lagi dengan Noah yang ternyata adalah adik sepupu Tonny ayah Tiri Ninda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Sri Rosita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hubungan Yang Terungkap

Hal itu membuat Ninda dan Noah merasa terganggu akhirnya mereka memutuskan untuk pergi bersama.

"Siapa sih, kurang ajar sekali," ucap Ninda kesal.

Mereka berlahan menghampiri pintu Ninda coba mengintip namun tak bisa melihat dengan jelas.

Akhirnya dia memberanikan diri untuk membuka pintu itu berlahan.

Ninda dan Noah terkejut ketika melihat Raya dan Tonny di depan pintu.

"Noah!" seru Raya sambil menatap Noah dari bawah sampai atas.

Raya seketika merasa emosi melihat kondisi Noah yang hanya memakai kaos oblong dan celana kolor.

Kemudian Raya melirik Ninda yang memakai stelan piyama.

"Aku kebetulan sedang mau minta gula" ucap Noah semakin membuat Raya emosi.

"Aku baru saja mau pergi," ucap Noah lagi.

Mata Raya membelalak ke arah Noah. Sedang Tonny tampak menatap Noah dengan serius.

"Kamu tak menyuruh kami masuk," ucap Tonny sambil melipat tangannya.

"Eh iya, silahkan masuk," ucap Ninda gelagapan.

"Kau juga!" ucap Tonny sambil menatap Noah tajam.

Mereka ber 4 pun duduk di Ruang tengah, tak ada sepatah kata pun yang ke luar dari bibir mereka.

"Mamah mau ke kamar mandi" ucap Raya sambil menatap Ninda.

"Eh, Iya mah silahkan," wajah Ninda panik di tatapnya Noah.

Namun Noah hanya mengangguk memberikan Isyarat untuk membiarkan saja.

Raya membuka pintu kamar Ninda kemudian berjalan menuju kamar mandi.

Matanya sejenak memperhatikan tempat tidur Ninda yang tampak berantakan, Raya menghela nafas sambil kembali berjalan masuk ke kamar mandi.

Dia memeperhatikan semua alat-alat mandi yang ada di sana.

Pertama dia melihat dua buah sikat gigi. Kemudian dia menemukan pisau cukur, dan yang membuatnya semakin geram adalah dia melihat sabun dan shampo khusus laki-laki. dia semakin yakin kecurigaanya kepada Ninda dan Noah benar.

Dia kemudian membongkar tempat sampah yang ada di kamar mandi.

Dia menemukan beberapa Kondom yg sudah di gunakan,Nafas nya sedikit berat tubuhnya seketika gemetar.

Kemudian Raya bergegas menghampiri Ninda.

Raya yang sudah tak terbendung emosinya langsung menghampiri dan mendekat ke arah Ninda dan menamparnya.

Raut wajah Raya berubah penuh amarah airmatanya menetes, Raya mencoba memukul Ninda namun Noah menghalanginya.

"Ada apa ini?"

Tonny yang melihat hal itu kemudian menahan Raya dengan kedua tangannya.

"Teganya kau, putri ku masih 19 tahun," teriak Raya kepada Noah. tubuhnya masih  bergetar.

"Sayang tenang," ungkap Tonny sambil menarik tubuh Raya menjauhkannya dari Ninda dan Noah.

"Raya aku akan menjelaskannya," ucap Noah.

"Apa yang ingin kau jelaskan, apa tidak ada perempuan lain kenapa harus Ninda," ucap Raya masih terlihat marah.

"Aku tidak tau, aku tidak bisa menjelaskannya,"ucap Noah sambil menatap Raya dan Tonny.

"Raya, aku minta maaf aku tidak memberitahu mu tentang hubungan kami," ungkap Noah lagi  pelan.

"Diam kau," sahut Raya sambil menatap Ninda tajam, Ninda tampak ketakutan tangannya tampak gemetaran sekarang.

"Kalian tinggal bersama?" Tanya Raya menatap mereka berdua dengan tajam.

"Iya kita tinggal bersama." Ungkap Noah.

"Ninda, Apa yg sudah kamu lakukan, di mana rasa malu mu," ungkap Raya masih melotot ke arah Ninda.

"Apa ini yang aku ajarkan pada putri ku," teriak Raya lagi.

"Maafin Ninda mah,"ucap Ninda pelan.

Tonny sedikit merasa kaget melihat reaksi Raya, menurutnya hal ini bukan masalah yang besar.

"Sudah lah sayang, mereka sudah dewasa" ungkap Tonny mencoba menengkan istrinya.

"Dewasa apanya putri ku masih 19 tahun," kali ini Tonny yang kena semprot.

"Dan kau kenapa kau diam saja?" mata Raya melirik Noah sekarang.

"Raya, aku mencintai Ninda," ungkap Noah menatap ke arah Tonny dan Raya.

"Cinta kau bilang, kau baru putus dengan Sarah," ungkap Raya.

"Aku bisa jelaskan," ucap Noah menjelaskan dengan sabar menatap Raya.

"Kau bisa mendengarkan penjelasan ku?"

Raya terdiam mencoba menenangkan dirinya sekarang.

"Baik lak aku akan mendengarkan mu," ucap Raya lagi sambil mengatur nafasnya.

"Aku sudah menyukai dan mencintai Ninda jauh sebelum aku bertemu Sarah, awalnya aku ragu dengan perasaan ku" Noah terdiam sejenak masih menatap ke arah Raya dan Tonny.

"Aku sudah mencoba melupakan Ninda aku sudah mencoba berhubungan dengan Sarah, tapi aku tidak bisa melupakan Ninda," ungkap Noah membuat Ninda meneteskan air mata. Seketika Raya dan Tonny terdiam.

"Apa rencana mu, dengan hubungan ini," Tanya Tonny kali ini mulai bicara.

"Aku harap kalian merestui hubungan kami," Sahut Noah  kali ini sambil menggenggam tangan Ninda.Ninda hanya menunduk tak berkata apapun.

"Ninda apa penjelasan mu?" ungkap Raya kali ini emosinya mulai sedikit mereda.

"Aku juga mencintai Uncle Noah, aku harap mamah mengijinkan aku untuk bersama Uncle," ucap Ninda pelan masih menunduk kepala.

"Kau serius dengan Ninda?" Tanya Raya lagi, menatap tajam ke arah Noah.

"Tentu saja, aku bisa menikahinya segera, jika itu bisa membuat mu percaya pada ku," seketika Ninda membelalak ke arah Noah. kemudian Ninda menatap wajah Raya dan Tonny.

"Apa Uncle Jonathan sudah tau tentang hubungan kalian?"tanya Tonny  dia bisa lebih tenang ketimbang Raya. Noah menggeleng seraya berkata.

"Papah ku sudah tau aku punya pacar, tapi dia tidak tahu kalau pacar ku itu Ninda," Ungkap Noah mejelaskan.

"Kapan kau akan memberitahu Uncle Jonathan?" Tanya Tonny lagi dengan nada serius.

"Aku akan memberitahunya segera, lagi pula kalian sudah tahu, jadi kapan pun tak masalah," ungkap Noah tegas.

"Sayang kau dengar, sepupu ku bukan pria bajingan seperti yang kau pikirkan," mata Raya melotot ke arah Tonny.

"Noah kau tau, Ninda masih muda dia belum pernah berpacaran. Karena aku selalu menjaganya," Raya Mulai nyerocos lagi.

"Dan aku tidak menyangka kau yang merusak anakku," Raya  tampaknya masih sangat kecewa.Dia berusaha menenangkan dirinya dengan menarik nafas panjang.

"Aku sering berfikir seperti itu, tapi aku tak bisa melepaskan Ninda," ucap Noah menatap ke arah Tonny dan Raya.

"Aku sangat mencintainya"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!