tidak untuk -21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dy anggraini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 35
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA BERIKAN BINTANG LIMA YA DAN TINGGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA LIKE KOMEN VOTE
MASUKKAN JUGA KE DAFTAR VAFORIT KALIAN YA .....TERIMAKASIH
💗❤️💗
Di kantor Bima baru saja selesai memimpin rapat dengan para dewan direksi tiba tiba mendapat kabar dari Edo asistennya bahwa Dara tadi di supermarket tak sengaja bertemu dengan Alex.
"Tuan Bima tadi saya mendapat kabar dari anak buah anda yang bertugas mengawasi istri anda nona Dara, bahwa nona Dara tadi waktu ke supermarket tidak sengaja bertemu dengan tuan Alex" ujar asisten Edo yang membuat Bima terkejut.
"Apa? terus mereka berkata apa lagi do?" tanya Bima dengan mengepalkan tangannya karena terbakar api cemburu.
"Mereka bilang tuan Alex yang menyapa nona Dara terlebih dahulu tapi nona Dara berusaha menghindar tuan, setelah itu nona Dara langsung pergi" jelas Edo yang membuat Bima sedikit lega.
"Kenapa kamu gak bilang langsung padaku tadi do?" tanya Bima.
"Maaf tuan tadi tuan sedang memimpin rapat jadi saya fikir akan menyampaikan kepada tuan setelah selesai rapat"
"Lain kali kalo ada kabar apa saja tentang istri saya langsung saja bilang ke saya tidak usah menunggu nanti nanti walaupun aku sedang memimpin rapat sekalipun karena itu lebih penting, kamu ngerti kan do?"
"Baik tuan saya mengerti lain kali akan langsung saya sampaikan"
"Ya udah mana ponsel saya" ujar Bima yang meminta ponselnya ke Edo pasalnya selama rapat berlangsung ponsel Bima di bawa sama Edo.
"Ini ponsel anda tuan kalau begitu saya permisi dulu tuan"
"Hemmmmm...." jawab Bimahanya dengan sebuah deheman.
Setelah Edo memberikan Ponsel milik tuannya Edo langsung keluar dari ruangan Bima karena masih ada banyak pekerjaan yang harus Edo selesaikan.
Bima yang mendapat kabar bahwa Dara tidak sengaja bertemu dengan Alex Bima langsung menghubungi istrinya saat itu juga.
"Iya hallo mas" jawab Dara di sebrang sana saat sambungan telfonnya sudah terhubung.
"Kamu lagi di mana sayang ?" tanya Bima.
"Baru pulang dari belanja mas, kenapa?" jawab Dara dengan balik bertanya.
"Owh gak pa pa kamu mau masak apa sayang?"
"Mmmm memangnya mas Bima mau di masakin apa?"
"Rica rica ayam, udang krispi sama capcay boleh sayang buat makan siang" ujar Bima yang memang menyukai makanan itu.
"Ya udah nanti Dara masakin itu buat mas Bima" jawab Dara dengan senang hati.
"Anterin ke kantor ya sayang nanti biar supir yang anterin kamu ke sini" titah Bima yang langsung di iyakan oleh Istrinya.
"Siap bos" jawab Dara dengan gaya hormat padahal Bima gak melihatnya.
"Ya udah sayang aku mau lanjut kerja lagi tapi kasih vitamin dulu ya" ujar Bima yang membuat Dara bingung.
"Vitamin apa mas? nanti biar Dara sekalian beliin di apotik?" jawab Dara yang tidah faham dengan maksud suaminya.
"Aduh sayang vitaminya gak ada yang jual cuma kamu yang punya"
"Ha cuma Dara yang punya? tapi Dara gak punya vitamin mas" jawab Dara dengan polosnya yang membuat Bima jadi tepok jidat memang ya istrinya itu masih polos.
"Istri aku polos banget si maksudnya itu kiss dulu" ujar Bima yang baru membuat Dara paham.
"Owh......"
"Kok cuma owh sih sayang mana kissnya"
"Mmmmmuachhh......udah kan? sekarang mas Bima lanjut kerja sana" ucap Dara dengan wajah merona untung Bima gak melihatnya.
"Mmmucahh juga sayang" balas Bima yang lalu mengakhiri panggilannya.
💗❤️💗
Hari ini Citra datang ke apartemen Kenzo karena udah beberapa hari tak ada kabar dan tidak biasanya Kenzo begitu, makanya Citra memutuskan menghampiri Kenzo ke apartemennya berharap Kenzo belum berangkat ke surabaya.
setelah Citra sampai ke apartemen Kenzo Citra Serusaha membuka pintunya tapi ternyata tidak bisa karena ternyata paswordnya sudah di ganti sama Kenzo.
akhirnya dengan kesal Citra menekan bel apartemen Kenzo tapi tak kunjung di buka dan gak lama citra melihat kenzo keluar dari apartemen sebelah.
"Loh ken kamu dari apartemen siapa?" tanya Citra.
"Citra kamu ngapain kesini?" jawab Kenzo dengan balik bertanya.
"Ya mau ketemu kamu lah sayang" jawab Citra dengan tak tau malunya.
"Kamu tau dari mana kalau aku masih di jakarta?" tanya Kenzo.
"Ya filing aja sih abisnya kamu biasanya nemuin aku dulu sebelum balik ke surabaya tapi ini gak, jadi aku berfikir kamu belum balik jadi aku ke sini aja eh ternyata bener kan kamu belum balik ke surabaya" jelas Citra sedangkan Kenzo hanya menganggukkan kepalanya.
"Owh gitu"
"Kok cuma owh sih sayang, oh iya ini kenapa pintunya kok gak bisa aku buka padahal aku udah bener lo paswordnya?" tanya Citra yang gak bisa membuka pintu apartmennya Kenzo.
"Maaf Cit paswordnya memang sudah aku ganti, aku mau bicara sama kamu kita masuk dulu yuk" ajak kenzo, dan tanpa mereka sadari Riska melihat interaksi antara Kenzo dan Citra, tapi Riska tak mau ambil pusing dengan semua itu.
Sekarang Citra dan kenzo sudah duduk di ruang tamu apartemen Kenzo.
"Kenapa kamu mengganti paswordnya Ken?" tanya Citra dengan tidak suka.
"Ya maaf cit aku memang mengantinya dan aku juga minta maaf kalo aku harus mengakhiri hubungan kita, aku sudah tidak bisa meneruskannya" ujar Kenzo yang membuat Citra terkejut.
"Apa? maksudnya kamu mutusin aku gitu ken, tapi kenapa?" tanya Citra dengan mata yang sudah berkaca kaca.
"Kamu masih nanya kenapa Cit? mungkin ada yang kamu mau jelasin sama aku Cit" ujar Kenzo yang ingin mendengar langsung dari mulut Citra sendiri.
"Jelasin apa sih ken"
"Okey biar aku yang tanya,siapa laki laki yang ada di apartemen kamu waktu itu?" tanya Kenzo yang membuat Citra terkejut.
"Siapa? di apartemen aku gak ada siapa siapa kok ken" jawab Citra mengelak.
"Kamu yakin Cit, mendingan sekarang kamu jujur aja deh Cit dan aku akan menghargai kejujuranmu itu"
"Jujur soal apa lagi sih Ken bukanya aku udah jujur sama kamu kalau aku itu mekakukannya secara gak sadar" jawab Citra yang masih tidak mau jujur.
"Iya tapi selanjutnya secara sadar gitu maksud kamu" ujar Kenzo secara spontan.
"Selanjunya maksutnya apa Ken?" tanya Citra yang pura pura bodoh.
"Kamu melakukan itu gak hanya sekali kan Cit?jujur."
"Ng....ng......gak.....kok ken cuma sekali aja" jawab Citra dengan gugup.
"Terus ini apa?" tanya Kenzo dengan meperlihatkan vidio yang menayangkan Citra dengan Vian yang sedang melakukan hubungan intim di apartemennya.
"I......i...ini..... ti....tidak seperti yang kamu lihat ken , aku bisa jelasin"
"Jelasin apa lagi Cit, bukti itu sudah cukup jelas bukan?"
"Kamu jangan langsung percaya gitu aja Ken mungkin itu vidio cuma editan kan" Citra masih aja berusah mengelak karena Citra gak mau di putusin sama Kenzo.
"Editan kamu bilang, asal kamu tau Cit itu aku sendiri yang vidioin karena waktu itu aku main ke apartemen kamu tapi apa yang aku lihat, aku melihat dengan kedua mataku sendiri cit" jelas Kenzo yang membuat Citra menganga, Citra tidak menyangka bahwa waktu itu Kenzo datang ke apartemennya.
"Ken aku mohon maafin aku, aku janji gak akan mengulanginya lagi" ujar Citra dengan berlutut di hadapan kenzo yang sedang duduk di kursi sofa.
"Maaf Cit aku gak bisa, kamu sudah sangat keterlaluan, hubungan kita cukup sampai disini saja"
"Aku mohon ken jangan putusin aku, aku cinta sama kamu ken"
"Maaf Cit tapi aku gak bisa"
"Ken aku mohon kasih aku kesempatan sekali aja" ujar Citra dengan memohon mohon supaya Kenzo tidak memutuskannya.
"Aku sudah memberimu kesempatan Cit kemarin tapi apa? nyatanya kamu mengingkarinya" Kenzo bener bener sakit hati dengan penghianatan yang Cita lakukan, bagi Kenzo kelakuan Citra sudah tidak bisa di maafkan.
"Ken aku mohon maaafin aku, aku di paksa melakukan itu ken"
"Ck, di paksa kamu bilang? bahkan kamu terlihat pasrah dan menikmatinya, sekarang kamu bisa pergi dari apartemen aku sekarang, karena sudah gak ada lagi yang harus di jelasin sumuanya sudah sangat jelas"
"Ken apa semudah itu kamu putusin aku hubungan kita gak sebentar ken, aku mohon tolong pikirkan lagi" ujar Citra yang masih gak mau pergi dari apartemenya Kenzo.
"Maaf Cit keputusanku sudah bulat" ujar Kenzo telak.
akhirnya citra pergi dari apartemen kenzo dengan menangis karena Citra tak menyangka kenzo akan memutuskannya, setahunya kenzo sangat mencintainya jadi citra fikir kenzo akan memaafkan semua kesalahannya, tapi ternyata tidak kenzo malah memutuskannya, Citra bener bener menyesal kenapa dia mau mau aja dengan ajakan Vian.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
VOTE
BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT UPNYA