IG suliani_cucu
Bijak dalam membaca ya, ini area ibu-ibu rumah tangga.
Hamil karena diperkosa menjadi beban yang berat untuk Elsa Anindita, dia harus menulikan telingnya kala banyak orang yang menggunjingnya.
Apa lagi setelah melahirkan, bebannya makin berat saja. Karena selain mendapatkan gunjingan, Elsa pun harus ekstra bekerja keras untuk menghidupi kedua putrinya.
Beruntung kedua putrinya tumbuh menjadi anak yang sangat pandai dan mempunyai kemampuan di atas rata-rata.
Hingga akhirnya Elsa dipertemukan kembali dengan peria yang memperkosanya, akan seperti apa hubungan mereka pada akhirnya?
Yuk kita kepoin kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rasa Yang Tulus
Aurora dan Aurelia terlihat sangat tegang, mereka sudah seperti akan pergi berperang. Musik sudah mulai terdengar mengalun, beberapa artis ibu kota yang menjadi pembuka acara sedang tampil dengan balutan busana mewah karya desainer ternama dalam negeri.
Mereka bahkan berusaha semaksimal mungkin, untuk menunjukkan suara terbaik mereka.
Gia dan juga Elsa segera menghampiri mereka, Elsa dan Gia berusaha untuk menenangkan hati kedua putri mereka.
"Jangan tegang, rileks. Kalian harus yakin, kalian pasti bisa menampilkan yang terbaik." Gia mengelus lembut punggung Aurora dan Aurelia secara bergantian.
Sebenarnya, Gia merasa tak tega. Rasanya, Gia tak ingin memberikan izin lagi pada mereka untuk bergelut di dunia entertain.
Tapi, Gia juga sadar, jika itu adalah impian mereka. Tak mungkin, jika Gia harus mematahkan semangat mereka.
Aurora dan Aurelia langsung memeluk Gia, dengan erat.
"Terima kasih, Ayah." Ucap Aurora dan Aurelia bersamaan.
"Semangat ya, Sayang. Ini konser penutupan, itu artinya, berikanlah penampilan terbaik kalian. Kalian yang ingin menjadi artis, kalian harus bisa bertanggung jawab dengan pilihan kalian." Elsa mencoba menguatkan kedua putrinya.
"Ya, Bunda." Jawab Aurora.
"Rere dan Kak Rara, pasti bisa melakukan hal yang terbaik." Aurelia berusaha meyakinkan diri mereka.
Elsa nampak tersenyum, lalu Elsa pun mengecup kening Aurora dan Aurelia secara bergantian.
Tak lama, seorang MC kenamaan ibukota pun memanggil Aurora dan Aurelia. Dengan penuh percaya diri, Aurora dan Aurelia pun langsung naik ke atas panggung.
Mereka pun langsung menunjukkan kemampuan mereka masing-masing, menampilkan bakat yang mereka miliki.
Semua penonton berdecak kagum, di usia mereka yang masih dini, mereka benar-benar mempunyai keahlian yang luar biasa.
Konser yang berlangsung selama dua jam pun berjalan dengan lancar, hingga acara penutupan tiba, Aurora dan Aurelia bernyanyi bersama.
Aurora bernyanyi sambil bermain gitar. Mereka berdua, bernyanyi lagu yang sudah mereka ciptakan bersama.
Banyak yang tak menyangka, ternyata, Aurora pun memiliki suara yang indah. Walaupun, Aurora tak bisa menggapai nada super tinggi seperti Aurelia.
Semua penonton bertepuk riuh, karena lagu yang mereka ciptakan begitu menyentuh kalbu. Bahkan banyak dari mereka yang ada di sana, sampai menitkan air matanya.
Elsa yang terharu, Bahkan sampai tak sadar memeluk tangan kanan Gia dengan erat sambil menangis tersedu-sedu.
Refleks, Gia pun langsung mengelus lembut puncak kepala Elsa.
Setelah acara selsai, tiba-tiba saja, Gia melepaskan tangan Elsa. Gia naik ke atas panggung, lalu meminta mic pada pembawa acara di sana.
"Selamat malam semuanya, maaf jika saya meminta waktu'nya sebentar." Pinta Gia.
Para penonton yang hendak membubarkan diri pun, langsung fokus pada Gia.
"Elsa, bisakah naik ke atas panggung untuk bergabung bersama dengan kami?" tanya Gia yang kini sudah berada di panggung bersama kedua putrinya.
Wajah Elsa langsung memerah, antara malu dan kesal pada Gia. Dia tidak tahu, dengan apa yang akan di lakukan oleh Gia, saat ini.
Yang Elsa tahu, dia sangat malu dengan kelakuan Gia.
Tuan Dirja yang berada di samping Elsa, langsung menggenggam tangan Elsa, lalu tersenyum sambil menganggukan kepalanya.
Dengan langkah ragu, Elsa naik ke atas panggung. Setelah melihat Elsa, Gia langsung mengambil satu buket bunga yang besar.
Lalu, Gia bersama kedua putrinya, langsung menghampiri Elsa. Gia langsung berlutut tepat di hadapan Elsa.
"Aku tahu, jika aku hanya pria biasa yang penuh dengan kesalahan.
Aku hanya pria biasa, yang pernah berbuat satu kesalahan patal pada mu.
Aku tahu, begitu banyak kekurangan dalam diri ku.
Tapi,,,
Aku tak pernah menyesali, buah dari kesalahan yang telah lahir dari kesalahan terbesar ku.
Elsa,,
Dua hari lagi, kita akan melakukan janji suci pernikahan.
Aku harap, kamu mau menerima segala kekurangan ku.
Aku harap, kamu mau melupakan masa lalu kelam yang telah aku lakukan pada mu.
Aku harap, kamu mau belajar mencintai ku dengan tulus
Setidaknya, lihatlah mereka. Kedua putri kita yang sangat cantik dan begitu luar biasa.
Elsa,, Maukah kamu, maafkan kesalahan yang telah aku perbuat di masa lalu?"
Gia masih berlutut sambil memandang Elsa, dia sangat takut. Jika Elsa akan berubah pikiran, tapi, rasa takut itu berubah menjadi rasa bahagia.
Karena Elsa, langsung mengambil buket bunga dari tangan Gia.
"Aku bersedia," jawab Elsa.
Gia terlihat sangat bahagia, dia langsung bangun dan memeluk Elsa dengan erat.
Sedangkan para penonton yang ada di sana, langsung bertepuk tangan dengan riuh dan bersorak-sorai melihat kemesraan diantara Elsa dan Gia.
"Terima kasih, Elsa." Gia langsung mengecup kening Elsa.
Aurora dan Aurelia, langsung ikut memeluk Ayah dan Bunda mereka.
Sebenarnya, Gia ingin sekali melompat-lompat seperti anak kecil yang di berikan mainan yang sangat dia suka.
Tapi, Gia takut jika Elsa akan ilfeel padanya. Setelah puas berpelukan, Gia langsung berbicara pada para penonton yang ada di gedung tersebut.
"Terima kasih, karena kalian sudah mendukung karir kedua putriku. Terima kasih juga, buat kalian yang selalu mendoakan untuk keberhasilan kedua putriku. Jika kalian berkenan, kalian juga boleh datang ke acara pernikahan kami yang di akan diadakan dua hari lagi di hotel milik keluarga Pranadtja." Ucap Gia.
Penonton kembali riuh, mereka benar-benar bahagia melihat keluarga artis yang mereka sukai, mendapatkan kebahagiaan malam ini.
Tapi, para penonton juga tak menyangka, jika Aurora dan Aurelia lahir dari sebuah kesalahan. Tapi, mereka juga merasa bangga pada Gia, yang mau bertanggung jawab dan berniat untuk menebus semua kesalahannya.
*/*
Konser Tour keliling Asia benar-benar berjalan dengan baik, mereka benar-benar mendapatkan keuntungan yang besar.
Untuk merayakan keberhasilan konser twins A, para Crew langsung pergi kesebuah Resto di pinggir pantai. Mereka akan bersenang-senang di sana, sedangkan Tuan Dirja, memilih untuk pulang dan beristirahat.
Lalu, bagaimana dengan Gia?
Gia ikut pulang ke rumah Elsa, walaupun Elsa sudah melarangnya, Gia beralasan, jika dia ingin tidur sambil memeluk kedua putrinya.
Elsa hanya bisa pasrah, dia tidak bisa berdebat dengan Gia, yang terasa sulit untuk di bantah.
"Selamat malam, calon istri." Elsa langsung mendelik sebal, saat mendengar Gia, mengucapkan hal itu. Bahkan, Elsa langsung masuk ke dalam kamarnya, tanpa melihat ke arah Gia.
Melihat Elsa yang acuh, Gia hanya bisa menggedikan kedua bahunya, kemudian pergi ke kamar Aurora dan Aurelia.
Saat Gia masuk, Aurora dan Aurelia sudah merebahkan tubuh lelah mereka. Gia langsung bergabung dan tidur di antara mereka berdua.
Tanpa di minta, Aurora dan Aurelia langsung memeluk Ayahnya. Gia tersenyum senang, dia jadi berpikir, jika waktu selama enam tahun yang selama ini dia jalani terasa sangat sia-sia, tanpa mereka.
+
+
+
Happy weekend gengs,, jangan lupa berdo'a sebelum melakukan apa pun...
💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓Sekolam Buaya untuk Kaleyan.