Adit memutuskan hubungan dengan kekasihnya karena di khianati, dan menerima perjodohan dari orang tuanya, walaupun dia sempat menentang nya, dia di jodohkan dengan Dita gadis periang anak dari sahabat papanya sekaligus tetangganya.
Adit dan Dita berusaha saling menerima satu sama lain karena mereka yakin pilihan orang tua mereka lah yang terbaik.
Cinta mereka akhirnya tumbuh setelah mereka menikah.
Jatuh Cinta Setelah Menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Norma28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 34
Pagi-pagi sekali seperti biasa Dita sudah bangun menyiapkan sarapan sebelum berangkat ke kantor, menyiapkan baju kantor Adit dan dirinya, rutinitas Dita di pagi hari, setelah menyiapkan semuanya, baru lah Dita membersihkan diri, setelah semuanya selesai baru duduk sarapan bersama dengan Adit.
"Mas ayo sarapan" ucap Dita dan langsung menuju meja makanan.
Adit langsung berdiri dari duduknya dan menuju meja makan untuk sarapan.
"Sayang nanti pulang kerja aku ke rumah mama ya? ucap Dita.
"Nanti mas antar ya sayang" ucap Adit.
"Nggak usah mas... mas kan sibuk aku bisa bawa mobil sendiri" ucap Dita.
"Ok kalau itu mau kamu sayang, tapi kamu hati-hati ya sayang, mas tidak ingin sesuatu terjadi pada kamu" jawab Adit.
Rencana Dita pulang kerja dia akan ke rumah bundanya karena persiapan lamaran sang Abang yang tinggal dua hari lagi.
Setelah sarapan Adit dan Dita langsung bergegas berangkat ke kantor, mereka menggunakan mobil masing-masing, tapi tetap di kawal Adit dari belakang.
Di tengah perjalanan, Adit sempat melihat ada yang mengikuti mereka, tapi Adit santai saja dia ingin tau orang itu mengingat Dita atau dirinya.
Setelah Dita masuk ke halaman kantornya, Adit langsung melajukan mobilnya untuk ke kantornya, dia masih memperhatikan ternyata orang itu masih mengikuti.
"Siapa mereka, berarti mereka mengintai kami mulai dari rumah" batin Adit.
Adit menambah kecepatan mobilnya, tapi mobil itu tetap mengejar Adit tapi tidak mereka tidak melambung Adit cuma mengikutinya dari belakang.
***********
Di halaman parkir kantor Dita ada dua orang sedang menunggu Dita keluar dari mobilnya, karena suasana parkiran sedikit sunyi.
Dita turun dari mobil tiba-tiba di bekap dari belakang, dan langsung di masukkan ke dalam mobil, Dita sudah tidak sadarkan diri karena obat bius.
Mobil yang membawa Dita langsung meninggalkan halaman parkir kantor Dita, entah Dita di bawa ke mana, dia sudah tidak sadarkan diri.
Dita di sekap di sebuah rumah sederhana, dia di baring kan di atas tempat tidur di dalam kamar, tidak lama Dita sadar tapi kepalanya terasa berat dan pusing, dengan pelan Dita melihat di sekeliling kamar, tapi tempat itu sangat asing padanya.
Dita pelan bangun dari tidurnya, dan berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi, tapi sayang Dita hanya mengingatnya saat turun dari mobil, setelah itu dia tidak tau lagi.
Tiba-tiba pintu terbuka, dan Dita sangat kaget dengan orang yang ada di depannya.
"Sudah bangun..." tanya nya sambil mendekati Dita.
"Yu...Yudi? mau loe apa, kenapa gue ada di sini? ucap Dita.
Ya... Yudi lah yang menculik Dita karena sakit hati pada Adit, karena tawaran kerja samanya Adit tolak, makanya dia menaruh dendam pada Adit.
"Santai saja nggak usah takut loe aman di sini" ucap Yudi senyum sinis sambil mencolek dagu Dita.
"Jangan sentuh gue bre**sek" ucap Dita dengan tatapan tajam.
Yudi hanya tertawa keras, itu membuat Dita sedikit takut tapi dia tidak memperlihatkan nya pada Yudi.
"Apa masalahnya loe sekap gue di sini" ucap Dita dengan suara keras.
"sssttt... jangan teriak-teriak gue nggak suka, dan loe mau tau kenapa gue sekap loe, karena gue mau minta ganti rugi pada suami loe atas kerugian yang gue alami, gara-gara ulah dia yang sok itu" ucap Yudi menatap sinis Dita.
"Maksud loe apa...?"
"Gara-gara suami loe menolak kerja sama gue dan dia jadinya gue mengalami kerugian" jelas Yudi
"Hahaha... itu pantas buat orang kayak loe" ucap Dita sambil menunjuk muka Yudi
"Dan gue minta lepasin gue sekarang juga" lanjut Dita penuh dengan emosi dan langsung menampar muka Yudi.
Yudi tertawa sinis sambil mengusap pipinya yang di tampar Dita dengan keras.
Tidak lama anak buah Yudi masuk ke kamar dan langsung memegang Dita, tapi Dita memberontak membuat kedua anak buah Yudi kewalahan, dan tiba-tiba Yudi melangkahkan tamparannya di pipi Dita.
"Gue bilang tenang jangan memberontak" ucap Yudi pada Dita.
Yudi memotret Dita dan langsung mengirimnya pada Adit.
"Istri loe ada dalam genggaman gue, kalau loe dia mau selamat loe harus ganti rugi, kerugian yang gue alami gara-gara ulah sombong loe"
Di kantor Adit sangat gelisah dia tidak tenang bekerja, tidak seperti biasanya.
Ting....
Bunyi pesan masuk ke hp Adit, Adit langsung mengeceknya, betapa terkejutnya melihat foto Dita dan dua orang bertopeng, Adit langsung menghubungi nomor yang mengirim foto padanya.
"Halo... brengsek lepasin istri gue, kalau loe ada masalah dengan gue jangan libatkan istri gue" ucap Adit berteriak pada seseorang di balik telepon.
"Hahahaha... jangan berteriak pada gue telinga gue sakit" ucap Yudi dengan suara mengejek.
"Apa yang loe inginkan dari gue?.
" Gue cuma mau minta ganti rugi yang gue alami gara-gara penolakan kerja sama yang gue ajukan" jawab Yudi
"Loe mau apa...?
"Gue tidak meminta banyak, hanya setengah saham dari perusahaan loe"
"Kurang ajar loe, loe mau peras gue, jangan mimpi loe" ucap Adit.
"Gue tidak akan melepaskan istri loe, dan ingat jangan pernah membawa-bawa polisi, atau istri loh habis di tangan gue" ancam Yudi dan langsung memutuskan sambungan teleponnya.
Adit langsung memanggil Davin ke ruangannya, dia harus segera menyelamatkan Dita.
Tok...tok..tok...
Davin langsung membuka pintu dengan pelan dan langsung masuk, dia melihat bosnya dengan muka tidak bersahabat.
"Dita di culik..." ucap Adit, padahal Davin belum sempat bertanya.
"Siapa yang menculik nyonya bos?" tanya Davin.
"Si Yudi brengsek, dia sakit hati karena pengajuan kerja samanya kita tolak" jelas Adit.
Tampah menunggu perintah dari Adit, Davin langsung menghubungi Chua untuk mencari tau di mana Dita di sekap.
Davin langsung melacak di mana letak titik GPS yang pernah dia pasang di hp Dita, tapi sayang hp Dita tertinggal di mobil Dita di parkiran kantor Dita.
Chua langsung bergerak cepat melacak di mana nyonya mereka di sekap.
"Belum tau loe berurusan dengan siapa, beraninya loe cari masalah sama gue" batin Chua sambil tersenyum sinis.
Bagi Chua pekerjaan begini sangat gampang baginya, dia biasa menghadapi lebih parah dari ini.
Chua melacak lewat nomor telepon yang di pakai mengirim pesan pada Adit, ternyata letak titiknya berada di pinggiran kota Jakarta.
Chua segera menghubungi Davin, memberitahu kan kalau Dita ada di sebuah rumah kumuh di pinggiran kota Jakarta, Adit dan Davin segera menuju basecamp tempat Chua, basecamp itu adalah milik Davin.
Tidak lama mereka tiba di basecamp, Adit dan Davin langsung menuju ruangan tempat Chua bekerja, sampai di dalam Chua langsung menjelaskan semuanya, Chua meminta jangan gegabah karena bisa mereka akan menyakiti Dita.
Adit ingin meminta bantuan pada aparat keamanan tapi itu di bantah oleh Chua.
"Bos... tidak usah melibatkan aparat keamanan itu bisa membahayakan nyonya" ucap Chua.
Adit juga sempat mengabari Rio sang kakak iparnya, tapi mereka tidak memberitahu kan kepada orang tua mereka, Rio juga sedang dalam perjalanan menuju tempat Adit dan lainnya berkumpul.
Tidak lama Rio datang dan langsung menghampiri Adit.
"Loe sudah tau siapa yang menculik Dita? tanya Rio.
"Ia bang... namanya Yudi, yang mempunyai perusahaan D" ucap Adit.
"Terus langkah selanjutnya bagai mana?"
"Davin dan Chua lagi menyusun strategi bang" jelas Adit.
Rencananya malam nanti mereka baru menuju ke lokasi, karena lokasi yang di tempati Dita di sekap sangat terpencil, mereka berangkat tidak bersamaan karena takut ada mata-mata melihat mereka.
❤️
❤️
❤️
Jangan lupah dukungannya lewat like dan komentar nya🙏🙏 terimakasih 😘😘
💞💞💞💞 Bersambung 😘💞💞💞💞