NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi

Perjalanan Cinta Di Campus Galaksi

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Contest / Nikahmuda / Mafia / Cintapertama
Popularitas:108.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sholeha Nurjanah

🌿PCDCG 🌿

Seberapa jauh pun kita terpisah
jika takdir menyatukan, maka keajaiban
pun akan datang.

- Lena & Lyon 🔆

Menceritakan tentang sepasang kekasih yang harus di paksa terpisah karena takdir dan di persatuan kembali oleh takdir itu juga.

Di sebuah kampus bernama Campus Galaksi yang akan menjadi tempat dan saksi bisu pertemuan sepasang kekasih yang telah terpisahkan dengan semua permasalahan yang akan mereka hadapi tentang cinta, masa lalu, dendam, iri, dan sebuah hubungan yang akan segera terkuak di tempat ini.

Apa saja rintangan yang akan mereka hadapi ke depan nya?

Apakah mereka akan dapat bersatu kembali seperti takdir yang telah memisahkan mereka?

Semua jawaban tersebut akan terkuak di cerita ini.

☘️ •••••☘️

PERJALANAN CINTA DI CAMPUS GALAKSI

☘️•••••☘️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sholeha Nurjanah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

"Lyon benar. Semua yang Lena impikan ada di tempat ini". Kata Ellena sambil melihat ke arah danau yang memiliki jembatan di tengahnya.

"Maaf. Seharusnya ini hadiah dari Lyon di hari Anniversary ke tiga kita". Sahut Elyon yang memasang wajah sendu.

"It's okay. Walaupun terlambat, tapi Lena tetap bahagia. Bukankah lebih baik terlambat daripada tidak pernah sama sekali?". Balas Ellena sambil mengusap lembut pipi Elyon.

Sang Empu pun hanya mengukir senyum kecil dengan hati terus bersyukur, sebab takdir telah berbelas kasih dengan mendatangkan Ellena dalam hidup nya.

"Hmm. Walaupun terlambat, ta-tapi cinta kita tetap sama kan?". Tanya Ellena terdengar sedikit ragu.

"Ngak cuma sama, tapi lebih besar dari sebelumnya". Jawab Elyon berhasil menghapus tanpa sisa keraguan yang sempat singgah di hati Ellena.

"Ohh, yah? Mana buktinya?". Tanya Ellena berniat menggoda pemuda yang berada di depannya ini.

"Apakah takdir kurang memberi bukti?". Tanya Elyon yang membuat Ellena seketika tidak bisa berkata-kata.

Benar. Dia tak perlu lagi meminta bukti perihal perasaan Elyon padanya. Jika rasa itu pudar, maka Elyon tak kan kembali padanya saat ini.

"Ihh! PD banget! Kata siapa buktinya cukup?". Ucap Ellena yang masih ingin menggoda nya.

Kalian pikir Elyon akan terperangkap dalam godaan Ellena? Tidak semudah itu kawan! Lihatlah apa yang akan Elyon lakukan untuk membalas Ellena.

"Kalau ngak percaya, aku pergi". Ucap Elyon hendak pergi meninggalkan Ellena dan ucapan tadi pun berhasil membuat Ellena terkejut sekaligus khawatir.

"Ehh! Lyon kok di tinggal beneran?!". Teriak Ellena yang mulai panik.

Ellena pun langsung memeluk Elyon dari belakang, agar pemuda itu menghentikan langkah kakinya.

"Dasar baperan! Kan kamu tahu! Aku benci

di tinggal!". Kata Ellena mulai menangis dengan kedua tangan semakin erat memeluk Elyon dari belakang.

Elyon yang mendengar tangis Ellena yang masih memeluknya dari belakang itu pun langsung melepas pelukan Ellena dan berbalik menghadap Ellena sambil menghapus air mata yang mengalir di pipi Ellena itu.

"Siapa suruh bercanda?!". Kata Elyon sambil membalikkan badan menghadap ke arah Ellena, lalu mencubit gemas kedua pipi Ellena yang memerah karena menahan tangis.

"Hiks... Hiks. Bercandanya gak lucu! Lyon jahat!". Teriak Ellena marah sambil terus menangis dengan kedua tangan memukuli dada bidang Elyon, sedangkan Elyon hanya pasrah tanpa melawan sama sekali.

"Hiks... Hiks. Maaf, ta-pi Lena beneran takut". Kata Ellena yang menghentikan pukulannya, dan langsung memeluk kembali Elyon dengan erat.

"Kenapa takut?". Tanya Elyon sambil mengelus lembut rambut hitam Ellena dan sang empu pun diam sejenak sebelum menjawab.

"Pokoknya kamu harus janji! Jangan pernah bercanda kayak gini, setelah kita pisah selama tiga tahun ini buat aku takut". Jawab Ellena terdengar penuh kekhawatiran.

Elyon pun hanya mengiyakan karena ia mengerti jika gadis yang sampai saat ini masih memeluknya dengan erat itu tengah merasakan trauma baru setelah perpisahan mereka selama tiga tahun ini.

"Yakinlah! Aku akan berusaha untuk tetap selalu ada". Kata Elyon terdengar penuh ketulusan.

"Sekarang Lena harus happy dan lihatlah tempat Ini! Papa suruh orang untuk terus membersihkan tempat ini, agar tetap bersih sampai kamu ke sini". Jelas Elyon yang membuat Ellena mulai merasa tenang.

Gadis itu menatap teduh wajah tampan Elyon dengan hati sedang berusaha untuk terus yakin, bahwa setelah ini semua nya akan baik - baik saja.

Selanjutnya kedua sepasang kekasih itu pun mengelilingi tempat itu sambil berusaha merekam segala memori kebersamaan mereka selama tiga tahun terakhir.

Setelah puas mengelilingi tempat itu dan tentunya di iringi dengan canda tawa yang telah mereka lewatkan selama lebih dari tiga tahun ini. Lalu mereka duduk di teras depan rumah pohon tepat di sebelah lapangan basket untuk sejenak menghilangkan lelah sambil menikmati segelas teh hangat dengan di temani cahaya bulan yang tengah menghiasi langit malam.

"Lyon, apakah kamu pernah berfikir akan punya pasangan seperti ku?". Tanya Ellena membuka obrolan sambil memandang danau yang di penuhi oleh bunga teratai.

"Tidak". Jawab Elyon dengan singkat.

"Kenapa???". Tanya Ellena kebingungan.

"Dulu menurutku hidup ini akan sangat flat". Jawab Elyon sambil sesekali meminum teh hangat yang ada di tangannya.

"Emm. Bagaimana menurutmu tentang ku saat pertama kali kita bertemu?". Tanya Ellena lagi dengan amat sangat penasaran.

"Hmm. Aneh". Jawab Elyon sambil sedikit mengerutkan dahi, seperti sedang terlihat berfikir keras.

"Aneh??? Kenapa bisa aneh?". Tanya Ellena yang masih tak mengerti atas jawaban Elyon dan detik berikutnya Elyon terlihat menoleh ke arah Ellena, serta menatap nya dengan intens.

"Kamu berbeda dari lainnya". Jawab Elyon mengukir tersenyum kecil setelah cukup lama menatap Ellena dengan intens.

"Huft. Entah kenapa hati ini masih ragu tentang sesuatu. Apakah gadis aneh ini pantas untuk kamu?". Kata Ellena menatap sendu ke arah bulan sambil meminum segelas tes hangat di tangan nya.

"Haha. Pertanyaan ini terkadang terus terbesit baik dulu saat tiga tahun yang lalu, maupun sekarang ini". Lanjut Ellena tertawa kecil dan cukup lama keheningan menyelimuti mereka tanpa terdengar suara Elyon yang menanggapi perkataan nya.

Beberapa menit kemudian terlihat Elyon tengah meletakkan gelas teh hangat nya di antara mereka.

"Dan apakah aku pantas untukmu?". Tanya Elyon tiba - tiba dan langsung di balas tatapan terkejut oleh Sang Empu yang tak menyangka jika pemuda itu menanyakan hal sama padanya.

"Lena. Di hidup ini semua orang terlahir berbeda-beda dan kita terlahir untuk menjadi nyata dengan perbedaan bukan untuk menjadikan diri ini sempurna". Lanjut Elyon yang tahu jika hati gadis di samping nya ini tengah di landa perasaan insecure pada dirinya. Sang Empu pun mulai terkekeh kecil dengan kedua bola mata terlihat sudah berkaca-kaca.

"Haha. Kamu lupa Elyon, kenyataan nya hidup terus menuntut kita untuk sempurna". Balas Ellena sambil menertawakan hidupnya.

"Bukan hidup, tapi orang lain. Untuk apa kamu memenuhi ekspektasi orang lain, jika kamu kehilangan jati dirimu sendiri?". Tanya Elyon berhasil membungkam Ellena.

Cairan bening pun mulai jatuh membasahi kedua pipi Ellena. Jika selama ini kalian menganggap Ellena sempurna tanpa celah kekurangan, maka ini kenyataan.

Bahwa dia hanyalah manusia biasa dengan banyak kekurangan nya, tetapi berusaha memenuhi ekspektasi dunia dan berakhir menyiksa dirinya.

"Lena, cinta kita itu nyata bukan nya sempurna. Seharusnya kita saling melengkapi satu sama lain bukan malah saling merendahkan diri". Kata Elyon penuh ketulusan.

"Haha. Lucu yah? Aku yang selalu memotivasi kamu, tapi ternyata aku yang seharusnya butuh motivasi". Balas Ellena tertawa kecil sambil menghapus jejak air matanya.

"Kenapa lucu? Lena, Manusia tidak selamanya kuat". Balas Elyon menatap sekilas ke arah bulan. Lalu keheningan pun kembali datang selama beberapa menit hingga Elyon kembali membuka pembicaraan mereka lagi.

"Kita pulang. Ini sudah terlalu malam". Ajak Elyon yang di balas anggukan kecil oleh Ellena.

Kemudian mereka mulai pergi meninggalkan tempat itu untuk pulang karena jam yang hampir memasuki waktu tengah malam.

Setelah beberapa menit perjalanan, mereka pun akhirnya sampai di depan Kediaman Keluarga Carion Anggara.

"Besok pagi jemput Lena kan? Buat ambil baju pernikahan, terus lihat - lihat dekorasi pernikahan kita di hotel". Kata Ellena yang di balas deheman singkat oleh sang Empu.

"Ya udah. Lena masuk dulu. Good Night, Lyon". Kata Ellena sambil membalik kan badannya untuk memasuki rumahnya itu.

"Tunggu dulu!". Cegah Elyon dengan menggenggam tangan Ellena yang hendak pergi untuk memasuki rumahnya, sedangkan Sang Empu menatap kebingungan ke arah Elyon.

Akan tetapi Elyon hanya diam dan tak menjawab. Namun, langkah kakinya terus maju mendekati Ellena hingga jarak mereka hanya menyisakan beberapa sentimeter.

Jantung Ellena pun di buat berdetak tak karuan, ketika Elyon mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Ellena hingga hidung mereka pun saling bersentuhan. Kedua mata Ellena pun reflek tertutup saat mendapatkan perlakuan Elyon secara tiba-tiba itu.

"Ih! Ini Lyon mau ngapain sih?! Mama tolong!!!". Batin Ellena terdengar amat frustasi, sedangkan Sang pelaku malah mengukir senyum kecil dan mulai melancarkan aksinya.

CUP... CUP...

Jatung Elkena pun semakin berdetak cepat, karena tanpa ia duga ternyata Elyon mencium kedua pipi dengan lembut.

"Izin night kiss. Good night, Lean". Bisik Elyon tepat di daun telinga kiri Ellena.

Bisikan itu semakin membuat Ellena bersemu merah sekaligus frustasi! Mana ada orang minta izin setelah mencium anak orang?! Sungguh tindakan Elyon sangat di luar balas Ellena.

"Dasar ngak jelas!". Kata Ellena yang kemudian berlari memasuki rumah nya dan Sang pelaku pun mengeluarkan tawa kemenangan nya.

"Lucu". Batin Elyon yang mulai membanggakan keberanian nya tadi.

BERSAMBUNG....

1
Sholeha
Aku akan selalu menunggu Author update
Sholeha
Semangat!!!!!
Sholeha
Akhirnya update Jugakk!!!
Sholeha
Semangat!!!
Sholeha
Akhirnya update jugakk!!!
Sholeha N.J.
Luar biasa!!!
Sholeha
kacian banget Erren
Sholeha
Faithing thorr!!!
Sholeha
Akhh!!! puas banget bacanya
Sholeha
Cemangat!!!
Sholeha
makasih update nya
Sholeha
Semangat!!!
Sholeha
Akhh!!! aku baper
Sholeha
aku akan setia menunggu update mu
Sholeha
Faithing!!!
Sholeha
Semangat!!!
Sholeha
Semangat terusss!!!!
Sholeha
Ku tunggu update nya!!
Sholeha
Semangat
Sholeha
semangat!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!