NovelToon NovelToon
Tak Seindah Mutiara

Tak Seindah Mutiara

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:860.5k
Nilai: 5
Nama Author: meliani

"Siapa bilang Mutiara selalu indah berkilau?
Tidak, aku menggeleng. Mutiara yang kumiliki menyakitkan. Bahkan dalam keadaan tak tersentuh sekalipun. Apalagi seandainya bila aku menyentuhnya? Pasti kilauannya membuat kedua mataku buta." Jimmy~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati yang mulai goyah

"Pagi Mutiara sayang ..." panggilan lembut itu terdengar tepat di telinga Mutia.

Mutia sempat mengerjapkan matanya sesaat, lalu tertidur lagi. Tubuhnya yang terasa begitu letih membuatnya serta merta sulit terbangun.

Jimmy menyelipkan rambut Mutia yang terurai menutupi wajah, kemudian mengelus pipinya lembut. Sungguh, wajah ini yang selalu ia damba selama ini.

Masih dengan menatap Mutia, bayangan kejadian semalam kembali berputar di dalam benaknya. Malam ini, cinta telah membawanya ke dalam pengalaman yang luar biasa. Apalagi saat Jimmy bisa merengkuh titik tertinggi. Akhirnya, raga itu telah ia miliki seutuhnya. Akhirnya, ia menjadi orang yang pertama menyentuh Mutia. Sekarang, tinggal bagaimana caranya agar Jimmy menyentuh hatinya.

"Jam berapa Mas Jim?"

"Mas Jim!" panggil Mutia ulang.

"Eh, iya?" jawab Jimmy sedikit mengerjap.

"Mas Jimmy malah melamun."

"Iya, ingat yang semalam..." jawab Jimmy matanya sambil mengerling nakal. "Auuw!" Aduh Jimmy saat mendapat cubitan kecil. "Mau lagi ya ..."

"Nggak." Tolak Mutia mengerucut. "Masih sakit, kan sudah tiga kali, masih kurang?"

"Selalu kurang."

"Mesum,"

Mutia bangun duduk dan bersandar di headboard dengan mengapit selimut di kedua ketiaknya. "Minta tolong ambilkan handuk Mas Jim,"

"Iya, sebentar..."

Jimmy bangun dari tempat tidurnya dan memungut pakaian dan bantal yang tercecer dimana-mana. Kamar ini benar-benar seperti kapal pecah akibat olahraga mereka semalam.

"Nyeri ... " keluh Mutia dan menggigit bibir bawahnya.

"Nih handuknya," ucap Jimmy menyodorkan handuk besar kepada Mutia. "Bisa bangun?"

"Kamu pikir aku selemah itu?"

"Eh ya barangkali. Dari artikel yang pernah Mas baca, perempuan akan merasakan pagi yang sakit setelah melakukan malam pertamanya. Terus nggak bisa jalan selama seminggu."

"Ngawur. Artikel abal-abal apaan yang Mas Jimmy baca? Emang sakit, tapi bukan berarti nggak bisa jalan selama seminggu."

"Kirain," canda Jimmy.

"Dasar Jimbrut!" dumel Mutia hingga Jimmy terkekeh.

***

Mutia terus menggerutu saat aktivitasnya membuat sarapan tak kunjung selesai. Bagaimana tidak? Jimmy terus memeluk erat di belakangnya sehingga membuat dirinya sulit bergerak. Manja sekali.

Tapi, entah mengapa, dan entah sihir apa yang Jimmy gunakan sehingga mampu membuat wanita itu tak berprotes ataupun mencela perbuatan Jimmy terhadapnya.

Beginikah sikap jika perempuan telah berhasil dimiliki lahir dan batinnya? Sehingga dia lebih mudah dikuasai. Lihatlah, Mutia menjadi penurut. Seperti layaknya anak ayam kepada induknya.

"Nih sudah selesai, sarapan dulu!"

"Nggak mau,"

"Kok nggak mau?"

"Mau sarapan kamu aja," jawab Jimmy singkat. "Mau yaa dek ..."

"Nanti, iih nantiiiiii Aaaaakhh!" Jimmy menarik paksa Mutia masuk ke dalam kamar, mengulangi perbuatannya seperti yang tadi malam mereka lakukan.

***

Empat hari kemudian~

"Kamu kemana sih?"

Berada di pelataran mall saat ini, Mutia berdecak lantaran dia disuruh menunggu sendiri disitu. Sepuluh menit telah berlalu, tapi Jimmy tak kunjung datang.

Sendiri seperti ini, membuatnya sejenak merenung.

Kalau dipikir-pikir, memangnya apa salahnya jika bertahan dengan Jimmy. Toh dirinya tak pernah melihat Jimmy merasa kekurangan. Tak pernah berprotes jika Mutia meminta apa saja.

Penasaran. Apa sih pekerjaan sampingan suaminya itu? Rasanya pertanyaan itu begitu sepele. Tapi Mutia tak pernah membuka suara untuk bertanya hal lebih. Gengsinya masih terlalu besar. Mutia tak pernah siap mendengar, jika laki-laki yang ia hina selama ini ternyata adalah ... 

Tapi, salahnya... kenapa sosok Frans terlebih dahulu datang dalam kehidupan asmaranya. Jika sudah seperti ini, runyam sudah. Terlebih, dia merasa hatinya sudah mulai goyah.

Ya, hatinya sudah mulai berkhianat.

Selama empat hari ini, Jimmy begitu memanjakannya dan memperlakukannya begitu spesial. Apalagi saat mengingat bagaimana Jimmy memperlakukan dirinya di ranjang. Sebuah pengalaman yang mungkin terus terngiang dan tak pernah terlupakan. Mutia merasa begitu sangat dicintai. Bahkan ini baru empat hari. Baru empat hari. Bagaimana kalau seminggu, dua minggu, atau tiga minggu, atau sebulan?

Apa benar, Mutia telah jatuh? Mutia benar-benar tak menyadari bahwa dirinya telah masuk kedalam jebakan seorang Jimmy wirawan.

"Wuusshh!" terasa ada angin yang tiba-tiba meniupnya di telinga.

"Jimmy!" pekik Mutia tersentak.

"Kok, Jimmy lagi?"

"Lagian kamu kenapa ngagetin?"

"For you!" Jimmy menyodorkan satu buket bunga yang sangat indah kepada Mutia.

"Mas, ini bunga asli?" bukannya menerima, Mutia malah bertanya tentang keaslian bunga itu.

"Iya asli, memangnya kenapa?"

"Pasti mahal, kenapa kamu malah beli-beli bunga kayak gini, kan nggak perlu."

"Aku nggak beli, tinggal minta."

"Minta siapa?"

"Minta sama orang lah, masa sama hewan."

"Izzhhh! Serius!"

"Iya. Sudah ini diterima dulu."

"Oh iya, makasih..."

"Kamu suka nggak?" tanya Jimmy karena melihat wanita minim senyum itu saat ini sedang terus menarik haris bibirnya.

"Hu'um." jawabnya malu-malu.

"Kalau kamu suka, aku bisa bawakan kamu lebih banyak lagi."

"Nggak usah lebay."

"Cup!" kecupan mendarat di pipinya.

"Ihh Mas Jimmy! malu banyak orang, nggak lihat apa?"

"Anggap saja mereka setan."

***

To be continued.

1
Ibelmizzel
dasar pelacur laknat.
Edah J
Ceritanya bagus tidak berbelit Belit karena sdh end jd bacanya cuma 2hari
thank author novelnya kereeeeen 👍👍👍
sukses terus yaa😊
Edah J
Emang sih firasat ibu terkadang lebih tajam
Edah J
ohh begitu yaa
Edah J
nyesel kan Lo😏
Edah J
Apa frans akan dendam
Edah J
So mut mut
Edah J
Istri yang g ada akhlak 😁😁😁
Edah J
Agaknya sedikit rese nie si mut mut🙁
Edah J
like ahh👍
Edah J
Aku engap,sesek nie napas 🙁
Edah J
Hadirr☝️☝️☝️
tp sdh ada yg nyesek didada🙁
ibah
Candu bangaat baca karya othor yg satu ini,😘
sayangya aku baru Nemu novel ini..Sukses terus Kaka othor 😍
Ana_: terima kasih kak❤😙
total 1 replies
Hr sasuwe
suka ceritanya ngena banget tuh
Hr sasuwe
suka critanya
Hr sasuwe
sedih lo dengerin penyesalan mutia nyesek banget bgitu mutia berusaha buat ikhlas
Ekawati Hani
Sosok Jimmy👍👍👍
tidak mau membahas masa lalu.
Ekawati Hani
Ini hukuman buat mutia belum selesai.
Ekawati Hani
Karma buat mutia
Ekawati Hani
Akhirnya Jimmy bersikap tegas👍
nyesek berada diposisi Jimmy😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!