NovelToon NovelToon
Cinta Mahal Untuk Hati Yang Mahal

Cinta Mahal Untuk Hati Yang Mahal

Status: sedang berlangsung
Genre:MLBB / Cinta pada Pandangan Pertama / Trauma masa lalu / Diam-Diam Cinta / Game
Popularitas:982
Nilai: 5
Nama Author: DUOELFA

Xeline pergi hanya meninggalkan sebuah pesan di WA

Bhima
Terimalah perjodohan dari orang tuamu.
Benar kata ibuku
aku tidak se worth it itu untuk dimiliki oleh seseorang
Semoga selalu bahagia bersama seseorang yang mencintaimu.
by Xeline NH

Trauma masa lalu Xeline membuat ia begitu yakin hal itu akan menarik Bhima pada kehidupan yang begitu gelap dan berantakan. Xeline memutuskan menjauh dari Bhima sejauh mungkin dari segala kenangan yang pernah membuatnya merasa hidup sekaligus hancur.

Bhima tetap disana. Menunggu dalam diam. Bertahun-tahun. Ia mencintai Xeline bukan dalam waktu sebentar. Ia juga tidak memberikan setengah. Cintanya utuh, meski ia ditinggalkan karena keinsecuran Xeline.

"Aku butuh kamu Xeline. Bukan kamu yang sempurna. Tapi kamu yang beserta pecahanmu yang berantakan. Aku hanya ingin kamu tetap disisiku. Selamanya bersamamu. Itulah janjiku padamu."

Akankah takdir bisa menyatukan kembali cinta mereka?

Happy Reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DUOELFA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Mara : Hubungan yang kalian jalani, seakan tidak memiliki ujung pada pernikahan sama sekali. Mohon maaf sebelumnya, saya ingin menanyakan sesuatu.

Bhima : Iya Ibu. Silakan tanya apa saja

Mara : Apa mas Bhima tidak memiliki rencana untuk menyukai perempuan lain? Jujur saja saya merasa sangat tidak enak sama sekali. Maaf bila saya membuka masalah ini terlalu cepat pada mas Bhima. Saya berpikir, pacaran yang kalian jalani masih dalam waktu dua bulan. Saya berharap semoga saja perasaan kalian belum terlalu dalam. Bila mas Bhima berkeinginan untuk meninggalkan Xeline atau dengan kata lain meminta putus, saya tidak akan menghalangi sama sekali. Doa saya, semoga mas Bhima berbahagia dengan perempuan lain yang mas Bhima cintai.

Lelaki itu membaca wa dari ibu Xeline dengan perlahan. Setiap kalimat terasa rapi, sopan, dan penuh pertimbangan—namun justru di situlah sakitnya. Setelah membaca chat secara keseluruhan, hatinya luruh seketika. Ia sadar, sehalus apapun bahasa yang digunakan, bila kata intinya adalah perpisahan yang berarti putusnya sebuah hubungan, baik hubungan itu sudah berjalan lama atau pun masih sebentar saja, rasanya akan tetap sama. Sakit sekali bukan? Apalagi bila putusnya hubungan tidak berdasarkan keinginan diri sendiri.

Bhima berusaha berpikir dengan tenang dan mencari alasan tepat mengenai pertanyaan ibu Xeline di WA. Ia hanya merasa tak habis pikir, bagaimana bisa seorang ibu dari orang sangat ia cintai malah menyuruhnya untuk mencari perempuan lain hanya karena Xeline memiliki keinginan untuk no merried and child free? Alih-alih menanyakan sesuatu hal. Misalnya mengapa ia tidak sedikit saja memintaku untuk bertahan pada hubungan ini? Atau bila memungkinkan memintaku untuk menunggu hingga Xeline berubah pikiran. Atau bila tidak, meminta padaku untuk menerima apa adanya keadaan Xeline.

Bhima merasa begitu gampangnya Ibu Xeline juga memintanya untuk mencintai perempuan lain? Apa ia mengira perasaan cinta bisa berubah begitu saja dengan begitu mudah dengan hadirnya perempuan lain yang datang dalam hidupku? Apa Ibu Xeline mengira cinta pada usia remaja begitu rapuh dan mudah terganti dengan kehadiran perempuan lain? Ah, entah mengapa orang dewasa seakan memandang cinta remaja yang Bhima miliki begitu rapuh, lemah dan tak begitu besar. Andai mereka tahu, cinta yang dimiliki oleh Bhima saat ini adalah cinta yang begitu besar dan telah lama terpendam untuk Xeline. Cinta yang telah Bhima miliki bukan tumbuh hanya dalam hitungan hari. Bhima telah mencintai Xeline selama dua tahun.

"Aku pacar Xeline saat ini. Aku ingin dilibatkan dalam hal apapun yang berkaitan dengan perempuan yang kucintai. Bukan malah meminta memutus hubunganku dengan Xeline? Ibu Xeline malah juga memberi saran agar aku mencari perempuan lain hanya agar aki bisa melakukan pernikahan. Apa beliau mengira dengan putus hubungan dan mendapatkan perempuan lain, aku bisa melupakan Xeline dengan begitu mudah? Jawabannya tentulah tidak. Aku tidak ingin mendapatkan orang baru sama sekali bila hanya untuk melupakan seseorang. Lebih baik sendiri hingga aku bisa menyelesaikan semuanya daripada harus mencari seorang perempuan hanya sebagai pelampiasan. Andai ibu Xeline tahu, seorang lelaki makhluk paling misteri. Meski ia telah memiliki seorang wanita di masa sekarang dan memperlakukannya bagaikan ratu, tapi ia bisa saja menyimpan seorang perempuan di hati sebagai sosok yang tak pernah terganti," batin Bhima.

Bhima : Lihat saja nanti Ibu.

Bhima memejamkan mata perlahan. Ia tahu, ia telah mengambil keputusan besar saat ini karena memutuskan tetap bersama Xeline meski perempuan memiliki banyak trauma dalam kehidupan yang tengah dijalaninya. Selama ia tidak berhadapan dengan orang yang berada di hati Xeline, ia masih merasa mampu bertahan dan mengambil semua resiko.

Mara melihat pesan WA di ponselnya. Membaca chat dari Bhima, hatinya semakin tidak mampu membendung perasaaan. Ia berusaha mengatakan semua kekurangan Xeline da berharap Bhima bisa meninggalkan anaknya tersebut, tapi usahanya ternyata tidak berhasil. Di satu sisi, ia begitu salut dengan kegigihan Bhima dalam menjalani hubungan meskipun ia berusaha menjelaskan semua kekurangan Xeline. Tapi di satu sisi, ia begitu sedih. Bhima seorang pemuda yang baik. Ia memiliki cita dan cinta yang begitu baik pula. Dia juga seorang yang secure pada dirinya sendiri. Mara merasa Bhima pantas mendapatkan perempuan yang lebih baik dari Xeline. Xeline hanyalah perempuan yang begitu banyak memiliki trauma dan trust issue yang membuatnya bisa sangat insecure.

Bhima : Sebenarnya bila boleh jujur, kali ini aku takut kehilangan seseorang. Rasanya kehilangan itu seperti ingin mendapatkan sesuatu tapi tidak kesampaian untuk memilikinya. Rasanya sakit sekali

Mara : Hubungan yang tak tahu arahnya ke mana, apakah bisa menentukan perahu akan melaju ke mana? Seperti hubungan yang tengah kalian jalani saat ini. Ini hubungan hanya sekedar pacaran kah? Atau sekedar bahan gabut kah? Atau sebagai selingan di kala kesepian kah? Bila suatu saat Xeline melarikan diri dari sebuah hubungan, bagaimana dengan kamu? Ini beberapa pilihan yang mungkin bisa dijalani bukan? Hubungan yang tiada kejelasan, nggak bisa akan dibawa kemana bukan?

Bhima : Aku sebenarnya butuh seseorang sebagai tempat untuk bercerita yang bisa membuatku merasa nyaman. Dan sebaliknya. Aku juga bisa memberikan rasa nyaman ada seseorang tersebut

Mara : Menurutmu, apa Xeline bisa kamu buat sebagai teman untuk bercerita? Tapi menurutku, sepertinya ia terlihat kurang merasa nyaman dan tidak bisa bercerita banyak pada seseorang

Bhima : Kadang bila aku melihat para pasangan bercerita pada pacarnya, mereka terlihat saling merasa nyaman bercerita satu sama lain, aku berpikir, enak ya rasanya bila kita memiliki seseorang yang bisa kita ajak bercerita, sebagai tempat kita berkeluh kesah tentang kehidupan, baik dalam keadaan suka dan duka.

Mara : Menurut saya sebagai ibunya, Xeline belum bisa dijadikan sebagai tempat untuk bercerita maupun berkeluh kesah karena ia masih belum selesai dengan dirinya sendiri. Dia juga masih merasa takut untuk memiliki kedekatan yang begitu dalam pada seseorang. Ia takut bila suatu saat orang itu akan meninggalkannya kapan pun juga. Selama ini ia hanya memendam semua dalam hati.

"Ternyata Xeline takut kehilangan seseorang. Ia di posisi yang sama sepertiku. Tapi kami berbeda sisi. Ia takut orang yang disukai meninggalkannya. Sedangkan aku takut kehilangan orang yang kusukai. Dunia mengapa begitu saling berpasangan seperti ini?" batin Bhima.

Mara : Kadang bila aku merasa penasaran dengan apa yang sedang dipikirkan oleh Xeline, aku akan membuka media sosial yang dimilikinya. Aku akan mencari video yang ia like atau video yang ia posting ulang. Seraya sambil berkata dalam hati bila mendapat video yang sangat relevan dengan yang ia alami saat ini. Maaf aku belum bisa menjadi Ibu yang baik untuk kamu sayang.

"Xeline, ternyata kamu... begitu misteri. Dibalik senyummu menyimpan sebuah rahasia seperti teka teki silang yang tak mudah untuk kupecahkan," Batin Bhima.

Bhima : Mulai nanti ini, aku akan lebih sering melihat media sosial Xeline secara seksama

Maaf baru bisa update bab

Hp eror

Happy reading

1
MIROI
next
MIROI
lanjut
MIROI
next
Fatur
lanjut
Fatur
next
MIROI
keren
MIROI
next
MIROI
lanjut
MIROI
next
MIROI
lanjut
Fatur
next
Fatur
lanjut
Fatur
next
Fatur
lanjut
Fatur
next
MIROI
lanjut
MIROI
next
MIROI
lanjut
MIROI
next
Fatur
keren
Fatur: luar biasa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!