NovelToon NovelToon
Xiao Nan: Kebangkitan Godfather Sang Raja Dunia Bawah

Xiao Nan: Kebangkitan Godfather Sang Raja Dunia Bawah

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Mafia / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: King Nan

Xiao Nan pernah menjadi Godfather paling ditakuti di Bumi, membangun kerajaan kriminal sebelum tewas akibat pengkhianatan orang terdekat. Namun kematian bukan akhir. Jiwanya bereinkarnasi ke dunia kultivasi di Pulau Matahari Abadi, bangkit sebagai penguasa bayangan sebelum kembali dikhianati dan dijatuhkan ke Pulau Bulan Surga.

Di sana ia terlahir sebagai tuan muda Keluarga Xiao. Ibunya dibunuh, bakat Akar Naga dirampas ayahnya sendiri, dan ia dibuang ke Reruntuhan Dewa dan Iblis. Di neraka itulah Xiao Nan bangkit. Ia mewarisi Sutra Bayangan Naga dan Tulang Naga Dewa, memadukan insting mafia dengan hukum kultivasi. Bersama entitas misterius Finn, ia membentuk Fraksi Shadow Dragon, menghancurkan Keluarga Xiao dari dalam. Namanya mengguncang dunia dan menyeretnya ke Turnamen Jalan Langit Sepuluh Ribu Ras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon King Nan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 28 - JAMUAN DARAH DI LEMBAH MERAH

Lembah Merah dikenal dengan tanahnya yang berwarna karat dan dinding tebingnya yang curam. Di sinilah, konvoi logistik Sekte Arwah Gelap bergerak merayap seperti ular raksasa. Ada tiga puluh kereta kuda yang ditarik oleh binatang buas, membawa persenjataan terlarang dan ribuan Batu Roh untuk menopang Keluarga Xiao yang mulai sekarat.

Penjagaan mereka sangat ketat lima puluh murid elit sekte, dipimpin oleh dua Penatua di ranah Pembentukan Tulang Tingkat Menengah.

Di atas tebing, tersembunyi di balik kabut tebal yang diciptakan oleh Finn, Xiao Nan berdiri mengamati. Di belakangnya, lima puluh Shadow Guard berjongkok dalam kesunyian total. Tidak ada suara denting senjata, tidak ada bisikan. Mereka adalah bayangan yang menyatu dengan batu.

"Taktik Mafia nomor seratus sepuluh," bisik Xiao Nan, matanya tertuju pada kereta tengah. "Jangan serang kepala atau ekornya terlebih dahulu. Patahkan punggungnya, biarkan mereka panik, lalu habisi mereka di dalam kebingungan."

Xiao Nan mengangkat tangannya, lalu mengayunkannya ke bawah. "Eksekusi."

Syuuut! Syuuut! Syuuut!

Bukan serangan fisik yang pertama kali menghantam, melainkan hujan anak panah energi yang telah dilumuri racun pelumpuh saraf, hasil racikan Yue Niang dan ketelitian Ruoxi.

"SERANGAN MENDADAK!" teriak salah satu Penatua Sekte Arwah Gelap.

Namun, sebelum mereka bisa membentuk formasi pertahanan, Karna dan tim garda depan Shadow Guard melompat dari tebing setinggi dua puluh meter. Mereka tidak mendarat dengan teriakan perang, melainkan dengan serangan langsung yang mengincar titik vital.

Jleb! Krak!

Dalam sekejap, sepuluh penjaga konvoi tewas dengan leher patah atau jantung tertusuk.

"Siapa kalian?!" raung Penatua pertama, mencoba melepaskan teknik Telapak Arwah Busuk.

Namun, ia tidak menghadapi satu lawan. Ia dikepung oleh delapan Shadow Guard yang bergerak dalam Formasi Sembilan Bayangan. Mereka saling menutupi celah satu sama lain, menyerang secara bergantian dengan ritme yang mematikan. Penatua itu terkejut, bagaimana mungkin sekumpulan orang di ranah Pembentukan Qi bisa menahan serangannya yang berada di ranah Pembentukan Tulang?

"Karena mereka tidak bertarung sebagai individu," suara Xiao Nan muncul tepat di belakang Penatua itu.

Xiao Nan melesat maju. Belati Jurang Langit-nya memancarkan aura hitam pekat. Tanpa membuang kata-kata, ia menebas pergelangan tangan sang Penatua, memutus aliran Qi nya.

"AAAAAGH!"

Xiao Nan mencengkeram wajah Penatua itu dan menghantamkannya ke dinding kereta hingga hancur. "Kau terlalu banyak bicara untuk seseorang yang akan mati."

Sementara itu, pembantaian berlangsung di sepanjang jalur konvoi. Para Shadow Guard bertarung dengan brutal namun disiplin. Mereka menggunakan teknik Langkah Kekosongan versi dasar yang diajarkan Xiao Nan untuk menghindari serangan fatal dan membalas dengan tusukan di bawah ketiak atau sela-sela zirah.

Yue Niang bergerak seperti kilat ungu di barisan belakang, memastikan tidak ada satu pun murid sekte yang sempat melarikan diri untuk mengirim sinyal bantuan. Setiap kali ada yang mencoba lari, sebuah anak panah cahaya dari Ruoxi akan menembus kepala mereka dari kejauhan.

Hanya dalam waktu tiga puluh menit, Lembah Merah benar-benar menjadi merah oleh darah. Bau amis memenuhi udara, bercampur dengan bau debu dan mesiu.

Xiao Nan berdiri di tengah mayat-mayat yang bergelimpangan. Jubah hitamnya tidak terkena setetes darah pun. Di depannya, Penatua kedua dari Sekte Arwah Gelap bersujud, kedua kakinya telah dipatahkan oleh Karna.

"Tolong... ampuni aku... Sekte Arwah Gelap akan memberimu apa saja..." ratap sang Penatua.

Xiao Nan menatapnya dengan tatapan kosong, lalu menoleh ke arah anak buahnya. "karna, apa yang kita lakukan pada orang yang membawa senjata untuk membunuh keluarga kita?"

Karna maju satu langkah, matanya berkilat penuh pengabdian. "Kita tidak memberi mereka ampun, Bos. Kita memberi mereka pemakaman tanpa nama."

Sret!

Karna menebas kepala Penatua itu tanpa ragu.

Xiao Nan mengangguk puas. "Amankan semua logistik. Bawa apa yang bisa dibawa ke markas. Bakar sisanya bersama mayat mayat ini. Biarkan asapnya terlihat sampai ke kediaman Patriark Xiao."

Sambil anak buahnya menjarah konvoi, Xiao Nan membuka salah satu peti khusus yang dijaga ketat. Di dalamnya, ia menemukan sebuah gulungan tua berwarna hitam dengan simbol tengkorak emas. "Teknik Pengendali Mayat Purba," gumam Xiao Nan. "Jadi ini yang direncanakan Patriark untuk melawanku? Menggunakan leluhur kami sendiri sebagai boneka?"

Xiao Nan meremas gulungan itu dan memasukkannya ke sakunya. "Rencana yang bagus, Patriark. Tapi sayangnya, boneka boneka ini akan memiliki tuan yang baru."

"Ayo pergi!" perintah Xiao Nan. "Sebelum patroli keluarga mereka sampai, kita harus sudah menghilang ke dalam bayangan."

Konvoi itu meledak dalam api besar, mengirimkan pesan yang jelas ke seluruh Pulau Bulan Surga: Lord Shadow tidak hanya menyerang dari kegelapan, ia kini memiliki tentara yang siap menantang dominasi sekte mana pun.

1
Pecinta Gratisan
lagi thor updatenya💞
Pecinta Gratisan
no komen thor yg penting gak hiatus thor
Pecinta Gratisan
ok thor semangat updatenya sampai tamat thor⚡🔨
Pecinta Gratisan
mantap💞 thor cerita nya💞
hahaahaha
Luar biasa
Andi Heryadi
jgn cm buat diri sendiri,bikin juga anak buahnya tambah kuat
Andi Heryadi
ganti panggilan bos dgn tuan muda thor
Andi Heryadi
keren....terus bertambah kuat Xiao nan
Andi Heryadi
semoga gak berhenti ditengah jalan Thor, ceritanya lumayan bagus
I'm Alone❄️: insyaallah nggk berhenti ditengah jalan, saya usahain selesai Sampek season 3
total 1 replies
Andi Heryadi
bantai jgn ksh ampun ....
Andi Heryadi
mantap thor
Andi Heryadi
ttp semangat thor
Andi Heryadi
masih menyimak thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!