NovelToon NovelToon
Aku Hanya Ibu Susu Dari Anakmu

Aku Hanya Ibu Susu Dari Anakmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Ibu susu / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa
Popularitas:33.6k
Nilai: 5
Nama Author: Maufy Izha

"Aku hamil" Tiara akhirnya mengatakan rahasia yang di tutupinya selama beberapa minggu ini pada atasan sekaligus kekasihnya, Rex Hamilton, setelah kegiatan panas Mereka berdua yang baru selesai beberapa menit lalu.

Rex yang tengah mengenakan kembali pakaian dalamnya, terdiam sejenak.

"Gugurkan" Ucap Pria itu datar, tanpa melirik Tiara sama sekali.

Rex memang seperti itu, sikapnya dingin dan datar pada siapapun, termasuk pada Tiara yang telah menjadi sekretaris sekaligus teman tidurnya selama 3 tahun terakhir.
"Aku ingin melahirkan anak ini"

Rex menatapnya tajam. Pria itu kemudian menghampiri Tiara dengan langkah pelan tapi penuh ancaman.
"Hanya karena Kamu bisa naik ke ranjangku, bukan berarti Kamu bisa menjadi Nyonya Hamilton. Sadarlah dengan posisimu. Kamu hanyalah simpananku"
"Jika Kamu mau mempertahankan janin sialan itu, maka enyahlah dari hidupku. Tentukan pilihanmu"

"Aku akan mempertahankannya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau Makan Itu Cinta

Setelah menerima tawaran dari Rex, Handoko tidak membuang-buang waktu. Saat itu juga Dia mendatangi kamar Putra dan menantunya dan langsung menyeret Lina keluar dari rumahnya.

Richard tidak mengerti apa yang sudah terjadi, kenapa Ayahnya bisa menjadi sekeras ini.

"Papi, kenapa Papi melakukan ini? Lina adalah istriku, Ibu dari cucu Papi"

"Maksudmu bayi cacat yang belum tentu adalah Anakmu itu? Richard, Aku tidak tahu apa yang ibumu makan saat mengandungmu hingga Kamu jadi sebodoh ini! Kamu nggak lihat berita yang beredar tentangnya???"

Handoko sampai meremas rambutnya sendiri saking gemasnya. Jika saja Ia tidak begitu menyayangi Richard, Ia pasti sudah memukul anak semata wayangnya ini dengan pot bunga yang ada di hadapannya itu.

"Aku mencintainya Pi"

"Kalau begitu, Kau makan itu cinta, enyah Kalian berdua dari sini. Aku lebih baik kehilangan anak nggak berguna sepertimu daripada bisnis yang Aku bangun hingga berdarah-darah akan hancur begitu saja gara-gara seorang pembuat onar!"

"Papi!" Richard berteriak, tidak menyangka Ayahnya akan lebih memilih bisnis daripada anaknya sendiri. Ayahnya benar-benar kehilangan Akal.

"Papi, jika papi melakukan ini padaku dan Lina, maka Aku nggak akan mau kembali ke keluarga Holand!"

"Richard, bicara apa Kamu?" Lita mendelik tajam ke arah putranya. Bisa-bisanya Richard menantang Ayahnya sendiri seperti itu hanya demi seorang perempuan murahan seperti Lina! Padahal Richard tahu, Handoko tidak pernah main-main dengan keputusannya.

Lina memperhatikan drama keluarga itu dengan tatapan malas. Lagipula, Dia juga tidak begitu mencintai Richard, kalaupun Richard menceraikannya, Dia masih memiliki pria-pria lain yang siap menerimanya dengan tangan terbuka, pria yang lebih muda, lebih tampan juga.

"Ah udah deh, Richard, mendingan Kamu balik sana sama orangtuamu, Aku juga udah nggak Sudi jadi mantu Mereka, emang kalian pikir Aku siapa? Aku ini anak Darmawan Suroso, Anggota dewan sekaligus orang paling kaya di Solo, memangnya Aku butuh kalian? Cuih"

Ucap Lina, kemudian berbalik pergi tanpa membawa apapun selain ponselnya. Richard, Lita bahkan sampai Handoko tercengang mendengar kalimatnya, merasa bingung apakah harus tertawa atau menangis mendengar omong kosong Lina.

"Sayang, tunggu!" Richard mencoba mengejarnya, tapi sebelum itu, Pria itu meraih bayinya dalam gendongan baby sitter terlebih dahulu kemudian menyusul Lina yang sudah jauh melangkah ke arah gerbang rumah itu.

"Richard, kalau Kamu berani melangkah sampai keluar gerbang itu, jangan harap Kamu bisa kembali!"

Richard menoleh sambil tertawa sinis.

"Aku nggak perduli. Lina adalah segalanya bagiku"

"Bocah plenger! gendeng, bocah edan! Mati aja sana!!!" Teriak Handoko sekuat tenaga sampai merasa hampir pingsan.

"Pi..." Lina terisak sambil merangkul lengan suaminya.

"Biarin aja, Dia pikir hidup ini bisa di jalani cuma dengan cinta, apalagi istrinya juga begitu, nggak peduli sama Dia, Papi berani taruhan, nggak nyampe seminggu, Dia pasti ngemis-ngemis sama Kita buat balik ke rumah. Saat itu, Kamu siram aja dia pake air bekas pelan!"

Lita terdiam. Dia kasihan pada Richard, tapi Dia juga setuju dengan suaminya. Mereka berdua sudah membangun bisnis selama puluhan tahun dengan darah dan keringat, agar anak Mereka punya masa depan yang gemilang, tapi anaknya malah memilih cinta buta.

"Mbak, Kamu bereskan kamar masing-masing Richard sama istrinya, lempar semua barang-barangnya keluar, biar kalau Mereka kembali ke rumah, Mereka bisa langsung bawa barang-barangnya pergi sekalian. Ingat, jangan bukain pintu buat Mereka nanti!"

Perintah Handoko. Setelahnya, Ia masuk ke dalam rumah, dan menjalankan perintah Rex. Membereskan rumah sakit itu dan akar-akarnya.

***

"Sepertinya, Handoko sudah mulai bergerak Pak" Ucap Desmon. Dia dan Rex sedang dalam perjalanan pulang setelah di sibukkan dengan pekerjaan dan meeting seharian.

Rex hanya bergumam pelan sambil memejamkan matanya. Pria ini tampak sangat lelah. Tapi, hari ini Rex makan lebih banyak dari sebelumnya, dan itu membuat Desmon sedikit merasa lega.

Saat tiba di gerbang, lagi-lagi ada Rizal. Rex tidak melihatnya karena tertidur, hanya Desmon yang berada di kursi depan yang melihat Rizal dan Tiara sedang mengobrol.

Pria itu mengerutkan keningnya, merasa heran. Barulah saat mobil itu berhenti tepat di samping Tiara dan Rizal, wanita itu menoleh.

Tiara tahu kalau itu adalah mobil Rex. Kemungkinan Rex ada di dalam sana. Karena ini sudah hampir jam setengah 6 sore. Tiara menunduk hormat sekilas, lalu kembali berbincang dengan Rizal.

"Hentikan mobilnya, Aku akan turun disini" Suara rendah dan berat yang tidak seberapa keras itu membuat Desmon terkejut. Ia tidak tahu kalau Rex sudah terbangun.

'Ah gawat, Dia pasti akan mengamuk di depan rumah' batin Desmon gelisah.

"Desmon!"

"B-baik Pak. Hentikan mobilnya" Perintah Desmon pada sang supir.

Ceklek.

Pintu mobil terbuka, Rex turun dengan gerakan yang anggun, wajahnya yang dingin dengan wibawa yang tidak terelakkan membuat Rizal merasakan nuansa aneh. Dia memang tidak takut, tapi Dia juga tidak memungkiri bahwa Rex memiliki aura yang sangat mendominasi, sehingga Ia secara naluriah merasa terintimidasi.

Tapi, kenapa Pria ini selalu mengganggu dan tampak sangat marah saat dirinya sedang bersama Tiara...?

Jangan-jangan...

"Sepertinya, Anda tidak paham dengan ucapan Saya tempo hari" Ucap Rex. Tiara menoleh dan menatap Pria itu dengan heran.

"Pak, teman Saya hanya ingin mengucapkan salam perpisahan karena Dia akan kembali ke kampung halamannya" Tia sebenarnya tidak ikhlas menjelaskan hal seperti ini pada Rex. Toh, Viona sudah mengizinkannya. Rizal bahkan tidak sampai memasuki halaman rumah Hamilton. Jadi, kenapa Rex harus menegurnya seperti ini?

"Bagaimanapun, bagiku Dia adalah orang asing, dan ini adalah kawasan pribadi keluargaku, Aku sudah bilang bahwa Aku nggak suka ada orang asing memasuki wilayahku"

Tiara terdiam dengan wajah merah, entah itu karena marah atau malu. Yang jelas Dia tidak ingin berdebat dengan Rex karena itu tidak ada gunanya.

"Baik Pak, Saya minta maaf, lain kali tidak akan terjadi hal seperti ini lagi" Ucap Tiara pada akhirnya. Rizal menjadi tidak enak hati, Ia pun menimpali,

"Tidak, seharusnya Saya yang meminta maaf. Pak Hamilton, Saya tidak akan datang kesini lagi tanpa izin, jika Saya ingin bertemu lagi dengan Tiara, Saya akan mengajaknya bertemu di luar saja saat Tiara libur. Ini salah Saya, Saya benar-benar minta maaf"

Rex tertawa getir melihat kedua orang ini saling melindungi satu sama lain. Jantungnya seakan ditarik keluar dan kemudian di injak-injak. Ia merasa bahwa disini, Ialah penjahat yang seolah ingin memisahkan Mereka berdua.

"Kalau begitu selesaikan momen romantis kalian untuk terakhir kalinya hari ini, maaf sudah mengganggu" Ucap Rex kemudian masuk kembali ke dalam mobilnya. Setelahnya mobil itu melaju pelan menuju ke halaman rumah.

Rex masuk ke dalam rumah di ikuti oleh Desmon tanpa menoleh ke belakang.

Tiara terpaku selama kurun waktu itu, hingga suara panggilan Rizal menariknya lagi dalam dunia nyata.

"Tiara? Maaf ya, Aku yang memaksamu untuk bertemu disini"

"Oh, nggak apa-apa mas, Aku juga kan mau nitip sesuatu buat mbak Nit. mengenai Pak Rex, jangan dipikirin, Dia emang orangnya begitu"

"Tapi Aku merasa... Kayaknya Dia punya perasaan yang lain sama Kamu deh" Ucap Rizal, suaranya semakin mengecil.

"Enggak kok, nggak ada yang kaya gitu, Dia itu bosku mas"

Bantah Tiara. Dia memang belum mengatakan pada Rizal tentang hubungannya dengan Rex. Tiara jadi berfikir, apa Dia perlu menceritakannya? Tapi, untuk apa?

1
Nixc~
plenger gk tuh, janji gak plenger 🙂↕️😭😭
SisAzalea
Rex,ambil berkah Ramadhan ya,semoga bisa lebih baik🤭
Nixc~
udah... mending simpen aja ide lu yang itu🙂↕️ 😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐢𝐧𝐢 𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐭𝐩 𝐤𝐧𝐩 𝐲𝐚 𝐥𝐢𝐤𝐞 𝐝𝐚𝐧 𝐫𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫𝐬 𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢𝐤𝐢𝐭 𝐛𝐧𝐠𝐭


𝐚𝐪 𝐛𝐧𝐲𝐤 𝐧𝐞𝐦𝐮 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥𝟐 𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐭𝐩 𝐬𝐞𝐩𝐢 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚, 𝐠𝐢𝐥𝐢𝐫𝐚𝐧 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥𝟐 𝐲𝐠 𝐚𝐥𝐮𝐫 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐧𝐲𝐚 𝐠𝐤 𝐧𝐲𝐚𝐦𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐜𝐚𝐤𝐚𝐝𝐮𝐭 𝐣𝐮𝐬𝐭𝐫𝐮 𝐥𝐢𝐤𝐞 𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐧𝐲𝐤


𝐡𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 𝐲𝐠 𝐛𝐞𝐠𝐨 𝐲𝐠 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐚𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐚 🤭🤭🤭
𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐦𝐮 𝐤𝐞𝐫𝐞𝐧 𝐥𝐨 𝐭𝐡𝐨𝐫
Maufy Izha: nggak lolos bab terbaik kak hehe jadi haru si revisi lagi 😁
total 4 replies
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐤𝐧𝐩 𝐠𝐤 𝐝𝐫𝐝𝐥𝐮 𝐛𝐞𝐠𝐢𝐭𝐮 𝐫𝐞𝐱 𝐭𝐢𝐫𝐞𝐱😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥: 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐠𝐞𝐦𝐞𝐬 𝐬𝐦 𝐦𝐫𝐤
total 2 replies
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐠𝐤 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐦𝐚𝐭𝐚𝐪𝐮 𝐤𝐞𝐭𝐮𝟐𝐩𝐚𝐧 𝐚𝐢𝐫 𝐦𝐚𝐭𝐚 😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐲𝐚 𝐚𝐥𝐥𝐚𝐡 😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐬𝐞𝐣𝐚𝐤 𝐛𝐚𝐛 𝐦𝐞𝐧𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐧𝐲𝐚 𝐳𝐚𝐲𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐬𝐭𝐬𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐚𝐢𝐫𝐦𝐚𝐭𝐚 𝐭𝐚𝐤 𝐛𝐞𝐫𝐞𝐧𝐭𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐥𝐢𝐫 😭😭😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐦𝐮 𝐭𝐡𝐨𝐫 😊😊😊 𝐧𝐲𝐞𝐬𝐞𝐤 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐥𝐢 😭😭
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥: 𝐬𝐚𝐦𝐚𝟐 😊😊
total 2 replies
𝐚𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐠𝐢𝐫𝐥
𝐧𝐲𝐞𝐬𝐞𝐤 𝐛𝐧𝐠𝐭 𝐘𝐀 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇
Zainab Ddi
author ditunggu updatenya selalu untuk kelanjutannya 🙏🏻💪🏻😍
Zainab Ddi
cemburu berat nih yee rec😛😛😛
Bela Viona
sabar rex ,kalo hati panas mending minum es dawet,biar adem
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
sutiasih kasih
udahlah rex.... mnding km dirm aja... brdamailah dgn knyataan....
klo Tiara berubah dan tak ingin mngulang msa lalu... jgn km merasa marah & tak terima....
salahkn saja sikap dan mulut jahatmu yg sll merendahkn tiara... bhkn km jga mnolak ank yg di kndung tiara...
dan salahkn jga mama mu.... yg sll mengagungkan kasta... smpe tak berperasaan mnghina Tiara...
Maufy Izha: betull, jadi kalau Tiara sudah di taklukkan lagi ya wajar ya kak 😭🙏
total 1 replies
Zainab Ddi
author makasih Uda update ditunggu selalu kelanjutannya 💪🏻😍😍
Zainab Ddi
Tiara Uda mati rasa sama perasaan Krn kehilangan anak yg sangat dua cintai tapi semoga setelah dendamnya terbalas hatinya bisa luluh melalui jaiden
sutiasih kasih
nyesel sdh tiada guna rex...
sutiasih kasih
sesuai keinginamu rex.... ankmu memilih ke surga...
sutiasih kasih
ankmu yg mninggal rex...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!