NovelToon NovelToon
Terjerat Gairah Suami Sahabat

Terjerat Gairah Suami Sahabat

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Selingkuh
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Ima susanti

Apa yang kita rencanakan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Takdirkan yang akan membawa kita ke jalan yang sudah di gariskan.

Lidia tak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah setelah kejadian malam itu. Niat ingin membantu malah berakhir jadi hal buruk yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidup.

Mahkota yang ia jaga di renggut paksa oleh Panca suami sahabatnya sendiri. Semenjak itu ia tak bisa lepas dari jeratan Panca. Sekeras apapun ia menolak ia tak bisa mengelak akan pesona panca yang notabene adalah atasannya sendiri.

Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah sahabatnya akan mengetahui perbuatan buruknya dan bagaimana kisah anatara dirinya dan panca?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Proses percerain berjalan lancar, karna Wulan tidak bisa menyanggah sama sekali. Panca punya senjata yang tak bisa ia lawan.

"Apa yang kamu dapat?" tanya mama Wulan.

"Lumayan buat biaya hidup, ma." jawab Wulan dengan tubuh lemes.

"Lagian kamu sih, ga bisa mengambil hati Panca. Andai saja kamu bisa mengemgam Panca mama yakin kamu bakal bahagia dengan hidup berkecukupan. Lantas kamu kedepannya mau apa? Ga mungkin kamu hanya ongkang - ongkang kaki, lama - lama duit yang Panca kasih bakal habis."

"Itu dia ma, aku binggung kau usaha apa. Aku ga punya keahlian apapun. Mama ada saran ga?" tanya Wulan yang terbiasa hidup manja.

"Buka toko kue kek, laundry kek, salon juga bisa, atau warung sembako jika kamu mau, karna itu ga perlu skill yang tinggi." saran mamanya.

"Mama bantuin aku ya, Aku juga mau punya penghasilan untuk biaya hidup kedepannya."

"Nanti mama pasti akan bantu kamu."

"Buka salon sekaligus Laundry aja kali ya, ma?"

"Terserah kamu, kamu bisa ga? Kalau mama lebih suka warung sembako karna penghasilanya pasti ada tiap hari. Kalau salon menurut mama kurang karna belum tentu juga orang setiap hari pergi salon." Mama menguraikan apa yang paling bagus untuk putrinya.

"Benar juga ya, ma. Nanti aku akan cari ruko untuk membuka warung sembako."

"Bagus, nanti mama juga bakal tanya teman - teman mama mana tau ada info ruko yang di sewakan dengan harga murah. Ngomong - ngomong teman kamu yang bernama Lidia itu kemana? Sudah lama mama ga liat dia."

"Ga tau ma, tiba - tiba dia menghilang. Coba Lidia ada pasti aku ga bakal kebingungan kaya gini." Wajah Wualn nampak sendu.

"Sama sekali ga ngasih kabar kamu?"

"Hmm...." angguk Wulan, ada gurat kesedihan kehilangan seorang sahabat yang selalu ada di saat ia butuhkan.

Bagaiman nanti reaksi Wulan saat tau jika sahabatnya itu adalah orang yang jadi penyebab retaknya rumah tangganya.

Sementara itu di tempat berbeda Lidia merasa sedih harus berpisah dengan Fira dan Adit. Baru sebentar rumah terasa ramai sekarang udah sepi kembali.

"Kak, sering - sering pulang ya." ujar Lidia sambil memeluk Fira saat hendak berangkat kembali ke kota.

"Insya Allah nanti kamu lahiran kakak bakal usahakan pulang. Udah ga usah melow gitu jelek tau." Fira mencubit hidung Lidia membuat Lidia meringis.

"Buk aku berangkat dulu, Lidia titip ibuk." ucap Adit sebelum menjalankan kendaraannya.

Lidia mengangguk memaksakan tersenyum, Lidia dan Buk Sum melambaikan tanganya saat kendaraan menjauh. Mereka baru masuk kedalam rumah saat mobil Adit menghilang di balik tikungan.

"Sepi ya, buk." gumam Lidia menghempaskan tubuhnya di sofa.

"Iya, kayanya tiga hari itu berasa sebentar."

"Ibuk ga kepengen ikut abang tinggal di kota?"

"Ga ah, enakan di sini. Udaranya bersih, tetangga juga ramah - ramah tidak seperti di kota hidup sendiri - sendiri. Udara juga sumpek, brisik." ungkap buk Sum yang memilih hidup di kampung meski seorang diri. Walau tak mudah tapi wanita itu punya prinsip tak mau menyusahkan anaknya di usia senjanya.

Apalagi sekarang buk Sum merasa bahagia dengan kehadiran Lidia membuatnya tak lagi kesepian. Ada warna baru dalam hidupnya, yaitu mempunyai anak perempuan dan sebentar lagi akan menimang cucu.

Begitulah kehidupan Lidia di kampung, dari buk Sum ia banyak belajar tentang arti perjuangan. Meski hidup sederhana Lidia merasa bahagia dan ia sedikit demi sedikit mulai melupakan Panca.

Lidia tak mau lepas tangan hidup tanpa melakukan apa - apa. Ia dan buk Sum membuka usaha warung kecil - kecilan di depan rumah untuk menambah penghasilan. Awalnya Lidia berencana mencari pekerjaan tapi di larang buk Sum karna tak tega melihat perutnya yang makin hari makin membuncit. Tinggal menunggu hari kebahagian itu akan datang. Bagaimana persalinan Lidia? Apakah bayi Lidia akan selamat?

...****************...

Assalamualaikum kk

Apa kabar? moga kk sehat selalu.

Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 👍💪😘🙏

1
Ari Sawitri
egois kamu Lidya ...pdhal panca sdh mau melamar resmi dg orang tuanya..klu panca mencintai harusnya kamu berani menghadapi apapun bersama .. jangan cemen dan egois kay. kasian Surya
Ima Susanti: msh ada yg ganjal, makanya ragu😔
total 1 replies
Dessy Lisberita
lagian juga kenapa kita yg punya laki malh nyuruh sahabt kan ga beres jadi nya
Ima Susanti: terlalu percaya🤭🤭
total 1 replies
Siti Maimunah
typo bgd byk tulisan yg ...😄😄😄
Ima Susanti: siap kk👍🙏
total 1 replies
Ima Susanti
/Pray//Pray//Pray//Pray/
Intan Datulangi
makin seru👍
Wirly Pena
karya yang bagus thor , semangat 💪

hallo temen2, jangan lupa mampir dan baca " Aku istrimu, bukan babu mu "

terimakasih 🙏
Intan Datulangi
mantap👍
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray/
total 2 replies
Intan Datulangi
lanjtu👍
Ima Susanti: ngikut🤭😂🤣
total 1 replies
Intan Datulangi
semakin asyk👍💪
Intan Datulangi
lanjut
Ima Susanti: ayo🤭😊
total 1 replies
Handayani Lilis
bagus skli
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Intan Datulangi
💪👍
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Intan Datulangi
lanjut👍
Ima Susanti: /Ok//Good/
total 1 replies
Intan Datulangi
mantap,jangan dulu selesai dong ceritanya👍
Ima Susanti: nyari idenya agak sulit kk😊
total 1 replies
Intan Datulangi
senang rasa mereka bertiga bahagia,bilang sama ortunya kembali lagi ke kampung ajak nikah lidyanya
Ima Susanti: memulai hidup baru tentunya😊
total 1 replies
Intan Datulangi
asyk lanjut
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
Intan Datulangi
mantap ceritanya 👍
Ima Susanti: /Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Intan Datulangi
lanjut👍
Ima Susanti: siap kk👍
total 1 replies
Intan Datulangi
makin asyk ceritanya👍
Ima Susanti: /Kiss//Kiss//Kiss//Kiss/
total 1 replies
Intan Datulangi
lanjut
Ima Susanti: kasih ide kk😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!