kisah seorang anak kecil yang tidak mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtua nya , tetapi semua itu berubah saat ayah nya menikah lagi dengan wanita lain, kehidupan anak itu berubah drastis
bagaimana nasib anak itu? yuk baca kelanjutan nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kyranachia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 34
"apa tidak apa-apa ya aku seperti ini ?tapi aku merasa sedikit malu ,tapi aku senang juga sih ...karena akhirnya ada memperhatikan penampilan aku ”ucap Alisha dalam hatinya merasa senang
Irfan pun mengurus sekolah Alisha ,dan Alisha mulai masuk sekolah hari itu juga ,dia merasa lega karena teman-teman barunya menyambut nya dengan sangat baik ,berbeda dengan sekolah lama nya ,dia berpikir mungkin karena penampilan nya yang sudah berubah ,maka dari itu banyak yang ingin menjadi temannya
hari pun berlalu waktu pulang sekolah pun telah tiba ,Alisha pulang sekolah dengan berjalan kaki ,dia berniat hari itu akan ke tempat dia bekerja untuk berbicara dengan baik-baik soal dia ingin Berhenti bekerja
saat Alisha sedang berjalan menuju ke gerbang tiba-tiba saja ada yang memanggil Alisha
"Alisha tunggu ..." teriak seorang gadis sambil berlari ke arah Alisha
"rumah kamu di mana ?Kamu pulang sama siapa" tanya Gadis itu saat sudah berada di depan Alisha
"rumah asli aku jauh sih ...tapi sekarang aku tinggal sama bunda dan dekat dengan sekolah ,rumah bunda ku tidak jauh dari sini , ada apa ran? "tanya Alisha pada teman baru nya itu
"ah ,Tidak apa-apa kok ...Aku hanya ingin tahu rumahmu ,Apa kamu mau jadi temanku?" tanya Gadis itu sambil tersenyum manis
"Tentu saja aku mau ...kita kan emang berteman "ucap Alisha sambil tersenyum
"Wah aku senang sekali kamu mau jadi temanku" ucap Gadis itu yang bernama Rania
"Iya aku juga senang berteman sama kamu" jawab Alisha merasa sangat bahagia karena akhirnya dia memiliki teman
"kita pulang bareng yuk ...rumah kamu di mana ?" tanya Rania sambil menggandeng tangan Alisha
"itu rumahku ,di komplek Daisy "ucap Alisha sambil berjalan beriringan dengan Rania
"Wah kalau gitu kita tetangga dong ...aku juga tinggal di situ Lisha"ucap Rania sangat senang karena rumahnya satu komplek dengan rumah Alisha
"Oh ya ?" tanya Alisha bersemangat saat Rania bilang kalau rumah dia berada di satu komplek yang sama dengan Alisha
"Iya Alisha ...kalau begitu kita bisa setiap hari bermain bersama dong "ucap Rania bersemangat
"tentu saja ..."ucap Alisha juga ikut senang sama seperti Rania
mereka berdua pun pulang bersama sambil cerita tentang kehidupan masing-masing ,agar mereka berdua semakin dekat
tak terasa setelah berjalan sambil mengobrol ,mereka berdua sudah sampai di depan rumah rania
"Ini rumahku Lisha ,rumah kamu yang mana?" ucap Rania sambil menunjuk rumahnya
"Rumahku di ujung sana ,nanti kalau mau main-main saja ya "ucap Alisha sambil tersenyum
"oh, yang di samping pohon besar itu ya? " tanya Rania sambil menunjuk ke arah pohon besar yang berada tak jauh dari rumah Bella
"Iya itu rumahku ...lebih tempatnya rumah bundaku "ucap Alisha sambil tersenyum
"enak ya kamu mempunyai dua mamah, sedangkan aku satupun tidak punya "ucap Rania sambil cemberut
"jangan bicara seperti itu Rania ...Ya udah aku pulang dulu ya ,takut dicari sama papah" ucap Alisha
"Iya sampai ketemu lagi Alisha" ucap Rania sambil tersenyum Alisha pun membalas perkataan Rania dan segera pergi dari rumah Rania
Rania hanya tinggal bersama ayah nya saja ,Ibu nya sudah lama meninggalkan Rania tanpa kabar ,sampai saat ini Rania tidak tahu kemana ibu nya pergi ,Papah Rania juga sangat sibuk membuat Rania menjadi kesepian
Alisha langsung masuk ke dalam rumah ,Dia segera pergi menemui Bella di kamarnya
dia melihat Bella dengan wajah yang sangat pucat ,dan dia melihat Aulia sedang membujuk Bella yang tidak ingin makan sama sekali
"Bunda ?...Bunda kenapa ,kok wajah bunda pucat sekali ?" tanya Alisha ketakutan saat melihat Bella yang benar-benar pucat
Bella tidak menjawab ,tatapan nya benar-benar kosong ,Alisha yang melihat itu benar-benar merasa sedih ,Alisha segera keluar dari kamar Bella dan segera menelpon Irfan
‘Halo Pa ...’ ucap Alisha dengan nada panik
‘iya sha ada apa? ’tanya Irfan dari seberang telepon
‘Papa di mana Pah ?’ tanya Alisha lagi
‘papah Lagi urus kasus Mamah kamu ,ada apa ?kok kamu seperti panik begitu’ ucap irfan yang perasaan nya menjadi tidak enak
‘sibuk banget ya Pah ?’tanya Alisha lagi membuat Irfan menjadi penasaran
‘nggak juga sih Sha ,habis ini Papa mau kembali ke kantor lagi ,Memangnya ada apa sih ?’’ tanya Irfan
‘Pah kalau sudah selesai mengurus kasus mamah tolong segera ke rumah Bunda ,sepertinya Bunda sakit Pah ,wajahnya sangat pucat , bunda juga tidak ingin makan’ ucap Alisha sangat panik
‘Astaga kenapa kamu tidak bilang dari tadi ...ya udah papa segera kesana ’ucap irfan lagi
‘iya pah.. ’ucap Alisha dan telp pun di mati kan Alisha kembali ke kamar Bella
" bunda... bunda kenapa? jangan diam saja, cerita dong sama Alisha , kan bunda sendiri yang bilang kalau ada masalah itu cerita jangan di pendam sendirian "ucap Alisha memegang tangan Bella
tetapi tetap saja tak ada jawaban dari Bella, hanya air mata yang menetes begitu saja
" bunda... "ucap Alisha lagi sambil memegang kening Bella
suhu tubuh Bella sangat panas, membuat Alisha semakin panik
" bunda sakit? mbak apa bunda belum makan dari pagi? "tanya Alisha kepada Aulia
" kalau soal itu saya tidak tau dek lisha, tetapi ibu dari saya pulang tidak mau makan, dan tidak mau bicara sama sekali, saya mau bilang ke bapak tapi takut ganggu, karena kata bapak, bapak mau urus kasus bu elisha "ucap Aulia dengan lembut
Alisha hanya bisa mengangguk dan menunggu kedatangan irfan
setelah beberapa saat menunggu, irfan pun sampai di rumah, dia segera berlari menghampiri Bella di kamar nya
" bel... kamu kenapa? bunda kamu kenapa sha? "tanya irfan sambil memegang tangan Bella
" aku nggak tau pah... badan bunda panas sekali, bunda juga tidak mau bicara dan makan sejak tadi "ucap Alisha merasa takut
irfan segera memegang kening Bella " astaga bel... badan mu panas sekali, kita ke rumah sakit ya "ucap irfan yang ingin menggendong Bella
"Aku tidak mau ke rumah sakit Mas ...Aku ingin anak ku" ucap Bella yang akhirnya berbicara juga
irfan yang mendengar hal itu merasa sedih, Bella menatap irfan dengan tatapan memohon
"Aku mau anak ku Mas ...Aku cuma mau anak ku ,Aku tidak minta apa-apa" ucap Bella sambil menangis kencang
Alisha yang melihat itu pun menjadi sedih ,Bella menangis dengan begitu kencang ,rasanya sakit sekali melihat Bella menangis ,Alisha melihat hal itu tidak kuat dan segera keluar dari kamar Bella
scara Alisa 5 taun dan sekarang 14 tapi Nabila baru 25