NovelToon NovelToon
Bawalah Aku Pergi

Bawalah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Slice of Life
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: lusi permata Sari

Kamu tau aku sangat mencintai adikmu, tapi kamu pun tau, sangat mustahil untuk aku bisa hidup bersamanya, jika memang kamu juga mencintai aku ,maka bawalah aku pergi dari kehidupan adikmu. Dobrak lah pintu hati ku agar aku bisa mencintaimu melebihi cinta ku untuk nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lusi permata Sari , isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.34

"Za bangun sudah pagi ", ucap Lilia sambil mengelus rambut Riza.

Riza yang mulai membuka sedikit matanya langsung kaget ketika melihat wajah Lilia berada di hadapannya. Seketika Riza merasa apa ini hanya mimpi atau emang bener² kenyataan. Riza pun langsung duduk di tempat tidur dan betapa terkejutnya Riza melihat penampilan Lilia pagi ini.

"kenapa tiba-tiba Lilia jadi seperti ini ?", ucap Riza dalam hati.

"Kamu masih ke kantor kan za hari ini ?", tanya Lilia sambil terus menatap mata nya .

"Eeem iya ", Riza pun merasa grogi dengan sikap Lilia yang tiba-tiba berubah.

"Yaudah bangun yuk,aku tunggu ya di meja makan,baju untuk ke kantor sudah aku siapkan ya za ", ucap Lilia yang langsung bergegas ke luar kamar.

"Kesambet apa ya Lilia,Kok bisa-bisanya dia berubah seperti ini", ucap Riza.

Riza pun bergegas untuk mandi dan langsung siap-siap mengenakan baju yang sudah di sediakan oleh Lilia.

Setelah selesai,Riza pun langsung menuju ruang makan. Riza pun sangat terpesona melihat Lilia pagi ini, karena tidak seperti biasanya Lilia berpenampilan menarik seperti ini, apalagi wajah nya kali ini di hiasi dengan make-up menambah kecantikan di wajahnya.

"Huhhhh aku harus tetap terlihat biasa saja ", ucap Riza yang tetap mempertahankan pendirian nya.

"Memang nya bi Yayan tidak jadi pulang kampung ?", tanya Riza.

"Jadi kok, kenapa emangnya,kok tiba-tiba kamu nanyain bi Yayan ?", jawab Lilia .

"Lalu siapa yang menyiapkan ini semua ?". tanya Riza.

"Aku ". jawab Lilia.

Mendengar itu Riza pun semakin bingung dengan apa yang terjadi pada Lilia.

"Nih cobain ya nasi goreng spesial buatan aku ", suara Lilia membuyarkan lamunan Riza.

"Oh iya ". sahut Riza.

Riza pun masih terlihat cuek pada Lilia, walaupun sebenarnya perasaan Riza sudah tidak karuan melihat Lilia pagi ini yang berpenampilan sangat menarik dan melayani nya dengan baik.

"Gimana za rasanya ?", tanya Lilia.

"Emmm enak", jawab Riza yang masih terlihat cuek.

"Kamu sibuk banget ya za ?",

"Ada apa emang nya ?",

"Aku pengen kamu nemenin aku hari ini ".

"Emang nya kamu mau kemana ?", tanya Riza.

"Yaa enggak kemana² ,aku cuma takut aja sendirian di rumah,kan bi yayan lagi pulang kampung ".

"Maaf ya Li,aku masih belum bisa libur, kerjaan ku lagi banyak banget".

"Yaudah aku ikut kamu ya ke kantor ", ucap Lilia manja seperti anak kecil.

Riza pun tak langsung menjawab pertanyaan Lilia.

"Kalo Lilia ikut yang ada konsentrasi ku terganggu, tapi aku juga gak akan tega membiarkan Lilia sendirian di rumah ", ucap Riza dalam hati.

"Gimana , boleh gak aku ikut kamu ", tanya Lilia lagi.

"Oke kamu boleh ikut aku ke kantor ",

"yeee terimakasih ya za" ,

"Tapi kamu gak boleh berpakaian seperti ini ", ucap Riza.

"Loh kenapa,kamu gak suka ya sama penampilan aku ",

"Aku cuma gak mau orang lain melihat kamu dengan pakaian yang sexy seperti ini ", ucap Riza yang masih terlihat cuek.

"Emmm yaudah aku ganti baju dulu ya".

Lilia pun langsung masuk ke kamar untuk segera mengganti pakaian nya,tak lama Lilia pun kembali dengan mengenakan dress putih di bawah lututnya dengan di lengkapi blazer yang berwarna abu-abu.

Riza dan Lilia pun langsung bergegas masuk ke dalam mobil untuk segera pergi ke kantor. Sepanjang perjalanan Riza masih terlihat kaku tak seperti biasanya, Riza hanya terdiam tak sedikit pun berbicara,Lilia yang melihat Riza pun tak mau ambil pusing. Setelah sampai di kantor, semua karyawan pun sangat heran melihat bos nya untuk pertama kalinya membawa seorang wanita ke perusahaan nya. Kebetulan karyawan pun belum mengetahui bahwa ternyata Riza sudah menikah, karena yang sudah mengetahui hanyalah keluarga almarhum papanya.

Para staf pun tercengang melihat bos nya bersama wanita yang sangat cantik.

"Selamat pagi pak ", ucap karyawan.

"Ya pagi ", jawab Riza.

Setelah Lilia masuk ke dalam ruangan Riza, Riza pun segera mengingatkan semua staf nya, "Tolong untuk hari ini jangan ada yang berani masuk ke dalam ruangan saya, kecuali ada perintah dari saya", ucap Riza memerintahkan semua karyawan nya .

"Baik pak ", jawab semuanya.

Setelah mengarahkan seluruh Karyawan nya , Riza pun langsung masuk ke dalam ruangan nya, sementara itu para karyawan pun langsung sibuk bergosip."Pak Riza mentang² pak Reno lagi ke luar negeri berani banget bawa prempuan ke kantor ya ", ucap salah satu staf.

"shut, biarin aja lah, lagipula perusahaan ini kan milik dia ", jawab staf lainnya.

"Tapi kalo pak Reno tau , bisa-bisa murka nanti pak Reno ",

"Gak akan berani lah pak Reno marah sama pak Riza ".

"Udah ah mending kita kerja aja , nanti kalo ketauan bisa di pecat kita semua ", ucap salah satu staf menyadarkan yang lainnya.

Akhirnya semuanya pun kembali ke tempat nya masing-masing.

Sementara itu Riza yang sudah masuk ke ruangan nya pun langsung duduk di kursinya dan langsung membuka laptop nya, berusaha terlihat sibuk, walaupun sebenarnya Riza sama sekali tidak tau apa yang sedang dia kerjakan. Lilia yang melihat Riza so sibuk pun mencoba mencari perhatian dari suaminya itu.

"Za di sini aman kan ", ucap Lilia sambil membuka blazer nya, sehingga kini Lilia terlihat sangat sexy karena dress yang di gunakan tidak memiliki lengan sehingga terlihat belahan bukit kembar milik Lilia.

"Kenapa blazer nya di lepas?", tanya Riza yang semakin hilang konsentrasi nya.

"Gerah banget di sini ", jawab Lilia beralasan.

"Yang ada kamu yang bikin aku gerah Li", ucap Riza dalam hati.

Lilia pun menghampiri ke meja kerja Riza.

"Za..", suara Lilia yang tiba-tiba sudah ada di di hadapan nya.

"iyaa", jawab Riza yang sudah semakin panas melihat tingkah laku istri nya.

"Coba tolong lihat ini deh, tadi pagi terciprat minyak panas waktu aku membuat sarapan", ucap Lilia sambil menunjukan ke arah dada nya tepat di atas bukit kembar nya.

Riza pun mau tak mau harus melihat apa yang di tunjukkan istrinya itu, sehingga membuat Riza semakin gelapan.

"Aww ,pelan² za ,perihhhh ", ucap Lilia saat Riza menyentuh dada Lilia,semakin membuat Riza tergoda.

"Kalo seperti ini situasi nya,gw juga gak akan sanggup untuk menahan semua nya, sedangkan adik gw yang di bawah juga udah meronta pengen segera keluar, Lilia kenapa kamu tiba-tiba sangat agresif seperti ini, apa kamu sengaja memancing aku ", ucap Riza dalam hati.

"Yaudah kita ke dokter aja sekarang ya ", ucap Riza yang terus berusaha menutupi perasaan nya.

"Gak usah za, nanti juga sembuh kok ", ucap Lilia.

"za.. ", ucap Lilia dengan nada sedikit menggoda.

"Ada apa,aku kan di sini Li ". jawab Riza yang berusaha mengalihkan pandangannya.

Lilia pun langsung menyambar bibir Riza tanpa memperdulikan gengsi nya, menurut Lilia anggap saja sebagai permintaan maaf nya . Riza yang kaget dengan perlakuan Lilia tak menyangka jika Lilia akan melakukan itu semua. Lidah Lilia pun memimpin permainan di dalam mulut Riza, Riza semakin tak percaya istri nya bisa bersikap seperti ini.

Akhirnya Riza pun membalas permainan lidah Lilia, ketika lidah kedua nya sedang beradu dengan sangat panas, tiba-tiba ponsel Riza pun berdering membuat Riza dan Lilia kehilangan konsentrasi.

"Maaf sayang ", ucap Riza yang sudah memanggil Lilia dengan panggilan sayang lagi.

Lilia pun berusaha mengelap bibirnya.

"Ada apa za ?", tanya Lilia.

"Aku harus meeting sayang dan meeting ini tidak bisa tunda, karena kolega kita akan berangkat ke bandara siang ini", jawab Riza membuat Lilia kecewa.

"Yasudah, kamu segera meeting sana ", sahut Lilia.

"Tapi,aku sudah gak tahan melihat kamu yang terus menerus menggoda aku ", ucap Riza membuat Lilia tersipu malu.

"ihhh apa sih, siapa juga yang menggoda kamu , perasaan kamu aja kali ", jawab Lilia mengelak.

Riza yang melihat Lilia malu pun tak menghiraukan elakan dari Lilia.

"Yaudah aku meeting dulu ya , nanti kita lanjutkan", ucap Riza sambil berbisik genit.

Lilia pun hanya menganggukkan kepalanya.

"see you", ucap Riza sambil mencium bibir Lilia dengan lembut.

"Jangan lama-lama ya meeting nya ", jawab Lilia semakin menggoda Riza.

"Yaaa sayang", jawab Riza.

Riza pun bergegas keluar dari ruangan kerjanya,"Lilia kenapa kamu malah membuat ku semakin tergila-gila seperti ini " , ucap Riza sambil berjalan menuju ruangan meeting.

Meeting pun segera di mulai, karena memang hanya tinggal menunggu Riza untuk memulai meeting nya . Sepanjang meeting, Riza pun benar² tidak bisa berkonsentrasi, yang ada di pikiran nya hanya lah Lilia dan ingin agar segera selesai meeting pada saat ini.

Saat meeting selesai, Riza yang biasanya meeting kembali dengan para stafnya, tetapi untuk pertama kalinya tidak melakukan itu semua.para staf pun semakin heran dengan atasannya itu.

"Yasudah maklumi saja lah , namanya juga orang sedang kasmaran ", ucap salah satu stafnya.

"Ternyata selama ini kita sia² ya selalu tebar pesona pada pak Riza,ehhh taunya gak ada angin gak ada ujan pak Riza tiba-tiba bawa wanita ke kantor ", sambung yang lainnya.

"Hahahah, yaudah terima nasib aja kita mah, emang gak bakal CEO kaya raya bakal ngelirik kita ".

Riza pun langsung masuk ke dalam ruangan nya,dia sudah tidak sabar ingin segera melanjutkan permainannya bersama Lilia.

Lilia yang sedang duduk di sofa panjang pun langsung bergegas bangun ketika suaminya sudah masuk ke dalam ruangan dan segera menyambutnya dengan sangat manis.

"Gimana meeting nya za?", tanya Lilia sambil memegang rahang Riza dengan penuh kelembutan .

Riza yang menerima perlakuan semua itu dari Lilia langsung melahap bibir Lilia,, rasanya Riza sudah tidak kuat untuk terus berpura-pura, Lilia pun langsung balik membalas serangan dari suaminya itu, Riza yang merasa bahwa Lilia pun sangat menginginkan permainan ini langsung menggotong tubuh Lilia ke atas meja kerjanya,tak peduli berkas² berantakan karena ulahnya itu, yang Riza penting kan saat ini adalah kenikmat4n nya bersama istrinya.

1
Jade Meamoure
mengerikan kalo ampe terjadi inses itulah makanya orang tua harus terbuka kepada anak" yg orangtuanya mengalami perceraian atau kesalahan semalam krn tak menutup kemungkinan akn terjadi seperti Amar n Lilia itu menyakitkan lho
lusi🌼: terimakasih kak sudah mampir ☺️
total 1 replies
JR
Keren
JR
Makin penasaran nih
JR
Makin penasaran
wong jowo
semangat author
lusi🌼: terimakasih kakak sudah mampir ☺️🙏
total 1 replies
Araceli Rodriguez
Thor, aku sudah tidak sabar untuk baca kelanjutannya!
lusi🌼: terimakasih kak sudah membaca novel ku .
tunggu yaa kelanjutannya ☺️
total 1 replies
Guillotine
Bikin deg-degan nih!
lusi🌼: terimakasih kakak sudah mampir, tungguin yaa cerita selanjutnya ☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!