NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Istri Miliarder

Mendadak Jadi Istri Miliarder

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:335.3k
Nilai: 5
Nama Author: Moms TZ

Anaya tak pernah menyangka hidupnya sebagai seorang gadis yatim bisa berubah drastis dalam satu malam. Tanpa pilihan, ia harus menikah dengan pria yang bahkan tak pernah terlintas di pikirannya.

Akmal, CEO muda yang tampan dan bergelimang harta, harus menelan pahitnya pengkhianatan saat calon istrinya membatalkan pernikahan mereka secara sepihak.

Takdir mempertemukan keduanya dalam ikatan yang awalnya hampa, hingga perlahan benih cinta mulai tumbuh. Namun, ketika kebahagiaan baru saja menyapa, bayang-bayang masa lalu datang mengancam, membawa badai yang bisa meruntuhkan rumah tangga mereka.

Mampukah Anaya mempertahankan cintanya? Ataukah masa lalu akan menghancurkan segalanya?


Baca kisahnya hanya di "Mendadak Jadi Istri Miliarder"

Yuk ikuti kisah mereka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

°

°

°

Matahari sore bersinar dengan lembut menyapa mereka yang baru saja keluar dari area gedung perkantoran. Suasana kantor pun mulai sepi, karena beberapa karyawan sebagian telah meninggalkan kantor.

Akan tetapi, Anaya masih duduk di kursinya, dengan wajah full senyum, sebab beberapa saat lalu Akmal sang suami baru saja menghubunginya. Sehingga dia tidak menyadari Ersa datang menghampiri.

"Nay...!" panggil Ersa

"Aahh...astaghfirullah!" Anaya mengelus dadanya akibat rasa terkejutnya.

"Bisa nggak sih, nggak mengagetkan orang!" protesnya dengan bibir mengerucut.

"Hahahaha... sorry! Pulang, yuk!" Ersa langsung menarik tangan Anaya keluar dari ruangannya.

"Sa, ke rumahku, yuk! Mas Akmal hari ini pulang malam. Daripada aku sendirian di rumah mending kamu ke rumahku saja."

Ersa tersenyum dan mengangguk. "Baiklah. Tapi kamu harus siapkan sajennya yang banyak untukku."

"Beres, kamu tidak perlu khawatir soal itu." Anaya mengangkat dua jempol tangannya, sambil tersenyum jenaka.

Mereka mampir ke minimarket yang ada di dekat komplek perumahan Anaya. Membeli beberapa camilan dan minuman untuk teman ngobrol mereka.

°

Anaya dan Ersa telah sampai di rumah, namun keduanya dikejutkan dengan keberadaan seseorang yang tidak pernah mereka duga, bahkan tidak mereka inginkan kehadirannya.

"Hai, Nay! Apa kabar?" sapanya dengan tersenyum manis sambil melambaikan tangannya sok imut. Setidaknya itulah yang ditangkap oleh Anaya dan Ersa.

"Hai, juga. Ngapain ke sini? Sudah sembuh memang?" tanya Anaya sambil menelisik tamunya.

"Atau kamu masih belum puas membuat kekacauan di rumah orang?" Ersa menimpali. Dia merasa geram untuk tidak berkomentar.

"Kalian sepertinya tidak suka padaku, padahal aku datang dengan maksud baik," ucap gadis yang tidak lain dan tidak bukan adalah Khansa.

"Mengingat beberapa hari ke belakang, kamu membuat ulah di rumah ini, mana mungkin aku melupakannya begitu saja!" Anaya berkata seraya membuka pintu rumahnya lalu masuk ke dalam rumah diikuti oleh Ersa, sedangkan Khanza tidak mau ketinggalan mengekor di belakang Ersa.

Meski kehadiran Khanza membuat moodnya anjlok, tapi Anaya tidak bisa mengabaikannya begitu saja. Ia tetap memperlakukan layaknya tamu yang harus tetap dihormati. Kecuali jika tamu nanti ngelunjak baru dia akan bertindak.

Anaya meraih ponselnya mengirim pesan pada suaminya.

^^^"Ada Khanza di rumah, sebaiknya Mas Akmal pergi ke mana gitu, atau bisa ke rumah Adzana."^^^

Tak lama kemudian centang dua biru, dan tampak Akmal mengetik balasan.

"Apa kau yakin? Bagaimana jika dia melakukan sesuatu?"

^^^Anaya pun membalas, "Ada Ersa di sini. Mas Akmal jangan khawatir."^^^

Akmal mengirim balasan."Baiklah, hati-hati dan selalu waspada. Dia bisa saja melakukan sesuatu yang tidak terduga."

^^^"Terimakasih, jangan lupa tersenyum dan selalu mencintaiku." Anaya tersenyum lalu mengirim balasan disertai emoticon hati.^^^

Akmal yang menerima balasan tersebut, membuat hatinya berbunga-bunga dan ingin rasanya ia melompat kegirangan untuk mengekspresikan kebahagiaan hatinya.

"Kenapa kamu senyum-senyum sendiri? Kamu chat-an sama siapa?" tanya Khanza yang penasaran melihat Anaya tersenyum sambil melihat ponselnya.

"Kepo...!" Anaya menjawab sembari memasukkan ponselnya ke saku blazer-nya.

Sedangkan Ersa yang duduk di kursi meja makan, berusaha menahan tawanya dan langsung menenggak minuman teh dalam botol kemasan.

Khanza yang mendengar jawaban Anaya, merespons dengan mengerucutkan bibirnya. "Iiih, pelit...!" ucapnya merajuk.

"Suka-suka aku lah. Lagipula kamu dibaikin juga ngelunjak!" Anaya kemudian duduk di kursi seberang Ersa dan ikut menyantap cemilan.

"Kak Akmal ke mana? Masa jam segini belum pulang kerja? Apa kamu tidak takut Kak Akmal mampir ke mana gitu?" tanya Khanza seraya menatap Anaya.

"Mas Akmal lembur, mungkin sampai malam baru pulang, jadi lebih baik kamu pulang, tidak usah menunggunya." Anaya menyarankan.

"Kenapa harus pulang, kan ini rumah Kak Akmal. Aku yakin dia tidak akan keberatan aku tinggal di sini lagi." Khanza menjawab dengan wajah polosnya membuat Anaya dan Ersa langsung memelototkan matanya bersamaan dengan mulutnya yang sedikit terbuka.

"Kamu tidak malu menjadi beban hidup orang lain? Memangnya Tuan Dodi sudah tidak sanggup menanggung hidupmu sampai kamu harus menumpang hidup di rumah orang lain?" tanya Anaya geram.

"Kenapa harus malu, aku kan adik sepupunya jadi wajar kalau aku tinggal sementara di sini," ucap Khanza tanpa sungkan.

Anaya menghela napas dalam-dalam berusaha mengendalikan emosinya. Dia tidak ingin terbawa emosi menghadapi Khanza yang bebalnya na×'udzubillah itu.

"Khanza, Kak Akmal itu kan sudah berkeluarga. Lihatlah, bahkan keluarganya saja tidak ada yang merecokinya, lalu kenapa kamu yang orang asing malah seakan tidak merasa malu menempel padanya?" Ersa memberikan pendapatnya.

"Kamu siapa ikut campur urusanku? Kamu itu hanya orang luar, jadi tidak usah sok-sok'an menasehati. Atau jangan-jangan kamu juga diam-diam suka sama Kak Akmal, makanya kamu juga sering ke sini," cibir Khanza dan sukses memantik amarah Ersa.

Dia yang sedang dalam mood buruk, malah mendapat umpan seperti itu, maka meledak lah sudah. Ersa menarik kaos Khanza dan mencengkeramnya erat disertai tatapan mata tajam.

"Apa kamu kata tadi? Aku suka sama Kak Akmal? Hahahaha... Kalau kamu mau tahu, Kak Akmal itu bekas guruku, dan aku sangat menghormatinya. Apalagi sekarang, setelah menjadi suami sahabatku!" Ersa berkata dengan berapi-api. Harga dirinya terasa terkoyak, niat baiknya diabaikan.

"Dan aku wanita yang punya harga diri, jadi pantang bagiku menjadi pelakor, apalagi menikung sahabatku sendiri. Tidak ada dalam kamus hidupku," ucap Ersa penuh penekanan.

Usai berkata Ersa langsung melepaskan cengkeramannya disertai dorongan sehingga membuat Khanza sedikit terhuyung.

Khanza terkejut, tidak menyangka sahabat Anaya itu lebih bar-bar dan sangat kuat tenaganya. "Sia*lan...kenapa teman Anaya tenaganya kuat sekali? Aku harus lebih berhati-hati," gumam Khanza dalam hati. Ia menggeleng lemah.

"Khanza, sebenarnya mau kamu itu apa? Tidakkah kamu sadar bahwa tindakanmu ini tidak baik?" ucap Anaya lembut.

"Bagaimana jika posisi kita dibalik? Kamu di posisi aku dan aku berada di posisimu. Apakah kamu akan dengan suka rela membiarkan aku masuk ke dalam rumahmu, dan berusaha merebut suamimu?"

°

°

°

°

°

1
Marwah Jay
sy baca di januari 2026
Nyai Romlah
mampoooossss lah si akmal
DPras
🤣🤣🤣
ceuceu
keluarga bodoh sama" melihara ular,akmal am dodi sama bodohnya,bertahun" dodi melihara ular tp ga dk usir,katanya di jebak ga cinta tapi tetap di pertahankan
ceuceu
Lagian akmal biarin khanza tinggal dirumahnya,lemah bgt akmal ke khanza
LENY
DUH LEBAY BANGET BARU TELP GAK NYAMBUNG AJA SDH PIKIRAN MACAM2 SDH TAHU SUAMI SIBUK ORANG PENTING.
LENY
SDH GAK USAH DIURUS AKMAL YG ADA NNT KAMU DICACI MAKI SAMA IBLIS WANITA INI
LENY
BIAR MAMPUS WANITA IBLIS INI KIKAN BUANG KEROK
LENY
AMNESIA SI KHANZA JAHAT INI.
LENY
BENAR2 WANITA IBLIS TINGGALIN AJA PAK DODI GAK ADA GUNANYA ISTRI SEPERTI SETAN INI 😡😡
LENY
SENJATA MAKAN TUAN MAU MENCELAKAI NAYA KENA DIRI SENDIRI SYUKURR LGSG MODAR AJA HRS NYA 🙏🙏
LENY
ORANG SEPERTI KHANZA INI GAK BISA DIKASIH HATI NGELUNJAK DAN SEMAKIN JADI KELAKUAN JAHATNYA 😡
SDH USIR AJA SI JALANG INI
LENY
LAGIAN SI KHANZA INI DI IZININ TINGGAL SERUMAH SDH TAHU DIA JAHAT DAN TER OBSESI DGN AKMAL ADUH🙈
LENY
DASAR JALANG IBLIS KHANZA
LENY
ADA YA MANUSIA TDK TAHU MALU SEPERTI KHANZA INI. JIJIK LIHAT KELAKUANNYA. PASTI DIA YG SURUH ORANG NABRAK NAYA. SMG SEGERA TERBONGKAR.
LENY
MIMPI KAMU KHANZA AKMAL MAU SAMA KAMU MALAHAN AKMAL MAKIN MESRA SAMA NAYA.
LENY
LAGIAN KENAPA SIH KHANZA TINGGAL SERUMAH SAMA ERSA AZURA. DASAR JALANG IBLIS KHANZA INI DIA GAK AKAN BERHENTI MAU MENCELAKAI NAYA 😡
LENY
PASTILAH KHANZA KL TDK NY KIKAN. DASAR WANITA IBLIS JALANG
LENY
PASTILAH SI KIKAN WANITA ANGKUH MATRE JAHAT CULAS 😡😡
LENY
DUH SI NY KIKAN INI AMIT2 PIKIRANNYA UANG MELULU. BU RAHMA MOVE ON DONG BU JGN MENYESAL TERUS KAN RISNA YG PUTUSIN AKMAL. JADI TERIMALAH MANTU BARUMU RADO.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!