SEASON 2 JIN PERUSAK RUMAH TANGGA DAN JIN BAJANG.
Rahi dan Daaris mulai bisa menerima satu sama lain dan berkomitmen untuk tidak bercerai meski batas waktu pernikahan mereka telah berakhir.
Apakah mereka bisa mempertahankan biduk rumah tangga mereka jika jin perusak rumah tangga mulai masuk merecoki mereka, ditambah lagi dengan keberadaan jin bajang didalam rahim Rahi, apakah mereka bisa menang melawan mereka atau justru Rahi dan Daaris yang akan dikalahkan dengan mudah oleh musuh-musuh manusia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di Rasuki Kuntilanak?
Daaris kini sudah naik ke atas ranjangnya Rahi dan Rahi masih belum menyadari kehadiran Daaris yang kini sudah berada di belakang tubuhnya.
Daaris melihat Rahi sedang menertawakan vidio lucunya Raga di yang di unggah oleh akun IG @Ragatation_Fansclubofficial, Daaris merasa heran dengan sikap istrinya ini yang menurutnya sangat aneh, selain itu takdir hidup istrinya juga sangat aneh, dia cintanya sama Daniel tapi nikahnya sama Daaris dan bahagianya dengan Raga.
Daaris masih terdiam melihat tingkah Rahi yang kini sudah berhenti dari tawanya, tetapi masih melihat postingan-postingan yang di unggah oleh akun IG @Ragatation_Fansclubofficial yang berisi poto-potonya Raga.
"ih, kok cool banget sih, Raga-nya aku" ucap Rahi mengomentari poto ini
"aaaa gemes-gemes-gemes"
"itu mau nyium siapa sih?" komentar Rahi bertanya-tanya saat melihat poto itu
"hahahahahaha" tawa Rahi pecah saat melihat poto yang ini
"kok kamu ganteng banget sih" ucap Rahi sambil mencium layar Hp-nya
"4 jempol buat admin akun ini, yang pinter banget ngambil gambar-gambarnya my prince Raga dari sudut pandang yang pas" ucap Rahi lagi
"Raga-nya aku lagi nulis apaan sih" ucap Rahi saat melihat poto ini
"pasti poto ini di ambil waktu abis tawuran sama genk anak sekolah sebelah" komen Rahi
"tapi masih ganteng ya, meski wajahnya penuh luka" ucap Rahi sambil senyum-senyum
"kalo lagi nyanyi kok jadi tambah ganteng sih, gemes-gemeskan aku jadinya"
"loh, kok, aku kaya kenal sama cincin ini ya" ucap Rahi sambil men-zoom gambar bagian cincinnya dan mulai mengingat-ngingat cincin itu dan akhirnya Rahi ingat tentang sosok anak kecil yang dulu pernah tinggal bersama dengan Ny.Aila ke-6 di kota P.
"ah iya, bukankah cincin ini adalah cincin kakeknya aku, yang dulu pernah aku kasih ke anak kecil yang tinggal bareng sama Eyang Ama, jadi anak itu adalah Raga" ucap Rahi
Karena Rahi sudah lelah dengan posisi menyamping akhirnya dia mulai menggerakan tubuhnya untuk berganti posisi menjadi terlentang sambil memikirkan anak kecil yang dulu pernah bermain dengannya di kota P.
"Aaaaaaaaa" Rahi berteriak dan tubuhnya sedikit terlonjak kaget saat mendapati tubuh Daaris sedang berada tepat di sebelahnya.
"Tuan muda kenapa anda ada di sini?" tanya Rahi setelah dia tenang dari rasa terkejutnya
"ini kan kamarku" jawab Daaris
Perkataan Daaris membuat Rahi teringat lagi dengan fakta bahwa dirinya telah menikah dengan Daaris dan Rahi kembali menangis.
"huhuhuhuhu" tangis Rahi sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya
"jangan nangis lagi dong, hey gadis hantu, berhenti dong nangisnya" ucap Daaris yang sedang berusaha meredakan tangisannya Rahi dan tiba-tiba "Baaaaaaaaa" Rahi membuka kedua telapak tangannya yang tadi menutupi wajahnya dan berhasil membuat Daaris terlonjak kaget.
"hahahahaha" Rahi tertawa saat usahanya berhasil membuat Daaris terkaget.
"sekarang skor-nya 1:1 ya" ucap Rahi dengan tawa kecilnya
"dasar cewek aneh" ucap Daaris.
"biarin, aneh-aneh kaya gini juga di cintai sama cowok ganteng dan pintar kaya Daniel, wle" ucap Rahi sambil memeletkan lidahnya.
"kamu udah gak sedih lagi apa?" tanya Daaris saat melihat Rahi sudah bisa bersikap normal kembali.
"masih sih, tapi udah sedikit berkurang sebab barusan aku udah dapet vitamin penyemangat dari my prince Raga-nya aku" ucap Rahi.
"bentar-bentar, kamu beneran Rahi kan?" tanya Daaris saat melihat kepribadian Rahi yang saat ini berbeda dengan kepribadiannya yang biasanya terlihat dingin.
"bukan, aku bukan Rahi tapi aku adalah kuntilanak hihihihihihi" ucap Rahi sambil tertawa ala kuntilanak dan berusaha menakuti Daaris.
Daaris langsung mundur ketakutan setelah mendengar perkataan Rahi.
"haaaaaaaaaaaa" ucap Rahi dengan suara yang di buat seseram mungkin dan mencoba mendekat ke arah Daaris yang kini sudah berada di ujung ranjang.
Brug
"Aaaaaaaaa" teriak Daaris
Kini Daaris telah sukses terjatuh dari atas ranjang tidur milik Rahi karena sedari tadi Daaris terus memundurkan tubuhnya menjauhi Rahi yang sedang menakut-nakutinya.
"hahahahaha" Rahi tertawa lagi saat melihat Daaris telah terjatuh dari atas ranjangnya.
Tapi wajah Daaris malah semakin terlihat pucat saat melihat Rahi yang sedang tertawa-tawa karena dia sangat ketakutan dan mengira bahwa saat ini Rahi sedang di rasuki oleh kuntilanak.
Melihat wajah Daaris yang semakin memucat membuat Rahi terhenti dari tawanya dan mulai bersikap normal kembali, Rahi mulai turun dari atas ranjang tidurnya dan meminta maaf kepada Daaris karena telah menakut-nakutinya
"Tuan muda, tadi aku hanya bercanda, beneran" ucap Rahi
"maafkan candaanku yang barusan ya, ya!" pinta Rahi
"Tuan, aku mohon jangan merasa takut lagi ya" pinta Rahi lagi.
"apakah kau benar-benar bukan kuntilanak?" tanya Daaris
"iya, aku bukan kuntilanak Tuan, aku Rahi" ucap Rahi dengan ekspresi wajahnya yang merasa bersalah.
"beneran?" tanya Daaris lagi.
"iya, beneran" jawab Rahi
"kalau anda tidak percaya, coba pegang tanganku ini" ucap Rahi
Dengan takut-takut Daaris memegang tangan Rahi yang telah terulur kepadanya, dan Daaris merasakan suhu hangat di tangannya Rahi.
"jika anda masih belum percaya, sekarang aku akan membaca ayat kursi" ucap Rahi
"kalau begitu bacalah" ucap Daaris yang masih merasa takut dengan Rahi.
Rahi mulai melantunkan bacaan ayat kursi, setelah bacaan Rahi selesai, Daaris langsung menghambur kedalam pelukan Rahi sambil menangis karena merasa lega bahwa yang di hadapannya adalah benar-benar manusia.
catatan : pas liat poto dari karakter Raga, bayangin aja atau anggep aja di poto itu Raga lagi pake gelang keluarganya, oh iya satu lagi, karakter Raga adalah karakter kesayangannya Author yang aslinya muncul pertama kali di otaknya author dan akhirnya memunculkan cerita ini dan cerita-cerita lainnya yang belum bisa author tumpahkan ke dalam bentuk cerita, sekedar informasi aja, nanti kalau cerita ini sudah tamat, author bakal nulis cerita khusus buat Raga karakter kesayangannya Author.
x seperti ilham yg ku kenali 😒,, suka guna kekurangan utk raih impati org spt aku 😔.. wlu Bkn dgn Wang ringgit tetapi mencuba agar x jatuh, motivasi utk bangun..
rupa nya selama ni, ku buang masa pd org yg x hargai aku.. ku x minta cinta,cuma ku x suka di tipu
Orang ingin ramai untuk hilangkan rasa takut, dia malah usir demi mo jalankan misi berduaan dgn Rahi
bertahan kah