Huanlia , cewek blesteran cina turki . yang kembali pulang ke indonesia . setelah lama menghilang , di karenakan perusahan ayahnya bangkrut .
Tanpa sengaja dia bertemu kembali dengan musuh bebuyutannya . Cleo , yang teryata menjadi bos baru di tempatnya bekerja saat ini .
Dan karena suatu inseden yang tak terduga , Huanlia menjadi istri ke empat Cleo
akankah mereka dapat bekerja sama atau tetap menjadi musuh . dan apakah kehidupan rumah tangga mereka berjalan harmonis atau tetap bersebrangan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nuhi g, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepanci kecil mie .
Pagi ini seperti biasa , Huanlia sudah sibuk di dapur . Berkutat dengan peralatan tempurnya . Dari menu sarapan , berupa sendwic , nasgor , nasi kebuli , aneka bubur .
Di lanjut dengan menu berikutnya , yang lebih berfokus dengan keju . Dari pizza , jajanan jalanan orang italia .
Pizza sayur yang berisi brokoli , jamur , dan taburan daging . Menjadi pesana pertama yang keluar untuk di antar .
Berhubung hari ini tanggal merah , Huanlia tidak ke kantor . Sebenarnya Cleo sudah mengajak Huanlia untuk bertemu ayahnya .
Tapi berhubung setelah tanggal merah , ada rapat dewan direksi . Huanlia memberi usul , kalo hari berkunjungnya di akhir pekan saja .
Usulan itu hanya penunda agar tidak cepat bertemu ayahnya . Karena sejujurnya Huanlia belum bisa percaya . Hatinya masih sangat ragu , apakah benar sang bos mencintainya ? .
Dan untuk menghilangkan pikiran rumit dan hatinya yang bergejolak . Huanlia menenggelamkan dirinya di dapur .
Pizza berisikan keju meler mixs telur mata sapi setengah matang . Sedang di potong dan akan di masukan ke dalam kardus .
" Ini pesanan Bu Tejo " , dia juga pesan setik isi keju lumer . Sudah kamu siapin , Huanlia betanya kepada Voni . Yang saat itu sedang menemaninya di dapur .
" Sudah Kak , kebetulan Bu Tejo pesannya satu kotak goreng dan satu kotak yang frozenan .
Voni menata setik keju lumer kedalam kotak kotak .
" Von ,, baru 🗒, Doni memberikan nota yang berisi menu pesanan " .
Sekitar 3 nota masuk , 2 dari ojol dan satunya dari pesanan deleveri leguler .
Ojol atas nama pak Alam .
- 1 Pizza toping beef bulgogi pedas .
- 3 Kotak setik geju lumer .
Ojol atas nama pak Mamal
- 1 Pizza toping sayur mixs ciken .
- 1 Pizza toping full daging .
- 1 Ciken pop won .
Pesanan bungkus reguler atas nama mb Rima .
- 2 Pizza toping full ciken
- 2 Bungkus kenatang goreng .
Voni membacakan orderan yang di pesan para pelanggan .
" Oke ,, kamu bantu masukan pesanan ini . Biar kakak yang buat pesanan pizzanya ." Huanlia memberi tugas Voni untuk memasukan pesanan . Yang sudah di bungkus kedalam keranjang pengiriman .
Selanjutnya keranjang itu akan di cek kembali di konter . Sebelum di kirim agar tidak ada kesalahan saat pengiriman .
Huanlia begutu asik sampai dia tidak menyadari kedatangan Cleo . Yang sudah berada di belakangnya .
Von , kamu tolong angkatin pizza di oven . Ucap Huanlia tanpa berpaling ke belakang .
2 Pizza bertoping beef bulgogi pedas , di angkat Cleo dan di letakan di meja saji .
Setelah itu tolong kamu bungkus 2 pizza yang di meja . Sepertinya udah bisa di bungkus , sekalian bungkus kentang goreng yang sudah ku tiriskan .
Lagi lagi Cleo menuruti perinta Huanlia tanpa berucap .
1 Pizza bertoping ciken mixs sayur dan pizza isi komplit di bungkus dengan rapi . 2 kentang goreng juga di bungkus dengan rapi .
Meski Cleo seorang presedir , bukan berarti dia ridak bisa melakukan urusan bungkus membungkus .
Dan 3 kotak setik keju lumer jangan lupa juga di masukan ke keranjang .
Dengan patuh Cleo melakukan intruksi Huanlia .
Nah akhirnya selesai juga , Ciken pop won , pizza sayur mixs krep , dan pizza tomat sudah selesai di potong Huanlia .
Voni , kamu sudah makan siang belum ? . Jam makan siangkan hampir habis . Kita makan bersama yuk ,, kamu mau gak kalo aku buatin mie pedas .
Huanlia memang bos yang perhatian . Dia sering membuatkan masakan untuk di makan bersama karyawannya .
" Voni ,, ? " , merasa tak di respon membuat Huanlia membalikan badannya . Betapa terkejutnya dia saat melihat Cleo di belakangnya .
Memasukan kotak kotak ke dalam keranjang .
" Boss ?? ".
" Makan siang dengan mie pedas ku rasa tak masalah ."
A ,,, h ,,, ah ,,, maafkan aku bos ... sini biar aku saja ..
Sudah selesai , nih ,, Cleo memberikan keranjangan pesanan ke arah depan . Dia berjalan ke arah konter untuk di periksa Voni .
Huanlia diam mematung , sedetik kemudian dia tersadar dari lamunanya dan segera mengikuti langkah Cleo .
😬😬😬😬😬😬😬
" Dan beberapa jam telah berlalu , Kini mereka berada di atas restoran . Tepatnya di luar kamar Huanlia , balkon yang di sulap menjadi taman mini .
Lumayan memanjakan mata , selain berfungsi sebagai taman . Tempat ini juga di jadikan ruang tamu terbuka , di mana terkadang Huanlia menerima tamu .
Ya ,, Ruko belantai 3 , di mana 2 lantai di jadikan dapur dan tempat orang makan .
Paling atas yang sejatinya gudang , di sulap Huanlia sebagi kamar dan taman out dor .
" Bos , yakin mau makan siang dengan ini ? ".
" Kenapa ? , kau tidak percaya aku dapat memakannya ? ".
" Bukan begitu ? , Huanlia merasa tidak enak karena mengajak makan siang dengan mie pedas selerahnya . Dia rakut si bos tidak akan tahan , dimana mie ini mempunyai cita rasa yang sangat pedas ".
" Berhenti mengoceh dan memanggil ku bos , kita sedang tidak di kantor dan kau tunangan ku " .
" Ha ,, ? " , Huan masih terbengong .
" Panggil nama ku saja , jika sedang tidak di kantor ".
" C ,,, Cleo ", dengan canggung Huan memanggil bosnya . " Ayo ,, mari kita makan ",
Mie yang di taru di dalam panci kecil sebagai wadah . Dan mereka benar benar makan berdua dari satu panci .
Dua mangkok kecil , seukuran tatakan gelas dan dua sumpit . Alat itu yang mereka gunakan sebagai alat bantu makan .
Sepanci mie ini benar benar pedas , baru mencicipi kuahnya saja sudah membuat bibir Cleo memerah . Tapi untung saja gak sampai membuat dia tersedak .
Mereka berdua sungguh menikmati sepanci mie ini dengan tenang . Jangan bayangkan ada adegan romantis , karena belum saatnya .