Pengorbanan seorang ibu demi pengobatan anak nya rela menjual diri.
Adakah orang yang rela membayar nya dengan harga yang sangat mahal?
Sedang kan dia hanya seorang janda.
Penasaran yuk ikuti terus kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gentra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 34
Di rumah Mira, Terlihat seperti biasa nya. Mira selalu bangun pagi dan mempersiapkan semua keperluan Zay, Hari ini juga Mira akan pergi ke kantor seperti biasa nya.
Semua telah selesai di persiapkan, Mira, Zay dan Bibi pun sarapan bersama.
Waktu sudah menunjukan Mira untuk berangkat ke kantor, Mira bergegas untuk pergi ke kantor.Namun
Terganggu oleh dering ponsel yang di miliki, Mira pun menjawab panggilan tersebut.
"Iya ma, Nanti pulang kantor Mira kan ke sanah" Jawab Mira, Setelah itu sambungan telepon pun terputus.
Mira pun pergi ke kantor dengan menggunakan jasa taxi, Perjalanan yang di tempuh dari rumah Mira ke kantor sekitar satu jam.
Mira pun tiba di kantor, Dengan langkah yang penuh semangat Mira akan pergi menuju ruangan nya.
Namun sebelum sampai di ruangan nya Mira di kaget kan dengan suara yang tidak asing, Mira menoleh arah sumber suara itu. Mira berhenti sejenak menunggu orang itu, Orang tersebut berjalan cepat.
"Selamat pagi"Sapa Anita terhadap Mira.
" Pagi juga"Mereka berdua pun berjalan beriringan menuju ruangan.
Sampai pada akhirnya mereka sampai di ruangan, Namun sebelum masuk ke ruangan Mira mengajak Anita untuk bicara.
"Nit bisa bicara sebentar gak, Ada hal penting yang mau ku bicarakan"Mira mengajak Anita untuk masuk ke ruangan nya.
Anita pun ikut bersama Mira, Mereka berdua duduk di sofa yang Ada di ruangan Mira.
" Ada hal penting apa yang ingin di bicarakan,? Tanya Anita.
"Aku mau mengundurkan diri dari perusahaan ini, Menurut kamu bagai mana?
" Maksud kamu, Anita dengan wajah kaget nya mendengar pernyataan yang di ucap kan Mira.
"Iya saya mau mengundurkan diri, Itu sudah saya pikirkan" Mungkin ini jalan terbaik untuk semuanya. Ucap Mira.
"Apa yang kamu sembunyikan dari ku, Sehingga kamu tiba-tiba mau mengundurkan diri. " Terus bagai mana dengan kontrak yang sudah kamu sepakati dengan perusahaan ini. Anita pun sangat heran dengan keputusan Mira yang menurut nya itu sangat aneh, Padahal sebelum nya terlihat biasa saja.
"Saya tidak menyembunyikan apa pun, Cuma ingin pergi jauh dari kota ini" Mira tidak mau jika semua masalah yang terjadi dengan dirinya di ketahui Anita.
Mira juga tidak mau menambah beban terhadap Anita, Selama ini anita sudah banyak membantu dirinya.
"Jadi sekarang sudah main rahasia, Sehingga aku tidak boleh tahu apa yang terjadi" Ucap Anita sambil menunjukan wajah yang cemberut.
"Bukan itu maksud ku, Ucap Mira.
" Lalu apa"?
"Saya cuma tidak mau, Menambah beban pikiran mu"? Selama ini Saya terlalu banyak merepotkan mu dan berapa banyak waktu mu yang terbuang karena aku. Mungkin ini sa'at nya Saya pergi jauh dari hidup kalian semua, Belajar untuk hidup berdiri di atas kaki sendiri.
" Apa ini ada hubungan nya dengan Jack, Sehingga kamu ingin pergi"Selidik Anita.
"Tidak ada" Jawab Mira dengan singkat.
"Meskipun kamu tidak mau cerita dan kamu bilang kamu baik-baik saja, Tapi Saya yakin pasti Kamu Ada masalah. " Jika kamu belum siap untuk cerita semuanya tidak masalah itu hak kamu, Namun Ada satu hal yang mesti kamu ingat.
Jika ada masalah jangan pergi meninggalkan masalah itu dan itu semua tidak akan menyelesaikan hanya menunda untuk sementara.
"Saya hanya ingin hidup tenang Nit" Ucap Mira dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
Mira hanya lah seorang wanita yang lemah namun itu semua itu berhasil di tutupi, Dengan senyum yang selalu terpancar di wajah nya.