NovelToon NovelToon
Yusuf & Synus

Yusuf & Synus

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:91k
Nilai: 4.8
Nama Author: I Firmo

BACALAH BAGIAN "BAB 1 TERBARU" PALING BAWAH, JANGAN BACA YANG "1" KARENA CERITA TENGAH DI REVIEW.

Cerita ini mengisahkan tentang Synus Yang berusaha mendatangi dan membebaskan Yusuf yang terpenjara di penjara abadinya. Tidak mudah memang, Synus pun melewati negeri-negeri yang misterius, berbahaya, mencengangkan, menakjubkan dan mampu merenggut nyawa. Namun itu semua dilakukan untuk Yusuf yang bukan kekasih nya dan hanya sekedar teman. Aryan kekasih Synus, ia tinggalkan demi Yusuf yang hanya sekedar teman.
LALU, APA YANG SEBENARNYA TERJADI DIBALIK SEMUA INI ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I Firmo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Sesampai nya di depan hutan yang kental akan cahaya biru. Synus terbelalak,

"Aku tidak mengerti... Mengapa di negeri-negeri Gugusan Balkun ini, begitu banyak cahaya biru... ?"

Tiba-tiba, keluarlah Imak dari dalam hutan.

"Synus ayo... Jangan fokus dengan cahaya itu"

Dengan terangguk-angguk, Synus mengungkapkan. "Baiklah, baiklah...."

|

Tengah hutan sudah diinjaki oleh Synus dan Imak.

Synus semakin terbelalak takjub dengan sebuah tempat yang penuh dengan kristal biru.

"Dan kenapa... Negeri-negeri ini penuh dengan kristal... ?"

Lalu, Imak menarik tangan synus untuk masuk ke dalam rumah yang berlapis kristal biru memancar.

|

Rumah yang tak lain adalah bekas rumah dari Yusin, telah di masuki oleh Synus dan imak.

Saat ini, rumah Yusin berada di pegangan Imak. Jadi Imak begitu leluasa dalam menguasai rumah ini.

Ruang yang dimasuki Synus adalah ruang tamu, Synus duduk sembari memperhatikan sekitaran nya yang penuh dengan kristal biru.

Sedangkan Imak, begitu sibuk mencari buku di rak buku.

Lalu Synus berkata.

"Imak... Kamu bisa jelaskan bagaimana di dunia ini sangat identik dengan kristal dan cahaya biru ?"

Sambil mengobrak-abrik rak buku, Imak menjawab.

"... Sekitar tahun 3.000 masa mundur, dikatakan ada dua orang muda-mudi. Yang berlari-lari dari Utara bumi, dan selama perjalanan itu... Si lelaki nya itu, banyak menjatuhkan kristal-kristal biru yang indah. Sejarah mengatakan, bahwa mereka berdua sedang dikejar oleh kuasa jahat... Hingga pada akhirnya, mereka sampai di Yunani. Yang dahulu masih tanah kosong yang tak ada manusia, dan masuklah Mereka kedalam gua... Dan sejarah mengatakan kembali bahwa muda-mudi itu tidak pernah terlihat kembali... Setelah memasuki gua itu..."

Spontan, Synus berdiri dari duduk nya.

"Gua yang letaknya di selatan Yunani itu... ? Yang tidak jauh dari istana Yunani... ???"

Kemudian, Imak menatap Synus dengan tegang.

"Be.... Be..... Betul, kenapa... ??? Ka... Kamu pernah kesana.... ?"

Dengan tegas nya, Synus berkata.

"... Aku berasal dari sana !"

Buku yang sudah dipegang oleh imak, seketika jatuh ke lantai. Matanya melongo,

"Tidak mungkin.... ! Tidak mungkin... ! Mustahil !"

Kemudian, Imak ambil kembali buku itu dan langsung duduk di samping Synus.

Buku tebal nya itu, ditaruh di paha nya. Kemudian, Imak mulai membolak-balik halaman.

"Dihalaman 300... Ada sebuah gambar yang mampu membuat mu semakin penasaran dengan kedua muda-mudi ini..."

Setelah halaman 300 berhasil di buka, Imak kembali berkata.

"... Ini dia, ini adalah lukisan nyata tentang muda-mudi itu..."

Synus langsung mengambil buku tebal dari paha Imak. Ia perhatikan dengan jeli, gambar yang sudah memudar itu.

Tiba-tiba, Synus terbelalak heran.

"Be... Benarkah ini.... ? Mereka seperti orang yang berasal dari zaman ku..."

Terlihat di gambar yang memudar itu.

Seorang lelaki berusia 17 tahun, sedang membawa karung besar di punggung nya. Dan terlihat seorang perempuan yang sebaya pula, sedang menarik tangan lelaki itu dengan wajah yang penuh ketegangan. Dan yang lebih mengherankan Synus adalah, mereka memakai pakaian yang trend di tahun 2018 Masehi. Sungguh aneh !

Lalu, Imak kembali menjelaskan.

"Dan karung itu... Isinya kristal biru yang entah dari mana mereka mendapatkan..."

Synus mengusap gambar kusam itu,

"... Di tempat mana buku ini menggambarkan kedua muda-mudi ini ?"

Tatapan Imak menjadi tajam,

"Negeri Serbis, di Utara kota Donia ini..."

Halaman dari buku ini, Synus tutup.

"Lalu... Apa yang harus ku lakukan sekarang ?"

Terlihat, Imak sedang menahan pembicaraan Synus. "Tunggu, tujuan mu kemari untuk apa... ?"

Kata-kata Synus, membuat Imak terkejut.

"Membebaskan Yusuf !"

Kemudian, Imak berkata begitu keras.

"Apaaa.... ! si Monster Yunani ituuuuu.... !?!!!"

Dengan canggungnya, Synus mengungkapkan.

"I.... I..... Iyaaaaaa....... Salah.... ?"

Seketika itu, Imak salah tingkah.

"Ehm...... Ehm...... Ehm..... Seperti nya kita harus keluar dari hutan iniiii...... ?"

Ujungnya, Synus menjadi bingung.

"Keluar...... ????? Bagaimana dengan kota Donia... ? Bukannya kita harus melepaskan sihir itu ? Aku siap menolong mu..."

Bukan nya Imak tidak mau banyak bicara. Tetapi ia bertatapan kosong karena ia terpikir dengan Ramalan yang pernah di ceritakan oleh nenek nya itu.

Bahwa, setelah kota Donia kembali seperti dahulu kala. Akan ada gadis yang melewati kota ini dengan tujuan untuk membebaskan Monster Yunani ! Dan itu adalah Synus mungkin, pikir Imak.

Merasa tidak nyaman dengan kelakukan Imak yang seketika membeku. Synus berkata,

"I..... I...... Imak ? Kamu baik-baik saja.... ???"

Spontan, Imak langsung menarik tangan Synus keluar rumah ini.

Hal ini, membuat Synus terkejut.

|

Sambil berlari-lari keluar hutan, Imak berkata pada Synus dengan penuh tergesa-gesa.

"Kamu langsung pergi saja ke negeri Serbis, dan tanyakan jalan menuju arah Brandon Hill..."

Synus yang juga berlari-lari di belakang Imak, mengungkapkan.

"... Baiklah, lalu bagaimana dengan kota Donia yang harus kita lepaskan sihir Yusin itu... ?"

Lalu, Imak tersenyum.

"Sudah musnah sihir nya... !"

Spontan, Synus berhenti berlari.

"Sungguh... ??? Apa yang membuat itu terjadi... ?"

Kemudian, Imak tersenyum kembali.

"... Karena tadi kamu sudah melewati kota Donia. Maka artinya sihir pun telah musnah, terima kasih..."

Synus yang masih di buat bingung, berkata dengan terbata-bata.

"Ta...... Tapi.... Aku tidak melakukan apapun...."

Tiba-tiba, Imak mulai bertumbuh tinggi tubuh nya. Hal ini, membuat Synus terduduk kaget.

Cahaya biru keluar hanya sedetik dari tubuh Imak. Dan, Imak pun kini sama tinggi dan besar nya dengan Synus.

Synus yang terduduk ini, hanya bisa terbelalak takjub. Melihat Imak yang begitu tampan dan tinggi,

"Wow...... Aku tidak percaya ini....."

Sambil tersenyum, Imak bantu Synus berdiri. Suara Imak pun, berubah menjadi berat dan enak didengar.

"Tidak apa... Inilah akhirnya..."

Tiba-tiba, Imak memeluk Synus begitu erat.

"Terima kasih... Karena kedatangan mu. Semuanya menjadi berakhir, dan kami menjadi bahagia kembali seperti dulu..."

Didalam pelukan Imak, Synus tersenyum.

"Sama-sama"

Kemudian, terdengar lah suara-suara penuh kebahagiaan dari kota Donia. Itu adalah warga-warga Donia, yang telah berhasil ke bentuk semula. Dan disaat itu pula, pohon-pohon yang dahulu pernah menjadi rumah bagi warga Donia, kembali tumbuh begitu pesat. Dan langsung memenuhi kota Donia dengan keindahan bentuk nya.

Imak dan Synus memperhatikan dari depan hutan ini, kota Donia yang sudah menjadi kota maju seperti dahulu.

Air mata kebahagiaan, menetes dari mata Synus.

"Aku senang bisa menolong... Aku senang"

Tidak lama, datanglah Unicorn menghampiri Synus. Dan di Timur sana, sudah terlihat matahari yang segera menyinari kebahagiaan warga Donia.

Lalu, Synus menaiki tunggangan nya itu.

"Aku harus pergi... Karena ini sudah waktunya"

Imak yang berdiri, berkata.

"Apakah kamu akan ingat aku selalu... ?"

Synus pun dibuat bingung,

"maksud mu... ? Kita kan bisa bertemu lagi"

Seketika itu, Imak tertunduk sedih.

"... Ini pertemuan yang terakhir kali, Synus..."

Spontan, Synus terkejut.

"Haaaaah...... Apa yang dikatakan didalam Ramalan itu tentang aku... ? Sampai-sampai kita tidak bisa bertemu lagi untuk selamanya..."

Lalu, dengan mata yang berkaca-kaca. Imak menatap Synus,

"Kamu nanti akan tahu sendiri..."

Tiba-tiba, Synus yang merasa tidak rela. Akan kehilangan Imak, teman nya itu. Membuang muka,

"... Aku benci perpisahan !"

Tangan kanan Synus, Imak cium.

"Pergilah... Dan tanyakan tentang keberadaan Gunung Brandon Hill.... Setelah kamu sampai di negeri Serbis"

Synus semakin tidak rela meninggalkan Imak,

"Lalu bagaimana dengan mu... ?"

Sambil memegang tangan synus begitu erat, Imak berkata sambil menahan air mata.

"Akuuu...... Akan kenang kamu........ Akuuu....... Akan mengingat kamuuuu.......... sampai akuuu matiiiii............ Pergilah, lanjutkan perjalanan muuuu........"

Synus yang melihat Imak berkata-kata padanya, langsung membuang muka kemudian meneteskan air mata.

"Inilah akhirnya... !"

Lalu Imak, menunduk penuh rasa hormat pada Synus. "Pergilah tuan Putri..."

Dengan tegarnya, Synus berkata.

"Aku pergi !"

Kemudian, Unicorn itu berlari begitu kencang nya ke arah Utara. Dengan gaun yang menjuntai, Synus terus mengarahkan pandangannya ke arah Utara. Tanpa sedikit pun, menoleh ke arah Imak yang sedang memperhatikan nya, pergi dan tidak akan pernah berjumpa kembali !

|

Pagi hari menjelang siang, tibalah Aryan di kota Donia. Ia terkejut, dengan kota Donia yang menjadi kota penuh kemajuan.

Ia turun dari tunggangannya, dengan wajah yang terbelalak.

Lalu, datanglah Imak menghampiri Raja Yunani itu.

"Raja Afrillos... Ada apa gerangan kemari ?"

Sambil melihat-lihat kota Donia ini, Aryan berkata.

"Aku...... Aku ingin mencari tahu tentang tuan Putri..."

Spontan,  Imak terkejut.

"Ooooh..... Synus ?"

Mata Aryan, penuh ketajaman kepada imak.

"Iya ! Kamu tahu tentang dia... ?"

Dengan hormat nya, Imak berkata.

"Iya... Aku kenal. Dan ia sudah pergi sebelum matahari benar-benar terbit, tadi..."

Kemudian, Aryan kembali menaiki tunggangan nya itu.

"Sialan.... ! Aku harus menyusul nya. Kemana ia pergi.... ?"

"Negeri Serbis !"

Ungkap Imak.

Tanpa pembicaraan lagi, Aryan pergi ke Utara ke negeri Serbis untuk menyusul kepergian Synus.

1
Ai laelasari
Hai kak mampir di cerita aku juga ya

MY TROUBLE MAKER SECRET HUSBAND
Erni Sari
up lagi dong bang
Qirana
Asyik banget perjalanan mereka.
Wahh 😱😱 cari Apel?? Enak dong, kalo bisa ketemu Apel saat hacking begitu
Qirana
Synus pindah Kampus dia
RINDU ⭕
next Thor 🤗🤗🤗
RINDU ⭕
Dunia ini penuh tipu daya
Muslihat berkuasa
Saat hati goyah
Maka terjerumus dalam nestapa
Larina
UwwU 🤗🤗🤗 Firmo bikin baper 😘😘😘 gimana tidak.
Yusuf pasti iri dan cemburu, melihat kebaikan dan kemesraan Firmo
Larina
Aku juga mau, aku juga ingin peluk Firmo 🤗🤗🤗🤗 tentu saja Icalius jadi senang 😘😘😘😘

Eh .......siapa cewek yang selalu mengikuti itu 🤔🤔
Larina
Ah Yusuf, mengertilah sedikit, bagaimana Icallius tidak takut 🤔🤔
Itu goa tidak pernah di jamah, kupikir bukan Icallius saja yang takut. Bagaimana tidak 🤔🤔
KIA Qirana
Seruuuuu
KIA Qirana
Jiaaaahhhh Icalius datang untuk Firmo. Bukan untuk Yusuf
Adinda
next Thor
Adinda
Yusuf kamu cari saja pacar, agar tidak jomblo
🏁BLU⭕
Next Thor
🏁BLU⭕
Aaaaaa kasihan Synus, hacking kox malah di kasih tugas skripsi 😥😥
🏁BLU⭕
NEXT THOR SAYANG 🤗🤗🤗🤗
🏁BLU⭕
Begitu istimewa kah Grandi 😱😱😱
Adinda
next thor
Adinda
kakaknya curang, siapa yang kuliah, siapa yang bikin skripsi huwaaaaaa
Dania
NEXT THOR
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!