"Jika kau tau aku akan menyakitimu? kenapa kau masih mau menikah denganku" ucap Agung
"Karena aku tau apa yang dilakukan Ayahku telah dipikirkannya dengan matang"
"Kalau begitu, selamat datang di keluarga RInjadi nona Sellly Atmajaya"
Selly pun tersenyum datar
Selly Anjani Atmajaya. Gadis muda yang harus menikah dengan mantan kekasih ibunya Agung Andhika Rinjadi. Pernikahan dilakukan atas permintaan sang ayah. Hal itu dilakukan sang ayah untuk melindungi putrinya dari jahatnya mantan kekasih sang ayah yaitu nyonya Alice Raharjo
Ia harus berjuang seorang diri menghadapi sadis dan dinginnya sang suami dan jahatnya Alice Raharjo padanya. Namun kecantikan wajah dan hati serta kegigihannya dalam banyak hal, membuat Ia mampu bertahan dari segala serangan yang ditujukan pada dirinya.
Bukanlah Selly Anjani Atmajaya jika Ia menyerah dengan keadaan. Dialah Selly Rinjadi
mari kita berkenalan lebih jauhhh
Ig @mrs.anna19
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohana hartono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masalah 6
“Harus berapa kali aku mengatakan padamu, jangan pernah datang , apalagi bertemu istriku?”
“Aku tidak akan berhenti mencari tau tentang istrimu, sebelum aku bertemu dengan dia, Dan harus aku pastikan kalau dia Aman” sahut fathir yeng membuat mata Agung Rinjadi memerah
“Apa harus aku menyuruh orang-orangku untuk menghabisimu?”
“Kau selalu berlindung dengan orang-orangmu ini” ucap Fathir sembari melihat ke arah para Bodyguard Agung
“Jadi kau menantangku Fathir?”
“Semenjak kau mengeluarkan Aku dari yayasan itu, kau sudah menabuh genderang perang padaku Agung rinjadi, dan Aku menerima tantanganmu ini, akan aku pastikan kau tidak akan pernah bahagia dalam hidupmu”. Sembari melihat Agung dengan senyuman sinis
“Darimana Dia tahu kalau aku yang menyuruh yayasan untuk memberhentikan dia” Ucap Agung dalam hati
“Kenapa kau diam tuan Agung, kau pikir aku tidak tahu gerak gerikmu itu?” dengan tatapan sinis ke arah Agung
“Tolong tinggalkan kami berdua” Agung mengisyaratkan kepada para pengawalnya
Para pengawal keluar dari rumah, dan kini tinggallah Fathir dan Agung di dalam ruangan lantaI I rumah Agung.
“Apa mau mu?” dengan menatap tajam mata Fathir
“Istrimu” dengan santainya
Bughhh.. Tinjuan sangat keras mendarat ke Arah rahang kanan fathir, fathir membalasnya. Perkelahian tidak dapat dihindari lagi. Tetapi Agunglah yang memegang kendali atas perkelahian ini, Karena Ia hebat dalam hal bela diri dan karate
******
“Astaga Itu pasti fathir dan Agung sedang berkelahi, dimana remot pintunya dimana?”
Sembari kulu kilir mencari keberadaan remot untuk membuka kamar sulthan Agung Rinjadi. sebenarnya bisa memakai password ataupun sidik jari. Tetapi yang tau password hanya Agung dan untuk sidik jari juga hanya sidik jari Agung yang bisa membukanya.
“Dimana ayo dimana” sembari membongkar isi lemari suaminya.
“Yess ini dia”. Selly mendapati remotnya
Setelah pintu terbuka, Selly langsung menuju lantai satu melewati tangga. Dengan berlari.Dilihatnya Agung yang tengah menghajar Fathir tanpa ampun.
“Stop Agung stop,, “
Agung tidak menghiraukan ucapan Selly
‘STOPP!!!! “ selly langsung melindungi fathir yang tengah babak belur
Agung menghentikan tinjuannya.
Fathir segera berdiri. Dan dilihatnya wajah Selly banyak bekas memar memar yang telah samar, namun masih terlihat kalau itu bekas tinjuan ,
“Sell” Sambil memegang Kening Selly yang terlihat memar
“Jangan Kau sentuh istriku”
Bughhh,, kali ini fathir membabi buta memukul Agung, Ia emosi melihat selly yang penuh memar dimukanya.
“Fathir stop!!!”
“Fathir pulanglah, aku tidak papa,”
“Aku mohon fathir pulanglah,,”
“Oke Sell, aku pulang, tapi jika butuh bantuanku hubungilah aku kapanpun kamu butuhkan” ucap fathir dengan mengarahkan pandangan ke Agung
“Jika pria ini menghajarmu, katakan saja padaku” sembari menatap sinis agung yang hanya terdiam sambil memegang rahang yang mengeluarkan darah dari pinggir bibirnya.
Selly hanya mengangguk
******
“Jadi kau dan dia sekarang sepasang kekasih?” Ucap Agung pada Selly yang duduk di sofa
“Bukan urusanmu”
“Aku ini suamimu?”
“Aku tidak pernah bertanya ada hubungan apa kau dengan wanitamu itu, jadi jagan Tanya Tanya masalahku ataupun hidupku, oke” dengan menatap tajam ke arah suaminya
“Kau sama sekali tidak punya hati Sell, aku ini suamimu, bisa bisanya kau berbicara seperti itu”
“Aku ini istrimu, bisa bisa nya kamu hamili wanita lain” balas Selly dengan sinis
“Stop Sell, stop jangan pernah kamu bahas wanita itu’
“Kalu gitu kamu juga jangan bahas bahas lagi ada hubungan apa aku dengan fathir!"
“Aku mohon Sell, Tinggalkan Fathir”
Agung menagis tersedu , seolah menumpahkan segala rasa yang ada dalam dadanya. Ia menangis tersedu tanpa suara, tapi air matanya menetes seiring dengan denyutan keras dalam dadanya. Ia tumpahkan segala rasa yang ada dalam hatinya
Selly membuang muka melihat Agung yang menangis dihadapannya. Agung sebenarnya masih menempati posisi teratas dihatinya, hanya saja batu sandungan itu amat sangat menyakitkan, terlebih nanti jika anak itu lahir.
“Hapus Air mata buayamu itu “
Agung masih sesegukan tanpa suara.
Dan entah kenapa Selly tak kuasa melihat suaminya menangis seperti itu, Ia perlahan mendekat dan memeluk Agung yang tengah menangis.
“Aku tidak tau ini air mata sesugguhnya atau hanya akal akalan dia saja, tapi satu hal yang aku tau kalau ternyata aku mencintai pria jahat ini” ucap Selly dalam hati sambil memeluk suaminya
******
Fathir yang baru turun dari mobil dikejutkan dengan adanya seorang wanita yang Ia kenal
“Kenapa kau ke sini?”
“Aku ingin kerjasama denganmu” ucap Imel
“Kerjasama untuk memisahkan Selly dan Agung” ucap fathir dengan sinis
“Iya “
“Aku memang menginginkan Selly, tapi aku tidak mau kerjasama dengan mu” ucap fathir dengan terus melangkah kan kakinya masuk ke dalam rumah dan menguncinya, Ia biarkan Imelia sendirian
“Sialan” Gerutu Imelia yang di acuhkan fathir
“Liat saja kau fathir, setelah kamu putus asa mendapatkan Selly, pasti kau juga akan datang padaku”
Imelia melangkahkan kakinya meniggalkan hunian Fathir
******
“Ting” Suara bel rumah fathir berbunyi
“Siapa sih”
Dengan langkah yang penuh malas, Fathir membuka pintu
‘Kenapa ?” Tanya fathir dengan sinis
“ Ini surat dari pengadilan Agama, kau harus tanda tangan agar perpisahan kita cepat selesai”
Fathir pun dengan cepat menanda tangani surat itu, karena sebenarnya Ia sudah sangat lelah dengan pernikahannya bersama Anggita
“Ini” dengan menyerahkan Surat yang telah di tanda tangani kepada Anggita
“terima kasih,, oh iya ini undangan pernikahanku, jangan lupa kau hadir ya” dengan menyodorkan undangan berwarna Hitam Gold.
Fathir menerimanya dan dengan cepat Ia masuk dan mengunci pintunya
****
“bagaimanapun juga perpisahan akan menimbulkan luka" dengan memegang undangan pernikahan mantan istrinya.
Fathir tak kuasa membendung air matanya. Ia begitu sesak atas bagaimana perlakuan anggita padanya. Meskipun rasa cintanya pada anggita telah lama hilang semenjak anggita berselingkuh, tetap saja sakit perpisahan itu ada.
“kenapa Aku begini, aku terlalu lemah kah menjadi seorang lelaki?” ucapnya pada diri sendiri
Ia meraih ponselnya dan hendak menelpon putri semata wayangnya. Namun nomor abel sedang tidak aktif.
“Ini pasti ulah anggita yang dengan sengaja mengganti nomor handphone Abel, agar aku tidak bisa menghubunginya”
“Wanita sialan” sembari membanting undangan yang ada ditangannya.
*****
Selly dan Agung menuju kamar anak kembar mereka.
“bolehkan malam ini aku tidur bersama mereka” ucap selly pada suaminya
“Iya boleh, karena aku juga ingin tidur bersama mereka”
“Malam ini biar kita berdua yang menjaga mereka” ucap selly pada kedua babysitter anaknya
Kedua baby sitter mengangguk
“Untuk susunya ini takarannya ya bu, untuk pempersnya diganti setiap 4 jam sekali ya bu, kemudian suhu ruangannya sekitar dua puluh lima derajat , jangan terlalu dingin , Caisa dan Caisar tidak cocok dengan suhu yang sangat dingin” ucap baby sitter dengan detailnya
“Oke baik, terimaksih”
Kedua baby sitter keluar dari kamar si kembar
“
Mari slng mendukung