NovelToon NovelToon
My Annoying Soulmate

My Annoying Soulmate

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / CEO / Tamat
Popularitas:359k
Nilai: 5
Nama Author: Virgoanz

" Aku siap menikahimu kapanpun kau mau.. " Andrian berteriak kepada gadis yang berjalan menjauhinya.

" Tapi aku yang sekarang tidak mau.. Kakak terlalu dingin untuk gadis sepertiku. "

Indah, gadis ceria yang manja dan cerewet dihadapkan dengan perjodohan oleh ayahnya dengan anak dari salah satu sahabatnya sedari kecil. Pria dingin yang Indah sebut manusia kulkas satu pintu yang menjabat sebagai CEO di perusahaan perdagangan terbesar se-Asia. Bukan hanya kaya, dia juga pria tampan idaman kaum hawa.

Tapi akan seperti apakah kisah cinta mereka berdua ?? Bisakah dua pribadi yang berbeda itu bersatu dalam ikatan suci pernikahan ?? Mampukah Indah bertahan dengan sifat Andrian ??

Akankah masalalu yang membuat Andrian tidak lagi mengencani wanita akan muncul lagi di kehidupannya setelah berumah tangga dengan Indah?

Ikutin terus cerita Andrian dan Indah yang akan semakin seru untuk disimak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virgoanz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Olivia Sadar

Dengan cemas Andrian berkali-kali melihat ke dalam ruang UGD melalui kaca pada pintu ruangan tersebut, mencoba melihat bagaimana kondisi istrinya kini.

Dalam hati ia terus saja berdoa semoga istrinya baik-baik saja. Suara langkah kaki kedua orang tuanya mengambil alih perhatiannya.

"Bagaimana keadaan Indah?" tanya mami Riana langsung.

"Belum tahu mih. Indah masih di periksa di dalam." jawab Andrian yang kembali mencoba melihat apa yang di lakukan dokter kepada istrinya hingga lama sekali.

"Apa Indah hamil? kenapa bisa keluar darah?" cecar mami Riana lagi kepada anaknya.

"Ha-hamil? A-aku tidak tahu kalau Indah hamil mih. Tadi Indah jatuh di kamar mandi, dia mengeluh perutnya sakit dan aku lihat ada darah." terduduk lemas. Kalau benar istrinya hamil, semoga anak dan istrinya baik-baik saja. Dia akan sangat menyesal jika sampai mereka kehilangan anak mereka. Jika bukan karena kebodohannya, Indah tidak akan marah dan emosi padanya. Indah akan lebih hati-hati di dalam toilet tadi.

Mami Riana dan papi Alex terlihat kaget saat mengetahui Indah terjatuh, membuat mereka semakin cemas. Apa lagi mami Riana yang sudah sangat menantikan cucu dari Andrian.

"Kamu dari mana Andrian?" tanya papi Alex yang dari tadi hanya diam saja.

Andrian mendongak menatap papi-nya yang ada di hadapannya. "A-aku.. dari luar negeri pih. Ada masalah di sana." jawabnya mencoba setenang mungkin.

"Masalah Olivia yang sudah sadar maksud kamu?" tanya papi Alex lagi dengan menahan geraman agar tidak berubah menjadi bentakkan. Ini rumah sakit, ia tak ingin membuat keributan.

Suara Andrian tercekat dengan ekspresi yang terlihat kaget karena papi-nya tahu hal itu. Lebih keget lagi mami Riana yang baru mengetahuinya.

"Apa maksud papi? Olivia sadar?" mami Riana mendekat ke arah suaminya, mencari kejelasan atas pernyataan suaminya itu.

"Anak bodoh ini meninggalkan istrinya sendirian di rumah hanya untuk menemui Olivia yang sadarkan diri dari koma-nya!! dan sekarang dia membuat menantuku celaka, yang mudah-mudahan saja tidak kehilangan anaknya. Akan sebenci apa Indah kalau tahu itu semua!!"

"Benar Rian?!" tanya mami Riana dengan nada lebih tinggi.

Andrian hanya menunduk dan mengangguk kecil.

"Kamu tuh apa-apaan sih Rian? kamu sudah menikah! seharusnya kamu lupakan Olivia! toh kita menjamin kehidupannya di sana!"

"Olivia gak punya siapa-siapa pih, mih. Kalian tahu sendiri cuma Rian yang dia punya." jawab Andrian dengan mata yang memelas.

"Aku memang masih mencintainya. Tapi aku juga sadar kalau aku sudah punya Indah sekarang. Aku tidak ada niatan untuk meninggalkan Indah dan kembali pada Olivia."

"Lalu untuk apa kamu menemuinya? itu sama saja kamu masih memberikan sebuah harapan untuk gadis malang itu!!" seru mami Riana, masih tidak mengerti kenapa anaknya bodoh sekali.

"Olivia depresi! cuma aku yang bisa menolongnya. Dia mencoba bunuh diri saat baru sadar dari koma dan mengingat apa yang membuatnya seperti itu!!"

Mami Riana menutup mulutnya syok.

***

Saat malam itu, Sarah yang biasa mengurusi segala biaya untuk keperluan Olivia di Amerika di hubungi pihak rumah sakit dimana Olivia di rawat. Pihak rumah sakit mengabarkan jika Olivia sudah sadar sejak tiga hari yang lalu. Tapi gadis itu mengalami depresi saat mengingat apa yang menimpanya. Dan tambah depresi lagi saat tidak ada orang yang menemani dan menunggunya sadar di dunia ini.

Olivia merasa sendiri. Merasa tidak ada gunanya lagi dia hidup. Dia sudah ternoda dan tidak mungkin Andrian mau dengannya. Dia yakin itu alasan Andrian tidak ada saat dirinya membuka matanya. Tiga hari menunggu dan Andruan tidak kunjung datang, hingga saat itu juga Olivia mencoba bunuh diri dengan memecahkan gelas dan menancapkan pecahan gelas itu pada pergelangan tangannya. Untung langsung ada suster yang menemukannya dan langsung memanggil dokter untuk melakukan penyelamatan.

Saat Andrian sampai di rumah sakit. Ada sedikit binar di mata kosong gadis itu. Gadis yang dulu selalu ceria dengan senyum manisnya. Kini hanya ada senyuman getir yang di paksakan. Tubuh segarnya berubah menjadi kurus. Mata indahnya ada lingkaran hitam di sekelilingnya, menandakan jika gadis itu kurang tidur belakangan ini.

"Andrian.." lirih gadis itu saat pertama kalinya melihat Andrian. Tersenyum dan matanya mulai menggenang.

Andrian mencoba tersenyum dan mendekat ke arah Olivia. Memeluk tubuh yang sudah sangat lama ia rindukan. Yang sudah sangat lama ia harapkan untuk segera membuka matanya.

Kini saat Olivia membuka mata, kenapa rasanya tidak sebahagia seperti yang dia bayangkan selama ini. Entah kenapa, pelukan itu tidak senyaman dulu. Andrian malah mengingat senyuman Indah yang menantinya. Pria itu malah justru merindukan pelukan istrinya saat memeluk wanita lain.

Andrian merasa sangat bersalah sudah membohongi istrinya. Dia hanya takut Indah terluka dengan apa yang ia lakukan saat ini. Tapi Andrian juga tidak bisa begitu saja melepas tanggungjawabnya kepada Olivia.

Gadis itu tidak punya siapa pun di dunia ini selain dirinya. Yang gadis itu tahu, Andrian adalah tunangannya yang menunggunya sadar kembali. Andrian memang berharap Olivia sadar. Dia memang merasa senang orang yang di cintainya itu bisa kembali ke dunia nyata.

Tapi di balik rasa bahagianya, ada rasa bersalah untuk dua wanita yang sama-sama menempati hatinya kini.

"Andri.. Aku kotor.." tangis Olivia pecah dalam pelukan Andrian.

"Aku udah kotor.. Aku menjijikan..." tangisan Olivia terdengar sangat memilukan di telinga Andrian. Tangisan yang di dalamnya ada rasa sakit dan luka yang dalam.

"Ussstt kamu tidak boleh bicara seperti itu. Kamu tetap Olivia yang dulu di mata aku. Jangan pikirkan apa yang sudah menimpamu. Anggap saja itu tidak pernah terjadi." Melepas pelukannya dan menghapus air mata di wajah wanita yang mungkin akan ia sakiti saat wanita itu tahu jika dirinya sudah menikah dengan wanita lain.

"Kamu akan selalu menemani aku kan Ndri.. Kamu akan tetap menerima aku yang kotor ini kan?" menangkup kedua sisi wajah Andrian dengan tangan rapuhnya yang masih terpasang infus dan perban bekas luka percobaan bunuh diri.

Dengan ragu Andrian menjawab. "Iya. Makanya kamu harus cepat sembuh." Entah bagaimana nanti Andrian menjelaskan kepada kedua wanita itu.

Sekarang dia harus mementingkan Olivia lebih dulu. Psikisnya sedang tidak bagus. Dia tidak ingin wanita itu mencoba bunuh diri lagi.

Olivia sangat senang dengan jawaban Andrian. Ternyata masih ada yang mengharapkannya. Masih ada pegangan untuk hidupnya. Ada sesuatu yang membuatnya bertahan hidup. Laki-laki yang amat dia cintai seumur hidupnya.

Olivia mendekat dan menempelkan bibirnya tepat pada bibir Andrian. Andrian hanya mematung, tidak menyangka Olivia kini berani menciumnya. Bahkan dulu saat Andrian mencium wanita itu masih malu-malu. Meskipun ini tidak bisa disebut sebagai ciuman, karena Olivia hanya menempelkannya dan tidak bergerak sama sekali.

Lagi-lagi ada rasa aneh di hatinya. Rasa tidak nyaman saat Olivia menyentuhnya lebih intim seperti ini. Rasa bersalahnya pada sang istri kian membesar. "Aku harap kamu mengerti posisiku saat ini Indah." gumam Andrian dalam hati.

*

*

*

1
Che han
udah baca yang kesekian kalinya,,, tapi maaf jarang komen cuma like z.. ceritanya bagus...
Che han
terharu aku ..😭
tika
sukaaaaaa banget...
Che han
💜💜💜💜💜💜💜
pipi gemoy
bagus ini
pertama baca ini dulu lanjut ke novel mamanya
pipi gemoy
👍🌹
pipi gemoy
bagus ceritanya
sudah ta vote thor
pipi gemoy
🌹
pipi gemoy
mulai dari senja
trus ke demi dia
n terdampar di sini karena suka karakter indah di demi dia
bunda anakanak
Hai Mampir di novelku "Ceo Ganteng Suamiku" Terimakasih
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
yana ayana
hadeeeh..
Siti Mas Ulah Ulah
ngerti ndasmu,,,,😡skrg coba dibalik kmu yg diposisi indah,apa kmu jg bsa nerima ,hrsx dri awal g usa nikahin indah,maka kmu akn bhgia ma oliv oil itu,andrian cari masalah sendiri sihhh,,,,😏
Siti Mas Ulah Ulah
hihihi,,,,😁😁😁,akhirnya indah bisa kesel juga,,,biasanya dia yg ngeselin, 🤭
Sri Widjiastuti
😄😄🤣dih bar bar pa songsong
Nur Chasanah
emosi aq
AsYanti
btw... sepertinya Author gak usah komen2 yg bocorin akhir ceritanya happy ending atau sad ending.... atau kapan akan tamatnya.... biarkan saja reader menikmati ceritamu.... ok ok.. ok...
AsYanti
hadooh.... aku kira setelah cerita Lintang novel berikutnya bukan sekuelnya.... maklum cuma baca ringkasannya saja... n ngecek jumlah bab... jadi milih baca novel ini yang jumlah babnya sedikit dulu tapi tamat mengingat cuma punya waktu pendek utk baca novel sampai tamat.... eeeeehhhh rupanya masih sekuelnya juga.....

usul bagaimana kalau Authornya kasih tahu urutan produksi novelnya... supaya fansnya bisa runut ngikutinnya.... heheheh just usul
AsYanti
Thor... percakapan yang kamu buat so natural....... keep on your styleThor..... I like it....
AsYanti
sampai di sini... ada yg sedikit miss menurutku Thor..... karena di awal Indah dan Adrian pakai acara salaman berkenalan... padahal mereka berdua sebenarnya sdh kenal dari kecil... paling tdk waktu itu situasinya dibuat spt indah mengingat2 siapa yang ada di hadapannya yg dipertemukan oleh ayahnya Indah.
bunda anakanak: Hai Mampir di novelku "Ceo Ganteng Suamiku" Terimakasih
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!