NovelToon NovelToon
Ixevons

Ixevons

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Penyelamat / Action
Popularitas:508
Nilai: 5
Nama Author: Riahe

"Sebutkan namaku saat waktunya tiba, Riezky..."
Dua puluh tahun lalu, Kerajaan Ixevon runtuh dalam satu malam. Raja Thomas gugur setelah menyegel iblis Malakor, dan Ratu Rebecca tewas demi menyelamatkan putra tunggal mereka.
Kini, Riezky Ixevon tumbuh di desa nelayan terpencil. Ia tak tahu siapa dirinya, hanya pemuda yang berjuang menjinakkan kutukan Petir Biru dan Api Merah di tubuhnya. Satu-satunya dunianya adalah Lyra, seorang janda nelayan yang merawatnya dengan kasih sayang sejak bayi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riahe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERISAI BESI DAN SIHIR

Seketika, situasi di ruang bawah tanah itu memanas dengan tensi yang mencekam. Kedelapan kepingan besi The Eight MIghty Iron melesat keluar dari celah-celah reruntuhan dengan bunyi berdenting yang tajam, berputar-putar di udara seolah memiliki kesadaran sendiri untuk melindungi sang tuan. Malakor terpaksa melompat mundur beberapa langkah, matanya menyipit waspada menghadapi intimidasi dari logam legendaris yang pernah menyegelnya itu.

Riezky bangkit perlahan dari balik bongkahan beton. Posturnya tidak tegap, ia berdiri sedikit membungkuk sambil memegangi rusuknya yang kesakitan, namun tatapannya terkunci rapat pada Malakor.

Melihat ayahhnya dalam posisi terdesak, Vernon tidak tinggal diam. Dengan gerakan kilat, ia menghimpun energi sihir oranye di telapak tangannya dan melemparkannya dengan kekuatan penuh ke arah Riezky yang tampak lemah.

"Jadilah seperti mereka!" teriak Vernon.

TRANG!

Sebelum bola sihir itu menyentuh baju Riezky\, salah satu kepingan **The Eight Mighty Iron **melesat memotong jalur serangan tersebut. Logam itu bertindak sebagai tameng absolut\, memantulkan sihir Vernon dengan suara dentingan yang memekakkan telinga

Sihir oranye yang terpental itu melesat liar ke sudut ruangan, menghantam sebuah pot kuno yang sudah berumur lalu menyusut dan memadat membentuk sebuah bola kristal berwarna oranye yang berkilau, sama persis dengan batu kristal yang mengurung Sabrina dan Lyra di sabuk Vernon.

Riezky menoleh, matanya membelalak melihat proses perubahan itu. Kini ia mengerti sepenuhnya cara kerja sihir terkutuk Vernon.

"Jadi itu ya..." desis Riezky, suaranya parau namun penuh amarah. "Kau mengubah mereka menjadi pajangan di sabukmu?"

Vernon tersentak. Untuk pertama kalinya, ia merasakan keberaniannya menciut drastis. Ia gemetar hebat mendengar suara berat Riezky dan melihat tatapan mata yang seolah bisa menembus sukmanya. Tangannya yang semula sudah siap melempar sihir tambahan kini terlukai, salah satu tangannya justru memegang dadanya sendiri yang berdegup kencang karena ketakukan. Ia mulai melangkah mundur perlahan, mencoba menjauh dari jangkauan emuda yang baru saja bangkit dari maut itu.

Malakor yang melihat putranya goyah menjadi kebingungan. Ia hendak melepaskan mantra kegelepannya sendiri, namun Riezky jauh lebih cepat.

Riezky merentangkkan kedua tangannya. Di sana, ia memusatkan seluruh sisa energinya, menggabungkan liarnya elemen petir biru dengan panasnya api merah. Sebuah bola energi yang ukurannya lebih besar dari biasanya terbentuk di antara kedua telapak tangannya, memancarkan suara mendesing yang menyakitkan telinga.

BLARRR!

Bola energi itu dilempar dengan kecepatan cahaya tepat ke arah Malakor. Malakor tak sempat menghindar, ledakan dahsyat itu menghantamnya telak hingga ia terpental jauh melintasi rreruntuhan, tak sanggup lagi mempertahankan wujud sihirnya. Seiring dengan jatuhnya Malakor, mahluk-mahluk bayangan yang sedari tadi mengepung An dan Andre pun ikut buyar, lenyap menjadi asap hitam yang tertiup angin

Suasana menjadi sunyi sesaat, hanya nmenyisakan deru napas Riezky ayng memburu. Tiba-tiba, mata Riezky menyala terang, memancarkan aura biru elektrik yang mengerikan.

"Lepaskan mereka, atau kulepaskan rohmu dari tubuhmu," ucap Riezky dingin. Kata-kata itu terdengar asing, lebih mirip ancaman dari seorang prajurit veteran daripada Riezky itu sendiri

Baru saja Riezky hendak melancarkan serangan pamungkas untuk mengeksekusi Vernon, sebuah aura sihir berwarma jokai tiba-tiba menyelimuti tubuh Vernon. Dalam sekejap mata, Vernon menghilang ke dalam udara hampa, melarikan diri bersama ayahnya yang sudah terluka parah.

Riezky mendongak ke arah langit-langit gedung yang sudah roboh, berniat mengejar mereka ke permukaan. Namun, sebelum ia sempat melompat, sebuah tangan yang lemas namun tegas menepuk bahunya.

"Hey bung, sudah... sudah dulu. Tidak baik memaksakan diri," ucap Andre sambil meringis, menahan pinggangnya yang tampak cedera berat. "Mereka hanya sandera, mereka akan kembali. Jangan sampai kau yang hancur duluan sebelum menyelamatkan mereka."

Riezky tersadar. Ia menurunkan tangannya dan cahaya di matanya perlahan meredup. Ia mengalihkan pandangannya ke arah An yang masih terpuruk di sudut ruangan. Kondisi sang ninja sangat memprihatinkan, ia duduk bersandar di reruntuhan kayu dengan napas tersengal, bajunya tercabik cabik parah memperlihatkan luka goresan dalam seolah habis diserang oleh sekumpulan macan buas

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!