Di dunia yang penuh dengan keajaiban, di mana yang Abadi mampu membelah lautan dan menghancurkan gunung, di mana Akar Roh menjadi penentu antara yang fana dan yang Abadi, jiwa lain bangkit di tubuh manusia fana.
Dengan kitab harta karun yang ia peroleh, jiwa itu membawa tekad untuk bertahan di dunia yang kejam. Ia melangkah ke dunia kultivasi, menciptakan klan kultivasinya sendiri. Setiap langkah adalah perlawanan, setiap kemajuan dipenuhi berbagai rintangan dan cobaan.
Namun ia ditakdirkan untuk tidak menjadi biasa-biasa saja.
Ia ditakdirkan untuk mencapai sesuatu yang besar.
Saksikan bagaimana seorang manusia fana memulai jalan kebangkitan untuk klannya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hdibibu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.33 - Perang!
Yan Xuanlei menyipitkan mata. Di gunung, melalui penghalang yang hampir transparan , ia melihat seluruh anggota Klan Sue sedang mati-matian menyalurkan Energi Spiritual mereka pada penghalang Formasi.
Dia melihat Tetua Agung Sue Changwei bersama para Tetua lainnya yang dengan paksa mengalirkan Energi Spiritual untuk mempertahankan penghalang. Dan Sue Chongli, dengan ekspresi penuh amarah, sedang mengendalikan inti Formasi itu.
“Sue Chongli! Hari ini akan menjadi akhir Klan Sue!”
Kepala keluarga Klan Li, berusia 62 tahun, seorang kultivator Kesempurnaan Agung, yang sedang mengendalikan salah satu Perahu Dao, berteriak dengan keras. Suaranya menggema bermil-mil jauhnya.
“Li Yunsi! Berani-beraninya kau melanggar perjanjian damai yang telah kita sepakati!” Sue Chongli balas teriak dengan penuh amarah.
“Jangan bercanda! Secarik kertas tidak bisa melunasi hutang darah yang telah kalian tumpahkan!“ Li Yunsi tertawa terbahak-bahak, suaranya penuh dengan ejekan
“Apa kau pikun, orang tua!? Ada lebih banyak darah anggota kami di tangan kalian!” Sue Changwei, sang Tetua Agung, menjawab dingin.
“Hahaha.. ini perang! Tidak ada lebih banyak atau lebih sedikit. Hutang darah adalah hutang darah!”
Ekspresi Sue Chongli semakin dingin. “Kau sudah gila..kultivator Iblis semakin merajalela, tapi kau menciptakan medan perang tak berguna seperti ini!”
“Atau…apakah kau takut akan terobosan saya ke Pembentukan Fondasi?”
Tawa Li Yunsi berangsur menghilang. “Ya. Harus ku akui, entah peruntungan apa yang membuatmu berhasil mencapai tahap Kesempurnaan Agung.”
“Tapi akan ku pastikan bahaya Klan Li menghilang saat ini juga!”
Sue Chongli tertawa, “kalau begitu, coba saja!”
Sue Chongli dengan paksa menarik lebih banyak energi dari Urat Nadi Spiritual Kelas Satu Tingkat Tinggi dan membakar 2 tahun esensi hidupnya saat sebuah pedang merah raksasa sepanjang seratus meter terbentuk di atas Perahu Dao. Ujung pedangnya yang mengarah ke bawah tampak bersilau dingin.
Inilah bentuk kekuatan Formasi Kelas Satu Tingkat Tinggi yang dikendalikan oleh kultivator Kesempurnaan Agung!
Pedang itu jatuh dengan momentum yang luar biasa menuju dua Perahu Dao.
“Sue Chongli, kau gila!?” Li Yunsi berteriak tak percaya. Orang itu benar-benar membakar esensi hidupnya!
“Dengar, semua! Serang bersama!”
Li Yunsi berteriak saat ia mengarahkan moncong Perahu Dao itu ke atas. Dia, bersama para Tetua di perahu itu menggertakkan gigi saat mencurahkan seluruh Energi Spiritual pada Perahu Dao .
Ratusan Batu Roh terbakar habis saat dua Perahu Dao itu mencapai batas maksimumnya. Kemudian, sebuah ledakan energi terbang keluar dari moncong perahu!
Boom!
Ledakan demi ledakan terdengar. Udara tampak terkoyak saat itu juga. Berbagai mantra dan jimat memenuhi langit seperti kembang api megah.
Dan kemudian, gelombang kejut yang mengerikan menyusul. Pepohonan tumbang, tanah terangkat, dan bebatuan hancur dan beterbangan ke segala arah.
Yan Xuanei yang berada satu mil jauhnya hampir terhempas oleh gelombang kejut itu.
Ketika debu mengendap, dua Perahu Dao itu kini compang-camping. Salah satunya tampak akan jatuh kapan saja. Dan di tanah, belasan tubuh dengan luka yang mengerikan tergeletak tak bernyawa.
“Chongli, kau..” Li Yunsi memuntahkan darah dari mulutnya. Pakaiannya rusak, penglihatannya sedikit gelap, dan tubuhnya penuh dengan luka bakar. Di sekitarnya, para Tetua yang bersamanya terbaring pingsan.
Namun keadaan di Klan Sue juga tidak lebih baik. Hampir setengah anggota klan pingsan karena memaksakan diri. Sue Chongli tergeletak tak sadarkan diri bersama para Tetua, dengan napas samar yang masih terdengar dari mereka.
Mereka menanggung tekanan terberat untuk mempertahankan Formasi!
Hanya Tetua Agung Sue Changwei yang masih sadar dan mempertahankan Formasi, meskipun seteguk darah mengalir dari mulutnya. Serangan balik tadi melukai organ dalamnya.
Formasi di gunung itu berkedip-kedip. Dia hampir tidak mampu mempertahankan Formasi dengan kondisinya saat ini.
“Kepala klan, keadaan berjalan sesuai prediksi kita,” sebuah suara terdengar dari Perahu Dao di sebelah Li Yunsi.
Itu adalah Tetua Agung Klan Li yang selama ini sengaja bersembunyi dari medan perang!
Li Yunsi menyeringai kejam dan berteriak, ”sekarang, ikuti Tetua Agung dan hancurkan Klan Sue!”
“Klan Li…” Sue Changwei memandang dengan dingin. Dia menatap Sue Chongmei dan berkata dengan nada yang tak terbantahkan, “Chongmei, bawa beberapa anggota klan yang masih muda, dan segera tinggalkan tempat ini. Gunakan jalan rahasia di belakang gunung untuk melarikan diri!”
“Ingat, ada satu perintah mati untukmu!”
“Tetua, silahkan..” Chongmei mendengarkan dengan khidmat.
“Jangan pernah kembali ke Canghe! Dan jangan pernah mencoba untuk mencari balas dendam! Ingat, tugasmu adalah menjaga darah Klan Sue! Selama kalian masih hidup, klan Sue tidak akan pernah punah!”
Sue Chongmei menggigit bibirnya, tubuhnya bergetar. Namun dia tidak berani melanggar perintah Tetua Agung dan segera membawa beberapa anggota klan di bawah usia 20 tahun dan meninggalkan tempat itu.
“Sekarang..sudah saatnya kita bertarung hingga mati.” Sue Changwei menatap anggota klan yang masih sadar, yang kurang dari sepuluh orang, dengan ekspresi yang teguh.
Namun sebuah suara familiar tiba-tiba terdengar di belakangnya. “Tetua, belum saatnya menyerah.”
Sue Changwei menoleh dan terkejut saat melihat Yan Xuanlei berdiri di sana, yang ditemani oleh dua orang asing. “Kepala keluarga Klan Yan!? Mengapa anda di sini? Tidak, bagaimana anda masuk?”
“Formasi gunung tidak stabil, sehingga jauh lebih mudah menyelinap masuk melalui belakang gunung,” ucapnya. “Tapi lupakan ini, ada hal yang lebih serius. Mari stabilkan Formasi terlebih dahulu.”
Sue Changwei lalu kemudian menyadari basis kultivasi orang yang bersamanya. Wajahnya langsung gembira. “Sempurna!”
Tambahan dua kultivator tingkat Tinggi dapat membantunya menstabilkan Formasi! Dan pemahaman Yan Xuanlei terhadap Dao Elemen sangat dalam, sehingga dia ikut mengendalikan Formasi di bawah tatapan heran Sue Chongwei!
Tetua Agung Klan Li, yang sedang memimpin sisa pasukan, langsung terkejut ketika Formasi Klan Sue kembali stabil.
“Mustahil!” teriaknya. Hanya ada lima kultivator tingkat Tinggi di Klan Sue, dan selain dari Sue Changwei, sisanya sudah tergeletak tak berdaya.
Tidak mungkin orang itu mampu mempertahankan Formasi dengan kondisinya sekarang!
Dia mengarahkan seluruh Energi Spiritualnya, mengeluarkan seluruh Artefak yang ia miliki, dan menyerang bersama anggota klan yang lain. Tapi Formasi itu kokoh seperti gunung batu.
Dan kemudian sesuatu terjadi. Pedang Merah sepanjang hampir empat puluh meter muncul di udara, dan meskipun ukurannya lebih kecil dari sebelumnya, tekanan yang diberikan masih sangat besar.
Pedang itu menghantam mereka dengan ganas.
Tetua Agung Klan Li menggertakkan gigi dan mengeluarkan jimat dari cincin penyimpanannya. Jimat itu merupakan Jimat Kelas Dua Tingkat Rendah! Satu-satunya yang ia miliki!
Sebuah daun teratai raksasa selebar puluhan meter mekar dengan indah di udara, menghentikan laju pedang merah.
Dengan ledakan yang memekakkan telinga, energi pedang itu hancur saat bertabrakan dengan daun teratai.
Energi tumbukan itu kembali menghancurkan lingkungan di sekitarnya.
“Mundur!” Tetua Agung Klan Li tampak tidak rela saat mengambil keputusan itu.
Tapi dia tidak punya pilihan. Formasi Klan Sue kembali stabil. Kepala klan dan para Tetua terluka dan pingsan, dan Batu Roh di Perahu Dao hampir kosong.
Selama Urat Nadi Spiritual Klan Sue masih ada, mereka hanya akan mengalami serangan bertubi-tubi dari Formasi jika terus berada di tempat itu.
Rencana saya update 2 chapter/hari.
Bagi kawan2 yang menyukai cerita ini, bantu like dan komen skuyy.
Dukungan kalian jadi motivasi buat Author.
Salam membaca, Salam dari dunia kultivasi. Gua tunggu lu pada di sana.