NovelToon NovelToon
Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:328
Nilai: 5
Nama Author: Kukuh Basunanda

Menceritakan kisah cinta seorang Guru Gen Z tampan bernama Dimas Aditya dengan janda muda cantik dan kaya raya bernama Wulan Anggraeni. Kedua nya di pertemukan oleh keadaan hingga akhirnya tumbuh gelombang cinta di hati mereka. Seiring berjalannya waktu, Dimas berhasil mencuri hati Wulan sekaligus menyembuhkan rasa traumanya atas kegagalannya di pernikahan pertama. Namun di satu sisi, sang mantan (Nayla) masih mengharapkan menikah dengan Dimas. Rasa sayangnya yang begitu dalam, membuat cinta segitiga di antara mereka tak terelakkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kukuh Basunanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anton Akhirnya Menikahi Olivia

Di sebuah KUA, Anton dan Olivia melangsungkan akad pernikahan dengan di hadiri keluarga kecil saja. Anton hanya memberi mas kawin sebesar 1 juta saja kepada Olivia. Hal ini berbanding jauh ketika ia menikahi Nayla dengan mas kawin 200 juta.

"Saya terima nikah dan kawinnya Olivia Larasati dengan mas kawin uang satu juta rupiah di bayar tunai" suara Anton saat ijab qobul.

"Bagaimana saksi ? sah ?" tanya bapak penghulu.

"Sah, sah" ujar dua orang saksi.

Anton dan Olivia telah resmi menjadi pasangan suami istri. Olivia merasa lega karna akhirnya jabang bayi yang ia kandung memiliki seorang ayah.

Kedua orang tua Anton memilih segera meninggalkan tempat tersebut usai acara akad nikah selesai.

"Mamih malu banget pih sama kelakuan Anton ternyata selama ini dia menghamili mantan bawahannya" ujar mamihnya Anton kepada suaminya di dalam mobil.

"Papih juga malu banget mih, kasihan sekali hidup Nayla, gara-gara ulah anak kita ia hidup menderita" ujar papinya Anton, Bob Suherman.

"Tapi biar bagaimana pun Nayla punya hak hidup merdeka setelah apa yang sudah Anton lakukan kepadanya, papih gak menyalahkan Nayla kalau akhirnya ia menggugat cerai Anton"

"Iya pih, padahal mamih udah klop banget loh pih sama mantan menantu kita, Nayla, mamih bener-bener kecewa dengan Anton" ujar mamihnya Anton, mamih Kristin.

"Semoga dengan ini, Anton cepat tersadar ya pih dan bisa menjadi suami dan ayah yang lebih baik di masa mendatang" ujar mamih Kristin kembali.

Sementara itu, usai Akad nikah, Anton langsung memboyong Olivia ke rumahnya. Anton mulai belajar dari pengalamannya menjadi suami Nayla. Ia mencoba mengontrol emosinya agar tidak lagi berurusan dengan hukum. Ia seolah mendapatkan karma, menikah dengan orang yang tidak ia cintai

"Hari ini aku seneng banget mas, akhirnya kita bisa menikah" suara Olivia memandang wajah suaminya.

"Kamu seneng gak mas ?" tanya Olivia kepada Anton.

"Iya seneng sayang", katanya dengan pura-pura.

"Begitu anakmu lahir, aku bakal menceraikan mu Oliv dan akan ku kejar lagi Nayla" suara jahat dalam hati Anton.

"Ya udah, sekarang kamu istirahat aja yah, kasihan bayi dalam kandunganmu" pinta Anton.

"Iya mas, makasih ya mas" respon Olivia.

"Oh ya mas, kandungan ku kan udah usia 6 bulan, selama ini aku hampir gak pernah periksa kandungan ke dokter, kalau besok mas Anton antarkan aku periksa ke dokter kandungan bisa kan mas ?"

"Aku usahakan ya sayang, sekarang kamu istirahat dulu yah !"

Iya mas, makasih ya mas udah perhatian sama aku" respon Olivia.

Esok hari, Anton pulang kerja lebih awal dari biasanya demi bisa mengantarkan istrinya periksa kandungannya. Dokter memeriksa kandungan Olivia menggunakan metode ultrasonografi (USG). Anton mendampingi sang istri masuk ke ruang periksa.

"kandungan bunda, Alhamdulillah sehat, jaga terus ya bun, tetap makan makanan yang sehat dan bergizi" petuah bu dokter.

"Berdasarkan hasil USG, anak bunda sudah terlihat jenis kelaminnya, kemungkinan besar adalah laki-laki, tuh lihat di layar ya ayah bunda, gerakannya udah mulai sangat aktif" ujar Bu dokter lebih lanjut.

"Yuk silakan, ibu bisa duduk kembali di kursi, tolong di bantu ya ayah ! " seru bu dokter.

"Apa saja yang harus kami siapkan bu biar dede bayinya tetap sehat dok ?" tanya Anton sang suami Olivia.

"Yang jelas pertama, istrahat yang cukup, jangan sampai kecapean, jangan banyak pikiran yang bisa bikin stress, asupan makanan haus di jaga, harus makan makanan yang sehat dan bergizi, jangan lupa tetap minum susu ibu hamil" respon Bu dokter.

"Baik Bu, kalau begitu kami permisi Bu, terimakasih banyak Bu dokter" ucap Olivia.

"Sama-sama ayah bunda, bulan depan jangan lupa periksa kandungan kembali yah, untuk pembayaran dan obat nya, silakan menuju ke apotik samping ruangan ini" ujar bu dokter kembali.

Di dalam mobil, Olivia terlihat sumringah karna tak lama lagi ia akan menjadi seorang ibu.

"Mas Anton, makasih yah udah anterin aku periksa kandungan, mas Anton baik banget deh di bela-belain pulang cepat demi aku" ucap Olivia.

"Tapi aku masih heran deh, kok bisa waktu itu Nayla melaporkan mas Anton ke polisi karna kasus KDRT ? padahal mas Anton kan baik banget" tanya Olivia.

"Itu akal-akalan si Nayla aja sih yank, dia bermain licik seolah-olah aku telah melakukan kekerasan kepada dia" kilah Anton.

"Tapi pas aku ketemu Nayla, kayanya mukanya memang agak lebam gitu seperti habis di pukul orang" ujar Olivia kembali.

"Entah lah sayang, dia bikin biar wajahnya jadi kaya gitu gimana caranya ? yang jelas saya gak pernah memukul mantan istri saya" bantah Anton.

"Kamu gak bohong kan mas ?"

"Ngapain aku bohong, kamu bisa nilai aku sendiri, aku kan orangnya perhatian sama istri, iya kan ? Gak mungkin kan aku melakukan KDRT", ucap Anton meyakinkan Olivia agar percaya.

"Iya juga sih mas" sahut Olivia.

"Tapi kenapa mas Anton gak tuntut balik atas pencemaran nama baik ?" tanya Olivia yang masih penasaran.

"Gini yah yank, biar bagaimana pun Nayla itu pernah jadi bagian dari hidup aku jadi mana mungkin aku tega melaporkan balik dia ke polisi, biar lah karma nya nanti dia sendiri yang tanggung"

"Yank, kita makan di rumah makan aja yah, kamu ga usah masak, kamu pasti cape, ingat kata dokter kamu gak boleh kecapean" ujar Anton.

"Nanti kalau udah pulang ke rumah, aku pijetin yah kaki kamu biar gak pegel" ucap Anton kembali.

"Ya Allah, kamu baik banget mas, aku jadi terharu, aku bersyukur akhirnya memiliki suami yang perhatian sama aku, makasih ya mas" ucap Olivia.

"Ya gak usah bilang terimakasih kali yank, itu kan udah kewajiban aku sebagai suami", kata Anton sambil tertawa dalam hati.

"Begitu anak mu lahir, aku bakal jebak kamu seolah kamu telah selingkuh dan itu bisa jadi alasan aku untuk menceraikan mu Oliv, kalau bisa main cantik kenapa harus main kasar" gumam Anton dalam hatinya.

Usai makan malam di luar, Anton dan Olivia kembali ke rumahnya. Seperti yang sudah di janjikan, Anton memijat kaki istrinya hingga Olivia tertidur lelap.

Bangun dari tidurnya, Olivia tersenyum melihat sang suami yang tertidur nyenyak di sampingnya. Ia kemudian mencium kening suaminya.

"Makasih ya mas, udah perhatian di kehamilan aku, seneng banget deh" suara Olivia berbisik lirih.

Jam menunjukan pukul 04.30 WIB, Olivia kembali dari kamar mandi. Ia menghadap ke cermin sambil menyisir rambutnya yang panjang tanpa busana. Anton terbangun, melihat di depan mata ada seorang wanita tanpa busana sedang menyisir rambutnya, Anton segera menghampirinya dan memeluknya dari belakang.

"Eh mas Anton, udah bangun" ucap Olivia.

"Maaf ya mas, aku belum masak buat kamu mas, tadinya setelah ini aku mau masak, eh ternyata mas Anton udah bangun"

"Gak papa kok sayang" ucap Anton sembari mengelus pelan perut Olivia dari belakang.

"Hai dede bayi, ini tangan ayah kamu yah baik" ujar Olivia bicara ke arah kandungannya.

Anton menaikan rabaan tanganya ke atas hingga mendarat di dua gunung kembar milik Olivia. Ia meremasnya pelan-pelan lalu menggulung kecil choco chip yang menempel di kedua gunung itu.

"Aaah .. mas Anton, pagi-pagi buta udah mainan itu, aku lagi hamil loh mas, nanti aku jadi nafsu" kata Olivia.

Anton terus meraba tubuh Olivia hingga rabaannya turun ke bawah menuju lumut hitam yang menempel di pintu goa istrinya. Anton membelainya dengan pelan dan lembut. Olivia mulai merasakan sensasi kenikmatan. Tak sadar mulutnya mengangga lalu mendesah.

"Aaaaahhhh ..." suara desahannya.

"Mas, udah ah, nanti aku nafsu loh"

Anton mengabaikan perkataan istrinya. Ia menarik tangan istrinya lalu merebahkannya pelan-pelan di atas kasur. Anton memang tidak mencintai Olivia, namun seorang lelaki pasti akan tergoda bila melihat wanita di depannya tanpa busana. Apalagi Olivia memiliki tubuh yang mulus, tentu saja membuat syahwat Anton makin bergejolak.

Anton mulai membuka semua kain yang menempel di tubuhnya.

"Kamu mau apa mas ?" ujar Olivia.

Anton mendekati Olivia lalu menjilat lumut hitam naik turun di area goa milik Olivia. Kembali Olivia mendesah dan menggerang penuh kenikmatan.

"Aaaah .. Aaaah"

Goa milik Olivia mulai sedikit terbuka, Anton segera menancapkan piscok miliknya di pintu masuk.

"Mas, pelan-pelan ya mas, aku sedang hamil" ujar Olivia.

Anton menekan piscoknya pelan-pelan masuk kedalam goa. Suara desahan Olivia semakin tak terelakkan. Anton semakin menaikan tempo tusukannya namun tetap menjaga jarak agar tidak menyentuh perut Olivia yang sedang hamil. Dalam hitungan menit, cairan putih hangat menyembur di dinding goa milik Olivia.

"Aaaaah".suara klimaks Anton.

Olivia yang masih terbawa sisa nafsunya menarik kepala Anton mendarat di wajahnya. Ia langsung melumat bibir Anton dengan brutal. Anton pun membalasnya dengan brutal sampai akhirnya mereka tergeletak di atas kasur dengan penuh senyuman.

"Makasih ya mas, udah bikin aku bahagia pagi ini" ujar Olivia.

"Sama-sama sayang, maaf ya Oliv sayang, aku bangun tidur jadi nafsu gara-gara ngeliat kamu telanjang tanpa busana"

"Gak papa sayang, kamu kan suami aku jadi ya gak papa kalau terangsang pengin wik wik".respon Olivia.

"Kamu pengin makan apa pagi ini sayang ? nanti aku pesan kan lewat online" tanya Anton kepada istrinya.

"Ya Allah kamu baik banget mas, makasih ya mas , muuaaach" suara Olivia sambil mengecup bibir suaminya.

"Aku pengin makan bubur ayam spesial aja sih mas"

"Ya udah aku pesan kan dua yah buat kamu sama aku, nanti kita makan bareng-bareng" ujar Anton.

"Iya mas, habis sarapan , kita mandi bareng yuk !" rayu Olivia.

"Aku mau dong di mandiin suami"

"Hayuk , siapa takut", sahut Anton

Usai sarapan dan mandi, Anton bersiap berangkat kerja. Olivia merapikan kerah kemeja yang sedang di pakai suaminya

"Mas, gimana reaksi orang-orang di kantor saat tau mas Anton tersandung kasus hukum dan di penjara ?" tanya Olivia.

"Biasa aja kok, lagian kan mereka tau kalau aku ini di fitnah oleh mantan istri saya" jawab Anton.

"Berarti mas Anton cerita yah sama orang-orang kantor ?" tanya Olivia lebih lanjut.

"Ya wajib cerita dong sayang, ini kan demi nama baik aku dan juga karir aku ke depan termasuk cerita juga dengan bapak direktur" kilah nya.

"Tapi semua sudah aman kan mas ?"

"Aman dong sayang lagian mereka juga gak ada yang percaya kok kalau aku melakukan KDRT, selama ini kan aku di kenal baik oleh mereka"

"Ya syukur lah kalau begitu mas"

"Mas Anton, semangat ya kerjanya !"

"Dede ...papah mau berangkat kerja dulu yah" ujar Anton sembari membelai perut istrinya.

"Hati-hati ya mas, muuaach" seru Olivia.

"Iya Oliv sayang"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!