Tak ku sangka hidup ini terasa rumit. ketika ketenangan Jiwa yang ku rasakan selama ini terasa ternodai oleh godaan dari pria tampan nan Dewasa yang menarik Hati kecil ku untuk terus menatap wajah tampan itu.. sedikit rasa Takut ketika dia mendekat.. Namun merasa nyaman saat sudah mengenalnya. kata kebanyakan orang dia anti Akan wanita. tak tertarik pada gadis manapun.. emmm entahlah. saat pertama melihat wajah itu. aku merasa hal itu Tidak di benarkan...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cutewizzhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MELAKUKANNYA DI RUANG MAKAN
Namun berbeda dengan Alisa. Menyusu? Bayi Kembar walaupun dengan Bantuan susu formula. Namun itu nya tetap Merasa sedikit capek.. Apalagi dirinya yang selalu harus mengservis sang Suami yang lagi Butuh. Walau kadang Dewa mengerti dengan rasa Lelah Alisa dan dia menahannya.. Tapi Alisa merasa kasihan terhadap Suami tampan nya itu. Apalagi Pria itu mantan Duda yang sudah lebih Awal merasakan Nikm4t Dunia yang Tiada duanya..
Wala dengan begitu. Alisa sangat yakin kepada sang suami yang susah mendapat ganti dirinya jika dia berulah. Karena pusaka sakti milik Dewa susah untuk Berdiri jika benar-benar bukan pawang nya... Benar-benar benda Pusaka kramat yang berharga...
Cukup lama menunggu Dewa untuk kembali Ke kamar mereka. Akhirnya Alisa tertidur dengan pulas siang itu.. Ntah kemana Dewa tadi, Sejak keluar dari kamar dan ingin menyapa Sang Mama yang baru datang dsn mengagalkan semua Ulahnya di ruang makan tersebut.. Dewa tak tau kemana Lagi. Apakah ada Tamu atau pekerjaan lain nya. Alisa Tak tau. Karena diri nya juga sudah berada di alam mimpi yang sangat nyenyak..
***********
#Setelah Dewa keluar dari kamar.
"Ma" Sapa Dewa mendekati sang mama yang saat itu Asik bermain dengan kedua cucu nya.
"Eh, Sayang" Balas mama Dewa yang hanya melihat sekilas ke Arah Dewa yang mendekat dan menyalami tangan mama nya.
Mama Datang kamu malah gak Ada. kamu sehat kan" tanya Mama Dewa sambil sibuk membersikan bekas makan Cucu nya itu..
"Sehat Ma" Dewa ikut mendekati kedua jagoannya. Dan menggendong salah satu putra nya untuk membantu Mama dan baby siter.
"Mama makan siang dulu. Biar Dewa yang gendong" ucap Dewa melihat Mamanya yang begitu telaten terhadap putra nya itu..
"Mama udah makan siang. Nanti Mama mau nginap Sini. Nginap di kamar cucu Mama" ucap Sang Mama tersenyum Bahagia.
"Iya Ma, nginap Aja. Kami seneng banget kalau Mama di sini" ucap Dewa yang mulai beranjak dari tempat itu, Dan di ikuti Oleh sang Mama yang gak lepas dari senyum bahagia.
"Jadi Papa gimna Ma. Nyusul Gak?." Dewa bertanya dengan Nada sedikit bercanda.
"Gak.. Papa mu keluar Negri siang Ini. Ada Anak cabang yang harus di selesaikan dalam Dua hari dan tidak bisa di wakilkan walau putra nya sendiri" ucap Mama Dewa sambil menatap Dewa dengan Serius
" Kok kamu libur hari ini" ucap Sang Mama sedikit menaikkan Alisnya. Hal itu membuat Dewa sedikit Gugup... Dan Dewa tersenyum canggung Karena mengingat kejadian tadi. Dan Dewa gagal melalukan Ritual karena Kedatangan sang mama.
Sebenarnya Mama Dewa sama sekali gak mengganggu Ritual Dewa. Hanya saja tempat nya yang membuat diti Dewa gagal melakukan hal itu. Walau tadi sedikit kesal karena Gagal. Namun Sekarang Dewa senang. Karena nanti malam dia merasa Aman melakukan Ritual Itu. Karena Ada Mamanya yang akan menjaga dengan Baik cucu nya.
"Gak Ma. Urusan kantor sudah Dewa selesaikan tadi. Jadi gak ada kegiatan. Jika Ada sesuatu yang mendadak. Sekretaris Dewa pasti memberi info" Ucap Dewa mengelus tengkuk nya menutupi Rasa canggung atas pertanyaan Sang Mama dan kebohongan nya siang Ini.
"Oh.. Yaudah kalau Lelah Istirahat saja. Susul istri mu. Mama Kesini Mau main dan tidur sama si kembar. Bisa jadi Mama semingu di sini. Abis Mama udah kangen banget sama mereka." Ucap Sang Mama yang mulai meletakkan Si kembar untuk duduk di ruang bermain dengan Karpet bludru yang tebal agar jika terjatuh tak akan merasa sakit..
"Ya ma, Gak apa-apa. Mama mau selamanya pun di sini kami gak akan keberatan" ucap Dewa dengan Senyum sumringah nya.
"Huss.. Udah sana. Istirahat. Kamu ganggu acara Mama sam si kembar aja" Ucap Mama Dewa sambil mengusir Dewa yang terus berbicara padsnya. Seakan Dewa adalah benalu saja. Menganggu kenyamanan untuk bersama kedua bocah tampan itu.
"Siap!!!, Ma" Dewa berlalu menunju tangga dan kembali ke kamar menyusul sang Istri yang sekarang entah sedang Apa...
"Kreeettt." Pintu kamar Dewa terbuka pelan. Dengan sedkit suara karena gesekan.
"Sayang" ucap Dewa memasuki Kamar remang-remang nan Luas itu. Ada sedikit cahaya dari celah gorden besar yang mentupi jendela kaca besar tesebut. cahaya itulah yang membuat ruangan itu sedikit di terangi cahaya. Karena jika mulai siang mereka mematikan lampu lalu membuka Gorden atau juga menggeser sedikit pintu Kaca besar itu. Agar cahaya atau angin dari luar yang segar masuk ke kamar mereka. Namun siang itu mereka belum melaukannya.
Maka itu Dewa mendekat Ke Arah gorden lalu menarik pelan gorden tersebut. Agar terbuka setengah dan juga membuka jendela Kaca.Lalu Dewa mencari Remot Ac dan mematikannya.
Sekarang Barulah Dewa mengetahui keberadaan sang Istri yang tak menjawab dirinya saat membuka pintu tadi.. Wanita cantik itu Meringkuk di bawa selimut Tebal. Nyaman seperti Bayi yang sudah kenyang di beri susu. Alisa tertidur begitu nyenyak Se akan kehadiran Dewa di kamar itu tak menganggu dirinya sedikit pun begitu juga dengn cahaya yang masuk ke kamar tersebut. malah membuat dia tertidur lebih pulas. Memang Nyonya rumah Dewa. Suka tidur dan hobby makan. tak suka jalan-jalan Atau pun shopping. Jika Alisa Mau. Dia bisa menghabiskan Uang miliknya yang tak akan pernah habis itu. Namun Alisa bukan tak mau menghabiskan atau melakukannya. Karena Alisa memang tak terlalu Hobby masuk keramain dan melangkah kan kaki jenjang nya kesana kemari. Karena dia merasa bosan dan capek. Paling Alisa hanya berolahraga di rumah saja jika merasa dirinya mulai berisi.. Namun juga tubuh Alisa tak semudah itu untuk gemuk. Karena memang gen dsri Bapaknya yang memiliki Tubuh sedang. Jika Dirinya ingin berolahraga semua fasilitas olahraga sudah tersedia di rumah milik mereka yang lebih lengkap.. Dan Alisa lebih bebas berekspresi sesuai mood nya...
Dewa mendekat. Menatap wajah istrinya yang tenang. Perlahan dia menyingkap selimut tebal tersebut dan ikut berbaring di samping tubuh Istrinya.. Dewa ingin menghabiskan siang ini dengan suasana yang lebih Panas. Namun saat melihat sang Istri yang begitu Nyenyak. Dewa tak tega menganggu rasa nyaman Istrinya itu. Dewa ikut menutup pelan mata Elangnya. Sambil melingkarkan tangan koko nya ke perut sang Istri yang terasa ramping dan kencang...
"Em.." Alisa seperti sedikit terganggu dengan tangan Besar itu. Yang sedikit menyentuh Kulitnya. Namun itu hanya sebentar. Lalu kembali nyaman dalam dekapan suami tercinta. Di temani angin segar yang masuk lewat jendela kaca, Yang di buka Oleh Dewa saat masuk ke kamar mereka tadi.