NovelToon NovelToon
Tergoda Adik Angkat

Tergoda Adik Angkat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta / Percintaan Konglomerat / Romantis / Cintapertama / Roman-Angst Mafia
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: mommy ha

Siapa bilang pria dingin yang telah tumbuh dewasa itu tidak menyimpan rasa pada sang adik angkat, yang jelas-jelas dirinya hanyalah kakak angkat yang kebetulan di rawat oleh keluarga Satuan.

"Siapa suruh kamu begitu menarik, jangan salahkan kakak jika kamu selama ini jadi fantasi kakak, kamu cantik dannnn menarik Sea. " Delane menatap bingkai foto milik Sea.

Tapii, hubungan itu telah membawa keduanya ke jenjang yang seharusnya tidak di lakukan. Apalagi setelah itu mereka terpisah negara dan juga waktu, belum lagi lantaran kesalah pahaman yang berujung retaknya sebuah hubungan yang sudah berjalan dengan baik selama itu.

"ya aku memang tergoda akan pesonamu Sea, tapi hanya tubuhmu. Setelah insiden ulang tahunmu itu aku merasa jijik melihat dengan bajing@n itu. "

Deg.

Mampukah Sea meyakinkan dan memulihkan kepercayaan Delane kembali setelah insiden itu, apa keputusan terakhir yang Sea ambil setelah segala usahanya tidak di anggap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33.posesifnya gak wajar

Bragh.

"kak, ada apa sih? pulang-pulang setelah perpisahan kakak jadi aneh begini? " terkejut saat Delane begitu posesif.

"kamu tadi ngapain di tarik Sky lalu masuk ke dalam mobil? "

posesifnya gak wajar.

"kak stop, jangan buat ulah ya kak. aku eemmm lepasss aahh kak, jangan bikin tanda di situ, " Delane sudah memberikan tanda merah di leher kiri Sea lalu kanan juga dan semakin turun.

Area bathtub jadi saksi berapa ganasnya Delane cemburu padahal cuma bersama Sky.

"kak, hentikan. " melepas kecupan Delane yang brutal.

Sea menyalahkan shower ke arah Delane agar ia cepat sadar, posesifnya hari ini mulai gak waras.

Delane memejamkan matanya saat air itu mengucur deras di kepalanya.

"sorry baby. "

"sudah sadar? " ketusnya.

Delane mengangguk, ia raih tubuh Sea dan ia peluk dan kini ia meminta maaf berulang kali.

"lepasin, baju kamu basah nanti. "

"udah basah juga atas bawah, " menujukkan intinya yang sudah membesar disitu.

Wajah Sea mendadak merona.

"kakak mau? "

Pancingan.

"boleh kah? " dengan wajah berharap.

"gak boleh, aku datang bulan. " menujukkan telapak tangannya yang memang ada warna merahnya.

Delane patah hati.

"yaudah dehhh, kakak keluar dulu. " sedih sekali.

Padahal niatnya setelah wisuda minta jatah, ehhh malah yang punya datang bulan.

Delane berada di dapur ia sedang membuatkan minuman hangat untuk Sea, kebetulan Sky datang.

"minuman apa itu kak? "

"untuk Sea, dia sedang datang bulan, "

"ciyeee calon suami perhatian nih." ledek Sky.

Delane tersenyum. "kamu kalau punya nanti juga bakalan begitu kok, " ia bergegas ke lantai atas.

Sky terdiam, belum juga bergegas otw ke sana saja sudah di buat patah hati.

Pintu akses terbuka.

kini terlihatlah delane membawa sebuah nampan dan ada minuman hangat di situ.

"kak, itu apa? "

Baru kali ini Sea mendapatkan perhatian darinya dan membuat rona wajah di kedua pipi Sea semakin memerah.

"terimakasih, "

Lalu delane memberikan bantalan hangat untuk Sea agar perutnya tidak sakit lagi.

"hangat? enak engga? " memastikan Sea nyaman.

Menggangguk.

.

Bumi menatap potret adiknya, amarahnya memuncak saat ia menatap wajah terakhir kalinya sang adik sebelum dinyatakan benar-benar meninggal dunia.

Bragh.

"aku akan membuat perhitungan. "

Ia meraih jaketnya dan menaiki motor besar miliknya.

Wwrrooomm.

Suara nyaring dari kenalpot, lalu gerbang kediamannya di bukakan oleh satpam.

"duhh tuan muda Bumi mau kemana itu? " sebelum gerbang di tutup kembali.

KEDIAMAN SATUAN.

"Kak, hentikan. semakin deras kalau kakak begini. " merasakan geli bukan main saat Delane menelusup kan tangannya di dalaman atasnya. Apalagi saat nipel nya di pilin olehnya.

Sea sampai kelonjotan di buatnya, apalagi main-main terus, bi bir Delane juga panas penuh gairah dan naf$u besar.

"biar cepet sembuhnya, lagian kenapa sih datang bulannya hari ini, kenapa tidak besok-besok saja. "

"enggak ah, aku mau ultah Sabtu ini. Gak mungkin aku datang bulannya besok-besok, "

senyum Delane langsung berkembang.

"berarti udah genap tujuh belas tahun, boleh dong masuk in ke inti kamu baby? " wajahnya dekat dengan bi birnya bahkan sudah memiringkan wajah nya.

"enggak, " menutup bi birnya dengan telapak tangan.

"lah, kenapa gak boleh? " padahal ia selalu berada di puncaknya saat bersama Sea.

"kita masih sangat muda kak, jangan melakukan hal ini apalagi berlebihan. Aku gak mau membuat diriku hancur, "

"baiklah baiklah, kakak tidak akan melakukan hal yang berlebihan. Tapi gesek-gesek boleh kan baby? "

Mengangguk.

"yesss terimakasih, " mengecup Sea berulang-ulang.

"hentikan, aku mau makan. Lapar sekali, " melihat hidangan yang ada di depannya.

"baiklah, sini aku suapin. "

"iya, " senang tapi ia tak tau bahwa Delane punya siasat besar.

Sea membuka mulutnya tapi justru Delane memasukkan makanannya ke dalam mulutnya.

"katanya suapin aku tadi? " cemberut.

"maaf baby, abisnya terlihat enak sekali makanan kesukaan kamu, aku gak tahan untuk tidak mencicipinya, "

Sea meraih piringnya dan memilih makan sendiri, yang ada perutnya lapar kalau menunggu Delane menyuapi dirinya.

Dddooor.

Gea terkejut saat ada suara ledakan mengenai kaca jendela anti peluru dan benda keras serta taj@m lainnya.

"mas."

"tenang ay, orangnya sudah di tangkap. "

Orang-orang Brian sangat cepat, pengiriman itu melalui udara jadi semua orang di kerahkan untuk menangkap orang itu, hidup di dalam sel tahanan adalah pilihan dan itu hukuman paling ringan, beratnya nyawa terancam sebab berani ber main-main dengan keluarga Satuan.

"Anak-anak gimana? "

"tidak apa-apa, "

Meski sistem keamanan ketat tapi yang namanya orang nekat pasti punya ribuan cara untuk merusak dan masuk, tapi bisa di pastikan anak-anak dalam keadaan aman. mereka sejak kecil sudah di latih bela diri dan memegang senjata api dan taj@m.

Gea tetap khawatir.

"tapi mas. " hendak protes tapi ia di peluk erat-erat oleh Brian.

Sedangkan di dalam kamar Sea sedang asik makan meski tadi ia sedikit mendengar ada sesuatu yang meledak.

"kak, sepertinya ada yang neror deh. "

Hal seperti ini sudah sangat biasa, sudah sering terjadi juga jadi mereka bersikap biasa-biasa saja.

"iya baby, tenang saja. Aku akan melindungi mu dan tidak akan kabur seperti laki-laki pengecut, " jelasnya.

Meski ini perkataan laki-laki remaja namun ia tetap percaya, toh dari kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan bukan, buktinya mereka meski sering tanpa pakaian tetap saja mereka tau batasan dan tidak sampai merusak masa depan mereka masing-masing.

"terimakasih kak. " mendongakkan wajahnya dan mengecup leher Delane.

Deg.

Hasr@tnya mulai muncul lagi.

'Delane jangan, jangan terpancing apalagi sampai minta jatah lagi. Sea sedang datang bulan, tapi aku benar-benar tak tahan. Terpaksa Solo lagi mainnya seperti dulu.'

Sea yang menangkap raut wajah Delane yang aneh dan wajahnya merona langsung paham.

"aku bantu ya. " mengecup bi bir lalu semakin turun, kaos tipis sangat terasa saat bi bir itu menelusuri dad@nya.

"tap-- emm emm, ugh Sea, " saat tangan Sea sudah berhasil melepas kancing celananya.

"apa kamu menyukainya? " mendorong pelan tubuh Delane sampai ia terlentang di sofa besar itu.

Mengangguk, "suka, sangat suka baby, " nada suaranya berat.

Delane tak percaya ternyata Sea sangatlah lihai, siapa yang mengajari hal ini.

Satu persatu Sea lepaskan dari tempatnya, celananya entah sudah kemana, kini tersisa dalaman yang menutupi intinya yang sudah meninggi hasr@tnya.

Tuiingg.

Terlihat besar dan panjang sekali.

Sea merona wajahnya saat melihat inti Delane begitu menantang dan minta di puaskan sekarang.

Ia menggenggamnya dan mulai menaik turunkan milik Delane.

"aahh baby, enak uuhhhghgghh. " tak sabaran, namun ia tahan agar cairannya tak keluar cepat.

Sea mendekatkan wajahnya dan bi birnya mulai menyentuh pucuknya yang mengenakan topi. ia julurkan lidahnya.

"aaahhh Baby, jangan di mainkan. Geli uuhhh. " ia menyentuh surai rambut Sea dan memperbaiki rambut sea yang berantakan.

1
Zamasu
Ngakak guling-guling
Vicki-ying-loveneryone~
Gak sabar nih thor, gimana kelanjutan cerita nya? Update yuk sekarang!
Nino
Gila ini karya hebat, dari jalan ceritanya sampe karakternya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!