NovelToon NovelToon
Azizah Love Note (S2)

Azizah Love Note (S2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:904.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: INRA KHAIRUNNISA JEOMI YUSUF

Sequel dari Menikahi Mr. Rajendra
_________________________________

"Mencintaimu adalah luka paling hebat dalam hidupku, yang dimana hadirnya tidak bisa aku hindari."
-Azizah Ghaffara Dananjaya-

Zizi harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya yaitu melihat secara langsung laki-laki yang ia cintai menyatakan perasaannya pada wanita lain. Apalagi saat mengetahui wanita itu adalah sahabatnya sendiri.

Namun, disaat Zizi ingin memulai kehidupan barunya dengan laki-laki yang dijodohkan oleh orang tuanya. Tristan malah menyadari perasaannya terhadap Zizi.

"Aku terlambat menyadari siapa yang sebenarnya diinginkan oleh hatiku," ucap Tristan dengan frustasi.

Permainan takdir apa yang akan dihadapi oleh Zizi kedepannya ? Dan siapa yang akhirnya akan menjadi pendamping hidup Zizi ?

Jangan lupa ikuti ceritanya ya 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INRA KHAIRUNNISA JEOMI YUSUF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbelanja Berdua

^^^~ Nafsu hanya akan memberikan kebahagiaan sesaat, tapi cinta yang tulus dan sejati akan memberikan kebahagiaan selamanya ~^^^

^^^Bacharuddin Jusuf Habibie^^^

Hari ini langit tampak begitu cerah dengan mentari yang bersinar terang. Dengan langit yang membentang biru dan ditemani awan-awan putih yang tampak begitu cantik. Seperti apa yang telah mereka rencanakan tadi, hari ini kedua pasangan suami istri itu akan pergi untuk membeli perlengkapan dapur dan juga bahan makanan.

Sebenarnya tidak hanya itu, karena mereka memutuskan untuk melengkapi perlengkapan istana baru mereka yang belum sempat mereka lengkapi sebelumnya. Apalagi besok lusa akan ada acara dirumah baru mereka.

Tristan tampak tercengang melihat penampilan sang istri hari ini. Bagaimana tidak ! Gadis cantik yang baru saja dinikahinya itu tampak cantik dengan balutan mini dress berwarna biru muda. Meskipun hanya berpenampilan sederhanan namun itu sama sekali tidak mengurangi kecantikan nya.

“Kamu kenapa ?”

“Ng-ngak kenapa-napa kok.” Tristan tampak gelagapan menjawabnya ketika ketahuan menatap sang istri dengan tatapan begitu terpesona. “Kamu udah siap ?” Tanya Tristan kemudian. Tampaknya laki-laki satu ini berusaha mengalihkan pembicaraan.

“Udah. Yuk pergi sekarang.” Tristan langsung mengikuti langkah Zizi yang berjalan mendahuluinya.

Membelah jalanan ibu kota yang mulai padat dengan kemacetan. Cukup lama mereka berdua menempuh perjalanan hingga bisa sampai disebuah mall besar dikota itu. Tristan langsung memarkirkan mobilnya ditempat parkiran.

Tristan turun dari mobil begitupun dengan Zizi. Berjalan berdampingan memasuki mall tersebut. Banyak pasang mata yang menatap mereka dengan penuh pesona, banyak juga dari mereka memandang iri.

“Eh.” Zizi kaget ketika sebuah tangan tiba-tiba saja melingkar di pinggangnya. Siapa lagi pelakunya jika bukan Tristan – Suaminya. Tristan sengaja melakukan itu ketika mendapati banyak laki-laki memandang ke arah istrinya dengan tatapan penuh pesona.

Tampaknya laki-laki itu tidak suka ketika ada yang melihat sang istri dengan tatapan seperti itu. Pelukan tiba-tiba dipinggang Zizi seolah menunjukan bahwa gadis ini adalah miliknya. Dan tidak boleh ada satu pun laki-laki yang menatapnya penuh minat.

“Ka-kamu ngapain ? Ayo lepasin, malu dilihatin banyak orang,” ucap Zizi dengan pelan namun masih bisa didengar oleh Tristan.

“Ngak mau,” tolak Tristan. “Kamu ngak lihat kalau banyak laki-laki yang natap kamu dari tadi ? Aku ngak suka itu !” Seru Tristan penuh kekesalan.

Zizi tersentak mendengar ucapan Tristan barusan. Tidak hanya itu, Zizi juga tampak bingung melihat tingkah sang suami barusan. Sejak kapan ia berubah menjadi sangat posesif seperti ini ? Padahal sebelumnya Tristan tidak pernah peduli jika banyak pria yang melihatnya ataupun mendekatinya.

Tapi hari ini ? Tingkahnya nya seolah menengaskan bahwa Zizi hanya milik Tristan. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah hidup Zizi diperlakukan demikian oleh laki-laki yang ia cintai sejak tujuh tahun belakangan ini.

Bahagia ? Tentu saja. Wanita mana yang tidak bahagia diperlakukan demikan oleh laki-laki yang ia cintai. Zizi seolah ingin terbang melayang saat ini dengan perlakuan Tristan kepadanya. Namun, sebisa mungkin ia mengontrolnya agar tidak terlihat begitu bahagia didepan Tristan.

“Memangnya kenapa ?” Tanya Zizi dengan polos. “Biasanya kalau lagi jalan bertiga juga banyak yang lihatin aku kayak gini, tapi kamu biasa aja,” ucapnya kemudian.

Tristan terdiam, yang diucapkan oleh Zizi memang benar adanya. Selama ini ia tidak pernah peduli dengan semua itu. Tapi saat ini, semuanya telah berbeda bukan ? Zizi adalah istrinya dan wanita yang ia cintai, jadi wajar saja jika ia tidak suka.

“Tapi sekarang kamu udah jadi istri aku. Jadi ngak boleh ada seorang laki-laki mana pun yang menatap kamu, kecuali aku,” tegas Tristan.

“Ohh… Jadi hanya karena aku istri kamu, makanya yang lain ngak boleh natap aku, gitu ?” Zizi menjeda ucapannya sejenak. “Berarti kalau aku bukan istri kamu, mereka boleh dong natap aku seperti itu. Hah, udah lah, aku cukup tahu bagaimana posisi aku buat kamu.” Zizi tersenyum sinis mengatakan itu.

Tristan menghela nafas. Sepertinya saat ini Zizi sedang salah paham terhadapnya. Bukan seperti apa yang diucapkan oleh Zizi maksud ucapannya tadi. Sungguh bukan itu.

“Bukan begitu maksudnya, sayaaangg,” ucap Tristan dengan lembut. “Aku tetap ngak suka kalau ada yang lihatin kamu berlebihan, karena aku cinta sama kamu,” tegasnya lagi.

Karena malas berdebat ditempat umum seperti ini, Zizi akhirnya memilih diam. Dari pada mereka nantinya menjadi pusat perhatian karena perdebatan mereka. Sesuai dengan rencana awal, Zizi membawa Tristan untuk melihat furniture-furnitur yang belum sempat mereka beli sebelumnya. Tanpa mengeluh sedikitpun, Tristan dengan setia menemani sang istri yang tampak bahagia memilih banyak barang.

Cukup lama mereka berkeliling dimall tersebut hingga membuat Tristan kelelahan mengikuti Zizi. “Yang, kamu ngak capek gitu !! Dari tadi kita udah keliling-keliling lama banget loh !” Seru Tristan.

Zizi menghentikan langkahnya lalu menoleh kearah sang suami sejenak. Zizi bisa melihat wajah lelah Tristan saat ini. Ia pun tiba-tiba menjadi kasihan pada laki-laki yang telah menjadikan nya nyonya muda dikeluarga Mahendra itu.

“Kamu capek ?” Tanya Zizi.

Diam. Tristan hanya diam karena merasa takut jika nanti salah menjawab dan bisa membuat mood istrinya itu hancur. Bisa brabe jika nyonya muda Mahendra ini tiba-tiba ngambek ditempat umum seperti ini.

“Sebenarnya iya sih. Tapi kalau kamu masih mau keliling, ngak apa-apa kok, aku akan temenin kamu,” jawab Tristan hati-hati.

“Ya udah, kita cari tempat duduk aja dulu. Aku juga capek jalan dari tadi.” Tanpa sadar Zizi langsung menarik tangan Tristan untuk mencari tempat duduk. Tristan yang melihat tangannya ditarik pun tersenyum tipis. Ada kebahagiaan tersendiri saat Zizi melakukan ini padanya.

Karena sekarang matahari sudah berdiri tepat ditengah. Jadi, Zizi dan juga Tristan memutuskan untuk beristirahat disebuah café di mall itu sekalian menikmati makan siang. Momen langka bagi mereka untuk bisa makan berdua seperti ini. Karena biasanya akan ada Nana di antara mereka.

Tristan memanggil pelayan untuk memesan makanan. Sembari menunggu pesanan mereka datang, pasutri satu ini memilih untuk mengobrol ringan meskipun kadang ada kecanggungan. Banyak hal yang mereka ceritakan berdua mulai dari pekerjaan sampai rencana syukuran dirumah mereka besok malam.

Selesai makan, Zizi dan Tristan memutuskan untuk membeli perlengkapan bahan dapur. Tristan tampak mendorong troli mengikuti langkah Zizi yang tampak sibuk memilih bahan makanan.

“Kamu jadi kan masakin aku opor ayam nanti malam ?” Tanya Tristan.

Zizi mengangguk. “Iya, jadi kok. Kamu tenang aja.” Zizi langsung mencari dimana tempat bahan yang diperlukan untuk membuat opor ayam. “Kita kesana yuk,” ajak Zizi ketika matanya menemukan apa yang ia cari.

Berhasil mendapatkan semua yang diperlukan, Zizi meminta Tristan untuk segera membayar belanjaan mereka dikasir. Sementara ia sendiri, memilih menunggu ditempat yang tak jauh dari sana.

Tanpa ia sadari, ada seseorang yang sedang asik menatapnya dari kejauhan dengan tatapan sendu. Sedih, kecewa dan rasa tidak rela, itulah yang dirasakan oleh orang yang sedang menatap Zizi. Namun, ia sendiri tidak bisa melakukan apapun saat ini. Ingin mendekatpun, ia rasa time nya kurang tepat saat ini. Jadilah orang itu memilih pergi, dari pada melihat dokter cantik itu lebih lama lagi dengan Tristan.

To Be Continue…

Hallo Gengs !!!

Hari ini author update lagi yups !!

Jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara Vote, Like dan Koment ya.

Terima Kasih.

Gengs,, mau kasih info sedikit !!

Karena belakangan ini author sibuk sama tugas dunia nyata yang ngak pernah ada habisnya ini, dan kadang itu juga yang buat author ngak sempat nulis. Jadi author putuskan untuk tetap update tapi hanya dari hari senin sampai jum’at aja (itupun kalau ngak sibuk-sibuk banget ya, tapi nanti akan author kasih tau lagi kalau misalnya ngak bisa update di hari-hari itu). Dan untuk hari sabtu dan minggu author ngak update ya.

Jadi mohon pengertiannya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

27 Nov 2020

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Yeni Wahyu Widiasih
bagus
kavena ayunda
sakit bgt tau thorr moga akirnya nemu bahagia biar tristan nyeselllll
Hamsul Al Faruq
nggak ada ceritanya thooor bukan aku
Hamsul Al Faruq
kenapa tidak bisa buka novel bukan aku
auzi
kok gak ad ya sya cri crta ya bukan aku
Fatmawatiiska Fatmawatiiska
aku baru mampir tor,tapi udah tamat yg episode 1 ,zayyan Ama Nana🤗👍
Irma Yanti
Mama Jihan mau gak jd Mamaq 😭😭😭😭
Sepasang Sepatu🌱🐛🐍🦛
akhirnya Kavin dan Tiara
Que Siie Pesegk
uda baca novel ini 3 kali tpi gag prna bosen
ajiu jiu
selesai jga 🥺🥺🥺🥺
Juniar Tomawonge
thor mentari dari bumi sakti udah gak lanjut lagii Yaa?
Chacha
Baru baca sinopsisnya aja udah bikin 😢😢 lanjut thor 🥰🥰
Nova Yuliati
seru
Nova Yuliati
buat cerita anak2 mereka kak....siapa tau ada yg berjodoh pasti lmakin seru.....👍👍👍
Nova Yuliati
akhirnya.....👏👏👏
Chacha
Terimakasih banyak " suka banget " sama ceritanya trs mudah"an lanjut k cerita anak"nya 🥰🥰😘😘
ilalang
Terima kasih Thor .. ditunggu karya yang lainnya.... semangat
Ibroatul Hasanah
ternyata Tristan
Vicka Kesu
Terima kasih thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!