NovelToon NovelToon
INDIGO

INDIGO

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Misteri / Horor / Matabatin / Mata Batin / Tamat
Popularitas:260.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: RuQi

Di harap kan bijak saat membaca.

Menceritakan seorang anak yang berbeda dan
mempunyai kelebihan,

Sejak kecil sudah hidup berdampingan dengan makhluk dunia lain.
Bisa melihat dan merasakan makhluk tak kasat mata, sampai harus berjuang dari kerasnya hidup dan takdir yang sangat kejam.
Mempertahan kan sesuatu yang di berikan oleh pencipta,

akan kan selamanya akan seperti ini,
Jika dia bisa memilih dan di beri kesempatan untuk memilih,
Apa yang akan dia pilih, Memilih Hidup dengan kelebihan, atau membuang kelebihan itu,.

Klik hati untuk mengikuti kisah ini,
dan jangan lupa Rate bintang lima, tinggalkan jejak kalian di colom comentar..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RuQi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch33. JADI SANTRIWATI

SELAMAT MEMBACA

"Nenek makasih ya udah di beliin kue banyak" kata ku di saat aku selesai belanja

"Iya ruqi, beli ajah sesuka hati kamu, kalo kurang, minta Ujang buat beli lagi.." ucap nenek Sekar

"Ihhh.. nenek tersayang emang terbaik.." ucap ku manja

"Emang enek kamu ini yang terbaik dari nenek nenek yang lain.." bangga nenek pada diri sendiri

"ish nenek jadi membanggakan diri sendiri.." kata ku sambil tertawa

"Hahahaha... tapi emang kenyataan kan nak," ketawa nenek

"Iya deh nenek yang terbaik dari nenek nenek ruqi yang lain" ucap ku lagi

"Nenek mu cuma 1, kau kira kakek mu menikahi berapa nenek.." kata nenek yang pura pura marah

"Bisa tau nek, kakek ga pulang udah nikah lagi.." ucap ku yang asal saja

Nenek terdiam karna ucapan ku yang asal, mungkin nenek berfikir sama dengan ucapan ku, tapi aku tak pernah melihat kakek, ntah di mana aku juga tidak pernah dengar, bunda, ayah, nenek tidak pernah membahas perihal kakek..

"Nenek, maaf ya.." sesal ku karna takut melukai hati nenek

"Tak apa sayang, nenek tau kakek mu pasti sibuk sekarang, makanya belom bisa pulang" ucap nenek sedih

"Kakek kemana si nek, ruqi tidak pernah liat kakek, apa lagi foto kakek," kata ku

"Tidak ada foto kakek sayang, nanti kalo kakek pulang baru ruqi bisa minta foto sama kakek.."

Aku hanya mengangguk dan bersandar di bahu nenek, karna aku mengantuk sepertinya, dan tak terasa aku tertidur

Sore hari aku di antar paman Ujang menuju pesantren, ternyata numayan jauh juga dari rumah nenek,

Tempat yang sejuk, yang damai, dan indah untuk berlibur,

Bedanya aku berlibur dengan gelar seorang SANTRIWATI

(Kebanggaan yang haqiqi..)

Saat tiba di depan pesantren aku di antar mang ujan menemui Abah Joko sesepuh pondok pesantren,

"Assalamualaikum.." ucap ku saat aku tiba di pesantren

Aku menyalami semua ustad dan ustazah ku, dan menyapa setiap santri..

"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarorokaatuh" ucap serempak mereka semua

"Ruqi, ayo mamang anter ke Abah Joko dulu.." ucap paman Ujang

"Iya paman, ruqi ambil wudhu dulu paman sebentar, hati ruqi masih deg deg kan" ucap ku karna sedikit nerves

Ini pertama kalinya aku harus serba sendiri, dari berangkat sendiri, ke pesantren sendiri, bahkan di tinggal di sini nanti sendiri,

Selesai memberikan kue untuk semua para santri, aku dan Mbak Dina ke kamar sebentar menaruh tas,

Kamar yang numayan untuk menampung 2 orang,

dengan 2 ranjang kecil, dan 3 lemari kecil,

mungkin untuk baju ku saja tidak cukup, dan ini harus di bagi 2,

Di samping kamar ada kamar mandi dan lengkap dengan keperluannya,

Ternyata nenek menyiapkan semua kebutuhan ku,

Mbak Dina sengaja aku bawa agar mbak Dina.

"Dek mbak tunggu di sini saja ya.." ucap mbak Dina

"Iya mbak, tolong beresin juga baju ku mbak, aku bingung mau tarok di mana kalo lemarinya kecil begini," perintah ku karna melihat lemari nya pasti tidak cukup untuk baju ku

"Ehh, ga bisa dek, tadi nenek pesen kamu suruh kerjain sendiri," ucap mbak Dina menolak alus

"Kalo nenek adek tau, mbak bantuin kamu di sini, mbak bisa di Jemput Ujang lagi nanti, tinggal di rumah enek adek mbak takut sendiri dek" keluh mbak Dina karna di ancam oleh nenek bila dia membentuk

"Owh.... ya udah ga usah mbak, nanti aku beresin habis ke ruangan Abah Joko" ucap ku lagi,

Aku yang sudah tau akan begini hanya tersenyum, berarti nenek tidak memanjakan ku di sini..

Aku bergegas mengambil air wudhu dan berencana menemui Abah Joko,

"Ya udah tinggal ya mbak, mbak istirahat ajah," ucap ku

"Iya dek, kamu semangat ya bentar lagi jadi santri di sini.." semangat mbak Dina menyemangati ku..

"Hidihhh, emang mau perang Ampe di semangati.." ucap ku sambil tertawa

"Kan mau perang mencari ilmu" sambung mbak Dina

"Oh.. iya ya, kok lupa aku ya, ya udah deh mbak ke Abah dulu, takut nanti maleman.."

"Iya sana dek, mbak juga mau mandi mau shalat Maghrib, " jelas mbak Dina

Aku tidak menjawab pi, dan langsung keluar karna takut Abah juga mau pergi kalo kelamaan..

Paman Ujang yang sudah menunggu pun mengantar kan ku langsung ke ruangan Abah, selesai ku mengambil wudhu

Sampai sini dulu ya..

selamat membaca lagi

wassalamu'alaikum..

1
Daliffa
Luar biasa
Daliffa
🙏
Daliffa
mampir komen Thor,🙏
Nur Hasanah
kapan up lagi kak
Nur Hasanah
semngat yhh kak
Dania
Weee ga pakai baju, gimana Qi 🤔🤔
Dania
Pasti Niken akan beristirahat dengan tenang
Dania
transaksi RS dan pasien pasti sangat dijaga ketat
Dania
Ya Allah, pengorbanan macam apa ini, sangat menyayat hati
Dania
Astaghfirullah 😭😭😭😭 Niken 😭😭😭😭
Dania
melakukan tuor 🤔🤔

tour, itu
Dania
Ginjal 🤔🤔 sampai ada catatan transplantasi ginjal 🤔🤔
Dania
yahhh benar banget, penasaran akan timbul, ketika kita ingin segera mengetahui sesuatu
Dania
mengapa ga samaan
dera
Jejak
✰͜͡༗⃝รคฯ๏ภคгค◦➬.𝒗.𝒌 ᭄
💪💪💪💪
Dania
RuQi emang baik banget
Dania
Astaga....inienghibur ya
Dania
Enaknya, serasa punya dua ibu kandung 🤗🤗🤗
Dania
😂😂😂 lebih gemez pas udah gede
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!