Ardinata Abraham as Shiddiq...
CEO yg tampan dan arogan yg belum mau menikah meski usia sudah matang... karena dia mencintai gadis yang dia tolong saat terluka dan terusir...
Kirana Margaretha Abraham...
Gadis yg berhasil membuat hati Ardinata terpaut dengan kepolosan dan keceriaan nya.. bahkan dia juga adalah gadis yang bisa merubah CEO arogan itu..
Bagi mereka cinta tak mengenal perbedaan status atau umur.. meski berbagai penderitaan menghadang cinta mereka...
Bisakah mereka bersatu..?!
Bisakah cinta mereka bertahan?!
Atau mereka akan menjadi ayah dan anak angkat selamanya..?!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tragedi..
sore hari para gadis itu sudah sampai di sebuah salon langganan mereka.. Ardi menelpon Kirana dan Kirana mengatakan jika akan menghadiri pesta orang tua Rika..
Ardi pun berjanji akan bertemu di sana.. Kirana menikmati setiap tritmen yg di berikan..
kini mereka bertiga sedang di make up untuk menyempurnakan penampilan mereka.. Rika memilih mengerjai rambut panjangnya yg sudah dibuat bergelombang.. sedang Ema memilih di tata rapi.. sedang Kirana memilih rambut tergerai indah..
mereka bertiga sudah cantik dengan gaun pilihan masing masing.. biru milik Ema.. merah milik Rika dan soft pink milik Kirana..
mereka bertiga menuju ke hotel tempat pesta.. Kirana menelpon Ardi sebelum masuk ballroom.. tak lama tiga pria itu datang menghampiri tiga gadis itu..
mereka berjalan masuk ke dalam pesta beriringan seraya mengandeng tangan para pria..
Ardi menjadi pusat perhatian karena mengandeng tangan Kirana yg terlihat sangat cantik.. Kevin dan Rita juga tak kalah.. dan yg membuat semu terkejut adalah Alex dan Ema...
pesta di mulai.. Ardi serta Kevin sedang berbincang dengan beberapa rekan bisnis.. tak lama ayah dari Rika berdiri di atas panggung bersama ayah Ema..
" uwow... pemandangan apa ini... " kata Kirana..
" jangan bilang mereka menjodohkan kak Alex dan Ema..." tebak Rika..
" seperti nya begitu... di lihat dari wajah merah teman kita ini..." kata Kirana..
benar saja tak lama mereka melihat pertunangan Alex dan Ema.. semua orang bersorak.. kini acara di lanjutkan dengan pesta dansa..
" princess mau berdansa dengan Daddy..." tanya Ardi mengulurkan tangannya..
" tentu..." jawab Kirana..
" Rika.. mau berdansa dengan ajusshi ini..." tanya Kevin..
" pasti.." jawab Rika..
kini tiga orang sahabat berdansa dengan tiga pria yg juga bersahabat baik... semu orang takjub dengan keserasian mereka.. bahkan Ardi yg terus mengumbar senyum bersama Kirana...
" lihat kebahagiaan putramu pa.. semoga itu akan bertahan lama..." kata Wulan..
" Amien.." jawab Sandi..
kini mereka mengakhiri dansa dan memilih untuk duduk di kursinya.. tak lama papa Rika meminta sang anak untuk bermain piano..
awalnya semu berjalan bik.. tapi lama kelamaan Kirana menyadari jika Rika sudah keluar dari lagu yg dia mainkan.. dan itu karena emosi Rika..
" Ema.. sebaiknya kita membantu Rika. jika tidak itu akan membuatnya makin hilang kendali..."kata Kirana..
" y ku benar.. dan aku tak ingin Rika di salahkan saat melakukan nya tanpa sadar.." kata Ema..
Kirana dan Ema berlari menuju ke atas panggung.. Kirana mengambil biola dan Ema mengambil saksofon... mereka mulai mengikuti nada yg di mainkan Rika..
Kirana menurunkan tempo.. begitupun Ema.. akhirnya Rika juga mengikuti kedua sahabatnya itu..
kini mereka membawakan lagu milik Ed Sheeran_ thinking out loud..
saat selesai semua orang bertepuk tangan.. mereka bertiga turun.. tapi Kirana tak menemukan sosok Ardi..
" aku pergi mencari Daddy sebentar ya.." pamit Kirana pada Rika..
Kevin sedang menerima telpon dan tak menyadari bahwa Ardi hilang.. Kirana terus mencari Ardi di setiap lorong..
Kirana melihat Ardi yg tengah di papan oleh seorang wanita menuju ke sebuah lorong menuju kamar.. Kirana mengikuti mereka..
Kirana kaget saat tau jika wanita itu adalah Ella.. Kirana mendekat dan menarik Ardi dari pelukan Ella..
" hei gadis kecil berani kau menghalangiku..." teriak Ella..
" aku tak akan takut.. jangan pernah menyentuh Daddy ku.." kata Kirana..
" aku akan membuatnya menjadi milikku selamanya dan kau akan ku singkirkan.." kata Ella..
" coba kalau kau bisa..." tantang Kirana..
Ella mulai menyerang Kirana.. tapi Kirana tak habis akal.. dengan sekuat tenaga Kirana mendorong Ella hingga membentur dinding dan pingsan..
" wanita lemah mau menghabisiku.. mimpi.." kata Kirana..
Kirana membiarkan Ella pingsan tanpa memperdulikannya.. sedang Kirana membantu Ardi menuju ke kamar hotel miliknya..
" panas..." kata Ardi..
" sabar Daddy.. kita akan segera sampai..." kata Kirana yg terus menahan berat Ardi..
" princess.. kamar no. 1011..." kata Ardi
merekapun sampai.. Kirana membuka pintu kamar.. baru masuk Ardi sudah melepaskan jas dan kemejanya.. Ardi sudah tak bisa melawan hasrat nya karena obat perangsang yg di berikan Ella..
Ardi dengan setengah sadar.. melihat Kirana yg sedang membereskan bajunya.. Ardi langsung memeluk dan menciumi Kirana secara kasar..
" Daddy.. lepaskan aku.. Daddy kenapa.. jangan seperti ini..." berontak Kirana..
" bantu Daddy sayang... Daddy mohon..." kata Ardi terus mencium bibir Kirana secara kasar..
" Daddy.. lepas.. jangan Daddy.. Kirana mohon.." berontak Kirana..
seakan sudah gelap akan nafsu.. Ardi merobek gaun Kirana dan membuangnya... kini Ardi mendorong Kirana secara kasar ke atas ranjang..
" Daddy.. jangan..." mohon Kirana dengan Isak tangis..
" bantu Daddy.." kata Ardi sudah melancarkan aksinya...
Kirana terus berontak tapi tenaganya kalah dengan Ardi.. Ardi bahkan tak bisa berhenti.. Kirana hanya bisa menangis menahan sakit..
Ardi menyentuh Kirana hingga berkali kali.. bahkan Kirana kelelahan menerima serangan Ardi..
saat pesta usai.. Kevin tak mendapati Ardi maupun Kirana.. Rika juga kebinggungan mencari Kirana.. Rika melihat Kevin dan bertanya..
" kak Kevin.. lihat Kirana dan om Ardi gak.." tanya Rika...
" aku juga sedang mencari mereka... tapi belum ketemu.." kata Kevin..
" kita cari lewat CCTV aja kak..." ajak Rika..
" kamu benar.. " kata Kevin..
kini mereka menuju ke ruang keamanan CCTV milik hotel.. benar saja ke in kecolongan..
Kevin melihat Ardi di bawa Ella tapi tak lama Kirana membawa Ardi menuju ke kamar khusus milik Ardinata...
" Rika.. ayo kesana.. aku takut Kirana terluka..."kata Kevin.
" iya kak.." jawab Rika...
mereka berdua menuju ke kamar khusus milik Ardi.. di sana pintu di kunci . tali Kevin memiliki kartu akses cadangannya...
saat akan masuk Kevin kaget melihat Kirana yg mengunakan kemeja Ardi dengan sudut bibir lebam bahkan ****** di seluruh lehernya..
Kirana begitu lelah hingga pingsan di depan Kevin.. Rika kaget melihat keadaan Kirana.. Rika memeluk Kirana saat Kevin memastikan jika itu adalah Ardi..
Kevin kaget melihat darah di ranjang dan Kardi tengah tertidur pulas.. Rika menangis melihat Kirana.. Rika melihat kami Kirana yg mengeluarkan darah..
" kak Kevin... Kirana..." teriak Rika yg mengagetkan Kevin..
Kevin menghampiri Rika dan terkejut melihat darah di antara kaki Kirana.. Rika terus menangis sambil mencoba membangun kan Kirana..
" kita bawa ke rumah sakit..." kata Kevin mengendong Kirana setelah memakai kan jasnya untuk melindungi kaki Kirana..
Kevin mengendong Kirana ke parkiran dan menaruh di belakang bersama Rika.. ke in menuju ke rumah sakit.. di perjalanan Kevin menghubungi Hiro agar membawa pengawal untuk melindungi Ardi dari Ella..
kamar Ardi sudah di jaga ketat.. bahkan tak ada seorangpun yg boleh masuk kecuali Kevin dan Hiro...
Ella juga sudah pergi karena takut akan ketahuan oleh asisten Kevin...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
thor bisakah di ceritakan ada suami yg tidak melempem di depan istri barunya tp konflik tetep ada
good job thor 👍
biarkn si Waleed sendri
kmu msih mudah
jglh jngn mau di manfaatin
e tpi syngnya penjhat di lpas
mlhan tmbah msalah
Kirana gak tau brdiri dah di tlong mlhan buat ulah
Kevin kmu yg jauhkn Ardi dng Kirana