NovelToon NovelToon
Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan

Status: tamat
Genre:Poligami / Cintapertama / Tamat
Popularitas:347.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Julia And'Marian

kisah seorang ustadz

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 33

Lydia menangis terisak di dalam pelukan Arsyad , menumpahkan semua air mata nya , sampai membasahi hijab , bahkan baju Arsyad , karena perasaan dan pikiran nya saat sekarang ini tengah tidak baik-baik saja ,  entah bagaimana keadaan sang putri  saat ini . Lydia sungguh sangat cemas dan sangat khawatir ...

"Sayang tenang lah , kita serahkan semua nya kepada  Allah ya " ucap Arsyad lembut , mengelus punggung Lydia .. sungguh Arsyad tidak tega sama sekali melihat istri nya kacau seperti saat sekarang ini . Terlebih Lydia saat ini tengah hamil , Arsyad takut terjadi sesuatu kepada kandungan Lydia yang masih lemah dan rentan  ...

"Bang , tadi kondisi Zahra hiks hiks hiks" Lydia tidak mampu meneruskan perkataan nya , sungguh melihat keadaan sang putri tadi membuat nya tidak mampu berkata-kata .

"Ssst, sudah sayang , Abang sudah menyuruh dokter terbaik di rumah sakit ini , selebih nya kita doakan saja , semoga kondisi Zahra baik-baik saja ya ." Ucap Arsyad jujur . Rumah sakit ini milik salah satu sahabat nya , tadi Arsyad langsung menghubungi sahabat nya itu , dan meminta untuk memberikan penanganan dan dokter yang terbaik di rumah sakit ini .

"Tapi bang , tadi kan kita  sama-sama lihat , Zahra kondisi nya hiks hiks "

Arsyad memeluk erat tubuh Lydia dengan erat  . Mengusap punggung sang istri dengan lembut , berusaha memberikan ketenangan di sana . Arsyad juga tidak tau , karena Arsyad hanya lah manusia biasa.  Yang bisa Arsyad lakukan hanya berusaha dan selebih nya Arsyad menyerah kan nya kepada Allah SWT.

Umi Aisyah juga tidak kalah histeris nya melihat kondisi Zahra tadi , karena pada saat kejadian itu umi Aisyah lah yang bersama dengan Zahra..

"Abi , umi takut " lirih umi Aisyah .

Abi Husein menggenggam telapak tangan sang istri , . "Umi berdoa saja ya , semoga Zahra baik-baik saja " ucap Abi Husein lembut .

"Tapi ini salah umi , Abi . Kalau tadi umi melarang Zahra memakan makanan itu ,Zahra tidak akan seperti ini " umi Aisyah bisa menarik kesimpulan jika Zahra pasti seperti itu karena habis makan mie ayam .

"Tenanglah umi . Di sini tidak ada yang salah . Ini semua sudah takdir dari Allah . Umi harus banyak beristighfar ya . Kita berdoa saja semoga Zahra baik-baik saja . Soal makanan itu , Abi sudah menugaskan Jaka untuk memeriksa nya dan melaporkan ini ke polisi " ucap Abi Husein .

Umi Aisyah mengangguk kan kepala nya , tapi masih merasa bersalah dengan apa yang sudah terjadi kepada Zahra .

"Pokok nya di usut sampai tuntas ya Abi " ucap umi Aisyah lagi . Dan Abi Husein mengangguk kan kepala nya.

_____

Semua yang ada di pasantren pondok Al - Husein sangat heboh , ketika berita tentang Zahra yang tiba-tiba kejang-kejang akibat sehabis makan mie ayam , membuat semua orang yang di sana sangat takut .

"Apa bener dik Zahra habis makan mie ayam langsung kejang - kejang ?"

"Iya , tadi aku denger sendiri kata ustadzah Dinda .  Aku juga kaget , aku padahal tadi baru aja makan mie ayam di depan "

"Kamu bolos ya ?"

"Huuust jangan kencang-kencang , nanti ada yang denger , tadi aku enggak sendiri kok , aku barengan sama Ning Dila "

"Kok bisa ya makan mie ayam kejang-kejang ?" Tanya salah satu santri perempuan yang baru datang , dan mendengar obrolan teman-teman nya.

"Iya , ya Allah semoga dik  Zahra baik-baik saja ya . Dia anak nya baik banget loh , baru tadi siang nolongin aku bawain buku ke ruangan guru . Padahal masih kecil " ucap salah seorang santri perempuan .

"Iya , aku juga lihat orang yang sopan banget . "

"Yuk sama-sama kita doakan semoga dik Zahra baik-baik saja "

"Amiiiinnn" sahut mereka semua serempak .

___

Berita Zahra itu juga sampai di telinga Dila . Dila yang saat ini sedang mondar-mandir , menggigit bibir nya kuat - kuat , sungguh Dila takut terjadi sesuatu kepada Zahra .

"Ya Allah , kenapa kamu berbuat senekat ini sih Dila . Kamu tau kan kalau sampai terjadi sesuatu kepada anak itu . Kamu pasti di penjara " monolog Dila sendiri . Lalu memukul kepala nya .

"Kamu bodoh Dila . Bukan nya dapet Arsyad , tapi nanti kamu malah membusuk di balik jeruji besi " sambung nya lagi .

"Tapi kok anak nya yang makan , bukan si Lydia ya ?"

"Umi , Umi !!" Teriakan Rayyan membuat Dila menoleh , wanita itu langsung menghilang kan ekspresi gugup nya dan mengulas senyumam nya menatap ke arah Rayyan .

"Iya ada apa sayang ?" Tanya Dila lembut , tangan nya terangkat membelai lembut kepada Rayyan dengan sayang .

"Umi tadi Rayyan lihat polisi banyak banget di rumah Zahra "

  Deg ..

Tubuh Dila menegang mendengar perkataan Rayyan , jantung Dila berdetak sangat kencang . Tangan Dila bergetar sangat hebat .

"Umi , tau kan kalau Rayyan suka banget lihat bapak polisi . Eh tapi tadi waktu Rayyan mau masuk dan salim, enggak boleh , kata nya Rayyan di suruh pergi" adu bocah kecil itu sambil mengerucutkan ujung bibir nya .

Dila tidak merespon sama sekali , bahkan keringat dingin sudah membanjiri tubuh nya .

"Umi , umi kok diam aja sih ?" Tanya Rayyan, yang melihat sang umi hanya diam saja , dan tidak merespon sama sekali perkataan nya .

Dila gelagapan . "Oiya. Tadi Rayyan bilang kan mau main sama om Farel , ya udah sana nunggu di depan aja . " Ucap Dila .

"Sambil nungguin om Farel , Rayyan mau main sama umi , udah lama banget kan , belum Maghrib juga umi---"

"Rayyan , umi mau keluar sebentar , Rayyan masuk saja ke dalam kamar , nanti om Farel datang baru keluar " tegas Dila .

Dan ucapan Dila membuat Rayyan menundukkan kepala nya dan diam .

Dengan sedih Rayyan melangkah kan kaki nya menuju ke dalam kamar milik nya .

Sedangkan Dila di buat kelimpungan saat sekarang ini . "Aku harus bagaimana saat ini . " Monolog Dila . Lalu Dila menggeleng - geleng kan kepala nya ."Enggak , enggak , aku enggak mau di penjara, aku harus berbuat sesuatu " sambung Dila lagi .

_____

Cklek ,

Pintu ruangan yang di buat untuk menangani Zahra terbuka ,Lydia langsung berlari menghampiri sang dokter . Dengan Arsyad yang menyusul Lydia di belakang nya.

"Sayang jangan lari-lari , kamu lagi hamil" peringat Arsyad , namun jelas di hiraukan oleh Lydia , yang ada di dalam pikiran Lydia saat ini hanya lah Zahra sepenuh nya .

"Dok bagaimana keadaan anak saya ?" Tanya Lydia .

Dokter tersebut menghembuskan nafas nya panjang . "Kondisi pasien masih kritis bu, kami mendapat kan banyak sekali zat berbahaya di dalam lambung nya , terlebih zat tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh  tubuh nya " ucap sang dokter ,

Dan  penjelasan dari dokter membuat Lydia langsung lemas , dan terisak hebat di pelukan Arsyad .

Bukan hanya Lydia , umi Aisyah juga langsung menangis dalam pelukan Abi Husein .

"Dokter lakukan yang terbaik untuk cucu saya " ucap Abi Husein .

"Kami sudah melakukan yang terbaik pak , selebihnya kita hanya bisa berdoa " ucap sang dokter , dan setelah nya pamit pergi .

"Ya Allah Zahra . Kenapa enggak aku aja , kenapa mesti Zahra" ucap Lydia terisak ...

1
Nona Sifa
lagi ibu udah penyakitan ga tau diri juga ya🤭
Nona Sifa
wow setelah baca bab 21 baru paham aku stuju thor arsyad mending sama lydia aja samawa nya😄
HjRosdiana Arsyam
Luar biasa
Nazwaainal_
karyamu sangat bagus😘
Nazwaainal_
wahh cerita ini sangat menarik, aku suka😘
Nazwaainal_
ayo baca cerita aku juga tentang "gadis bar-bar milik GUS EL-ZIHAN" jangan luapa di baca ya......
Catur Rini
katanya anak pondok, harus ya gak boleh dong, walaupun bohong buat kebaikan, tapi kan istri orang.....
Catur Rini
hadow,kok aneh udh tau ada yg aneh, nolak kok gak lngsung pergi ke rumaj istri ke 2,mlh tetep di dlm ruangan....aneh ceritanya...
betriz mom
azzura sungguh menggemaskan...
kirain bakal ada lanjutan sampai Azzam dan Zura dewasa Thor 🙏😘
betriz mom
Innalillahi wainnailaihi rojiun
kasihan banget... kasih kesabaran dan keikhlasan buat Fatin ya Thor
betriz mom
kasihan juga Rayyan di gituin sama Arsyad.
anak kyai atau seorang yang pintar agama kok begitu ya sikapnya pada anak kecil😢🙏
betriz mom
se.oga author sudah menyiapkan pendamping yang baik buat Fatih....dan bunda Zulaikha tetap baik baik saja sampai pulih kembali 🤲
betriz mom
kasihan banget Thor....semoga ikhlas ya Fatih. sedih pun jngan terlalu larut😢🤲
betriz mom
cepat banget...kasihan Fatih yang sudah sangat bahagia dengan janji Lidya akan menikah dengan nya dan bagaimana dengan ibu Zulaikha semoga tidak terjadi apa apa🤲😢
betriz mom
cerita bagus seperti nya ceritanya ringan konflik saya suka. karena memang suka cerita novel yang menghibur dan konflik ringan saja🤗🙏👍🏻
betriz mom
baru ketemu cerita ini, lgs baca dan suka sepertinya cerita bagus...semoga bisa baca sampai akhir👍🏻🤗😘
Lilik Juhariah
ha ha ha ngakak kl punya anak kembar tukaran seru
Anonim
dua orang mungkin maksudnya ya thor bukan dua pasang sebab anaknya cuma dua, kalau dua pasang berarti jumlahnya 4 orang anak dong.
Julia and'Marian: hehehe maaf ya Kakak, author typo
total 1 replies
Greace Abigail
Lidya terlalu baperan perasaan cantik.knp km nggak kn pisau itu.biabkamuSM anak km yg mati.anjing
Surati
Bagus ceritanya 👍🙏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!