NovelToon NovelToon
Dicintai Seorang Gangster

Dicintai Seorang Gangster

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:411.8k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

"Bantu aku, maka aku akan mengingat kebaikan mu ini!" Ujar seorang pria yang menodongkan sebuah senjata ke perut Laela.

Mata Laela tentu saja membelalak lebar.
"Ba... baik!" jawab Laela gugup.

Apa jadinya jika perjalanan liburan sekolah Laela malah membuatnya bertemu dengan seorang bos mafia yang baru saja terluka dan melarikan diri dari para pembunuh bayaran yang mengincar nyawanya?

Setelah menolong pria itu, bagaimanakah cara pria itu membalas kebaikan yang ia janjikan pada Laela?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Meskipun tahu siapa yang pastinya sudah menjadi penyebab hilangnya ke empat ban mobil Arman. Laela memilih untuk diam dan coba untuk menenangkan Arman yang kelihatannya sudah emosi.

Arman bahkan memanggil semua keamanan di tempat itu dan juga minta rekaman CCtv setelah dia masuk ke dalam bioskop dan sebelum dia kembali ke tempat parkir dimana mobilnya terparkir di sana.

Dan anehnya semua rekaman CCtv tidak menemukan keanehan apapun, ternyata rekaman nya terhenti pada lima belas menit sebelum film di dalam bioskop selesai di putar. Dan memang saat itulah Kabir meninggalkan Laela dan keluar dari studio tempat pemutaran film.

"Bagaimana bisa, keamanan di tempat sebesar ini seperti ini. Apa kalian tidak tahu bagaimana...!"

Melihat Arman yang mulai emosi, Laela coba untuk menenangkan Arman. Laela mengangkat tangannya dan menyentuh lengan Arman lalu mengusapnya beberapa kali dengan lembut.

"Sabar bang, mereka juga sangat terkejut. Lihat betapa paniknya wajah mereka itu!" ucap Laela pelan sambil menoleh ke arah para petugas keamanan yang terlihat panik dan terkejut.

Arman yang sebelumnya tak pernah mendapatkan sentuhan seperti itu dari Laela merasa sangat senang. Tiba-tiba emosi dalam hatinya lenyap, hilang semua tak bersisa.

Ekspresi wajahnya yang semula marah pun terlihat tenang dan damai. Tak ingin melewatkan kesempatan itu, manager tempat itu yang juga datang setelah di beritahu oleh petugas keamanan lain pun segera berkata.

"Kami minta maaf tuan Arman, kamu benar-benar kecolongan ini. Sebagai permohonan maaf kami, kami akan mengurus mobil tuan ini dan mengganti ke empat ban mobil tuan Arman yang sudah hilang. Tuan bisa pakai mobil inventaris tempat ini. Setelah mobil tuan ini beres, kami akan antar ke rumah tuan Arman. Bagaimana tuan?" tawar manager yang sangat bersyukur Laela bisa meredakan amarah Arman.

Manager sudah mengatakan permohonan maaf dan usulan itu dengan sangat sopan. Berharap Arman mau menerimanya. Karena Arman juga sangat membutuhkan kendaraan untuk mobilitas, sebenarnya dia juga setuju dengan apa kata si manager. Tapi dia menoleh ke arah Laela untuk minta pendapat.

Laela yang memang tidak mau memperpanjang masalah ini merasa kalau usulan manager itu sudah sangat benar. Lagipula Laela sebenarnya kasihan pada manager dan tempat ini. Gara-gara Kabir, mereka harus mengganti ban mobil Arman. Tidak tanggung-tanggung, sekaligus empat. Laela yang sudah pernah mengantarkan ayahnya membeli ban baru bisa menebak biaya yang harus di keluarkan oleh pihak tempat ini. Pasti sangat tidak sedikit, belum lagi petugas yang berjaga pasti juga akan mendapatkan sanksi.

Laela benar-benar tak habis pikir dengan jalan pikiran Kabir. Dia kesal pada Arman dan dirinya, tapi malah membuat masalah bagi orang lain. Tidak hanya satu orang lagi, yang harus menanggung akibat dari masalah yang dia buat. Laela benar-benar di buat geleng-geleng kepala dengan ulah pria yang katanya mencintainya itu.

"Begitu saja bang!" jawab Laela menyetujui usulan dari manager tempat itu.

"Baiklah!" seru Arman yang masih terlihat tidak senang.

Akhirnya Arman mengantar Laela pulang dengan mobil inventaris dari bioskop tempat mereka nonton tadi. Melihat Arman yang masih kesal, Laela pun coba untuk menghibur Arman.

"Bang, bagaimana kalau kapan-kapan. Bang Arman mengajariku mengemudi?" tanya Laela pada Arman.

Arman lantas menoleh ke arah Laela.

"Boleh, tapi kenapa tiba-tiba ingin mengemudi?" tanya Arman.

Laela terdiam, dia sebenarnya sudah memikirkan cara agar Arman tidak kesal lagi. Tapi setelah di pikirkan dia jadi malu sendiri untuk mengatakannya pada Arman.

Arman yang penasaran pun kembali bertanya, melihat Laela diam tapi tersipu membuat Arman sangat penasaran dengan apa yang menjadi alasan Laela ingin belajar menyetir.

"Ayo katakan Laela, aku sangat penasaran!" ujar Arman yang memang sangat penasaran.

Laela yang sebenarnya malu setengah mati pun memberikan dirinya mengangkat kepalanya dan memiringkan duduknya ke arah Arman. Tentu saja hal itu makin membuat Arman penasaran dan sangat menunggu apa yang ingin Laela katakan padanya.

"Kalau nanti... kalau nanti...!"

Arman sampai tak fokus lagi mengemudi dan memilih menepikan mobilnya di tepi jalan.

Karena Arman menepikan mobil yang mereka tumpangi. Akhirnya Laela malah jadi bingung kenapa Arman berhenti.

"Loh, kok minggir bang?" tanya Laela bingung.

"Kamu membuatku tak bisa konsentrasi Laela!" jawab Arman cepat.

"Sebenarnya aku mau bilang kenapa aku minta bang Arman mengajariku menyetir mobil sendiri itu, mungkin setelah kita menikah nanti, aku bisa menjemput bang Arman yang habis pulang dinas dari luar kota seperti...!"

Mendengar perkataan Laela seperti itu, Arman langsung melepas sabuk pengamannya dan langsung memeluk Laela.

Laela yang di peluk dengan cepat dan mengejutkan seperti itu tentu saja dia jadi terkesiap. Dan ini juga kali pertamanya Laela di peluk oleh Arman.

Arman sangat senang sampai memeluk Laela dengan sangat erat.

"Bang... aku tidak bisa bernafas!" ucap Laela terus terang.

Arman terlalu memeluk Laela dengan erat sangking bahagianya mendengar apa yang baru saja Laela katakan padanya. Dan itu membuat Laela sesak tak bisa bernafas.

Dengan cepat Arman melepaskan sedikit pelukannya. Namun dia masih memegang kedua lengan Laela dan menatapnya dari jarak yang begitu dekat.

"Kamu tahu apa akibatnya kamu bicara seperti itu Laela?" tanya Arman yang matanya berbinar bahagia.

Laela yang awalnya hanya ingin menghibur Arman agar tidak kesal lagi karena ulah Kabir pun segera menggelengkan kepalanya dengan cepat. Karena dia memang tidak tahu apa akibatnya selain hal itu akan membuat Arman tidak kesal lagi.

"Kamu akan menjadi nyonya Arman bahkan sebelum kamu lulus!" ujar Arman mengungkapkan apa yang ada di hatinya.

Laela pun mengernyitkan keningnya.

"Maksudnya bang?" tanya Laela bingung.

"Aku akan meminta ayah dan ibuku melamar mu secepatnya Laela!"

"Tap.. tapi...kan, aku masih kuliah bang... ini!" Laela jadi gusar. Dia tak menyangka apa yang dia ucapkan akan berakhir seperti ini.

"Tidak masalah Laela, setelah menikah. Aku tidak akan melarang mu kuliah. Aku tidak akan melarang mu untuk tetap berteman dengan Dara. Dan aku tidak akan pernah melarang mu jika kamu ingin menginap di rumah orang tuamu. Apa semua itu cukup meyakinkan mu?" tanya Arman sangat bersemangat.

Laela hanya mengernyitkan dahi.

"Tapi bang, aku baru 19 tahun!" ungkap Laela lagi membuat alasan untuk Arman.

"Kita akan menikah saat usiamu 20 tahun. Itu beberapa bulan lagi kan?" tanya Arman masih sangat antusias.

"Tapi...!"

"Aku ingin katakan ini sejak dulu padamu Laela, aku sangat menyukaimu, bukan hanya itu. Aku sangat mencintaimu, aku ingin bisa setiap hari, setiap jam bahkan setiap detik bersamamu. Kamu mau kan menikah dengan ku dalam waktu dekat?" tanya Arman membuat Laela bungkam.

Sementara dari mobil lain, seseorang tengah mendengarkan percakapan Laela dan Arman melalui sebuah earphone. Mobil inventaris itu memang sudah di pasang alat penyad4p. Pelaku nya siapa lagi, tentu saja Kabir. Dia sudah menduga manager bioskop akan punya usulan seperti itu. Karena itu dia minta anak buahnya memasang alat penyad4p di mobil inventaris bioskop.

Kabir membanting earphone yang baru dia lepas dari telinganya.

"Bucek... culik gadis itu nanti malam dari rumahnya! beraninya dia berkata seperti itu pada pria lain!" seru Kabir dengan wajah kesal bukan main.

***

Bersambung...

1
syh 03
seru ih..berasa ntn film si cowok naik ke balkon demi nemuin cewenya 😊
syh 03
cinta segi tiga ini mah 😆
syh 03
aga laen emang laela ini..kita mah trauma klo ketemu hewan buas dia mah bahagia 😅
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
syh 03
bnyk bgt istrinyaa ampun dahhh 😒
mei
ceritanya seru tp sayang endingnya kurang memuaskan, ortu laela diboyong ke LN..lalu kabar ibunya kabir sendiri??

thanks ya atas karyanya
+21 🎂
plok2nya ga ada 😗😗😗
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Duh kenapa Laela ninggalin bukti,Kenapa buang semua sampah2 itu terlebih dahulu sebelum pergi...
Qaisaa Nazarudin
Lha kalo mau kabur ya kabur aja sendiri,Ngapain ngajak Laela..
Noer: ho'oh ya kan 🤭
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Lagi tegang-tegangnya aku baca malah langsung ngakak,Kenapa harus jepit bulu ketiak? bukan bulu hidung?? 🤣🤣🤣😜😜
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Umur 19 tahun baru lulus SMA?? ku anggap Laela masuk sekolahnya lambat, Seharusnya 19 tahun itu udah kuliah, seumuran anak gadis ku..
Mampir Thor 🙋
Noer: ho'oh telat dia masuk SD nya 🤭
total 1 replies
Ran Aulia
ceritanya bagus, seru, tegang, komedi, romantis juga terharu 😍😍😍😍😍
terimakasih author

👍👍👍👍👍👍
Ran Aulia
👍👍👍
Ran Aulia
😂😂😂😂😂 refleks bacanya berirama
Sandisalbiah
sangat memuaskan
Sandisalbiah
happy ending.. tp gak puas krn pengenya lihat Laela hidup bahagia dgn Kabir sampe punya beby gitu.. makasih thor.. karyamu luar biasa...
Sandisalbiah
sumpah.. part ini terlalu banyak bawang 😰😰.. tengah malam awak nagis diem² ..hahh. thor.. tega bannget... sport jantung awa di buat..
Sandisalbiah
ternyata Arman sangat egois.. dia tau dan peka akan oerubahan Laela tp dia mengabaikanya... benarkah yg dirasakanya terhadap Laela itu cibta atau hannya sekedar obsesi dan ambisi utk memiliki Laela.. krn cinta sejati akan mengiklaskan yg tercinta utk bahagia walau bukan dgnnya.. seperti cinta Kabir kpd Laela kan?
Sandisalbiah
kanapa harus mementingkan nama baik Abdul kodir.. kamu seorang ayah, tdkah hatimu tersentuh melihat penderitaan putrimu... dia yg lebih mudah tp bersikap dewasa demi kalian para orang tua dgn mengesampingkan ego dan mengorbankan rasa cintanya... tp kau.. ayahnya terlalu mementingkan ego dan nama baik... dasar konyol.. semoga kau tak menyesal saat hal buruk benar² terjadi pd Laela..
Sandisalbiah
alibi Kabir sangat bagus sehingga dpt mematahkan kecurigaan Maaz adnan.. dan Zulaika.. semoga ada yg bisa membungkam mulut sampahnya..
Sandisalbiah
wow.. jgn bilang Kabir menikahi Kaira saat dia gak sadar..? gak sah dong kan gak ada walinya... krn bukan ayah Kaira yg menikahkan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!