Warning : Tolong jangan Boom Like ya
Kimberly adalah seorang gadis berusia 25 thn, dia adalah seorang juara bela diri tingkat dunia, Kimberly berhasil menjadi juara bela diri tingkat dunia selama 5 tahun berturut turut, selain hebat dalam bela diri Kimberly juga seorang hacker yang sangat handal.Dimasa kekayaannya Kimberly tiba-tiba dinyatakan mati tanpa alasan, tapi hal aneh terjadi saat dia membuka mata Kimberly dia terbangun di sebuah kelas dan terlihat seorang guru perempuan memarahinya tanpa alasan jelas
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @hartati_tati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan keanu
Vanessa membuka matanya dan menatap sekitarnya, sekarang dia berada di rumah sakit, vanessa menatap ke arah pintu kamarnya apa dia sendirian di rumah kamar ini, dimana keluarganya pertanyaan itu terlintas di otaknya vanessa saat tidak melihat satupun anggota keluarganya, tidak mungkin keluarganya meninggalnya sendiri vanessa tau keluarganya itu sangat menyayangi nya.
Cklek
Vanessa menatap datar seorang cowok yang masuk kedalam kamarnya, yang di tunggu kedatangannya adalah keluarganya tapi kenapa malah keanu yang datang ke kamarnya.
"bagaimana keadaan lo", Vanessa Memincingkan matanya menatap keanu sebuah pertanyaan terlintas di otaknya, bagaimana keanu tau jika dia sedang di rawat di rumah sakit.
"apa sekarang lo bisu", Vanessa mendegus kesal dan mengabadikan keberadaan keanu, vanessa kembali merebahkan dirinya dan memjamkan matanya kembali.
"apa lo nggak capek tidur terus"
Keanu menghembuskan nafasnya kasar saat tidak mendapatkan jawaban sama sekali dari vanessa, mata keanu menyusuri setiap inci wajah vanessa, dari mata, hidung dan terakhir bibir ranum vanessa, keanu tidak bisa memalingkan tatapannya dari bibir ranum vanessa.
"tidak ada yang istimewa dari wajah gue, wajah gue dan wajah lo sama, sama-sama memiliki dua mata, dua bulu mata, satu hidung, dua lubang hidung, satu mulut, jadi berhenti menatap wajah gue!"
"gue pikir lo tidur ternyata tidak, gue maunya juga gitu sih, tapi gue nggak bisa mengalihkan tatapan gue dari lo, lo orang pertama yang bikin gue nggak bisa berpaling, mata gue terkunci saat menatap lo vanessa"
Diam tidak ada jawaban dari vanessa sama sekali, ruangan itu kembali sunyi tidak ada yang mengeluarkan suara sama sekali.
"dua hari lagi lo pindah sekolah kan"
Dahi keanu mengerenyit mendengar pertanyaan vanessa, bagaimana vanessa bisa tau jika dua hari lagi dia akan pindah sekolah, keanu yakin jika mommy belum memberitahu tentang rencana pindah yang di percepat.
Vanessa membuka matanya dan menatap keanu yang duduk di kursi yang berada di sampingnya.
"kenapa, kaget gue tau, bukan cuma lo yang bisa mencari informasi tentang gue, gue juga bisa mencari informasi tentang lo, jadi kita impas"
"bagaimana lo bisa tau gue sedang mencari informasi lo"
"menurut lo apa gue akan ngasih tau kenapa gue bisa tau kalo lagi mencari informasi tentang gue"
"ya, gue juga mau tau bagaimana lo bisa mendapatkan informasi tentang gue"
"caranya simple, karena gue adalah 'Vanessa' ", Vanessa tersenyum miring saat berhasil mempermainkan keanu, wajah keanu semakin datar, tatapan matanya menjadi tajam, vanessa yang mendapatkan tatapan tersebut hanya tersenyum, vanessa sama sekali tidak takut dengan tatapan yang di layangkan oleh keanu padanya.
"jika lo nggak suka privasi lo diganggu maka jangan ganggu privasi orang lain".
Keanu memjamkan matanya kemudian menghela nafas kasar
"oke gue yang salah, gue minta maaf"
"vanessa sayang"
"mama, mama dari mana saja"
"mama minta maaf karena harus meninggalkan mu sendiri di sini sayang, mama ada urusan mendadak, tapi vanessa tenang saja urusan mama sudah selesai, bagaimana kondisi mu sayang apa ada bagian yang sakit, apa kepala mu sakit."
"tidak ma, aku baik-baik saja"
"mama minta maaf ya sayang, kamu jadi seperti ini karena kesalahan mama, mama gagal menjaga mu dengan baik, bahkan dalam mansion pun kamu masih saja di sakiti"
"tidak apa-apa ko ma, vanessa ngerti kok"
Terimakasih sayang, loh keanu sedang apa kamu di sini, bagaimana kamu bisa tau kalo vanessa di rawat di rumah sakit ini"
"aku lagi jenguk teman aku yang lagi sakit tan di kamar sebelah, kebetulan saja aku melihat tante keluar dari kamar ini, aku penasaran siapa yang di rawat makanya aku masuk"
"ohh, gitu ya", Melinda menyipitkan matanya menatap penuh curiga keraha keanu, hari itu saat vanessa masuk rumah sakit keanu juga ada di dalam kamar vanessa secara kebetulan dan sekarang pun secara kebetulan keanu juga ada di dalam ruas rawat vanessa, apa ini benar-benar sebuah kebetulan saja, melinda tidak terlalu percaya dengan yang namanya sebuah kebetulan, pasti ada alasan di setiap kejadian yang terjadi, termasuk kedatangan keanu yang di sebut keanu sebagai sebuah 'kebetulan'.
"duina sangat penuh dengan yang namanya kebetulan ya, tante harap ini memang benar sebuah 'kebetulan' seperti yang kamu bilang tadi. "