NovelToon NovelToon
Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:179.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Nadia Zaliva baru-baru ini berhasil memasuki polisi wanita (Detektif), namun di balik itu kedua orang tua Nadia tidak mengetahui kalau dirinya berhasil lulus.

Setelah ia kembali ke rumah, ia berencana untuk memberitahu mereka kalau dirinya telah berhasil, tetapi yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan begitu ia memasuki rumah mewah kedua orang tuannya.

Yok baca yok.. Apa yang membuat Nadia menghentikan apa yang ingin dia beritahu kepada kedua orang tuanNya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

Hari ini adalah hari senin, tidak ingin bermalas-malas, Nadia telah bersiap-siap berangkat kekantor. "Semangat Nadia, mari kita mulai dari awal kembali" Ia segera berangkat ke kantor.

Setibanya ia disana, ia melihat kantor polisi telah di penuhi oleh masyarkat yang membutuhkan pertolongan polisi. "Selama pagi" Sapa Nadia.

"Pagi" Balas mereka.

Dengan senyum mengembang diwajah Nadia, ia memasuki ruangan team pemberantas Mafia Narkoba.

Ceklek!

"Selamat pag..." Gantung Nadia melihat teamnya sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. "Aahh.. Aku pikir mereka belum datang" Gumam Nadia berjalan kearah mejanya.

"Nadia" Panggil Bayus.

"Siap pak" Jawabnya.

"5 menit lagi kita meeting".

"Siap pak".

"Zico dimana? apa dia sudah baikan?".

"Zico?".

"Mmmmm.. Saya dengar dia sudah keluar dari rumah sakit".

"Aahh iya pak, dan sepertinya Zico sudah baik-baik saj..

"Selamat pagi semuanya" Potong Zico yang baru tiba disana. "Aahh, ternyata kamu sudah disini Nad" Senyumnya.

"Iya" Angguk Nadia.

"Zico, 4 menit lagi kita meeting".

"Siap pak".

"Mmmm.. Persiapkan diri kalian".

Zico dan Nadia mendudukan diri diatas kursi mereka masing-masing, kemudian Nadia meletakkan tasnya di atas meja, lalu ia melihat laci di bawah meja tempat ia menyimpan surat pengunduran dirinya kemarin. Setelah itu, ia membuangnya di tong sampah.

"Kamu membuang apa Nad?".

"Astaga Zico...!!" Kaget Nadia menyentuh dada.

"Sorry" Senyum Zico.

"Kebiasaan deh buat orang kaget".

"Maaf maaf maaf Nadia, terus itu apa Nad yang baru kamu buang?".

"Kertas yang tidak dibutuhkan lagi".

"Oohh.." Senyum Zico kembali. "Ayo".

"Mmmmmm" Mereka semua segera masuk keruang meeting. Disana Bayus sudah duduk diatas kursinya.

"Semua sudah disini?" Tanya Bayus membuka ponsel.

"Sudah pak" Jawab mereka.

"Bagus" Setelah itu ia melihat bawahannya dengan tangan melipat. "Saya ingin memberitahu kalian, kalau seperti ini kita tidak akan pernah berhasil menangkap para mafia itu".

"Jadi apa yang akan kita lakukan pak?" Tanya Raka.

"Mencari dari bawah".

"Maksud pak Bayus, kita mencarinya mulai dari pemakai?" Sambung Riko bertanya.

"Mmmmmm".

"Saya setuju pak" Angguk Devi.

"Iya, dan kamu dengan Nadia tidak boleh disatukan lagi, mulai hari ini kamu bersama dengan Raka dan Nadia bersama dengan Zico untuk sementara waktu ini saja. Saya dan Rico bagian mencari tahu titik pengiriman mereka, apa kalian berdua bisa?".

"Bisa pak" Jawab mereka.

"Bagus, kalian boleh langsung pergi. Aahh iya, kalian berdua ke daerah sini" Ucapnya kepada Raka dan Devi. "Lalu kalian berdua kesini" Ucapnya kepada Zico dan Nadia.

"Siap pak".

"Mmmmm.. Kalian boleh pergi".

Sekeluarnya mereka dari kantor, Zico dan Nadia segera berangkat ketempat yang baru saja Bayus ucapkan. Namum saat perjalan menuju lokasi, Zico melihat Nadia enggan berbicara kepadanya, hingga di dalam mobil tersebut terasa sangat sunyi. "Nad, kamu suka dengar musik?".

"Boleh" Angguk Nadia.

Zico menyalakan musiknya, ia sengaja memutar lagu yang sering ia putar di dalam kamar yang di cover oleh Mike Mohede (Sahabat jadi Cinta).

Bulan terdampar di pelataran

Hati yang temaram

Matamu juga mata-mataku

Ada hasrat yang mungkin terlarang

Satu kata yang sulit terucap

Hingga batinku tersiksa

Tuhan tolong aku jelaskanlah

Perasaanku berubah jadi cinta

Tak bisa hatiku menafikkan cinta

Karena cinta tersirat bukan tersurat

Meski bibirku terus berkata tidak

Mataku terus pancarkan sinarnya

Kudapati diri makin tersesat

Saat kita bersama

Desah napas yang tak bisa dusta

Persahabatan berubah jadi cinta

Tak bisa hatiku menafikkan cinta

Karena cinta tersirat bukan tersurat

Meski bibirku terus berkata tidak

Mataku terus pancarkan sinarnya

Apa yang kita kini tengah rasakan

Mengapa tak kita coba 'tuk satukan

Mungkin cobaan untuk persahabatan

Atau mungkin sebuah takdir Tuhan

Tak bisa hatiku menafikkan cinta

Karena cinta tersirat bukan tersurat

Meski bibirku terus berkata tidak

Mataku terus pancarkan sinarnya

Apa yang kita kini tengah rasakan

Mengapa tak kita coba 'tuk satukan

Mungkin cobaan untuk persahabatan

Atau mungkin sebuah takdir Tuhan

Meski bibirku terus berkata tidak

Mataku terus pancarkan sinarnya

Mungkin cobaan untuk persahabatan

Atau mungkin sebuah takdir Tuhan

Melihat Nadia yang masih terlihat biasa saja membuat Zico menghela nafas kasar. "Ada apa Nad, dari tadi kamu hanya diam saja?".

"Aku memikirkan bagaimana caranya kita menangkap para mafia itu" Jawab Nadia mengepal tangan.

"Apa?".

Nadia melihatnya, "Apa pun yang terjadi, kita harus berhasil menangkapnya. Aku akan memberinya pelajaran" Ingat Nadia di wajah Steven.

Zico tersenyum menggeleng, "Aku kira kamu lagi mikirin apa, ternyata kamu lagi mikirin mereka".

"Mmmmm.. Aku akan membalas apa yang telah mereka lakukan kepada mu dan juga..." Gantung Nadia mengingat steven membayangkan David tertembak tepat di depan kedua matanya. "Aaaiiisss.. Lihat saja nanti".

Lagi-lagi Zico tersenyum, "Iya, kita pasti berhasil menangkap mereka".

"Mmmmmm".

Kini mobil Zico telah berhenti di depan sebuah restoran kecil, mereka melihat tempat disana cukup terpencil dan terlihat sedikit sepi atau karna penduduk disana sedang bekerja. "Sepertinya mie disana sangat enak Nad".

"Iya".

"Ayo" Ajak Zico memasuki restoran tersebut.

Begitu mereka mendorong pintu, si pelayan atau si pemilik restoran langsung menyambut kedatangan mereka berdua "Selamat datang, mau pesan apa?" Tanyanya kepada mereka.

"Kami pesan dua porsi mie basah. Minumnya, bir ada?".

"Bir?".

"Iya, kalau ada saya pesan satu botol kecil, kamu mau Nad?".

"Boleh".

"Kalau gitu kami pesan 1 botol besar saja".

"Kalau gitu tunggu sebentar, saya akan menyiapkannya".

"Mmmmmm" Angguk Zico. Lalu ia melihat Nadia yang sedang melihatnya dengan tangan melipat di depan dada, "Ada apa Nad?".

"Apa kamu sudah gila?".

"Hhhmmmm?".

"Iiissss.. Bagaimana bisa kamu meminum bir di pagi seperti ini".

"Aahhh" Tawa Zico. "Tidak apa-apa, aku hanya merindukan masa-masa seperti ini saja. Sudah hampir satu bulan, kita tidak pernah menikmati kebersamaan ini lagi".

"Maafkan aku, akhir-akhir ini aku tidak punya banyak waktu bersama mu".

"Tidak apa-apa Nad" Henti Zico melihat Nadia sedang melihat kearah pria yang baru saja memasuki restoran tersebut. "Kenapa kamu melihatnya Nad?".

"Tidak" Geleng Nadia.

Tidak lama kemudian, pesanan mereka tiba disana. "Wah, sepertinya rasanya sangat nikmat. Terima kasih bibi" Senyum Zico.

"Iya, kalau ada yang kurang beritahu kami".

"Iya bi".

Lalu wanita paruh baya itu menghampiri pria yang baru masuk itu, "Siapa? aku tidak pernah melihat mereka disini?" Tanya si pria itu.

"Aku juga tidak tau" Jawabnya melihat Nadia dan Zico. "Sepertinya mereka baru pertama kemari".

Si pria itu tertawa kecil melihat Zico dan Nadia menikmati alkohol di pagi hari, lalu ia menghampiri mereka, namun wanita paru baya itu langsung menahan tangannya "Kamu mau kemana?".

"Menghampiri mereka" Jawabnya. "Hhhrrrmmm, permisi".

Zico dan Nadia melihat kearahnya.

Lalu ia tertawa, "Sepertinya kalian pendatang baru yah? saya belum pernah melihat kalian berdua disekitar sini".

"Iya" Jawab Zico.

"Boleh saya duduk?".

Zico melirik Nadia, lalu Nadia mengangguk, "Silahkan" Jawab Zico.

"Terima kasih" Duduknya di samping Zico. "Aahh, jangan hiraukan saya. Ayo dinikmati lagi".

"Iya" Angguk mereka.

1
Evielin M Hamkah
sedih sangat-sangat😭😭😭😭😭terima kasih novel yg sungguh berkesan.
saya seperti dalam cerita awak,terima kasih sekali lagi,terbaik
Efrianti Sihite: Thank you 😍
total 1 replies
Alfia Ulfah
keren banget ceritanya thor
semangat thor di tunggu karya kelanjutannya
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👏👏
Efrianti Sihite: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👍👍
Indah Batam
aku mampir Thor, keren banget ceritanya, salam dari - Gairah Ayah Tiriku
Indah Batam: aaamiiiiinn,, makasih kembali Thor,, semangat untuk kita semua🥰🙏
total 2 replies
Erick Kecil
ending ny bikin sedih,aku sampai nangis
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah terima kasih juga untuk bintang ya🥰🥰
total 1 replies
joyji
yanto itu siapa ya...kok nggk kerja gitu
joyji
nggk kerwn cewk nya jd polisi..
ciba cewk polisinya hebat dlmpeklhian serti punya silat.taikondo apalah ...biar lbh seru
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah
total 1 replies
Almira Haniya Azzahra
Nadia polisi, tapi kok sebodoh itu ya? gak logis, belum jiwa bertarungnya lemah hehehe..maaf ya Thor... 🙏
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 👍
total 1 replies
Za muza
toko polisinya kok lemah ya thour...
Aura Moo
Nadia terlalu sok jago dan ceroboh liat kan akibat nya
Nabil abshor
tp alexa hamil,,,, jgn2 ni kena sindrom org hmil it ya,,,, 🤭🤭
Nabil abshor
cuma ngomh gt tok... 🤦‍♀️🤦‍♀️
Nabil abshor
heleeeh seng halal ono lho,,,,,, 😏😏
za_anika
aku belom Bisa nerima eps terakhirnya....
aku gk mau david mati thor...😢intiny David harus hidup bareng ama nadia
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 🤗
total 1 replies
Anisah Humairahh
ganggu banget mmmmmm nya sih ganti aja "iya"
Shakira Keyyila Zahra
nyimak
Maria Ratna
mudah mudahan ada kelanjutannya🙏🙏
Efrianti Sihite: Kalau ada kelanjutan Nadia akan bersama dengan Zico, apakah ada yang setuju?
total 1 replies
Arini Rizki
aku menangis membacanx
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah bun🤗
total 1 replies
Daryati Idar
kasian nadin terima kasih thor atas ceritany semangat
Efrianti Sihite: Sama-sama sudah menyukai🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!