follow IG aku ya zayang di : harumini_12
Kecewa, sedih, patah hati, itulah yang dirasakan oleh seorang istri jika di khianati oleh suami yang sangat dicintainya.
Begitupun dengan Sela Maharani, yang di khianati sang suami tapi di kagumi pria lain.
Bagaimana kisah ini akan berlanjut?
Apakah Sela akan memaafkan sang suami dan kembali padanya?
Atau lebih memilih pergi bersama pria yang mengaguminya selama ini dan melupakan sang suami?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaruMini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33 Meracuninya
Rani memeluk erat Harza yang baru tiba di rumahnya, tangisnya langsung pecah, membuat Harza begitu bingung dengan wanita yang sangat di cintai nya tersebut.
"Sayang ada apa denganmu?" tanya Harza yang masih memeluk erat Rani, tapi tidak mendapat jawaban dari Rani yang masih terus menangis.
Hampir setengah jam Rani memeluk Harza sambil menangis, dan sekarang mulia melonggarkan pelukannya membuat tangan Harza langsung meraup wajahnya dan menghapus sisa-sisa air mata yang masih membasahi pipinya.
"Ada apa sayang?"
"Aku tidak ingin jauh dari Mas Harza aku ingin tinggal bersama Mas Harza,"
"Tapi–
" Tidak ada tapi tapian kalau Mas Harza sayang, cinta dan tidak ingin aku pergi, biarkan aku tinggal di rumah Mas Harza, menjadi asisten rumah tangga Mas Harza juga tidak masalah, yang terpenting aku bisa melihat Mas Harza setiap hari,"
Harza terdiam sebentar mendengar perkataan Rani, lalu memegangi keningnya untuk berfikir, karena tidak mungkin dirinya akan menyetujui permintaan Rani, tapi dirinya juga tidak bisa kehilangan wanita yang sangat di cintai nya tersebut untuk ke dua kalinya.
"Mas, aku mohon, dan aku berjanji aku akan merahasiakan hubungan kita pada semua orang termasuk Sela istri kamu, dan aku akan bekerja layaknya asisten rumah tangga pada umumnya,"
"Tapi aku tidak mau kamu melakukan itu sayang, tanganmu sangat berharga untuk melakukan hal kasar seperti itu,"
"Mas Harza, apa Mas Harza lupa, aku sudah biasa melakukan itu semua di rumah ini,"
Mendengar perkataan Rani, Harza langsung membawa Rani ke dalam pelukannya.
*
*
*
"Sela, aku masih tidak percaya pada apa yang kamu katakan kepada Mama, sayangnya aku tidak bisa seberani kamu, aku terlalu takut untuk mengatakan apa isi hatiku, jangankan pada Mama, pada suamiku sendiri aku tidak berani,"
Dan air mata meluncurkan dari kelopak mata Risa. Saat keduanya sudah berada di dalam kamar Queena, putrinya dan juga Hendri.
Sela menghapus air mata Risa lalu memeluknya.
"Jangan menangis lagi, tidak ada yang perlu di tangisi, ada yang ingin aku bicarakan denganmu," Sela melepas pelukannya beralih menggenggam tangan Risa. "Ini tentang Mas Hendri,"
*
*
*
Sela pulang dari rumah papa Doni di antar oleh Hendri yang memaksanya ingin mengantar, tentu saja
Sela tidak menolaknya. Saat rencananya mulai di jalankan.
"Sela," panggil Hendri memecah keheningan di dalam mobil setelah keluar dari kediaman rumah papa Doni yang juga tempatnya tinggal selama ini dengan Risa sang istri.
"Iya ada apa Mas," sambung Sela, sambil menoleh ke arah Hendri yang sedang mengemudikan mobilnya.
"Bagaimana jika kita mampir dulu ke kafe, ada kafe baru yang menjual pastry dari seluruh penjuru negara, pasti kamu akan menyukainya,"
"Oh ya, kalau begitu aku tidak akan menolaknya Mas,"
Mendengar ucapan Sela, Hendri tersenyum penuh kebahagian apa lagi saat Sela membalas senyumnya.
"Adik, tidak akan lama lagi aku bisa merebut Sela darimu dengan mudah, dan setelahnya aku akan membuang kamu ke laut untuk jadi santapan ikan," gumam Hendri dan fokus kembali mengemudi kan mobil yang di kendarai nya dengan tersenyum senang.
"Bagus Sela, pancing dia dengan madu sebelum kamu meracuninya," batin Sela dengan tersenyum sinis dari sebelah sudut bibirnya.
*
*
*
Sela terus menjawab pertanyaan yang dilontarkan Hendri untuknya, saat keduanya sudah berada di sebuah kafe yang tadi Hendri katakan.
"Sela,"
"Iya Mas,"
"Aku ingin mengatakan padamu sesuatu, terserah kamu mau percaya atau tidak padaku, tapi aku mengatakan ini dengan jujur. Jika Harza memiliki wanita lain selain dirimu,"
Mendengar perkataan Hendri, Sela tiba-tiba menangis, dan Hendri tidak menyia nyiakan kesempatan itu, karena dirinya langsung meraih tangan Sela dan menggenggam nya.
"Maafkan aku Sela, aku–
" Aku sudah tahu Mas," Sela memotong perkataan Hendri dan terus menangis, Hendri yang mendengar perkataan Sela menautkan kedua alisnya. "Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa karena aku sangat mencintai Mas Harza,"
"Cinta kamu bilang, buat apa kamu mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, jika masih ada seseorang yang mencintaimu se–
"Jika aku menemui seseorang yang mencintaiku tentu saja aku akan meninggalkan Mas Harza, tapi siapa yang mau mencintaiku Mas," sambung Sela memotong perkataan Hendri.
Mendengar perkataan Sela, Hendri melepas genggaman tangannya lalu beranjak dari duduknya kemudian bersimpuh di hadapan Sela sambil menggenggam tangannya.
"Aku mencintaimu Sela, mungkin ini gila tapi itu kenyataannya,"
"Dan akhirnya kamu sudah masuk di dalam perangkap ku Hendri," gumam Sela sambil tersenyum ke arah Hendri.
Bersambung..................
Ceritanya tak terduga dgn konflik yg menguras emosi drama rmh tangga 😆 tp saya suka karna memotivasi IRT utk kluar dr hubungan toxic & move on dgn membangun mental yg kuat.
Terima kasih utk karyanya kak 🙏🏻💐
Semangat utk karya2 barunya 💪🏻🥰
mendingan cari suami baru