NovelToon NovelToon
Encrypted Hearts

Encrypted Hearts

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Trauma masa lalu / CEO / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Sequel Langit Senja Galata

Pernikahan adalah suatu hal sakral untuk menyatukan dua hati dalam satu ikatan janji suci. Lalu bagaimana jika pernikahan tersebut terjadi antara dua orang yang tidak pernah akur satu sama lain? Alvin adalah CEO yang dingin, sedangkan Nana adalah gadis yang terlihat sempurna tapi memiliki gangguan duck syndrome. Baik Alvin maupun Nana memiliki ke hidupan lain di balik layar, tanpa ke duanya tahu bahwa mereka adalah musuh bebuyutan di dunia cyber.

Adik Lunara Ayzel Devran tersebut tanpa pikir panjang menujuk gadis yang sedang duduk di samping sang kakak adalah calon istrinya. Hanya demi menghindari kehidupannya diusik oleh sang kakek yang telah membuat hati sang kakak banyak tersakiti.

“Aku akan menikah dengan Nana,” ucap Alvin.

Nana yang sedang minum terkejut, dia tidak sengaja menyemburkan minumannya.

“Onty jolok! Baju Ezza jadi bacah,”

Apa alasan Nana akhirnya menyetujui permintaan Alvin? Lalu bagaimanakah kehidupan ke duanya setelah menikah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak bisa tidur

Malam itu Alvin harus menyelesaikan urusannya lebih dulu sebelum acara pernikahannya, kali ini dia di temani Alvaro. Kakak iparnya tersebut sampai harus membujuk putra sulungnya saat berpamitan dengan Altezza.

Awalnya Altezza sudah hampir ikut terlelap menyusul sang adik, Haziel sudah lebih dulu tidur setelah mendapatkan nutrisi dari sang mama.

“Papa,” Altezza langsung bangun dan duduk saat Alvaro masuk ke dalam kamar, Ayzel langsung memberi kode suaminya agar tidak berisik karena putra ke dua mereka baru saja tidur.

Bocah tiga tahun tersebut mengucek ke dua matanya, dia lantas merentangkan tangan kearah sang papa. “Papa…ehek,” Altezza merengek saat melihat sang papa.

Alvaro berjalan mendekat, dia melepaskan jas dan menaruhnya di sofa yang ada di dekat tempat tidur.

“Abang ngantuk, ya?” Altezza mengangguk, Alvaro meraih putra sulungnya. Selalu seperti itu saat Alvaro hendak perjalanan bisnis ke luar kota ataupun keluar negeri. Altezza selalu bisa merasakan kalau sang papa hendak pergi beberapa hari tanpa mengajaknya.

“Hubby mau pergi?” lirih Ayzel, dia masih menepuk-nepuk Haziel agar lebih lelap.

Alvaro mengangguk. “Aku tidak tega membiarkan Alvin pergi sendiri,” jawabnya.

“Ehek…papa mau kemana?” tanya Altezza dengan mata setengah mengantuk.

“Papa temani uncle Alvian dulu ya, nak!” ucap Alvaro, dia sambil menggendong putra sulungnya tersebut. “Eheek…ehek, Ezza ikut papa. Ndak mau di tinggal cendili,” Altezza mengeratkan pelukannya pada Alvaro.

“Kan ada mama, ada adek. Ada aunty Nana, ada kakek dan nenek juga. Papa hanya dua hari saja, nak. Boleh ya?”

Altezza menggeleng. “Dua hali itu belapa lama, papa?”

“Sampai abang selesai lihat pororo tiga kali,” jawab Alvaro.

Altezza lantas mendongak agar dapat melihat wajah papanya. “Ekhee…itu lama cekali lho, papa. Ezza campe halus tidul, bangun. Tidul lagi, bangun lagi.” Altezza memainkan kancing kemeja bagian atas papanya.

Ayzel sampai menutup mulutnya dengan tangan untuk menahan tawa, putra sulungnya tersebut memiliki kosa kata yang setiap hari bertambah. Ayzel kemudian perlahan bangun dari tempat tidur, dia menaruh guling di kanan dan kiri badan Haziel sebagai pelindung.

“Mama temani tidur yuk, nak!” Ayzel mengusap kepala Altezza, dia tahu putranya tersebut juga sudah mengantuk. Namun saat tahu kalau papanya mau pergi, dia memaksa untuk tetap terjaga karena tahu kalau dia tidur pasti papanya pergi.

Altezza menggeleng, dia makin erat memeluk leher Alvaro. “Tidak apa, sayang. Biar dia puas dulu merengek,” ucap Alvaro pada istrinya. “Lagi pula pakai jet pribadi ini, sayang. Tidak perlu kejar pesawat,”

“Bagaimana kalau begini, nak. Ezza bolehin papa berangkat, nanti kalau papa pulang bisa temani Ezza main. Papa Alvaro nanti terlambat naik pesawat kalau tidak segera berangkat,” bujuk Ayzel pada putranya.

“Boleh main apa caja, kan?” tanya Altezza.

“Boleh,”

“Benelan papa?”

Alvaro mengangguk. “Iya, boy. Papa temani Ezza main seharian nanti,” jawab Alvaro.

“Ezza mau tidul, mama. Mau di puk-puk mama,” bocah itu langsung beralih merentangkan tangan pada Ayzel. Sang mama langsung mengambil alih dari gendongan Alvaro.

Alvaro mengusap lembut kepala putra sulungnya, dia juga mengecup kening Altezza. “Aku berangkat dulu, sayang.” Alvaro meng3cup kening sang istri.

“Hati-hati, hubby. Jangan lupa kabari kalau sudah sampai!” pinta Ayzel diangguki Alvaro.

Papa dua anak tersebut meng3cup kening putra ke duanya yang terlelap di tempat tidur, dia mengusap rambut putranya. “Papa pergi sebentar ya, boy. Haziel tidak boleh rewel sama mama,” ucapnya.

Alvaro lantas keluar dari kamar, dia turun ke lantai satu dan sempat bertemu dengan ayah dan bunda. Alvin juga sudah ada di sana menunggu Alvaro yang masih pamitan dengan bocil-bocil kesayangannya.

“Bunda titip si kulkas satu ini, nak!” pinta bunda Anara.

“Beres, bun. Alvaro ikat dia di kursi pesawat kalau perlu,” jawab Alvaro.

“Aku bukan mau kabur,” sahut Alvin.

Mereka lantas pamit untuk langsung menuju bandara. Ke duanya diantar Sardi, supir pribadi keluarga Devran. Sardi mengantar ke dua CEO muda tersebut ke bandara (BDO) yang ada di bandung, mereka tidak menggunakan pesawat komersil. Melainkan menggunkan jet pribadi milik Alvaro. Setidaknya mereka bisa mempercepat waktu tempuh di bandingkan dengan pesawat komersil yang kemungkinan juga harus transit.

***

Nana malam itu tidak bisa tidur sejak Alvin mengirim pesan harus pergi selama dua hari, terlebih pria yang usianya beda empat tahun dengannya tersebut tidak memberitahu kemana pergi. Nana baru tahu kalau Alvin pergi dengan suami Ayzel saat tadi makan malam, Nana tanya pada Ayzel karena tidak melihat kakak sepupunya.

“Kirim pesan tidak…kirim atau tidak? Huft…,” Nana mengetik dan kembali menghapus pesan yang dia tulis pada room chatnya dengan Alvin. “Tahu ah! Mending tidur,” monolognya, dia langsung menarik selimut dan memejamkan mata.

Namun nyatanya, Nana tidak kunjung bisa tidur. Sekalipun dia memejamkan mata, tetap saja ada yang terasa mengganjal. Entah kepikiran pesan dari Alvin, atau karena dia mulai terbiasa bertemu dengan Alvin.

Tapi…tunggu! Apa dia sudah ada rasa pada Alvin? Atau hanya karena memang terbiasa? Entahlah.

“Kenapa tidak bisa tidur juga sih!” kesal Nana pada dirinya sendiri. “Padahal aku tidak minum kopi,” lanjutnya bicara dengan diri sendiri.

Berguling ke kanan dan ke kiri tetap membuatnya tidak bisa tidur, akhirnya Nana bangun dan ke kamar mandi untuk cuci muka. Keluar dari kamar mandi dia tidak kembali merebahkan diri di tempat tidur, melainkan mengambil leptop dan membukanya.

Nana memilih berselancar ke dunia yang sudah menjadi tempatnya untuk pulang selama ini, dunia cyber yang membuatnya lebih percaya diri tanpa di kenal. Dunia yang membuatnya menjadi diri sendiri, dunia yang membuatnya bertemu musuh bebuyutan yang bernama Galaxy cosmic.

Nana menatap layar leptopnya. “Apa dia sudah berhenti mencari tahu siapa aku? Beberapa hari ini dia tidak lagi muncul,” monolognya. “Tapi baguslah! Dengan begini aku tidak perlu was-was lagi sama Galaxy Cosmic,” Nana tersenyum cerah.

Belum lama dia bergumam, tiba-tiba layar leptopnya menampilkan kode barisan berjalan. “Digital rain?” ucap Nana spontan. “Ish…mulut ini, kenapa juga tadi aku bilang dia tidak lagi muncul. Nana…oh Nana, sekarang malah dia muncul. Menyerang pula,” kesalnya.

Galaxy Cosmic melakukan serangan, bukan serangan besar melainkan serangan-serangan kecil pada Nana.

“Dia ini!” kesal Nana saat mulai paham serangan-serangan yang di lakukan Galaxy Cosmic.

Musuhnya mengirimkan serangan kecil, namun serangan yang beruntun tanpa celah dan…justru hal tersebut adalah serangan yang mampu membuat lawannya kewalahan. Terbukti jari-jari Nana terus bergerak ke sana ke mari untuk bertahan, serangan yang bukan bertujuan untuk membu nuh lawan. Justru serangan yang dapat membuat lawannya frustasi dan kelelahan.

Notifikasi terus masuk dan bermunculan, hal tersebut membuat Nana tidak bisa melepaskan sekejap saja pandangannya dari layar.

“Apa sebenarnya yang kamu mau, Galaxy Cosmic?” Nana mengirimkan convert signal pada Galaxy Cosmic yang sebenarnya adalah Alvin.

“Aku sedang bosan. Ingin main-main sebentar,” balasnya pada K.Nara yang tidak lain adalah Nana.

Nana membelalak saat mendapati convert signal balasan dari Alvin. “Di-dia bilang bosan dan mau main? Dia kira aku mainan apa?” Nana mengambil napas dan menghembuskan perlahan.

“Jangan panik Nana. Kamu pasti bisa,”

Jari-jari gadis itu masih bergerak dengan lincah diatas keyboard, antara bertahan dan melawan serangan-serangan dari pihak lawan. “Aku tidak mungkin menutup atau menghentikan langsung. Ini bisa menghancurkan semua yang sudah aku bangun,” Nana memikirkan cara agar dia bisa lolos dari Galaxy Cosmic tanpa menghancurkan apa yang sudah dia bangun.

Nana kembali fokus, dia menggunakan kecerdasannya. Dia mulai menganalisa dan membaca pola serangan dari musuhnya. “Aku tidak akan kalah darimu, Galaxy Cosmic.” Nana tersenyum smirk saat dia mulai menemukan ritme dan pola serangan dari pihak lawan.

 

 

 

 

1
partini
bias aja nih bocil 🤣
partini
bocil cadel 👍👍👍
aku kalau baca bocil candel gumusss bnggt suka suka ❤️
punya nada dan author Kenz ketawa sendiri,pada di luar Nurul kata" mereka
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🫣 trmksh kk... ❤️❤️❤️
total 3 replies
partini
betul na di novel lain kalau ga ada kontrak ga afdol satu lagi masa lalu yg kaya jelangkung 🤣🤣🤭🤭🤭
partini: wkwkkw emang iya kan Thor tiba" nongol menyesal minta maaf minta balikan lagi lope ❤️ and then suami oleng kalau bini udah minggat baru dah kelimpungan 95% kaya gitu cerita nya 🤭
total 2 replies
partini
aduhhh ni bocil lagi suasana syahdu dan terhuraaaaaahhh ada aja 🤭
menyakiti istri sama anak dan suatu saat paham ,ada gitu yah
ga ngeh aku
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkwkw enaknya lgsg di buang aja ya
total 3 replies
partini
di kasih wejangan apa yah
secar mereka hampir gagal
partini: 🤣🤣🤣 iya betul
total 2 replies
partini
Thor banyakin baby cadel dong
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 di ushkn ya kk nnti
total 1 replies
partini
dihhh tuh tua Bangkotan bikin esmosi dah,,kasih sianida aja lah
partini: sama aja Thor cepet methong,yg pelan" apa yah
total 2 replies
partini
tenang nanti tuh kulkas freon nya habis sudah tidak cool lagi 🤣🤣🤣🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwk berubh jd kulkas rusak ya kk🤣
total 1 replies
Mar lina
kita" apa ya
kejutan untuk Nana?
Hanya Author yg tau
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 tgg ya kk.. maaf ya up telat2 mulu.. kegiatan realq akhr2 ini numpuk
total 1 replies
partini
masa lalu juga ayo Yo,, kenapa masalalu selalu menggatal end then yg laki ikut gatal
kaya lagi viral lakinya menggatal ma LC 🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): tenang kk... kalau di sini si cow g akan menggatal, modelan alvin 100 kulkas soalnya... tp tetep ya ada bumbu2 wkwwk.

kalau kim roan emag dia yg krg tegas jd mlh bikinistrinya slh paham. d r dl mrk jd kisah pelangkap dn pemanis terus sih 🤭🤭.

eh? alu salfok jd mkr siapa, kirain msh berita yg lm.. ada berita br lg ternyata.. g lht sosmed pusing, lihat mkin pusing 🫣🤣
total 1 replies
partini
masa lalu emang kamfreeet 🤣🤣
berperang sama masalalu tuh capek karena apa saraf"nya yg lembut kaya lelembut jadi terganggu alias oleng tapi bentar doang sih ya kan Thor
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkwkbnr bgt, sakinglembutnya hrs pake kaca pembesar kk..

he em olingnya g smpe ngebuat pecah pokoknya... tetap hrs sadar wkwkw
total 1 replies
Mar lina
aku mampir, kak
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimaksih kk... smg tdkmengecewkn kk sbg pembaca nvlku🙏🙏💗
total 1 replies
lyla lafiya
👍
a yulaela_fa(Ayu Anfi): trmksh kk❤️
total 1 replies
partini
ini nanti yg bucin duluan siapa yah
tapi aku suka gaya Nana sih
partini: dua"nya Thor boleh"
total 2 replies
partini
kakek benci banget sama nana aihhh no good suatu saat pasti bangga punya cucu mantu BADAS
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkw blm th dia siapa nana kan ya. tak kenal maka hrs kenalan 🤭
total 1 replies
Ira Indrayani
/Good//Good//Heart//Heart//Heart/
a yulaela_fa(Ayu Anfi): trmksh kk ❤️
total 1 replies
partini
tua Bangkotan emang susah karena udah alot
moga kena stroke 🤣🤣🤣🤣
a yulaela_fa(Ayu Anfi): ekwkkw. hrs dibasmi biar g ganggu ya ka🤭
total 1 replies
partini
na tadi kamu jawab aja ,,aku ga bisa
ga bisa nolak 🤣🤣🤣
partini: yah udah expired Thor 🤭
total 2 replies
partini
Alvin keren 👍👍👍 like someone yg selalu selangkah di depan
a yulaela_fa(Ayu Anfi): wkwkw sat set dia
total 1 replies
partini
so sad bnggt ini jirr mewek akuhhh
a yulaela_fa(Ayu Anfi): cup kkk jgn nangis... kita temani kawal Nana biar bhgia nnti ❤️❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!