PROSES REVISI
Ini menceritakan seorang wanita cantik bernama Violeta Arelia Izabella. Dia keturunan dari keluarga terpandang di Italia.
Waldo Donzello itu namanya, banyak orang sangat tunduk, menghormati bahkan orang-orang sangat takut jika menyebut nama keluarga Donzello dan tidak mau mencari masalah dengan keluarga Donzello.
Pada suatu hari, mereka dipertemukan dengan cara yang sangat kejam dan menorehkan luka hati.
Lantas bagaimana kisah mereka? Dan apa yang terjadi antara Violeta dan Waldo? Langsung simak ceritanya
HAPPY READING
Follow IG : @Vanesaefkm_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vanesa Mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33
...💜 HAPPY READING 💜...
Berbagai persiapan pernikahan masih berlanjut, kini Charlotte dan Xavier sedang mempersiapkan dekorasi pernikahan.
" Udah, aku bilang, bagus ini, kenapa kau ngeyel sekali." Ucap Charlotte.
" Maaf, nona, tapi boss yang akan menikah bukan anda." Ucap Xavier.
" Ini yang nikah tidak cuman bos kamu, tapi juga sahabat ku, jadi aku tau lah mana yang disukai sahabat ku." Ucap Charlotte yang tidak mau kalah.
Sudahlah ngalah saja. Malas berdebat dengan wanita ini. Batin Xavier.
" Baiklah, nona, saya ikut anda saja." Ucap Xavier dengan senyum paksa.
Seperti itulah pemilihan dekorasi. Setelah dekorasi dipilih dan sudah ditentukan akhirnya Xavier dan Charlotte pergi pulang. Persiapan katering makan dan minum juga telah siap diatur oleh Ivy dan Victoria.
Persiapan keamanan pun telah dipersiapkan oleh pasangan yang satu ini siapa lagi di jika bukan Laiv dan Gavrilo, mereka juga dibantu oleh mafioso Zello Blood.
🦋🦋🦋
Hari- hari pun kini telah berganti, hari ini adalah hari yang sudah di tunggu-tunggu oleh keluarga Donzello dan keluarga Antonio. Keluarga besar dan berpengaruh ini akan menjadi satu.
Disebuah hotel milik Keluarga Donzello dihiasi berbagai dekorasi pilihan Xavier dan Charlotte, sebenarnya ini 99% pilihan Charlotte. Hahaha.
Disebuah mansion gadis kecil sedang membujuk mommy nya.
" Mom, please, pakailah baju ini." Ucap Naela.
" Astaga, sayang, buat apa. Lihatlah baju ini untuk orang menikah. Mom, tidak mau memakai, dilihatnya saja pasti berat." Ucap Violeta.
" Come on, mom, please." Ucap Naela sambil meneteskan air mata buaya.
" Buat apa, coba bilang ke mom." Ucap Violeta.
" Mom, akan tahu nanti. Pakailah dulu." Ucap Naela.
" Baiklah, kamu menang, sesuai keinginan mu." Ucap Violeta yang akhirnya mengalah.
Violeta memakai dress yang sudah dipilih kan oleh para sahabatnya dan juga putrinya. Sedangkan untuk Waldo, dan Nardo sudah berada di hotel. Semua keluarga dan juga sahabat pun telah berada disana. Hanya tersisa Violeta dan Naela saja.
" Oh my god, mom, you are so pretty." Ucap Naela terpukau dengan kecantikan mommy nya.
" Thanks, sayang." Ucap Violeta sambil tersenyum manis.
" Ayo, mom, kita harus segera berangkat." Ucap Naela.
" Mau kemana, kenapa hari ini kamu aneh, dan dimana Nardo kakak mu?" Ucap heran Violeta.
" Mom, akan tau jika sudah tiba disana, tenang saja mom, kakak aman kok." Ucap Naela sambil menarik tangan Violeta untuk menuju ke mobil.
Perjalanan pun yang ditempuh tidak terlalu jauh. Tibalah mereka disebuah hotel milik Keluarga Donzello.
" Sayang, kenapa banyak orang disini?" Bingung Violeta.
" Ayo, mom, turun." Ucap Naela mengabaikan pertanyaan mommy nya. Violeta yang merasa diabaikan pertanyaan nya akhirnya mengikuti kemauan anaknya.
" Daddy? Dad, kenapa ada disini?" Ucap Violeta yang tambah heran.
" Ayo, dad, gandeng masuk kedalam." Ucap Benedetto.
Violeta pun menuju ke altar pernikahan di gandeng dan di dampingi oleh daddy nya.
Walking your daughter down the aisle itulah salah satu kewajiban ayah dari mempelai wanita.
Benedetto melangkah bersama Violeta menuju altar adalah tugas terakhir dia sebagai daddy sebelum menyerahkannya kepada pasangan hidup Violeta yaitu Waldo. Walaupun daddy Violeta akan menjadi daddy seumur hidup.
Benedetto dan Violeta pun melangkah maju masuk ke dalam hotel dan menuju ke sebuah altar yang sudah didekorasi dengan begitu mewah.
Setiap langkah Benedetto dan Violeta menuju ke altar pernikahan diiringi dengan sebuah lagu yang sangat romantis.
Lagu yang diputar adalah Beautiful In White by Shane Filan.
Not sure if you know this
But when we first met
I got so nervous I couldn't speak
In that very moment
I found the one and
My life had found its missing piece
So as long as I live I love you
Will have and hold you
You look so beautiful in white
And from now 'til my very last breath
This day I'll cherish
You look so beautiful in white
Tonight
What we have is timeless
My love is endless
And with this ring I
Say to the world
You're my every reason
You're all that I believe in
With all my heart I mean every word
You look so beautiful in white, yeah yeah
Na na na na
So beautiful in white
Tonight
And if a daughter is what our future holds
I hope she has your eyes
Finds love like you and I did
Yeah, and if she falls in love, we'll let her go
I'll walk her down the aisle
She'll look so beautiful in white, yeah yeah
Lagu ini diputar mengiringi setiap langkah Violeta. Lagu yang sangat cocok untuk setiap pernikahan.
Violeta yang seketika itu langsung terkejut dan benar-benar dibuat bingung.
" Dad, apa maksud ini semua ini?" Bisik Violeta ke telinga Benedetto.
" Ikuti saja, dan kau akan segera tahu, sayang." Ucap Benedetto. Akhirnya Violeta memilih diam dan tidak bertanya-tanya lagi.
Tibalah mereka di altar pernikahan.
Altar pernikahan? Apa maksud semua ini. Batin Violeta.
Cantik sekali. Batin Waldo. Ia terpukau dengan kecantikan Violeta.
" Kak, lihatlah mom, sangat cantik sekali." Ucap Naela.
" Iya, kau benar dek, mom sangat cantik." Ucap Nardo.
" Violeta, sungguh cantik memakai dress itu, kita tidak salah pilih." Ucap Ivy.
" Iya, aku setuju denganmu, dia memang cantik ditambah pakai dress itu tambah cantik." Ucap Charlotte.
" Pilihan kita memang tidak salah." Ucap Victoria.
" Baik karena pihak perempuan telah tiba mari kita langsung ke acara inti. Silahkan tuan Amedeo untuk mengucapkan sepatah kata." Ucap MC.
" Good evening ladies and gentlemen. First of all I would like to thank the Almighty for bringing them together and unite them in a holy joy. The most important point is I want to convey my good intention to deepen the brotherhood bonds to be a family bond. In order to make it clearer and concise, I want to propose Mr. Benedetto's daughter which is Violeta Arelia Izabella for our son, Waldo Donzello. I think that is all that I can say for now. Thank you very much, good evening. " Ucap Amedeo.
~ Selamat malam hadirin yang berbahagia. Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa karena telah mempertemukan anak-anak kita serta mempersatukan mereka dalam kebahagiaan. Yang paling penting adalah saya ingin menyampaikan niat baik saya untuk memperdalam ikatan persaudaraan menjadi ikatan keluarga. Untuk memperjelas dan mempersingkat ucapan saya, saya ingin mempersunting & ( melamar ) putri dari tuan Benedetto yaitu Violeta Arelia Izabella untuk putra kami, Waldo Donzello. Saya rasa hanya itu yang bisa saya katakan untuk saat ini. Terima kasih banyak, selamat malam. . ~
" Baik mari kita beri tepuk tangan untuk tuan Amedeo." Ucap MC.
Prok...prok....
" Oh my god, dad, i don't understand, what's going on?" Tanya Violeta yang terkejut dengan ucapan Amedeo.
" Diamlah, dan ikuti acara ini, kau akan tahu." Ucap Benedetto.
" Selanjutnya yang ditunggu-tunggu, kami persilahkan untuk Tuan muda Waldo Donzello mengucapkan sebuah kata yang ingin diucapkan untuk malam ini." Ucap MC.
...💜💜💜...
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
DON'T FORGET TO LIKE, COMMENT, VOTE , AND FAVORITE THIS STORY.
( JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, DAN FAVORIT KARYA INI )
.
.
.
HAPPY READING
IG : @Vanesaefkm_
gk ada hormat2 nya sm suami...wlu pun kau tak mencintai suami mu se enggak nya hargai lh suami mu...