Mampir karya ongoing Author juga...
- Reinkarnasi Sang Pahlawan
- Pahlawan Di Dunia Moderen
===
Lanjutan dari novel Pahlawan Di Dunia Kultivator book 1, jadi jika ingin membaca book 2 maka baiknya membaca book 1 dulu.
Kekacauan di Benua Langit akan dimulai, Sekte Lembah Siluman sudah mulai melakukan pergerakan.
Shin bersama teman-temannya akan berjuang, untuk menghentikan kekacauan ini.
Apakah nantinya Dewa Siluman akan berhasil bangkit kembali? Bagaimana Shin akan menghentikan Dewa Siluman jika makhluk itu benar-benar bangkit?
Ikuti lanjutan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ardian Uzumaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33.Akhir Untuk Pengkhianat
Pasukan aliansi aliran hitam dibantai habis tanpa bisa melakukan perlawanan.
Di bawah tekanan berat dari 3 ahli tingkat Martial Saint, mereka hanya bisa pasrah atas kematian yang mereka dapatkan.
Tidak membutuhkan waktu lama sampai semua pasukan aliansi aliran hitam habis dibunuh tanpa sisa, sorak teriakan kemenangan segera menggema dari para pasukan aliansi aliran putih.
Mereka senang atas kemenangan dalam perang besar pertama yang mereka alami, meskipun memang dalam perang ini cukup banyak korban di pihak mereka, namun tentu saja mereka bersuka cita dalam kemenangan perang.
Mayat pasukan aliansi aliran hitam di akar sampai menjadi abu, sedangkan mayat pasukan aliansi aliran putih dikumpulkan, mereka akan dimakamkan dengan hormat sebagai pahlawan yang berjasa di Medan perang.
Sementara yang masih hidup namun mendapatkan luka para atau ringan segera mendapatkan perawatan.
Teman-teman Shin sendiri langsung menemui Xu Xuan dan para senior lainnya, mereka tidak mempedulikan kondisi tubuh mereka yang masih terluka karena khawatir sebab tidak melihat keberadaan Shin.
"Maaf Master Sekte dan para senior sekalian, tapi apa kalian melihat keberadaan saudara Shin?" Yin Litian bertanya dengan hormat sambil menangkupkan tangannya.
"Benar ayah, aku tidak melihat keberadaan Shin Gege, dimana dia?"
Xu Xuan dan lainnya melihat kekhawatiran di wajah mereka semua, dia akhirnya mengatakan jika Shin memenangkan pertarungannya melawan Wu Ming, namun tiba-tiba dia pergi entah kemana tanpa kabar yang pasti.
Mendengar itu, semua teman-teman Shin merasa sedikit lega, namun mereka masih khawatir karena tidak mengetahui keadaan Shin saat ini, dan kemana dia pergi.
"Kalian tenang saja, hanya sedikit orang yang bisa menandingi kekuatan Shin saat ini, aku yakin Shin tidak akan melakukan sesuatu tanpa perkiraan, mungkin ada sesuatu yang mendesak yang harus dia lakukan!" Xu Huang mencoba menenangkan teman-teman Shin.
Meskipun kekhawatiran mereka mereda mendengar itu, tapi mereka tetap memikirkan keadaan Shin saat ini.
***
Sementara itu, di tempat lain sekarang satu pertarungan masih berlangsung, yaitu pertarungan antara Shin melawan Bing Lang.
Siapa yang menyangka ternyata Bing Lang sudah berada ditingkat Martial Saint, jadi tidak terlalu mudah untuk Shin mengalahkan Bing Lang.
Qing Zhizun sudah menawarkan bantuan pada Shin, namun dia menolak karena ingin membunuh Bing Lang dengan tangannya sendiri, jadi Shin hanya meminta Qing Zhizun untuk menjaga Bing Qiaoyu saja.
Bing Qiaoyu saat ini sudah sadar, dia menceritakan semua kejadian sebelumnya pada Shin.
Shin akhirnya mengetahui jika orang yang dia lawan adalah Bing Lang, yang merupakan adik dari Bing Zheng, kakek Bing Qiaoyu.
Hal inilah yang membuat Shin sangat marah pada Bing Lang, dia telah mengkhianati Sekte Es Abadi dan bersekutu dengan Sekte Lembah Siluman, bahkan dia berani-beraninya menculik Bing Qiaoyu.
Ini sudah tidak bisa dimaafkan!
Saat dalam pertarungan, Bing Lang bahkan sering kali menyerang Bing Qiaoyu yang berjarak beberapa ratus meter dari pertarungan mereka, bertujuan membagi fokus Shin supaya dia bisa menyerang pemuda itu dengan mudah.
Namun semua serangannya tidak ada yang berhasil mencapai Bing Qiaoyu, semua serangannya seperti menabrak dinding energi tak kasat mata yang melindungi gadis itu.
Hal ini membuat Bing Lang bingung.
Shin semakin marah dengan apa yang dilakukan Bing Lang, dia terus memberikan serangan bertubi-tubi tanpa henti.
Shin yang saat ini menggunakan Tanda Elemen Angin dapat membuat Bing Lang tertekan.
Sulit untuk Bing Lang percaya jika seorang pemuda yang masih berada ditingkat Martial Monarc dapat memiliki pemahaman tingkat maksimal dalam elemen angin.
Terlebih kekuatan Shin bahkan bisa setara dengan dirinya yang sudah berada ditingkat Martial Saint.
Wajah Bing Qiaoyu terlihat khawatir menonton pertarungan antara Shin dan Bing Lang.
Bing Qiaoyu mengkhawatirkan mereka berdua, dia tidak ingin dua orang itu saling membunuh satu sama lain.
Meskipun sudah mengetahui jika Bing Lang adalah orang jahat, dalam hati kecilnya, Bing Qiaoyu masih menyayangi Bing Lang sebagai seorang keluarga.
"Kau tenang saja gadis kecil! Shin pasti akan memenangkan pertarungan ini!" Qing Zhizun mencoba menenangkan Bing Qiaoyu.
Bing Qiaoyu hanya mengangguk sebagai tanggapan, tanpa menoleh kearah Qing Zhizun.
Sebelumnya Bing Qiaoyu agak kaget saat pertama kali melihat Qing Zhizun, dia tidak tau siapa Qing Zhizun jadi Bing Qiaoyu berniat menyerangnya, namun setelah Qing Zhizun menjelaskan siapa dirinya dan tujuannya untuk melindungi Bing Qiaoyu, gadis itu menjadi tenang.
Shin mengangkat telapak tangan kanannya menghadap langit, angin segera menderu dan terkumpul ditangannya yang dengan cepat membentuk sebuah bola angin dengan bilah yang berputar cepat bagaikan kipas angin.
"Fu Ton! Rasenshuriken!!" Shin melemparkan Fu Ton Rasenshuriken kearah Bing Lang dengan kecepatan tinggi.
Bing Lang bisa melihat meskipun teknik Shin itu tidak terlalu besar, namun mengandung intensitas energi yang begitu kuat.
Dia bisa saja langsung mati jika terkena serangan itu.
Tidak ada waktu untuk berpikir, Bing Lang memusatkan energinya, menciptakan tombak es dengan panjang belasan meter.
Tombak es itu memancarkan energi dingin yang pekat.
Bing Lang mengayunkan tangannya, bersamaan dengan tombak es raksasa yang melesat cepat bagaikan peluru.
Dalam sekejap mata Rasenshuriken dan tombak es raksasa berjarak semakin dekat, sampai akhirnya berbenturan.
Ujung tajam tombak es raksasa berbenturan dengan bilah Rasenshuriken yang berputar cepat.
Kedua teknik itu saling mendorong satu sama lain, sampai beberapa saat kemudian, tombak es raksasa mulai retak, kemudian mulailah hancur berkeping-keping dari bilangnya sampai batang tombak es itu.
Rasenshuriken kembali melesat kearah Bing Lang dengan kecepatan yang tidak berkurang sedikit pun.
Tidak bisa menghindar, Bing Lang menciptakan tembok es dinding lapisan es yang terlihat tipis, namun sangat kuat, itu adalah teknik pertahanan terkuat milik Bing Lang.
*BOOOMMM...!!
Ledakan keras terjadi, menggema kesegala arah.
Bing Lang bisa merasakan jika lapisan es yang dia ciptakan seperti diserang oleh jarum-jarum kecil yang tidak terhitung jumlahnya secara terus-menerus.
Bahkan lapisan es itu mengalami sedikit keretakan, membuat Bing Lang terkejut.
Ini adalah teknik pertahanan terkuat miliknya namun masih bisa dibuat retak.
Teknik yang benar-benar mengerikan.
Bing Lang melihat kedepan, namun tidak menemukan keberadaan Shin, dia segera menjadi waspada.
Tiba-tiba Shin muncul tepat di samping kanannya dengan Pedang Bintang Emas yang siap menebas tubuhnya.
Reaksi Bing Lang cukup bagus, dia langsung mengelak namun tetap saja dia masih terkena tebasan pedang Shin.
Lengan kanannya terputus, menyemburkan darah segar.
"Aaarrrggghhh...!!" Bing Lang berteriak kesakitan.
Tidak ingin memberi ampun, Shin kembali mengayunkan pedangnya, kali ini menebas lengan kiri Bing Lang hingga terputus dan mengeluarkan darah segar.
"Aaarrrggghhh...!" Bing Lang kembali berteriak kesakitan, teriakan yang memilukan.
Tangan Shin bergerak cepat mencengkram leher Bing Lang dengan erat.
Dengan ini sudah ditentukan adalah akhir dari hidup Bing Lang.